• Tidak ada hasil yang ditemukan

Sistematika Pembahasan

Dalam dokumen SKRIPSI ANALISIS PENERAPAN (Halaman 49-56)

BAB I PENDAHULUAN

H. Sistematika Pembahasan

Adapun sistematika pembahasan dalam penelitian ini, adalah sebagai berikut:

Bab I Pendahuluan bab ini berisi, Latar Belakang, Rumusan Masalah, Tujuan dan Manfaat, Ruang Lingkup dan Setting Penelitian, Telaah Pustaka, Kerangka Teori, Metodologi Penelitian, dan Sistematika Pembahasan.

Bab II berisi tentang paparan dan temuan peneliti yang didapatkan dari lapangan. Dalam hal ini peneliti mencoba mengambarkan secara singkat profil lokasi penelitian dan temuan- temuan dalam melakukan penelitian terkait dengan penerapan good corporate governance dalam meningkatkan kinerja karyawan dan dampak penerapan good corporate governance pada KSPPS Karya Mandiri Jerowaru.

Bab III berisi tentang pembahasan. Dalam hal ini peneliti menguraikan tentang hasil jawaban atas pertanyaan-pertanyaan yang terdapat dalam rumusan masalah yakni bagaimana penerapan good corporate governance dalam menigkatkan kinerja karyawan dan bagaimana dampak penerapan good corporate governance pada KSPPS Karya Mandiri

Bab IV berisi penutup. Penutup terdiri dari kesimpulan dan saran. Kesimpulan berisi tentang hasil penelitian mengenai analisis penerapan good corporate governance dalam meningkatkan kinerja karyawan dan dampak penerapan good corporate governance pada KSPPS Karya Mandiri.

34 BAB II

PAPARAN DATA DAN TEMUAN

A. Gambaran Umum KSPPS Karya Mandiri Jerowaru Lombok Timur

1. Sejarah Singkat Berdirinya Koprasi Simpan Pinjam dan Pembiayaan Syariah (KSPPS) karya mandiri

Koperasi Simpan Pinjam dan Pembiayaan Syariah

“Karya Mandiri” Jerowaru awal berdirinya berbentuk Koperasi Serba Usaha (KSU) yang didirikan oleh 21 orang anggota (anggota Pendiri), secara defakto lahir pada hari Sabtu 11 Nopember 2000 yang ditandai dengan peresmian pendirian oleh Bapak Kepala Dinas Koperasi dan Perdagangan Kabupaten Lombok Timur dan mulai beroperasi pada hari Senin tanggal 13 Nopember 2000 yang ditangani/dikelola oleh 3 orang karyawan.58

Dengan dikeluarkannya Badan Hukum oleh Bapak Kepala Dinas Koperasi dan Perdagangan Kabupaten Lombok Timur atas nama Menteri Negara Koperasi dan UKM RI pada tanggal 16 Desember 2000, maka secara Deyure KSU “Karya Mandiri”

Jerowaru Lahir dengan Badan Hukum No. : 155/BH/KDK.23.3/XII/2000, tetapi dalam perjalanannya bentuk KSU dirubah pada tanggal 08 Nopember 2003 kedalam bentuk KSP dengan dikeluarkannya Badan Hukum No.. : 155a/BH/PAD/DKP.08.05/XI/2003 oleh Bapak Kepala Dinas Koperasi dan Perdagangan Kabupaten Lombok Timur atas nama Menteri Negara Koperasi dan UKM RI di Jakarta perubahan ini dengan pertimbangan agar usaha yang dikelola terfokus pada satu bidang usaha yaitu Simpan Pinjam.59

Dengan adanya pembukaan cabang di Praya Lombok Tengah yang dikarenakan banyaknya anggota yang berdomisili disana, maka sesuai dengan perundang-undangan, Badan

58KSPPS Karya Mandiri “Sejarah”, dalam Profil KSPPS Karya Mandiri Jerowaru.

59Ibid

35

Hukum harus dirubah dan diadakan perubahan Badan Hukum dikeluarkan oleh Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi NTB pada tanggal 20 Oktober 2004 dengan Badan Hukum No. : 518/31/BH/DISKOP DAN UKM/X/2004 dan tetap berbentuk Koperasi Simpan Pinjam.60

Berdasarkan hasil Rapat Tahunan Buku 2016 untuk merubah Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga /AD- ART koperasi dari pola konvensional ke pola syariah, dan pada tanggal 21 April 2021 Koperasi Simpan Pinjam dan Pembiayaan Syariah (KSPPS) Karya Mandiri Jerowaru di tetapkan materi Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan Keputusan Nomor AHU-0009887. Ah.01.26.

Tahun 2021.61

2. Kelembagaan Koperasi Simpan Pinjam dan Pembiayaan Syariah (KSPPS) Karya Mandiri Jerowaru.

Dalam Kelembagaan Koperasi Karya Mandiri Jerowaru dapat dilihat dalam tabel dan struktur berikut:62

Tabel 2.1

Kelembagaan KSPPS Karya Mandiri Jerowaru PENGURUS:

Ketua Sekretaris Bendahara

Ahmad Zulyadaen, SH Sudirman

H. Ahmad Rafii

PENGAWAS :

Ketua Sirajun Nasihin, S.Pd. M.Pd.I

60Ibid

61Sudirman, Sekretaris, KSPPS Karya Mandiri Jerowaru, tanggal 29 Maret 2022

62Dokumentasi Profil KSPPS Karya Mandiri Jerowaru.

36 Anggota Anggota

Lalu Jupri Ikhsan, S. Sos Muhammad Ridwan, S.Pd PENGELOLA:

Jumlah Karyawan Laki-laki Jumlah Karyawan Perempuan

20 Orang 7 Orang

KEANGGOTAAN

Tahun 2001 Tahun 2002 Tahun 2003 Tahun 2004 Tahun 2005 Tahun 2006 Tahun 2007 Tahun 2008 Tahun 2009 Tahun 2010

21Orang 54 Orang 54 Orang 61 Orang 266Orang 344 Orang 413 Orang 604 Orang 1.213Orang 2.383Orang

Tahun2011 Tahun2012 Tahun2013 Tahun2014 Tahun2015 Tahun2016 Tahun2017 Tahun2018 Tahun2019 Tahun2020

2.371 Orang 2.197 Orang 2.192 Orang 2.162 Orang 2.193 Orang 2.200 Orang 2.214 Orang 2.085 Orang 2.045 Orang 1.789 Orang

37

SETRUKTUR ORGANISASI

Struktur Organisasi KSPPS “KARYA MANDIRI” Jerowaru

Adapun Struktur atau bagan organisasi KSPPS Karya Mandiri

Jerowaru Lombok Timur, yaitu sebagai berikut:63

Gambar 2.1 Struktur Organisasi KSPPS Karya Mandiri Jerowaru

63Dokumentasi Profil KSPPS Karya Mandiri Jerowaru.

38

3. Visi Misi Koperasi Karya Mandiri a. Visi

KSPPS “Karya mandiri” sebagai wadah ekonomi yang harus terus berkarya mampu mandiri dengan menunjukkan perkembangan asset minimal sebesar 10 % pertahun dan tetap berpegang pada prinsip-prinsip perkoperasian.

b. Misi

a) Meningkatkan peran serta Anggota dan Calon Anggota untuk menyimpan dananya.

b) Memberikan pelayanan yang prima dalam arti adil, transparan dan akuntable kepada Anggota dan Calon anggota.

c) Memberikan balas jasa berdasarkan tingkat prestasi dan kontribusi anggota dan calon anggota

d) Partisipasi aktif anggota dan calon anggota mampu membangun usaha produktif dan peningkatan pendapatannya.64

4. Fungsi dan Peranan Koperasi

Berbicara masalah fungsi koperasi erat kaitannya dengan tatanan perekonomian indonesia, karena koperasi tidak hanya sekedar mementingkan kesejahteraan anggotanya, tetapi kepentingan dan kelangsungan hidup masyarakat pun ikut diperhatikan oleh koperasi. Hal ini sesuai dengan asas koperasi yaitu kekeluargaan. Menurut Undang-Undang Nomor 25 Tahun 1992 Tentang Perkoprasian maka Fungsi dan Peran Koperasi adalah :

1) Membangun dan mengembangkan potensi dan kemampuan ekonomi anggota pada khususnya dan masyarakat pada umumnya untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi dan sosial.

64KSPPS Karya Mandiri “Visi dan Misi”, dalam Profil KSPPS Karya Mandiri Jerowaru.

39

2) Berperan serta secara aktif dalam upaya mempertinggi kualitas kehidupan manusia dan masyarakat

3) Memperkokoh perekonomian rakyat sebagai dasar kekuatan dan ketahanan perekonomian nasional dengan koperasi sebagai sokogurunya.65

5. Tugas Pokok dan Fungsi Kerja 1. Pimpinan Unit/Ketua

a. Mengendalikan seluruh kegiatan koperasi

b. Memimpin, mengkoordinir, dan mengontrol jalannya aktifitas koperasi dan bagian-bagian yang ada didalamnya.

c. Menerima laporan atas kegiatan yang dikerjakan masing-masing karyawan.

d. Menandatangani surat penting

e. Memimpin Rapat anggota tahunan dan melaporkan laporan pertanggungjawaban akhir tahun pada anggota.

f. Mengambil keputusan atas hal-hal yang dianggap penting bagi kelancaran kegiatan koperasi.

2. Kasir

a. Membuat bukti keluar masuknya uang yang ada di koperasi.

b. Bertanggung jawab atas dana kas kecill c. Bertanggung jawab membuat laporan harian.

d. Merencanakan anggaran belanja dan pendapatan koperasi.

3. Administrasi

a. Mengatur surat menyurat yang ada di koperasi.

b. Mengarsipkan dokumen-dokumen penting koperasi.

c. Mempersiapkan rapat-rapat di koperasi.

d. Memonitor kebutuhan rumah tangga dan ATK koperasi.

e. Menjadwalkan kegiatan-kegiatan yang dilakukan di koperasi.

65Undang-Undang Nomor 25 Tahun 1992 Tentang Perkoprasian.

40 4. PL (Pegawai Lapangan).

a. Mengawasi kredit setiap hari yaitu nasabah yang membayar kewajiban saat ini, yang belum membayar atau yang menunggak setoran jasa dan pokok melalui kartu cicilan, daftar angsuran, dan daftar pinjaman.

b. Koordinasi dengan bagian kasir untuk mengontrol dan mengecek permohonan kredit yang masuk untuk segera dievaluasi/dianalisa.

c. Melakukan On The Sport yaitu melihat langsung kelokasi alamat calon peminjam dan menginvestigasi kepada pihak lain yang dianggap percaya guna untuk menentukan layak atau tidak layak seorang nasabah diberikan pinjaman dengan tingkat kehati-hatian yang tinggi, kemudian disampaikan/diusulkan kepada pimpinan unit untuk secepatnya diputuskan.

d. Apabila layak dan setuju oleh pimpinan unit (manager) maka permohonan tersebut diteruskan kebagian kasir (selaku pemegang kas) untuk direalisasikan, apabila ditolak oleh pimpinan unit (manager) maka dibuatkan surat penyampaian kepada calon peminjam bahwa permohonan pinjaman ditolak

e. Membina nasabah peminjam mulai dari permohonan kredit, perjalanan kredit sampai kredit tersebut dinyatakan lunas oleh manajemen.66

B. Penerapan Good Corporate Governance (GCG) Dalam

Dalam dokumen SKRIPSI ANALISIS PENERAPAN (Halaman 49-56)

Dokumen terkait