• Tidak ada hasil yang ditemukan

V. SIMPULAN DAN SARAN

5.1. SIMPULAN

42

43 5.2. SARAN

Monitoring dan penelitian lanjutan perlu dilakukan pada lokasi atau blok yang berbeda karena masih banyak lokasi yang belum diketahui keberadaan herpetofauna di sekitarnya. Masyarakat perlu ikut menjaga keberadaan herpetofauna karena selain peran herpetofauna bagi lingkungan, herpetofauna juga merupakan dayah tarik bagi peneliti maupun akademisi untuk melakukan penelitian.

44

DAFTAR PUSTAKA

Abaire, T., Warobai, W. S. 2018. Deskripsi morfologi jenis ular dan katak pada kawasan hutan di Pulau Mansinam. Jurnal Kehutanan Papuasia. 4(1): 57- 64.

Adelina, M., Harianto, S. P., dan Nurcahyani, N. 2016. Keanekaragaman jenis burung di hutan rakyat Pekon Kelungu Kecamatan Kota Agung Kabupaten Tanggamus. Jurnal Sylva Lestari. 4(2): 51-60.

Adhiaramanti, T., Sukiya. 2016. Keanekaragaman anggota ordo anura di lingkungan Universitas Negeri Yogyakarta. Jurnal Biologi. 15(6): 1-11.

Alfarisi, A. M. 2013. Faktor-faktor Habitat yang Mempengaruhi Keberadaan Kadal Kebun (Eutropis multifasciata) di Hutan Wanagama I. Skripsi.

Universitas Gajah Mada. Yogyakarta. 67 p.

Alikodra, H.S. 1990. Pengelolaan Satwaliar (Jilid I). Buku. Institut Pertanian Bogor. Bogor. 296 p.

Alikodra, H.S. 2010. Pengelolaan Satwa Liar dalam Rangka Mempertahankan Keanekaragaman Hayati Indonesia. Buku. Institut Pertanian Bogor Press. Bogor. 163 p.

Arista, A., Winarno, G. D., Hilmanto, R. 2017. Keanekaragaman jenis amfibi untuk mendukung megiatan ekowisata di desa Brajaharjo Sari Kabupaten Lampung Timur. Journal Biosfera. 34 (3): 103-109.

Ariza, Y. S., Dewi, B. S., Darmawan, A. 2014. Keanekaragaman jenis Amfibi (Ordo Anura) pada beberapa tipe habitat di youth camp Desa Hurun Kecamatan Padang Cermin Kabupaten Pesawaran. Jurnal Sylva Lestari.

2(2): 21-30.

Ario A. 2010. Panduan Lapngan Mengenal Satwa Taman Nasional Gunung Gede Pangrango. Buku. Conservation International Indonesia. Jakarta.

100 p.

45 Barley, A.J. 2014. From Microevolutionary Processes to Macroevolutionary

Patterns: Investigating Diversification at Multiple Scales In Southeast Asian Lizards. Disertasi. University of Kansas. USA.

Broto, B.W., Subeno. 2012. Keanekaragaman jenis herpetofauna di seksi pengelolaan Taman Nasional (SPTN) I, Alas Purwo, Banyuwangi, Jawa Timur. Widyariset. 15 (3) : 519–526.

Brower,J. E., Zar, J. H. 1977. Field and Laboratory Methods for General Ecoogy. Buku. Brown Co Publisher. Iowa. 254 p.

Darmawan, B. 2008. Keanekaragaman Amfibi di Berbagai Tipe Habitat; Studi Kasus di Eks-HPH PT. Rimba Karya Indah Kabupaten Bungo, Provinsi Jambi. Skripsi. Institut Pertanian Bogor. Bogor. 78 p.

Drayer, A.N., Richter, S.C. 2016. Physical wetland characteristics influence amphibian community composition in constructed wetlands. Ecological Engineering. 93(1): 166–174.

Erwin., Bintoro, A., Rusita. 2017. Keragaman vegetasi di blok pemanfaatan hutan pendidikan konservasi terpadu Tahura WAR. Jurnal Sylva Lestari.

5(3): 1-11.

Findua, A. W., Harianto, S. P., dan Nurcahyani, N. 2016. Keanekaragaman reptil di repong damar Pekon Pahmungan Pesisir Barat (Studi kasus plot

permanen Universitas Lampung. Jurnal Sylva Lestari. 4(1):51-60.

Firdaus, A.B., Setiawan, A., Rustiati, E.L. 2015. Keanekaragaman spesies burung di repong damar Pekon Pahmungan Kecamatan Pesisir Tengah Krui Kabupaten Lampung Barat. Jurnal Sylva Lestari. 2(2): 1-6.

Goin, C. J., Goin, O. B., Zug, G.R. 1978. Introduction to Herpetology. Buku.

W.H. Freeman and Company. San Fransisco. 378 p.

Halliday, T. R., Adler, K. 2000. The Encyclopedia of Reptiles and Amphibians.

Buku. Oxford University Press. New York. 240 p.

Handoko, J., Fauzana, H., Sutikno, A. 2017. Populasi dan intensitas serangan hama kumbang tanduk (Oryctes rhinoceros linn) pada tanaman kelapa sawit (Elaeis guineensis jacq) belum menghasilkan. International Journal Jom Faperta Unri. 4(1): 1-6.

Heyer, W. R., Donnelly, M. A., Diarmid, M. C., Haek, L. C., Foster, M. S. 1994.

Measuring and Monitoring Biological Diversity: Standard Methodsfor Amfibians. Buku. Smithsonia Institution Press. Washington. 152 p.

46 Holvort, V. B. 1981. A study on Population in the Rural Ecosystem of West Java,

Indonesia. Buku. Nations Department Agricultural University Wageningen. Belanda. 110 p.

Ichbal, P., Citrawati, D. M., Dewi, S.R. 2018. Nilai palat serangga hama bagi kodok buduk (Budo melanostictus) serta potensinya dalam mengendalikan hama. Jurnal Pendidikan Biologi Undiksh. 5(3): 146-155.

Indriyanto. 2006. Ekologi Hutan. Buku. PT Bumi Aksara. Jakarta. 210 p.

Irwanto, R., Lingga, R., Pratama, R dan Ifafah, A,S. 2019. Indentifikasi jenis- jenis herpetofauna di taman wisata alam gunung permisan Bangka Selatan, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Journal of Science Education.

3(2): 106-113.

Iskandar, D. T. 1998. Amfibi Jawa dan Bali. Seri Panduan Lapangan.

Puslitbang LIPI. Bogor. 146 p.

Iskandar, D. T. 2000. Kura-kura dan Buaya Indonesia dan Papua Nugini. Buku.

Palmedia Citra. Bandung. 109 p.

Iskandar, D.T., Erdelen, W.R. 2006. Conservation of amphibians and reptiles in Indonesia: Issue and problems. Amphibian and Reptile Conservation.

4(1): 60-93.

Jayanto, H., Cega, G. F., Tarekat, A. A., Damayanti, A. A., Epilurrahma,. Rury.

2014. Survey paradigma masyarakat Yogyakarta terhadap keberadaan serta konservasi amfibi dan reptil Indonesian. Journal of Conservation.

3(1): 20-24.

Jeffries, M. J. 1997. Biodiversity and Conservation. Buku. Routledge. London.

43 p.

Jenkins, B. 2002. Learning Reptilia Through Latest Portfolio of Theory &

Practice. Buku. Dominant Publishers and Distributors. New Delhi. 124 p.

Jusmaldi., Setiawan, A., Hariani, N. 2019. Amfibi di air terujun melambai Kalimantan Timur. Jurna; Ilmu-ilmu Hayati. 18(3): 295-303.

Kamsi M. 2017. Survey amfibi reptilia di Provinsi Aceh, Pulau Sumatera.

Aceh.yayasan ekosistem lestari. Prosiding Seminar Nasional Biotik 2017.

ISBN : 978-602-60401-3-8

Kholifah, U.N., Wulandari, C., Santoso, T., Kaskoyo, H. 2017. Kotribusi agroforestri terhadap pendapatan petani di Kelurahan Sumber Agung

47 Kecamatan Kemiling Kota Bandar Lampung. Jurnal Sylva Lestari. 5(3):

39-47.

Kurniati, H. 2003. Mengenal jenis-jenis londok di Taman Nasional Gunung Halimun. Fauna Indonesia. 5 (2): 18-19.

Kurniati, H. 2013. Vocalization of microhyla achatina tschudi, 1838 (Anura:

Micohylidae) from The Foot Hills of Mount Salak, West Java. Jurnal Biologi Indonesia. 9(2): 301-310.

Kusrini, M. D. 2008. Pedoman Penelitian dan Survey Amfibi di Alam. Buku.

Institut Pertanian Bogor. Bogor. 128 p.

Kusrini, M. D. 2006. Panduan Penelitian Amfibi di Lapangan. Buku. Institut Pertanian Bogor. Bogor. 93 p.

Kwatrina, R.T., Santosa, Y., Maulana, P. 2019. Keanekaragaman spesies herpetofauna pada berbagai tipe tutupan lahan di lansekap perkebunan sawit: studi kasus di PT. BLP Central Borneo. Journal of Natural Resources and Environmental Management. 9(2): 304-313.

Leksono, S. M., Firdaus, N. 2018. Pemanfaatan keanekaragaman amfibi (Ordo Anura) di kawasan Cagar Alam Rawa Danau Serang Banten sebagai material edu-ekowisata. Proceeding Biology Education Conference. 14(1):

75-78.

Lestari, V. C., Tatang, S. E., Melanie, Hikkat, K., Hermawan, W. 2018.

Keanekaragaman jenis kupu-kupu famili Nymphalidae dan Pieridae di kawasan Cirengganis dan Padang Rumput Cikamal Cagar Alam Pananjung Pangandaran. Jurnal Agrikultura. 29(1): 1-8.

Mardinata, R., Winarno, G.D. dan Nurcahyani, N. 2018. Keanekaragaman amfibi (ordo anura) di tipe habitat berbeda resort Balik Bukit Taman Nasional Bukit Barisan Selatan, Bandar Lampung. Jurnal Sylva Lestari.

6(1): 58-65

Muslim, T. 2017. Herpetofauna community establishment on the micro habitat as a result of land mines fragmentation in East Kalimantan, Indonesia.

Jurnal Biodiversitas. 18(2): 709-714.

Muslim, T., Rayadin, D dan Suhadirman, A. 2018. Prefrensi habitat berdasarkan distribusi spasial herpetofauna di kawasan pertambangan batubara PT singlurus pratama Kalimantan Timur. Jurnal Agrifor. 31(1): 175-190.

Nasir, M. D., Priyono, A., Kusrini, M. D. 2013. Keanekaragaman amfibi (Ordo Anura) di Sungai Ciapus Leutik, Bogor, Jawa Barat. Prosiding Seminar

48 Hasil Departemen Konservasi Sumber Daya Hutan. Institut Pertanian Bogor.

Noberio, D., Setiawan, A., Setiawan, D. 2016. Inventory of herpetofauna in regional germplasm preservation in pulp and Paper industry ogan komering ilir regency south sumatra. Biological Research Journal E- ISSN. 1(1): 24-56

O’Shea, M., B, Taylor. 2004. The Great Big Book of Snakes and Reptilesz.

Buku. Hermes House. London. 255 p.

Odum, E. P. 1996. Dasar-dasar Ekologi. Terjemahan Ir. Tjahyono Samingan, M.Sc. Buku. Gajah Mada University Press. Yogyakarta. 667 p.

Odum, E.P. 1971. Fundamentals of Ecology. Buku. Saunders.Philadelphia. 349 p.

Pratihar, S., Jr, H. O. C., Dutta, S., Khan, M.S., Patra, B. C., Ukuwela, K. D. B., Das, A., Li .P., Jiang, J., Lewis, J. P., Pandey, B.N., Razzaque, A., Hassapakis, C., Deuti, K., Das, S. 2014. Diversity and conservation of amphibians in South and Southeast Asia. Jurnal Sauria. 36(1): 9–59.

Pujaningsih, R. I. 2007. Seri Budidaya Kodok Lembu. Buku. Kanisius.

Yogyakarta. 26 p.

Purwanto, D. I., Yuda, P., Zahida, F. 2016. Keanekaragaman reptil impor di Yogyakarta. Jurnal Biota. 2(3): 117−125.

Qurniawan, T.F., Eprilurahman, R. 2013. Keragaman jenis amfibi dan reptil gumuk pasir Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Jurnal Zoo Indonesia. 22(2): 9-16.

Rahayuningsih, M., Abdullah. 2012. Persebaran dan keanekaragaman herpetofauna dalam mendukung konservasi keanekaragaman hayati di Kampus Universitas Negeri Semarang. Indonesian Journal of

Conservation. 1(1): 1-10.

Saputra, R., Yanti, A. H., Setyawati, T. R. 2016. Inventarisasi jenis-jenis amfibi (Ordo Anura) di areal lahan basah sekitar Danau Sebedang Kecamatan Sebawi Kabupaten Sambas. Jurnal Protobiont. 5(3): 34-40.

Sardi, M., Erianto, Siahaan, S. 2014. Keanekaragaman herpetofauna di Resort Lekawai Kawasan Taman Nasional Bukit Baka Bukit Raya Kabupaten Sintang Kalimantan Barat. Jurnal Hutan Lestari. 2(1): 126-133.

49 Setiawan, D., Yustian, I., Prasetyo, C. Y. 2016. Studi pendahuluan: inventarisasi amfibi di kawasan hutan lindung Bukit Cogong II. Jurnal Penelitian Sains. 18(2): 1-4.

Setiawan, W., Prihatini, W., Widiarti, S. 2019. Keberagaman spesies dan persebaran fauna anura di Cagar Alam dan Taman Wisata Alam Telaga Warna. Jurnal Ilmiah Ilmu Dasar dan Lingkungan Hidup. 19(2): 73-79.

Siahaan, K,. Dewi, B.S., Darmawan, A. 2019. Keanekaragaman amfibi ordo anura di blok perlindungan dan blok pemanfaatan hutan pendidikan konservasi terpadu, Taman Hutan Raya Wan Abdul Rachman. Jurnal Sylva Lestari. 7(3): 370-378

Stebbins, R.C., Cohen, N.W. 1997. A Natural History of Amphibians. Buku.

Princeton University. New Jersey. 129 p.

Subeno, Bayu, W. B., Jati, A. S. 2010. Distribusi dan Keanekaragaman

Herpetofauna Kawasan Taman Nasional Gunung Merbabu, Jawa Tengah.

Buku. Universitas Gadjah Mada. Yogyakarta. 98 p.

Subeno. 2018. Distribusi dan keanekaragaman herpetofauna di hulu sungai Gunung Sindoro Jawa Tengah. Jurnal Ilmu Kehutanan. 12(1): 40-51.

Suwarso, E., Paulus, D. R., Widanirmala, M. 2019. Kajian database keanekaragaman hayati kota semarang. Jurnal Riptek. 13(1):79-91.

Tiurmasari, S., Hilmanto, R.,Herwanti, S. 2016. Analisis vegetasi dan tingkat kesejahteraan masyarakat pengelola agroforestry di Desa Sumber Agung Kecamatan Kemiling Kota Bandar Lampung. Jurnal Sylva Lestari. 4(3):

71-82.

UPTD Tahura WAR. 2009. Buku Informasi Tahura. Buku. Bandar Lampung.

38 p.

UPTD Tahura WAR. 2017. Buku Informasi Tahura. Buku. Bandar Lampung.

56 p.

Van Hoeve, U. W. 2003. Reptilia dan Amfibi. Buku. PT Ikrar Mandiri abadi.

Jakarta. 57 p.

Wahyudi, A., Harianto, S. P., Darmawan, A. 2014. Keanekaragaman jenis pohon di hutan pendidikan konservasi terpadu Tahura Wan Abdul Rachman.

Jurnal Sylva Lestari. 2(3): 1-10.

Wanda, I. F., Novarino, W., Tjong, D.H. 2012. Jenis-jenis anura (amphibia) di Hutan Harapan Jambi. Jurnal Biologi Universitas Andalas. 1(2): 99-107.

Dalam dokumen keanekaragaman jenis herpetofauna di blok (Halaman 38-46)

Dokumen terkait