• Tidak ada hasil yang ditemukan

1. Kepada otoritas dan pengawasan bank yaitu Bank Indonesia serta Otoritas Jasa Keuangan (OJK), diharapkan dapat bersinergi untuk selalu menjaga dan terus meningkatkan efisiensi lembaga keuangan (perbankan) agar penerapan kebijakan yakni GWMLDR dan Bank Capital Buffer dapat berjalan efektif untuk mempengaruhi Non Performing Loan (NPL) bank umum konvensional di Indonesia. Selain itu, penerapan dengan melihat kondisi perekonomian yang ada sebaiknya otoritas yang terkait dapat mempunyai kecenderungan untuk menerapkan kebijakan sebagai komplemen kebijakan ekonomi yang lainnya.

2. Perbankan sebagai lembaga keuangan diharapkan agar selalu menjaga Non Performing Loan (NPL) yang dilakukan, terutama pada fungsi intermediasi.

Memperhatikan kondisi resiko yang terjadi dalam melakukan kegiatan oprasional dan selalu menerapkan prinsip kehati – hatian dalam menjaga tiap individu bank. Perbankan diharapkan selalu tanggap dalam merespon setiap kebijakan yang ditetapkan oleh otoritas agar dapat menjaga kestabilan sistem keuangan dan perekonomian.

3. Bagi penelitian selanjutnya diharapkan dapat menambah variabel lainnya atau mempertimbangkan variabel makro ekonomi yang memiliki respon cukup kuat terhadap Non Performing Loan (NPL).

DAFTAR PUSTAKA

Agustina Alam Anggitasari. (2013). Hubungan Simultan Antara Capital dan Risiko.

Agung, J. (2010). Mengintegrasikan kebijakan moneter dan : menuju paradigma baru kebijakan moneter di Indonesia pasca krisis global. BI Working Paper, 7, p1-42.

Aiyar, S., Bergthaler, W., Garrido, J.M., Ilyina, A., Jobst, A., Kang, K., Kovtun, D., Liu, Y., Monaghan, D.& Moretti, M. (2015). A strategy for resolving Europe’s problem loans. IMF Staff Discussion Note No.15/19.

Akbari, M. I. (2018). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Bank capital buffer Pada Bank Umum Syariah Di Indoneisa.

Ali, Mashud. 2004. Asset Liability Management: Menyiasati Risiko Pasar dan Risiko Operasional. Jakarta: PT. Gramedia

Amalia, Y. (2014). Pengaruh LDR, CAR, ROA, dan NPL terhadap Penyaluran Kredit pada Bank Umum di Indonesia Periode 2008- 2013. Jurnal Dinamika Manjemen, 2(3), 169–186.

Anindita, I. (2011). Analisis Pengaruh Tingkat Suku Bunga, CAR, NPL, dan LDR Terhadap Penyaluran Kredit UMKM (Studi pada Bank Umum Swasta Nasional Periode 2003-2010). Fakultas Ekonomi Universitas Diponogoro, 1–74.

Aziz, adam abdul. (2017). Analisis Pengaruh Instrumen Kebijakan. Educational Psychology Journal, 2(2), 65–72. https://doi.org/DOI:

Berger, A. & DeYoung, R. (1997). Problem loans and cost efficiency in commercial banks.

Blattner, L., Farinha, L. & Rebelo, F. (2019). When losses turn into loans: the cost of undercapitalized banks. ECB Working Paper Series No. 2228.

Borio, C. (2003). Towards a Macroprudential Framework for Financial Supervision and Regulation?CESifo Economic Studies, 49(2), 181–215.

Caballero, R., Hoshi, T. & Kashyap, A. (2008). Zombie lending and depressed restructuring in Japan.

Cucinelli, D. (2015). The impact of non-performing loans on bank lending behaviour: evidence from the Italian banking sector. Eurasian Journal of Business and Economics, 8 (16), 59-71.

https://doi.org/10.17015/ejbe.2015.016.04

C. Lim, F.et.al. (2011). Macroprudential Policy: What Instruments and How to Use Them? Lessons from Country Experiences. IMF Working Papers, 11(238), 1. https://doi.org/10.5089/9781463922603.001

Coffinet, J., Coudert, V., Pop, A., & Pouvelle, C. (2012). Two-way interplays between bank capital buffers and credit growth: Evidence from French banks. Journal of International Financial Markets, Institutions and Money, 22(5), 1110–1125. https://doi.org/10.1016/j.intfin.2012.05.011

Dewi, A. S. (2016). Pengaruh Jumlah Nasabah, Tingkat Suku Bunga Dan Inflasi Terhadap Penyaluran Kredit Pada PT Pegadaian Di Cabang Samarinda Seberang Kota Samarinda. Jurnal Ekonomi Dan Keuangan, Volume 13,(2), 1–11. 01

Drehmann, M., & Gambacorta, L. (2012). The effects of countercyclical bank capital buffers on bank lending. Applied Economics Letters, 19(7), 603–608.

Fahmi, Irham. (2014). Analisa Kinerja Keuangan. Bandung : Alfabeta

Fikri, M. R. (2012). The Determinants of Bank capital buffers ’ Comercial Banks in Indonesia ( Study on 16 Biggest Comercial Banks Period 2004-2010 ).

Fitria, S. T. (2015). Pengaruh Suku Bunga Kredit Dan Produk Domestik Regional Bruto Terhadap Penyaluran Kredit Perbankan Bank Umum Di Riau. 2(2), 1–

15.

Frait, J., Gersl, A., & Seidler, J. (2011). Credit Growth and Financial Stability in the Czech Republic.Policy Research Working Paper, August, 1–30.

Gede,et. al. (2015). Pengaruh Dpk, Bi Rate, Dan Npl Terhadap Penyaluran Kredit Modal Kerja Pada Bpr Di Provinsi Bali Tahun 2009-2014. E-Jurnal EP UNUD, 4(5), 451–464.

Gujarati, D. N. 2006. Essentials of Econometrics (3rd ed).

Ghozali, I. (2007). Manajemen Risiko Perbankan: Pendekatan Kuantitatif Value at Risk (VaR). In Semarang: BPUNDIP. Semarang: Badan Penerbit

Diponegoro.

Handayani, A. (2018). Pengaruh Dpk, Npl Dan Roa Terhadap Penyaluran Kredit Pada Bank Umum Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Periode 2011- 20.Jurnal Akuntansi, 3(1), 623. https://doi.org/10.30736/jpensi.v3i1.129 Husriah. (2015). Pengaruh Tingkat Suku Bunga, Kredit Bermasalah Melalui

Inflasi Terhadap Penyaluran Kredit Umkm Pada Pt. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, Cabang Ahmad Yani Makassar.Jurnal Economix, 3, 125–136.

I Made Pratista Yuda, W. M. (2010). Pengaruh Faktor Internal Bank Terhadap Jumlah Kredit Yang Disalurkan (Studi Empiris Pada Bank Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia). Paper Knowledge . Toward a Media History of Documents, 12–26.

Kasmir. 2014. Bank dan Lembaga Keuangan Lainnya. Penerbit: Raja Grafindo Persada, Jakarta

Kasmir. 2014. Dasar-Dasar Perbankan. Volume ke-12. PT RajaGrafindo Persada, Jakarta

Kaminsky, G. & Reinhart, C. (1999). The twin crises: the causes of banking and balance-of-payments problems. American Economic Review, 89(3), 473- 500. https://doi.org/10.1257/aer.89.3.473

Kolari, J., Glennon, D., Shin, H. & Caputo, M. (2002) Predicting large US commercial bank failures. Journal of Economics and Business, 54(4), 361- 387. https://doi.org/10.1016/S0148-6195(02)00089-9

Laoli, Victorinus. (2019). Analisis Profitabilitas Terhadap Pengembalian Kredit pada PT Bank Sumut Cabang Gunung sitoli.Riset & Jurnal AkuntansI Volume 3 Nomor 2, Agustus 2019https://doi.org/10.33395/owner.v3i2.164 Iossifov, Plamen & Khamis, May, 2009, “Credit Growth in Sub Saharan Africans

: Sources, Risks and Policy Responses”, IMF Working Paper WP/09/180.

Lu, W. & Whidbee, D. (2013). Bank structure and failure during the financial crisis. Journal of Financial Economic Policy, 5, 281-299.

https://doi.org/10.1108/JFEP-02-2013-0006 Mankiw N gregory. (2006). Teori Makro Ekonomi.

Mankiw N Gregory. (2012). Pengantar Ekonomi Makro.

Masrunsyah, A. P. (2015). Analisis Penyaluran Kredit Pada Perbankan Indonesia Ditinjau Dari Rasio Keuangan

Matheus, E., Yoel, T., Ekonomi, F., & Katolik, U. (2016). Pengaruh Kebijakan terhadap Siklus Kredit: sebuah Studi Atas Penggunaan Instrumen CAR dan GWM Perbankan Indonesia 2006-2013., 20(1), 77–96.

Mishkin, F. (2019). The Economics of Money, Banking, and Financial Markets (Vol. 53, Issue 9).

Mishkin, F. S. (2010). Banking & Financial Markets.

Nachrowi, D. N. & H. Usman. 2006. Pendekatan Populer dan Praktis Ekonometrika untuk Analisis Ekonomi dan Keuangan. Jakarta:Lembaga Penerbit FE UI.

Nopirin (2014). Pengantar Ilmu Ekonomi Mikro-Makro. Yogyakarta: BP FE Yogyakarta

Ni Made Junita Sari, N. A. (2016). Pengaruh Dpk, Roa, Inflasi Dan Suku Bunga Sbi Terhadap Penyaluran Kredit Pada Bank Umum.5(11), 7156–7184.

Otoritas Jasa Keuangan. (2016). POJK No. 6/POJK.03/2016. Kegiatan Usaha Dan Jaringan Kantor Berdasarkan Modal Inti Bank, 1–29. www.ojk.go.id PARDUE, J. M. and M. (1973). The Demand and Supply of Commercial Bank

Loans, 5(2), 669–692.

Peraturan Bank Indonesia No. 6/10/PBI/2004 tentang Sistem Penilaian Tingkat

Kesehatan Bank Umum. (2004). Peraturan Bank Indonesia, 1(1), 1–23.

Www.Bi.Go.Id

Peraturan Bank Indonesia Nomor: 10/ 19 /Pbi/2008 Tentang Giro Wajib Minimum Bank Umum Pada Bank Indonesia Dalam Rupiah Dan Valuta Asing(2017).

5–24.

Peraturan Bank Indonesia Nomor: 15/15/Pbi/2013 Tentang Giro Wajib Minimum Bank Umum Dalam Rupiah Dan Valuta Asing Bagi Bank Umum

Konvensional. (2013).

Peraturan Bank Indonesia Nomor 17/22/Pbi/2015. (2015). Kewajiban

Pembentukan Countercyclical Buffer. Peraturan Bank Indonesia, 1, 1–11.

www.bi.go.id

Peraturan Bank Indonesia Nomor16/11/Pbi/2014. (2014). Peraturan Bank Indonesia Nomor 16/11/Pbi/2014 Tentang Pengaturan Dan Pengawasan.

Journal of Chemical Information and Modeling, 53(9), 1689–1699.

Peraturan Bank Indonesia Nomor8/2/2006 Tentang Perubahan Kegiatan Usaha Bank Umum Konvensional Menjadi Bank Umum

Pramono, B., Hafidz, J., Maulana, J. A., Muhajir, H., Alim, M. S., Adamanti, J., Muhammad, D., & Alim, S. (2015). Dampak Kebijakan Countercyclical Bank capital buffer Terhadap Pertumbuhan Kredit Di Indonesia.Working Paper. https://www.bi.go.id/id/publikasi/wp/SiteAssets/Pages/WP-Apr- 2015/Dampak-Kebijakan-Countercyclical-Capital-Buffer-Terhadap- Pertumbuhan-Kredit-di Indonesia.pdf

Pratiwi, S., & Hindasah, L. (2014). Pengaruh Dana Pihak Ketiga, Capital Adequacy Ratio, Return Nn Asset, Net Interest Margin Dan Non Performing Loan Terhadap Penyaluran Kredit Bank Umum Di Indonesia.Jurnal

Manajemen Bisnis Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, 5(2), 192–208.

Priyaninggar, G. S. (2016). Faktor Pengaruh Pertumbuhan Kredit Perbankan di Indonesia. Studi Akuntansi Dan Keuangan Indonesia,1(1), 25–42.

https://doi.org/10.21632/saki.1.1.25-42

Putra, A. M. (2018). Kredit Terhadap Penyaluran Kredit Bank Umum Di Indonesia ( 2007-2016 ).

Putri, N. P. S. W., & Dana, I. M. (2018). Pengaruh Npl, Likuiditas, Dan Rentabilitas Terhadap Car Pada Bpr Konvensional Skala Nasional Di Indonesia.7(4), 1862–1891.

Ramelda, S. (2017).Pengaruh Suku Bunga Kredit Dan Produk Domestik Bruto Terhadap Penyaluran Kredit Perbankan Bank Umum Pemerintah Di Indonesia. Paper Knowledge . Toward a Media History of Documents, 12–

26.

Raphael, A. (2019). Buffer and the Composition of.

Reinhart, C. M., & Rogoff, K. S. (2009). The Aftermath Of Financial Crises.

Journal Of Chemical Information and Modeling, 53(9), 1689–1699.

Dalam dokumen Selamat Datang - Digital Library (Halaman 62-67)

Dokumen terkait