BAB V PENUTUP
B. Saran
1. Dalam usaha pencapaian tujuan dan sasaran kebijakan yang hendak dicapai perlu ditentukan dengan adanya proses implementasi kebijakan yang didukung dengan adanya beberapa fungsi implemetasi kebijakan yang diarahkan menuju tercapainya fungsi implementasi dalam membentuk suatu hubungan yang memungkinkan tujuan-tujuan atau sasaran-sasaran kebijakan dapat diwujudkan sebagai outcome atau hasil akhir.
2. Aparat pada Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Deli Serdang dapat melaksanakan fungsi pelayanan kepada masuyarakat prlu dan harus bersikap transparan dan proaktif demi tercapainya pelayanan perizinan yang transparan, cepat, dan mudah dalam pengurusan izin. Sehingga dapat memberikan kepuasan kepada masyarakat khususnya dalam pelayanan perizinan di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Deli Serdang.
3. Segenap unsur pimpinan dan pegawai serta tenaga kerja (pegawai fungsional) yang melaksanakan tugas dan memiliki tanggungjawab sesuai dengan bidangnya, diharapkan dapat mengembangkan sistem aplikasi pelayanan
95
perizinan online akan lebih cepat terealisasi dan mudah diakses oleh semua pihak yang membutuhkan dan disediakan secara memadai serta mudah di mengerti, dan diupayakannya pemberian pelayanan prima kepada masyarakat.
4. Dalam proses pelayanan yang mudah cepat dan transparan secara terpadu melalui sistem online, diperlukan adanya pemahaman prosedur dalam proses pelayanan yang mudah cepat dan transparan secara terpadu melalui sistem online, baik terhadap aparat pemberi pelayanan maupun masyarakat penerima pelayanan, terutama dalam upaya memberi pelayanan perizinan secara online, sehingga masyarakat yakin bahwa sistem aplikasi pelayanan online merupakan proses pelayanan yang mudah cepat dan transparan dan secara terpadu.
5. Dalam pelayanan perizinan sistem online, diperlu syarat-syarat yang harus dipenuhi dalam proses perizinan usaha tersebut yaitu untuk pertama kali masyarakat melakukan pendaftaran perizinan secara online kemudian selanjutnya datang ke Kantor Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Deli Serdang untuk menyerahkan permohonan persyaratan izin agar berkas tersebut dapat diverifikasi;
DAFTAR PUSTAKA
Abdullah, M Syukur, 1988 : Perkembangan Dan Penerapan Studi Implementasi, Makalah Yang Disajikan Pada Temu Kaji Nasional PERSADI FISIP Hasanuddin Ujung Pandang.
Abidin, Sid Zainal, 2006 : Kebijakan Publik, Suara Bebas Jakarta.
Ali, Farid, 1997 : Metode Penelitian Sosial Dalam Ilmu Administrasi Pemerintah, Aksara Pratama, Surakarta.
Barata, 2004 : Dasar-Dasar Pelayanan Prima, Jakarta : Elexmedia Komputindo Dye Thomas, R 2007: Kebijakan dan Kebijakan Publik, Rosdakarya, Bandung Dunn, William N, 2003 : Kebijakan dan Kebijkan Publik, Bandung
Dwijowijoto, 2004 : Implementasi Kebijakan, Yogyakarta
Grindle, Merilee, 1980: Politik dan Implementasi Kebijakan dalam World Ketiga, ( Politics and Policy Implementation in the third world,) Princeton University Prees, NewJersey.
Lukman, Sampara, 2000 : Manajemen Konsep Aplikasi Dalam Perencanaan, Pengawasan dan Pengambilan Keputusan, Jakarta : Raja Grafindo
Persada.
Ratminto dan Atik, 2005 : Manajemen Pelayanan, Yogyakarta : Pustaka Pelajar ---, 2004 : Implementasi Kebijakan, Jakarta: Bumi Aksara.
Sugiarto, 2002 : Psikologi Pelayanan Dalam Industri Jasa, Jakarta : Gramedia Pustaka Utama
Surbasono, Anderson,, 2005 : Kebijakan dan Kebijakan Publik, Bandung.
Sugiyono. 2011. Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung : Alfabeta
Syahril, 1996 : Pelayanan Bimbingan, Padang
Tangklisan, Patton, 2003. Kebijakan Publik Yang Membumi, Lukman Offset dan YPAPI, Yogyakarta.
The Liang Gie, 1998 : Kamus Administrasi Perkantoran, Ilmu Teknologi, Jakarta;
Wahab, Solichin, Abdul, 1991: Implementasi Kebijakan Publik, Bumi Rieneka Cipta Jakarta.
Winarno, 2005 : Teori dan Proses Kebijakan Publik, Media Pressindo, yogjakarta Peraturan Perundang-undangan
Peraturan Presiden Nomor 97 Tahun 2014 Tentang Penyelenggaraan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu.
Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Nomor 63/KEP/M.PAN/7/2003 tentang Pedoman Umum Penyelenggaraan Pelayanan Publik.
BAGAN ORGANISASI STRUKTUR ORGANISASI DAN TATA KERJA
DINAS PENANAMAN MODAL DAN PELAYANAN PERIZINAN TERPADU SATU PINTU KABUPATEN DELI SERDANG
KEPALA DINAS
SEKRETARIAT
SUBBAGIAN UMUM DAN KEPEGAWAIAN
U P T D
SUBBAGIAN KEUANGAN
SUBBAGIAN PERENCANAAN DAN
PROGRAM
BIDANG PENGADUAN KEBIJAKAN DAN PELAPORAN LAYANAN
SEKSI
PENGADUAN DAN INFORMASI LAYANAN
SEKSI
KEBIJAKAN DAN ADVOKASI LAYANAN
KELOMPOK JABATAN FUNGSIONAL
SEKSI
PROMOSI PENANAMAN MODAL
Sumber; Kantor Dinas PMPPTSP Tahun 2018 BIDANG PERENCANAAN, PENGEMBANGAN IKLIM & PROMOSI
PENANAMAN MODAL
SEKSI
PERENCANAAN PENANAMAN MODAL
SEKSI
PENGEMBANGAN IKLIM PENANAMAN MODAL
BIDANG PENGENDALIAN PELAKSANAAN PENANAMAN MODAL
DAN SISTEM INFORMASI
BIDANG PENYELENGGARAAN PELAYANAN PERIZINAN DAN
NON PERIZINAN
SEKSI
PEMANTAUAN DAN PENGAWASAN PELAKSANAAN PENANAMAN MODAL
SEKSI
PELAYANAN PERIZINAN DAN NON PERIZINAN I SEKSI
PEMBINAAN PELAKSANAAN PENANAMAN MODAL
SEKSI
PELAYANAN PERIZINAN DAN NON PERIZINAN IIi
SEKSI
PELAYANAN PERIZINAN DAN NON PERIZINAN III
SEKSI
PELAPORAN DAN PENINGKATAN LAYANAN
SEKSI
PENGOLAHAN DATA DAN INFORMASI
DAFTAR PERTANYAAN WAWANCARA
A. Judul Skripsi :
Implementasi Kebijakan Peraturan Presiden Nomor 97 Tahun 2014 tentang Penyelenggaraan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Dalam Rangka Mewujudkan Proses Pelayanan yang Cepat, Mudah dan Transparan di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Deli Serdang
B. Pertanyaan wawancara
1. Variabel Implemetasi Kebijakan;
a. Adanya tujuan dan sasaran yang hendak dicapai dalam implementasi kebijakan
1) Bagaimana mengimplementasikan Peraturan Presiden Nomor 97 Tahun 2014 tentang Penyelenggaraan Pelayanan Terpadu Satu Pintu agar dapat sesuai dengan tujuan kebijakan peraturan Presiden tersebut;
2) Sasaran apa saja yang dapat ditetapkan untuk mencapai tujuan dalam mengimple mentasikan kebijakan Peraturan Presiden Nomor 97 Tahun 2014 tentang Penyelenggaraan Pelayanan Terpadu Satu Pintu;
3) Bagaimana cara memberikan pemahaman kepada para pegawai (Aparatur Sipil Negara) agar mengetahui tujuan dan sasaran dari pelaksanaan kebijakan tentang Peraturan Presiden Nomor 97 Tahun 2014 di Dinas PMPTSP DS
b. Adanya program atau kebijakan yang dilaksanakan.
1) Bagaimana proses pelaksanaan program dalam melaksanakan kebijakan tentang Penyelenggaraan Pelayanan Terpadu Satu Pintu; dan apakah ada kebijakan lain dalam mendukung proses pelaksanaan kebijakan Peraturan Presiden No. 97 Tahun 2014, seperti Petunjuk atau Pedoman teknis berupa Peraturan Daerah;
2) Bagaimana caranya Dinas PMPTSP DS dalam melaksanakan program kebijakan Pelayanan Terpadu satu Pintu; apakah ada pola tertentu agar sesuai dengan harapan dalam kebijakan Peraturan Presiden Nomor 97Tahun 2014;
3) Apakah masyarakat sudah mengetahui tentang adanya program kebijakan sistem pelayanan perpadu satu Pintu sesuai dengan kebijakan Peraturan Presiden Nomor 97 Tahun 2014;
c. Adanya Unsur pelaksanaan (implementors), baik organisasi maupun perorangan yang bertanggung jawab dalam pengelolaan, pelaksanaan dan pengawasan dari proses implementasi kebijakan penyelenggaraan perizinan terpadu.
1) Siapa saja sebagai unsur pelaksanaan (implementors), yang bertanggung jawab dalam pengelolaan dan pelaksanaan proses implementasi kebijakan penyelenggaraan perizinan terpadu.
2) Siapa saja yang bertanggung jawab dalam pelaksanaan pengawasan dari proses implementasi kebijakan penyelenggaraan perizinan terpadu;
3) Bagaimana bentuk dan model pertanggung jawaban dalam pengelolaan, pelaksanaan dan pengawasan dari proses implementasi kebijakan penyelenggaraan perizinan terpadu.
2. Variabel Proses Pelayanan yang Mudah, Cepat dan Transparan
a. Adanya prosedur (tata cara) proses pelayanan yang mudah cepat dan transparan secara terpadu melalui sistem online;
1) Bagaimana tata cara (prosedur) proses pelayanan agar mudah dan cepat serta transparan dalam memberikan pelayanan perizinan secara terpadu melalui sistem online;
2) Apakah pegawai dalam melaksanakan tugas pemberian pelayanan kepada masyarakat sudah memenuhi standar operasional prosedur (SOP) sistem Online yang telah ditetapkan;
3) Bagaimana caranya agar masyarakat dapat memahami tata cara (prosedur) proses pelayanan penyelenggaraan perizinan terpadu sehingga dapat mudah dan cepat dalam proses pelayanan perizinan;
b. Adanya syarat-syarat yang harus dipenuhi dalam proses perizinan usaha
1) Apakah syarat-syarat yang harus dipenuhi dalam proses perizinan usaha, dan apakah masyarakat sudah memahami tentang syarat-syarat tersebut;
2) Bagaimana cara yag dilakukan dalam mensosialisasi tentang syarat-syarat yang harus dipenuhi dalam proses perizinan usaha;
3) Bagaimana cara pegawai dinas dalam melakukan uji kelayakan (survey Lapangan) untuk mensinkronkan persyaratan perizinan usaha dengan keadaan yang sebenarnya.
...o0o...