BAB V PENUTUP
5.2. Saran
Berdasarkan kesimpulan diatas, adapun saran yang dapat penulis berikan adalah sebagai berikut:
1. Disarankan bagi kantor akuntan publik agar dapat lebih meningkatkan sikap profesionalisme dan kompetensi dalam melakukan proses audit dengan memanfaatkan segenap pengetahuan, pengalaman, kemampuan yang dimiliki dengan baik yang dapat diperoleh dari keikutsertaan dalam pelatihan-pelatihan audit sehingga hal ini dapat meningkatkan kinerja dari seorang auditor serta dapat menghasilkan kualitas audit yang baik.
2. Disarankan untuk penelitian selanjutnya agar dapat memperluas wilayah penelitian dan juga memperbanyak sampel untuk mendapatkan hasil penelitian yang baik dan tergeneralisasi. Selain itu penelitian selanjutnya disarankan agar dapat menambahkan variabel-variabel baru dalam penelitian.
3. Dan disarankan bagi peneliti selanjutnya ketika akan menyebarkan angket/kuesioner untuk melakukan strategi agar angket yang disebarkan tidak ditolak atau tidak dikembalikan oleh responden.
78
DAFTAR PUSTAKA
Abdullah, I., & Lesmana, F. S. (2021). Pengaruh Independensi Auditor, Pengalaman Auditor Dan Kecerdasan Emosional Terhadap Kualitas Audit Pada Kantor Akuntan Publik Kota Medan. Skripsi, 1, 72.
Afif, F. (2021). Pengaruh Independensi, Kompetensi dan Pengalaman Kerja terhadap Kualitas Audit (studi empiris pada KAP di kota Malang).
Alifzuda Burhanudin, D. R. (2015). Pengaruh Akuntabilitas dan Independensi Auditor terhadap Kualitas Audit pada Kantor Akuntan Publik di Yogyakarta.
1–12.
Anggraini, F. N., & Sapariyah, R. A. (2019). Pengaruh Kompetensi, Independensi, dan Profesionalisme Auditor terhadap Kualitas Audit ( Studi pada Kantor Akuntan Publik di Surakarta dan Yogyakarta ). 6(1), 116–130.
Astakoni, I. M. P., Wardita, I. W., Made, N., Utami, S., & Nursiani, N. P. (2021).
Faktor Penentu Kualitas Audit melalui Analisis Variabel Profesionalisme, Kompetensi dan Independensi Auditor. 12(2), 205–217.
Astuty, W. (2003). Dampak Kualitas Jasa Audit terhadap Loyalitas Klien.
Dahrani, Sari, M., Saragih, F., & Jufrizen. (2021). Model Kepatuhan Wajib Pajak ( Studi pada Wajib Pajak yang Melakukan Usaha di Kota Medan ). 21(2), 379–389.
Dethan, M. A. (2016). Kompetensi dan Independensi Dalam Kualitas Audit Auditor : Suatu Pendekatan Teoritis. Journal of Management (SME’s), 2(1), 77–94.
Dewi. (2016). Pengaruh Kompetensi Auditor terhadap Kualitas Audit yang Dimoderasi oleh Sifat Kepribadian Auditor.
Dewi, siti rahma kumala. (2018). Pengaruh Kompetensi Auditor, Profesionalisme, dan Sistem Pengendalian Internal terhadap Kualitas Audit pada Kantor Inspektorat Provinsi Sulawesi Selatan. Nucl. Phys., 13(1), 104–
116.
Fachrudin, W., & Syafriani, Y. (2020). Pengaruh Profesionalisme, Independensi, Kompetensi, dan Pengalaman Kerja Terhadap Kualitas Audit Pada Kantor Akuntan Publik Di Kota Medan. Jurnal Akuntansi Bisnis Eka Prasetya : Penelitian Ilmu Akuntansi, 6(1), 15–28.
https://doi.org/10.47663/abep.v6i1.53
Fahmi, M., & Syahputra, M. R. (2019). Peranan Audit Internal Dalam Pencegahan (Fraud). Liabilities (Jurnal Pendidikan Akuntansi), 2(1), 24–36.
https://doi.org/10.30596/liabilities.v2i1.3327
Fietoria, & Manalu, E. S. (2016). Pengaruh Profesionalisme, Independensi, Kompetensi dan Pengalaman Kerja Terhadap Kualitas Audit di Kantor Akuntan Publik Bandung. Journal of Accounting and Business Studies, 1(1), 20–38.
Ginting, R. S. (2023). Pengaruh Beban Kerja Dan Work Engagement terhadap Konerja Karyawan dengan Motivasi sebagai Variabel Intervening.
Gyer, S. D., Delamat, H., & Ubaidillah, U. (2019). Pengaruh Independensi Auditor, Pengalaman Kerja Auditor, Kompleksitas Audit, Time Budgetpressure, Dan Due Professionalcare Terhadapkualitas Audit (Studi Kasus Pada Kantor Akuntan Publik Di Palembang). AKUNTABILITAS:
Jurnal Penelitian Dan Pengembangan Akuntansi, 12(1), 29–40.
https://doi.org/10.29259/ja.v12i1.9306
Habra, A. (2022). Pengaruh Kompetensi Dan Independensi Auditor Terhadap Kualitas Audit. Star, 12(2), 10. https://doi.org/10.55916/jsar.v12i2.70
Hanum, Z., & Damayanti, S. (2023). Pengaruh Etika Profesi dan Independensi Auditor Terhadap Kinerja Auditor dengan Profesionalisme sebagai Variabel Intervening. Owner, 7(3), 2217–2224.
https://doi.org/10.33395/owner.v7i3.1584
Harahap, R. U., & Pulungan, K. A. (2019). Pengaruh Kompetensi, Independensi dan Profesionalisme terhadap Salah Saji Material pada Kantor Akuntan Publik di Kota Medan. 7597(1), 1–13.
Haryanto, N. O., & Susilawati, C. (2018). Pengaruh Kompetensi, Independensi, dan Profesionalisme Auditor Internal Terhadap Kualitas Audit. Jurnal Akuntansi Bisnis, 16(2), 171. https://doi.org/10.24167/jab.v16i2.1694
Herawati, T., & Selfia, S. S. (2019). Tinjauan Indikator Kualitas Audit.
Imas, A., & Dewi, C. (2021). Pengaruh Akuntabilitas dan Profesionalisme Auditor Terhadap Kualitas Audit.
Juliandi, A. (2018). Structural Equation Model Partial Least Square ( Sem-Pls ) Dengan Smartpls.
Karnisa, D. A. (2015). Pengaruh Kompetensi dan Independensi Terhadap Kualitas Audit denganMotivasi dan Etika Auditor Sebagai Variabel Moderasi. Skripsi Universitas Diponegoro, 1–89.
Khairunisa. (2022). Pegawai Melalui Motivasi Sebagai Variabel Intervening Di Pt . Telekomunikasi Indonesia Tbk Cabang Medan.
Kristianto, G. B., Ramadhanti, W., Bawono, I. R., Akuntansi, P. M., &
Soedirman, U. J. (2020). Pengaruh independensi terhadap kualitas audit dengan motivasi auditor sebagai variabel moderasi. 22, 53–68.
Luter, M., Setiyowati, S. W., & Yogivaria, D. W. (2021). Pengaruh Kompetensi, Independensi dan Integritas Auditor terhadap Kualitas Audit di Mediasi
80
Profesionalisme. 10(2), 355–368.
Lutfriansyah, & Siregar, S. A. (2017). Due Profesional Care Sebagai Variabel Intervening pada Pengaruh Kompetensi, Independensi, dan Motivasi Auditor Terhadap Kualitas Audit pada Kantor Akuntan Publik (KAP). Nidn 0116109001, 1–14.
Maryana, D. (2022). Pengaruh independensi auditor terhadap kualitas audit pada kantor akuntan publik di Kota Bandung. Jurnal Akunida, 15(1), 28–42.
Munthe, M. P. (2019). Pengaruh Independensi, Etika Audit dan Fee Audit terhadap Kualitas Audit Akuntan Publik di Kalimantan Timur. Jurnal Ilmu Akuntansi Mulawarman (JIAM), 3(4), 1–22.
Murdiansyah, I. (2022). Prosiding National Seminar on Accounting , Finance , and Independensi dan Kompetensi Auditor Melalui Due Professional Care sebagai Intervening berpengaruh terhadap Kualitas Audit ? 2(1), 216–227.
Nainggolan, E. P. (n.d.). Pengaruh Akuntabilitas , Objektivitas Terhadap Kualitas Audit Dengan Etika Auditor Sebagai Variabel Moderasi Study Kasus Pada Kantor Akuntan Publik Di Kota Medan.
Nofitasari, D., Ekonomi, F., & Muhammadiyah, U. (2017). Pengaruh Profesionalisme Auditor Terhadap Laporan Keuangan ( Studi Empiris Kantor Akuntan Publik Kota Malang ). 1–9.
Oktavinarni, N. P. (2018). Pengaruh Kompetensi, Independensi, Dan Due Profesional Care Auditor Terhadap Kualitas Audit pada Kantor Akuntan Publik di Wilayah Surabaya Timur.
Pairingan, A., Allo Layuk, P. K., & Pangayow, B. J. . (2018). Pengaruh Kompetensi, Dan Independensi Terhadap Kualitas Audit Dengan Motivasi Sebagai Variabel Pemoderasi. Jurnal Akuntansi, Audit, Dan Aset, 1(1), 1–13.
https://doi.org/10.52062/jurnal_aaa.v1i1.2
Pane, D. C., Paula, C., Apriliyani, D., & Ufrida, N. (2021). Pengaruh Profesionalisme, Experience, Akuntabilitas, dan Kompetensi Auditor terhadap Kualitas Audit pada KAP di Kota Medan. 5(2), 312–331.
Putri, A. N. S., Lebata, C. E., Sari, N., Supriadi, R., & Supripto. (2020). Pengaruh Independensi, Kompetensi, dan Integritas Terhadap Kualitas Audit. Isentif Pajak Untuk WPTerdampak Cvid-19. Program Studi Sarjana Akuntansi, 53(9), 1689–1699.
Ramadhan, A. N., Suryani, E., & Budiono, E. (2018). Pengaruh Kompetensi, Pengalaman, dan Profesionalisme Auditor terhadap Kualitas Audit. 5(2), 2235–2242.
Roland, S. D., & Yulianasari, N. (2019). Pengaruh Independensi, Kompetensi, dan Integritas Terhadap Pemberian Opini Audit (Studi Kasus pada Inspektorat Provinsi Bengkulu). JAZ:Jurnal Akuntansi Unihaz, 2(2), 51.
https://doi.org/10.32663/jaz.v2i2.991
Rosyada, A. D. V. G. dan D. (2019). Pengaruh Kompetensi dan Independensi Auditor terhadap Kualitas Audit pada Kantor Auntan Publik di Makassar.
Jurnal Akun Nobelo, 2.
Rufiah, N., Andika, A. D., & Paramita, P. P. (2021). Pengaruh Moral Reasoning Auditor, Kompetensi Dan Independensi Terhadap Kualitas Audit Dengan Variabel Profesionalisme Sebagai Variabel Intervening pada Kantor Akuntan Publik di Semarang. Journal Of Accounting, 7(7).
http://jurnal.unpand.ac.id/index.php/AKS/article/view/1795
Sakdiyah, J. (2019). Kasus World Com (Kebangkrutan Besar yang Penuh Skandal). Kompasiana.Com.
https://www.kompasiana.com/jamiatussakdiyah/5ce36d2f6b07c529d134c102 /worldcom
Saprudin, S. (2018). Effect of Professionality and Motivation on Audit Quality in Public Accounting Firm in Jakarta Area. Jurnal Akuntansi Dan Manajemen, 15(02), 101–112. https://doi.org/10.36406/jam.v15i02.179
Sari, E. N., & Tina, A. (2022). Pengaruh Profesionalisme Auditor Terhadap Kualitas Audit Dengan Integritas Sebagai Variabel Moderasi Pada Kantor Akuntan Publik Kota Medan. Jurnal Akuntansi Kompetif, 5(3), 243–251.
https://doi.org/10.35446/akuntansikompetif.v5i3.1010
Sayekti, F. N., & Utami, C. K. (2019). Akuntabilitas dan Independensi Auditor atas Kualitas Audit pada KAP di Kota Bandung.
Siahaan, S. B., & Simanjuntak, A. (2019). Pengaruh Kompetensi, Independensi, Integritas dan Profesionalisme Auditor terhadap Kualitas Audit Dengan Etika Auditor Sebagai Variabel Moderasi (Studi Kasus Pada Kantor Akuntan Publik Di Kota Medan). Jurnal Manajemen, 5(1), 81–92.
Sihombing, S., Simanjuntak, M. O., Sinaga, R., & Wulandari, B. (2021).
Pengaruh Kompetensi Auditor, Independensi Auditor, Pengalaman Auditor Dan Profesionalisme Terhadap Kualitas Audit Pada KAP Di Wilayah Kota Medan. Jurnal Manajemen, Ekonomi, Dan Akuntansi, 5(2), 651–666.
http://www.journal.stiemb.ac.id/index.php/mea/article/view/1122
Sulastri, A. R. Y. dan S. E. (2018). Pengaruh Profesionalisme, Independensi, Akuntabilitas dan Pengalaman kerja Aditor Terhadap Kualitas Audit. Nucl.
Phys., 16(1).
SumutPos.co. (2017). Saksi Tuding Auditor Keliru. SumutPos.Co.
https://sumutpos.co/saksi-tuding-auditor-keliru/
Triana, A. C. (2017). Pen garuh Independensi, Etika Auditor, Kompetensi, dan Standar Audit Terhadap Kualitas Audit (Studi Empiris Pada KAP Jawa Tengah dan Yogyakarta). Universitas Muhammadiyah Surakarta, 1–11.
82
Triono, H. (2022). Pengaruh Skeptisme Profesional, Independensi, Dan Profesionalisme Auditor Terhadap Kualitas Audit (Studi Kasus Auditor) Pada Kap Di Kota Semarang. JAKA (Jurnal Akuntansi, Keuangan, Dan Auditing), 2(2), 55–71. https://doi.org/10.56696/jaka.v2i2.5418
Turini. (2021). Pengaruh integritas, profesionalisme dan kompetensi auditor terhadap kualitas audit (studi empiris pada kantor akuntan publik (kap) di bandung. 03(01), 9–18.
Wulandari, N. M. A. P., Merawati, L. K., & Yuliastuti, I. A. N. (2022). Pengaruh Independensi Audit, Profesionalisme, Etika Profesi Auditor, Tekanan Anggaran Waktu dan Stres Kerja Terhadap Disfungsional Audit pada Kantor Akuntan Publik di Bali. 4(3), 227–235.
Yenny, Verawati, Sherine, Mestika, D., Sitepu, W. R. B., & Dinarianti, R. (2019).
Pengaruh Due Professional Care , Kompleksitas Audit , dan Integritas Auditor terhadap Kualitas Audit pada Kantor Akuntan Publik di Medan. 3.
Yulaeli, T. (2022). Pengaruh Fee Audit dan Audit Tenure terhadap Kualitas Audit.
Jurnal Buana Akuntansi, 7(2), 191–199.
https://doi.org/10.36805/akuntansi.v7i2.2113
Zam, R. Y. Z., Kalangi, L., & Weku, P. (2021). Pengaruh Kompetensi, Etika, Dan Independensi Auditor Terhadap Kualitas Audit Pada Perwakilan Bpkp Provinsi Sulawesi Utara. Weku 462 Jurnal EMBA, 9(3), 462–474.
Zukhruf, nuur annisa. (2020). Pengaruh Profesionalisme, Kompetensi dan Akuntabilitas Auditor terhadap Kualitas Audit (studi empiris pada KAP di DKI Jakarta). 1–20.
83
LAMPIRAN
84
Lampiran 1 : Kuesioner Penelitian
PERMOHONAN PENGISIAN KUESIONER Kepada Yth.
Bapak/Ibu Responden
Kantor Akuntan Publik (KAP) Kota Medan Ditempat,
Dengan Hormat,
Sehubungan dengan penyelesaian tugas akhir skripsi, guna untuk memenuhi persyaratan gelar sarjana Strata-1 pada Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara saya yang bertanda tangan dibawah ini :
Nama : Wahyuni Ulan Sari
NPM : 1905170100
Program Studi : Akuntansi/Akuntansi Pemeriksaan
Bermaksud untuk melaksanakan penelitian pada Kantor Akuntan Publik (KAP) Bapak/Ibu dengan judul penelitian “Pengaruh Kompetensi dan Independensi Auditor terhadap Kualitas Audit dengan Profesionalisme sebagai Variabel Intervening pada Kantor Akuntan Publik di Kota Medan.”
Berkaitan dengan hal tersebut, saya mengharapkan kesediaan Bapak/Ibu untuk dapat sedikit meluangkan waktu dalam pengisian kuesioner yang tersedia.
Sehingga jawaban dari kuesioner yang telah diisi dapat memberikan informasi guna untuk melengkapi data yang diperlukan dalam penelitian ini.
Demikian surat permohonan ini saya sampaikan, atas bantuan serta partisipasi Bapak/Ibu dalam pengisian kuesioner ini, saya ucapkan terima kasih.
Medan, Juli 2023 Hormat Saya Wahyuni Ulan Sari
KUESIONER PENELITIAN
PENGARUH KOMPETENSI DAN INDEPENDENSI AUDITOR TERHADAP KUALITAS AUDIT DENGAN PROFESIONALISME SEBAGAI VARIABEL INTERVENING PADA KANTOR AKUNTAN
PUBLIK DI KOTA MEDAN Identitas Responden
1. Nama KAP : ………
2. Nama Responden : ………
3. Jenis Kelamin : Pria Wanita 4. Usia : < 25 Tahun
36 – 45 Tahun
26 – 35 Tahun > 45 Tahun 5. Jenjang Pendidikan : S3 S2 S1 D3 6. Jabatan : Manajer
Supervisor
Senior Auditor Lain-lain Junior Auditor ……….
7. Lama Bekerja : < 1 Tahun antara 1-5 Tahun
antara 6-10 Tahun > 10 Tahun
Petunjuk Pengisian Kuesioner
Bapak/Ibu/Saudara/i cukup mengisi serta memberikan tanda centang (√) pada setiap pilihan jawaban pernyataan yang tersedia sesuai dengan kondisi serta pendapat Bapak/Ibu/Saudara/i. Skor/Nilai setiap jawaban yang diberikan pada masing-masing variabel adalah sebagai berikut :
Skor/Nilai 5 : Sangat Setuju (SS) Skor/Nilai 4 : Setuju (S) Skor/Nilai 3 : Kurang Setuju (KS) Skor/Nilai 2 : Tidak Setuju (TS) Skor/Nilai 1 : Sangat Tidak Setuju (STS)
Sumber: Agustina (2020)
86
KUESIONER PENELITIAN 1. Kualitas Audit
No. Pernyataan Jawaban Responden
STS TS KS S SS 1. Saya akan melaporkan pelanggaran yang terjadi dalam
laporan keuangan klien.
2. Dalam hal melaporkan pelanggaran, saya tidak terpengaruh oleh kompensasi yang diberikan kepada saya.
3. Saya hanya akan melaporkan pelanggaran yang memberikan pengaruh signifikan terhadap kualitas audit.
4. Sebelum melakukan prosedur audit, terlebih dahulu saya harus memahami sistem informasi akuntansi perusahaan klien saya.
5. Memahami sistem informasi akuntansi klien memberikan kemudahan pada saya dalam menemukan salah saji pada laporan keuangan.
6. Dalam memahami sistem informasi akuntansi keuangan klien, saya selalu merasa kesulitan.
7. Saya selalu memiliki komitmen yang kuat dalam menyelesaikan tugas audit yang saya kerjakan.
8. Saya memiliki komitmen untuk memberikan laporan auditan yang berkualitas.
9. Saya memiliki komitmen yang kuat untuk menyelesaikan audit sesuai waktu yang dianggarkan.
10. Saya menjadikan SPAP sebagai pedoman dalam melaksanakan pekerjaan audit.
11. Sebagai anggota tim audit, saya selalu melaksanakan pemeriksaan sesuai dengan standar umum audit.
12. Sebagai seorang auditor, saya memiliki standar etika yang tinggi dan sangat mengetahui akuntansi dan auditing.
13. Saya tidak mudah percaya terhadap pernyataan klien selama melakukan proses audit.
14. Sebelum menerima pernyataan klien, saya melakukan penyelidikan terlebih dahulu terhadap kebenarannya.
15. Saya tidak mudah percaya dengan pernyataan klien, sehingga saya lebih memilih mencari informasi lain yang lebih relevan.
16. Saya selalu berusaha berhati-hati dalam pengambilan keputusan selama melakukan audit.
17. Dengan saya selalu berhati-hati, kualitas audit akan semakin meningkat dengan lebih banyaknya kesalahan yang terdeteksi.
18. Dalam mengambil keputusan, saya selalu membandingkan hasil audit yang dicapai dengan standar hasil audit yang telah ditetapkan.
Sumber : Susmiyanti (2016)
2. Kompetensi Auditor
No. Pernyataan Jawaban Responden
STS TS KS S SS 1. Setiap akuntan publik harus memahami dan melaksanakan
jasa profesionalnya sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan (SAK) dan Standar Profesional Akuntan Publik (SPAP) yang relevan.
2. Untuk melaksanakan audit yang baik, saya perlu memahami jenis industri klien.
3. Untuk melakuan audit yang baik, saya membutuhkan pengetahuan yang diperoleh dari tingkat pendidikan formal.
4. Semakin banyak jumlah klien yang saya audit,
menjadikan audit yang saya lakukan semakin lebih baik.
5. Keahlian khusus yang saya miliki dapat mendukung proses audit yang saya lakukan.
6. Selain pendidikan formal, untuk melakukan audit yang baik, saya juga membutuhkan pengetahuan yang diperoleh dari kursus dan pelatihan khususnya didalam bidang audit.
Sumber: Sari, Nurulita Puspita (2021)
3. Independensi Auditor
No. Pernyataan Jawaban Responden
STS TS KS S SS 1. Auditor sebaiknya memiliki hubungan dengan klien yang
sama paling lama 3 tahun.
2. Saya berupaya untuk tetap bersifat independen dalam melakukan audit walaupun telah lama menjalin hubungan dengan klien.
3. Jika audit yang saya lakukan buruk, maka saya dapat menerima sanksi dari klien.
4. Fasilitas yang saya terima dari klien menjadikan saya sungkan terhadap klien sehingga saya kurang bebas dalam melakukan audit.
5. Saya tidak membutuhkan telaah dari rekan auditor untuk menilai prosedur audit saya karena kurang dirasa manfaatnya.
6. Saya bersikap jujur untuk menghindari penilaaian kurang dari rekan seprofesi (sesame auditor) dalam tim.
7. Selain memberikan jasa audit, suatu kantor akuntan publik dapat pula memberikan jasa-jasa lainnya kepada klien yang sama.
8. Jasa non audit yang diberikan pada klien dapat merusak independensi penampilan akuntan publik tersebut.
Sumber: Sari, Nurulita Puspita (2021)
88
4. Profesionalisme Auditor
No. Pernyataan Jawaban Responden
STS TS KS S SS 1. Dalam melakukan proses audit, saya menggunakan
segenap pengetahuan, kemampuan serta pengalaman yang saya miliki.
2. Dari dulu hingga kemudian hari, saya akan tetap teguh pada profesi sebagai auditor meskipun saya mendapatkan tawaran pekerjaan lain dengan imbalan yang lebih besar.
3. Selama ini dari hasil pekerjaan yang sudah diselesaikan, kompensasi yang saya harapkan adalah kepuasan batin/rohani.
4. Karena pentingnya profesi ini bagi masyarakat, maka saya selalu berusaha menjaga nama baik profesi.
5. Dalam melaksanakan pemeriksaan saya selalu berusaha menciptakan transparansi keuangan.
6. Saya selalu berusaha mengutamakan masyarakat dalam menjalankan tugas.
7. Dalam proses audit saya selalu yakin pada kemampuan dan keputusan yang saya ambil.
8. Dalam menyatakan pendapat atas laporan keuangan saya tidak berada dalam tekanan manajemen.
9. Saya menerima kritik dan saran dari rekan seprofesi yang berhubungan dengan kinerja sayasebagai seorang auditor.
10. Saya merasa yakin terhadap nasihat dari rekan seprofesi mengenai pekerjaan saya sebagai seorang auditor.
11. Selama ini saya meyakini adanya peraturan profesi menjadi motivasi bagi saya untuk memberikan hasil pekerjaan yang bisa dipertanggungjawabkan.
12. Selama ini saya selalu memberikan ide/pemecahan masalah sebagai rekan secara profesi kepada auditor lainnya.
13. Selama ini saya memiliki hubungan interaksi yang baik, dan selalu bertukar pendapat dengan rekan seprofesi lainnya.
14. Selama ini saya menjaga hubungan baik dengan sesama rekan seprofesi dan saling menjaga nama baik profesi.
Sumber: Manurung, Noviantika (2022)
Lampiran 2 : Data Jawaban Responden 1. Variabel Kompetensi
Responden Item Pernyataan (X1)
Jumlah
1 2 3 4 5 6
1. 5 5 5 5 5 4 29
2. 5 4 4 4 4 3 24
3. 5 5 5 5 5 4 29
4. 5 5 5 4 4 4 27
5. 5 5 5 5 5 4 29
6. 4 4 4 4 4 4 24
7. 4 4 4 4 4 4 24
8. 4 4 4 4 4 4 24
9.. 4 4 4 4 4 5 25
10. 4 4 4 4 4 4 24
11. 4 4 4 4 4 4 24
12. 4 4 4 4 4 4 24
13. 4 4 4 4 4 4 24
14. 4 4 4 4 4 4 24
15. 4 4 4 4 4 4 24
16. 4 4 4 4 4 4 24
17. 4 4 4 4 5 5 26
18 4 4 4 4 4 4 24
19. 5 5 4 4 4 4 26
20. 5 5 4 4 4 4 26
21. 4 4 5 5 5 5 28
22. 4 4 4 4 5 5 26
23. 4 4 4 4 4 4 24
24. 4 4 4 4 5 5 26
25. 4 4 4 4 5 4 25
26. 4 4 5 5 5 5 28
27. 4 4 4 4 5 4 25
28. 4 4 4 4 4 4 24
29. 4 4 4 4 4 4 24
30. 4 4 4 4 4 4 24
31. 4 4 4 4 4 4 24
32. 4 4 4 4 4 4 24
90
2. Variabel Independensi
Responden Item Pernyataan (X2)
Jumlah
1 2 3 4 5 6 7 8
1. 4 4 5 5 3 4 4 4 33
2. 4 4 4 4 3 4 4 4 31
3. 5 5 5 5 3 5 5 5 38
4. 5 5 5 5 4 4 4 4 36
5. 4 4 4 4 4 4 4 4 32
6. 4 4 4 3 3 4 4 4 30
7. 4 4 4 4 4 4 4 4 32
8. 4 4 4 3 3 4 4 4 30
9. 5 5 5 2 1 4 4 4 31
10. 4 4 4 3 3 4 4 4 30
11. 3 4 4 3 4 4 4 4 30
12. 3 4 4 3 4 4 4 4 30
13. 4 4 4 4 4 4 4 4 32
14. 3 4 2 2 2 4 4 3 24
15. 4 4 4 4 4 4 4 4 32
16. 4 5 4 5 4 5 4 5 36
17. 3 4 4 4 4 4 4 4 31
18. 4 4 4 4 3 4 4 4 31
19. 3 4 4 3 3 5 4 3 29
20. 5 5 4 4 4 4 4 4 34
21. 4 4 4 5 4 4 5 5 35
22. 5 5 5 4 4 4 5 5 37
23. 5 5 5 5 5 5 5 5 40
24. 4 5 5 5 5 5 5 5 39
25. 4 4 4 4 5 5 5 5 36
26. 4 5 4 4 4 4 4 4 33
27. 4 4 4 4 5 5 5 5 36
28. 4 4 4 4 2 4 4 2 28
29. 4 4 4 4 2 4 4 2 28
30. 4 4 4 4 2 4 4 2 28
31. 4 4 4 4 2 4 4 2 28
32. 4 4 4 4 2 4 4 2 28
3. Variabel Kualitas Audit
Responden Item Pernyataan (Y) Jumlah
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18
1. 5 5 4 5 4 4 4 4 4 5 5 5 4 4 5 5 4 4 80 2. 4 4 4 4 4 4 4 4 4 5 4 4 4 4 4 4 4 4 73 3. 5 5 5 5 5 5 4 4 4 4 4 5 5 5 5 5 5 5 85 4. 4 4 4 4 4 3 5 5 5 4 4 4 4 5 5 4 5 4 77 5. 4 5 5 5 5 3 4 4 4 5 4 4 4 4 4 4 4 4 76 6. 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 72 7. 4 4 4 4 4 3 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 71 8. 4 4 4 5 5 3 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 73 9. 4 4 5 5 5 3 4 5 4 4 4 4 4 4 4 5 4 4 76 10. 4 4 4 4 4 3 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 71 11. 4 4 3 4 4 2 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 69 12. 5 5 4 4 4 2 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 72 13. 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 72 14. 4 4 4 4 4 2 4 4 4 4 4 4 4 3 4 4 4 4 69 15. 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 72 16. 4 4 4 4 4 5 5 4 5 4 5 5 5 4 4 4 5 5 80 17. 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 5 5 4 4 5 5 4 5 77 18. 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 72 19. 4 4 4 5 5 3 5 5 4 4 5 5 4 4 4 5 4 4 78 20. 4 4 4 4 4 4 4 5 5 5 5 5 4 4 4 4 5 5 79 21. 4 4 5 5 5 5 5 5 4 5 5 5 5 5 4 3 4 4 82 22. 4 5 5 5 4 4 4 5 5 5 5 5 5 5 4 4 4 4 82 23. 4 4 4 4 4 4 4 4 3 4 5 5 5 5 4 5 5 4 77 24. 4 4 5 5 5 4 5 4 5 4 5 5 5 5 5 5 5 5 85 25. 4 4 4 5 5 4 5 4 5 4 5 4 4 4 4 5 5 5 80 26. 5 5 5 5 4 4 5 5 5 5 5 4 4 4 4 4 5 5 83 27. 4 4 5 4 5 4 5 5 5 5 5 5 5 5 4 5 4 4 83 28. 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 2 4 4 4 70 29. 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 72 30. 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 3 4 4 4 71 31. 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 3 4 3 4 4 4 70 32. 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 3 4 3 4 4 4 70
92
4. Variabel Profesionalisme
Responden Item Pernyataan (Z)
Jumlah 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14
1. 5 5 4 4 4 2 5 5 4 5 5 5 4 4 61
2. 4 4 4 4 4 3 4 4 4 4 4 4 4 4 55
3. 5 5 5 5 5 2 5 5 5 5 5 5 5 5 67
4. 5 5 5 5 5 2 4 4 4 4 4 5 4 4 60
5. 4 4 4 4 4 3 4 5 4 5 4 4 4 4 57
6. 4 3 4 4 4 4 4 4 4 4 5 2 3 4 53
7. 4 3 4 4 4 3 4 5 4 4 4 4 4 4 55
8. 4 3 4 4 4 4 4 4 5 4 4 3 4 4 55
9. 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 56
10. 4 4 4 4 4 3 4 4 4 4 4 3 4 4 54
11. 4 4 3 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 55
12. 4 4 3 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 55
13. 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 56
14. 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 56
15. 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 56
16. 4 4 4 4 4 4 5 4 5 4 5 5 5 5 62
17. 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 56
18. 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 56
19. 5 3 5 5 4 4 5 4 4 4 5 4 4 5 61
20. 4 4 4 4 4 4 4 4 4 5 5 5 5 5 61
21. 4 4 5 5 4 5 5 5 5 4 4 5 4 4 63
22. 4 4 5 4 5 4 5 5 5 5 5 4 4 5 64
23. 5 5 5 5 5 4 5 4 5 5 5 5 5 4 67
24. 4 4 4 4 4 5 5 5 4 5 4 5 4 4 61
25. 4 4 5 5 4 5 5 5 5 5 5 4 4 4 64
26. 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 70
27. 4 4 4 4 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 66
28. 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 56
29. 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 56
30. 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 56
31. 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 56
32. 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 56
Lampiran 3 : Uji Validitas Konvergen
Variabel
Profesionalisme (Z) Kualitas Audit (Y)
No. Nilai Validitas No. Nilai Validitas
1. 0,658 Tidak Valid 1. 0,338 Tidak Valid
2. 0,703 Valid 2. 0,407 Tidak Valid
3. 0,725 Valid 3. 0,702 Valid
4. 0,686 Tidak Valid 4. 0,642 Tidak Valid
5. 0,768 Valid 5. 0,524 Tidak Valid
6. 0,036 Tidak Valid 6. 0,474 Tidak Valid
7. 0,869 Valid 7. 0,630 Tidak Valid
8. 0,639 Tidak Valid 8. 0,517 Tidak Valid
9. 0,743 Valid 9. 0,547 Tidak Valid
10. 0,779 Valid 10. 0,481 Tidak Valid
11. 0,749 Valid 11. 0,765 Valid
12. 0,703 Valid 12. 0,756 Valid
13. 0,712 Valid 13. 0,720 Valid
14. 0,671 Tidak Valid 14. 0,679 Tidak Valid
15. 0,539 Tidak Valid 16. 0,417 Tidak Valid 17. 0,611 Tidak Valid 18. 0,595 Tidak Valid Variabel
Kompetensi (X1) Independensi (X2)
94
No. Nilai Validitas No. Nilai Validitas
1. 0,509 Tidak Valid 1. 0,591 Tidak Valid
2. 0,603 Tidak Valid 2. 0,693 Tidak Valid
3. 0,887 Valid 3. 0,680 Tidak Valid
4. 0,891 Valid 4. 0,666 Tidak Valid
5. 0,813 Valid 5. 0,675 Tidak Valid
6. 0,415 Tidak Valid 6. 0,674 Tidak Valid
7. 0,798 Valid
8. 0,780 Valid
Variabel
Profesionalisme (Z) Kualitas Audit (Y)
No. Nilai Validitas No. Nilai Validitas
1. 0,786 Valid 1. 0,804 Valid
2. 0,837 Valid 2. 0,904 Valid
3. 0,744 Valid 3. 0,869 Valid
4. 0,773 Valid 4. 0,777 Valid
5. 0,738 Valid
6. 0,866 Valid
7. 0,809 Valid
Variabel
Kompetensi (X1) Indipendensi (X2) No. Nilai Validitas No. Nilai Validitas
1. 0,842 Valid 1. 0,807 Valid
2. 0,901 Valid 2. 0,779 Valid
3. 0,897 Valid 3. 0,860 Valid
4. 0,851 Valid
Lampiran 4: Uji Validitas Diskriminan
Kompetensi Independensi Kualitas
Audit Profesionalisme
X1.3 0,842 0,129 0,229 0,333
X1.4 0,901 0,151 0,249 0,338
X1.5 0,897 0,576 0,598 0,586
X2.5 0,312 0,807 0,606 0,504
X2.6 0,143 0,779 0,634 0,653
X2.7 0,440 0,860 0,775 0,673
X2.8 0,417 0,851 0,692 0,585
Y11 0,424 0,643 0,804 0,713
Y12 0,395 0,632 0,904 0,662
Y13 0,363 0,794 0,869 0,656
Y14 0,400 0,690 0,777 0,561
Z10 0,632 0,643 0,598 0,786
Z11 0,316 0,540 0,580 0,837
Z13 0,247 0,456 0,512 0,744
Z14 0,258 0,382 0,539 0,773
Z5 0,379 0,490 0,527 0,738
Z7 0,575 0,772 0,825 0,866
Z5 0,422 0,677 0,622 0,809
Lampiran 5: Composite Reliability & Cronbach’s Alpha
Variabel Nilai Composite Reliability Nilai Cronbach’s Alpha
Kualitas Audit (Y) 0,905 0,859
Profesionalisme (Z) 0,923 0,903
Kompetensi (X1) 0,912 0,870
Independensi (X2) 0,895 0,844
Lampiran 6: Nilai R-Square
Variabel R-Square R-Square Adjusted
Kualitas Audit (Y) 0,745 0,718
Profesionalisme (Z) 0,612 0,585
Lampiran 7: F-Square
Variabel Nilai F-Square
X1 X2 Y Z
Kompetensi (X1) 0,015 0,174
Independensi (X2) 0,558 0,840
Kualitas Audit (Y)
Profesionalisme (Z) 0,157