BAB IV ANALISIS KONTRAK ELEKTRONIK PADA PERUSAHAAN GRAB
A. Substansi dari ketentuan kontrak elektronik pada perusahaan Grab dengan
1999 Tentang Perlindungan Konsumen mengenai kesesuaian klausula baku
Perusahaan-perusahaan dengan adanya perkembangan teknologi menyebabkan perubahan transaksi jual beli melalui daring yang biasa dikenal dengan istilah e commerce. Transaksi ini membutuhkan suatu perjanjian atau kontrak. Agar terpenuhi fungsi ekonomis dan yuridis.
Fungsi ekonomis yaitu menjamin harapan yang saling diperjanjikan di antara para pihak akan terpenuhi apabila terjadi wanprestasi.
Mempermudah rencana transaksi bisnis masa depan dari berbagai kemungkinan yang merugikan. Sebagai standar pelaksanaan dan tanggung jawab para pihak. Meminimalisirkan resiko bisnis para pihak.
Menyediakan sarana penyelesaian sengketa.69
Dan fungsi yuridis suatu perjanjian sebagai perlindungan hukum terhadap subjek hukum kontrak dari kesewenang-wenangan subjek hukum kontrak lainnya. Dan subjek hukum kontrak harus dapat menilai akibat hukum dari perbuatannya, baik akibat tindakan maupun kesalahan atau kelalaian. Sehingga dapat dipertanggungjawabkan atas terlaksananya kontrak. Sehingga menjadi penting perjanjian tersebut sebagai wadah hukum bagi para pihak dalam menuangkan hak dan kewajiban para pihak.
69 Syamsul Munir, “Fungsi Ekonomis dan Yuridis Kontrak dalam Perspektif Hukum Bisnis”, Jurnal Asy-Syariah, Vol. 6, No. 1 (2020), h. 96.
Kini perjanjian dalam transaksi elektronik menggunakan kontrak elektronik. Disebabkan efisiensi waktu dan perubahan zaman.
Sebagaimana yang telah dijelaskan pada bab sebelumnya kontrak baku merupakan perjanjian untuk para pihak yang dibuat melalui sistem elektronik. Sistem elektronik adalah serangkaian perangkat dan prosedur elektronik yang berfungsi mempersiapkan, mengumpulkan, mengolah, menganalisis, menyimpan, menampilkan, mengumumkan, mengirimkan, dan/atau menyebarkan Informasi Elektronik.71
Begitupun dengan perusahaan Grab atau yang bernama PT Grab Teknologi Indonesia anak perusahaan dari perusahaan utamanya Grab Holdings Inc. Membuat beberapa aplikasi untuk menunjang usahanya antara lain aplikasi Grab, Grab Driver, Grab Merchant. Dengan membuat kontrak elektronik yang berbentuk Ketentuan Layanan: Transportasi, Pengiriman dan Logistik (Ketentuan-Ketentuan Penggunaan) dengan mencantumkan klausula baku atau perjanjian baku bagi pihak-pihak yang berkaitan dalam menjalankan usahanya. Yaitu pengguna aplikasi, driver atau pengemudi dan merchant atau penjual makanan. Namun bagi pengguna dikhususkan menggunakan aplikasi Grab.
PT Grab Teknologi Indonesia yang penulis sebut perusahaan Grab.
Menyediakan suatu platform bagi para pengguna untuk mendapatkan layanan yang diberikan oleh pengemudi, penjual atau pihak-pihak yang bekerjasama dengan perusahaan Grab. Peran Grab hanya untuk menghubungkan pengguna dengan penyedia layanan yaitu driver dan
70 Shidrata, et.al, ed. Aspek Hukum Ekonomi dan Bisnis. (Jakarta: Kencana, 2018), h. 48- 49.
71 Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 Tentang Tentang Perubahan Atas Undang- Undang Nomor 11 Tahun 2008 Informasi Dan Transaksi Elektronik Pasal 1 ayat 17 dan 5.
merchant. Grab tidak bertanggung jawab atas tindakan dan atau kelalaian dari penyedia pihak ketiga manapun, dan setiap kewajiban sehubungan dengan layanan tersebut akan ditanggung oleh penyedia pihak ketiga.
Penyedia pihak ketiga tidak akan menjadi agen, karyawan atau staf Grab dan solusi yang diberikan oleh penyedia pihak ketiga tidak dapat dianggap sebagai diberikan oleh grab.
Perusahaan Grab memiliki banyak layanan antara lain GrabCar, GrabBike, GrabFood, Grab Mart, Layanan Grosir, Grab Fresh, Grab for Business, GrabHealth,dan Indonesia Bus Marketplace. Dan Grab Wheels bekerjasama dengan PT Sepeda Untuk Indonesia. Layanan GrabExpress bekerjasama dengan PT Solusi Pengiriman Indonesia. Layanan Grab Kitchen bekerjasama dengan PT Solusi Kuliner Indonesia. Layanan Grab Ads bekerjasama dengan PT Grab Teknologi Pariwara Indonesia. Dan Grab Kios dioperasikan oleh PT Kudo Teknologi Indonesia.72
Namun penulis hanya menganalisis perjanjian yang terkait hanya perusahaan Grab. Tidak dengan perusahaan Grab yang bekerjasama dengan perusahaan lainnya. Selain itu penulis hanya menganalisa layanan yang paling banyak digunakan responden interview. Sehingga perjanjian dan Ketentuan Layanan: Transportasi, Pengiriman dan Logistik (Ketentuan-Ketentuan Penggunaan) yang akan dianalisa penulis antara lain GrabBike dan Grab Food.
Sehingga perusahaan Grab dalam posisinya disini sebagai perantara untuk penyedia layanan seperti pengemudi atau penjual makanan yang diartikan sebagai penjual yang telah melakukan kerjasama sebelumnya diantara mereka untuk dicarikan konsumen. Dalam hal ini, perusahaan Grab berarti melakukan kegiatan usaha dibidang ekonomi terkait hal keperantaraan. Maka, penulis mengartikan perusahaan Grab sebagai
72 Ketentuan Layanan: Transportasi, Pengiriman Dan Logistik, grab.com/id/2021/04/21/terms policies/transport-delivery-logistics, diakses pada tanggal 8 Juni 2021.
penjual dalam hal jasa keperantaraan bagi penyedia layanan atau penjual kepada konsumen dalam hal pengguna aplikasi. Sehingga perusahaan Grab berhubungan dengan penyedia layanan atau penjual dan juga konsumen atau pengguna aplikasi Grab. Posisi ini mengartikan bahwa perusahaan Grab juga merupakan pelaku usaha. Dikuatkan bahwa pada perjanajian Ketentuan Layanan: Transportasi, Pengiriman Dan Logistik bagi pengguna aplikasi dan penyedia pihak ketiga, menyebutkan bahwa Grab merupakan perusahaan teknologi yang menyediakan suatu platform bagi para pengguna untuk mendapatkan layanan yang diberikan oleh penyedia pihak ketiga. Sehingga penulis dalam hal ini menganalisis substansi perjanjian antara perusahaan Grab dengan pengguna aplikasi Grab yaitu konsumen. Terkait kesesuaian klausula baku. Dalam perjanjian transaksi ini pula, pihak perusahaan yang lebih dominan mengatur jalannya jasa ini. Penyedia jasa hanya bisa menerima apabila ingin melakukan kegiatan ekonomi ini. Jika tidak setuju dengan isi perjanjian.
Pihak ketiga tidak diijinkan menggunakan aplikasi.
Dalam menggunakan aplikasi Grab, calon pengguna pertama harus mengunduh aplikasi tersebut sebelumnya. Setelah terunduh, pengguna membuka aplikasi Grab. Lalu, sebelum menggunakan layanan yang disediakan oleh perusahaan Grab. Aplikasi memberikan pilihan antara setuju atau tidak dalam perusahaan mengakses detail perangkat telepon genggam pengguna. Jika tidak menyetujui, maka calon pengguna tidak dapat mengakses aplikasi. Sedangkan jika setuju, pengguna diarahkan pada tahap selanjutnya.
Yaitu mewajibkan pengguna masuk dengan mendaftar melalui akun Facebook, Google atau nomor ponsel. Jika, menggunakan nomor ponsel.
Pengguna diwajibkan menulis nomor ponsel, kemudian aplikasi menelpon ke nomor ponsel untuk memverifikasi tanpa perlu diangkat ponselnya.
Lalu, tampilan langkah selanjutnya mengisi nama lengkap dan alamat email. Kemudian pengguna memasukkan 6 nomor kode unik yang dikirim
perusahaan Grab sebelumnya dan pengguna memasukkan kode tersebut yang didapat melalui SMS.
Jika kode sesuai dimasukkan. Muncul tampilan Ketentuan Layanan:
Transportasi, Pengiriman dan Logistik (Ketentuan-Ketentuan Penggunaan) serta Pemberitahuan Privasi Grab yang di bawah ketentuan tersebut hanya ada pilihan saya setuju. Dan setiap memakai aplikasi Grab, pengguna harus mengizinkan Grab mengakses lokasi ponsel. Dalam aplikasi muncul pilihan mengizinkan akses lokasi saat aplikasi digunakan, hanya kali ini dan menolak mengizinkan Grab mengakses lokasi. Jika diizinkan akan muncul layanan yang disediakan Grab.
Apabila tidak mengizinkan Grab mengakses lokasi pengguna. Maka, pengguna tidak dapat memakai layanan yang ada di aplikasi Grab.
Langkah-langkah tersebut dipandu dalam aplikasi dengan mudah. Calon pengguna hanya mengikuti dengan mengisi kolom yang tertera dan menyetujui pilihan yang diberikan perusahaan. Jika tidak menyetujui panduan yang ada di aplikasi. Calon pengguna tidak dapat mengakses aplikasi tersebut.73
Hal ini mengungkapkan bahwa pengguna hanya bisa menyetujui semua kebijakan perusahaan melalui aplikasi. Karena, jika ada perintah yang tidak disetujui pengguna maka, pengguna tidak bisa memakai layanan Grab. Pengguna tidak bisa memberikan pendapat dan campur tangan mengenai penggunaan aplikasi tersebut. Karena semua ketentuan- ketentuan dalam menggunakan aplikasi ini tidak melibatkan pengguna.
Perjanjian ini juga sebagai pembatasan tanggung jawab pelaku usaha.
Mulai dari hal yang kecil hingga besar. Yaitu dengan membebaskan perusahaan dari tanggung jawab yang seharusnya didapatkan oleh pengguna jasa atau konsumen. Dalam perjanjian baku terdapat klausula eksonerasi. Klausula tersebut digunakan untuk membebaskan diri dalam
73 Bapak Ian, wawancara, pada 4 Juni 2021 pukul 16.53.
hal ini perusahaan dari resiko-resiko yang akan terjadi dan mengalihkan tanggung jawabnya kepada pihak lain. Pihak lain disini yaitu pihak pengguna atau pihak yang menjadi bagian kerjasama oleh perusahaan.
Dalam kontrak bakunya perusahaan Grab dengan pengguna. Memuat dua bagian yang dikelompokkan Bagian A Ketentuan-Ketentuan Umum dan Bagian B Ketentuan-Ketentuan Tambahan. Bagian A terdiri Pendahuluan, Definisi, Pernyataan Jaminan Kesanggupan, Kompatibilitas, Pemberian – Pembatasan Lisensi, Pembayaran, Pembatalan, Program Loyalitas, Peringkat, Keluhan, Biaya Perbaikan Dan Pembersihan Untuk Pengguna, Kepemilikan Kekayaan Intelektual, Pajak, Kerahasiaan, Privasi Data Dan Kebijakan Perlindungan Data Pribadi, Interaksi Pihak Ketiga, Ganti Rugi, Penolakan Jaminan, Keterlambatan Internet, Grablite, Batasan Tanggung Jawab, Pemberitahuan, Pengalihan, Penyelesaian Sengketa, Hubungan, Keterpisahan, Tidak Ada Pengesampingan, Keseluruhan Perjanjian, Penangguhan Dan Pengakhiran, Tidak Ada Hak Pihak Ketiga Atau Pengalihan Dan Bahasa.
Dan Bagian B Ketentuan-Ketentuan Tambahan Yaitu, Grabfood, Grab Mart Dan Layanan Grosir, Grab Fresh Untuk Pengguna, Grabexpress, Grab Wheels, Kebijakan Pemesanan Pasar Bus Indonesia, Grab For Business, Kontribusi Pengunggahan Titik Pada Peta Daring.
Penulis uraikan secara substantif dari isi perjanjian yang harus disepakati oleh setiap pengguna aplikasi Grab atau konsumen. Yang merupakan perjanjian baku dalam kontrak elektronik. Dimana uraian- uraian perjanjian tersebut dibuat lebih dulu oleh perusahaan Grab. Dan mengandung klausula eksonerasi dan hal-hal yang dapat merugikan pengguna. Namun harus disepakati oleh pengguna, karena kebutuhan dan kemudahan.
Dari Ketentuan Layanan: Transportasi, Pengiriman dan Logistik (Ketentuan-Ketentuan Penggunaan) yang menjadi suatu perjanjian yang mengikat bagi pengguna layanan transportasi daring atau online oleh
perusahaan Grab dengan pengguna. Terdapat klausul yang tidak tepat menurut penulis, yaitu ditampilkan dalam tabel sebagai berikut:
Tabel 4.1 Pencantuman Klausula Baku Yang Tidak Tepat74 No. Sub Judul dan Nomor
Ketentuan Pengguna Uraian
Bagian A. Ketentuan – Ketentuan Umum
1. Pendahuluan (1.2.) Grab dapat mengubah ketentuan dalam Perjanjian ini kapan saja. Perubahan tersebut akan berlaku setelah ditampilkan di http://www.grab.com atau di Aplikasi.
Adalah tanggung jawab Anda untuk meninjau Ketentuan Penggunaan secara teratur. Penggunaan berkelanjutan Anda atas Layanan setelah adanya setiap perubahan tersebut, baik telah Anda tinjau atau tidak, akan merupakan perjanjian Anda untuk terikat oleh setiap perubahan tersebut.
2. Definisi (2.8.)
“Kebijakan Privasi” berarti kebijakan privasi kami yang dapat diakses di:
https://www.grab.com/id/en/privacy sebagaimana diubah dari waktu ke waktu.
3. Pernyataan, Jaminan dan Kesanggupan (3.1.17.)
Anda menyetujui bahwa penggunaan Layanan oleh Anda tunduk pada Kebijakan Privasi Grab sebagaimana dapat diubah dari waktu ke waktu.
4. Program Loyalitas Penukaran Hadiah (8.11.)
Grab, atas kebijakannya sendiri dan mutlak, dapat menolak permintaan Anda untuk menukarkan Poin OVO dengan alasan apa pun, termasuk namun tidak terbatas pada, di mana ada Poin OVO yang tidak mencukupi untuk ditukar dengan Hadiah tertentu, atau di mana Hadiah tidak lagi tersedia atau stok pedagang pihak ketiga telah habis, atau di mana Poin OVO yang ingin Anda gunakan untuk penukaran Hadiah telah diberikan kepada Anda karena kesalahan, dll.
74 Ketentuan Layanan: Transportasi, Pengiriman Dan Logistik, grab.com/id/2021/04/21/terms policies/transport-delivery-logistics, diakses pada tanggal 8-15 Juni 2021.
5. Program Loyalitas Umum
(8.25.)
Grab dapat, berdasarkan kebijakan mutlaknya sendiri dan tanpa pemberitahuan sebelumnya, menolak permintaan Anda untuk menebus Poin OVO dengan alasan apapun juga, termasuk namun tidak terbatas pada:
a. Ketidakcukupan Poin OVO untuk ditebus dengan Hadiah tertentu;
b. Hadiah tidak lagi tersedia atau persediaan pedagang pihak ketiga telah habis;
c. Poin OVO yang hendak Anda gunakan untuk penebusan Hadiah diberikan kepada Anda karena kealpaan; atau
d. Grab secara wajar meyakini bahwa transaksi penebusan yang dimaksud adalah mencurigakan, ilegal, melibatkan tindak kejahatan, atau menggunakan Poin yang diperoleh melalui cara-cara tidak jujur atau dengan curang atau perilaku yang dilarang menurut hukum.
6. Penolakan Jaminan (18.1.)
Grab tidak membuat pernyataan, jaminan atau pertanggungan mengenai keandalan, ketepatan waktu, kualitas, kesesuaian, ketersediaan, kebenaran atau kelengkapan dari Layanan, Perangkat Lunak, Aplikasi atau Platform. Grab tidak menyatakan atau menjamin bahwa (a) penggunaan Layanan, Perangkat Lunak, Aplikasi atau Platform akan aman, tidak terganggu, bebas dari kesalahan atau komponen berbahaya lainnya, atau beroperasi dalam kombinasi dengan perangkat keras, perangkat lunak, sistem atau data lainnya, (b) akan memenuhi persyaratan atau harapan Anda, (c) setiap data yang disimpan akan akurat atau dapat diandalkan, (d) kualitas produk, layanan, informasi atau material lain yang dibeli atau diperoleh oleh Anda melalui Aplikasi akan memenuhi persyaratan atau harapan Anda. Layanan ini diberikan kepada Anda secara ketat berdasarkan
“sebagaimana adanya”. Semua ketentuan, pernyataan dan jaminan, termasuk jaminan tersirat atas barang yang dapat diperdagangkan, kesesuaian untuk tujuan
tertentu, atau tidak melanggar hak pihak ketiga, dengan ini dikecualikan sejauh diizinkan oleh hukum.
7. Batasan Tanggung Jawab
(21.3.)
Grab tidak akan menjadi pihak dalam perselisihan, atau negosiasi perselisihan antara anda dan penyedia pihak ketiga termasuk penyedia transportasi pihak ketiga, pedagang, pengiklan dan/atau sponsor, kecuali jika anda adalah pelanggan perusahaan dengan akun perusahaan saat ini dengan grab, grab tidak dapat dan tidak akan memainkan peran apapun dalam mengelola pembayaran antara anda dan penyedia pihak ketiga, termasuk penyedia transportasi pihak ketiga, pedagang, pengiklan dan/atau sponsor. Tanggung jawab atas keputusan yang anda ambil terkait layanan dan produk yang ditawarkan melalui layanan, perangkat lunak, dan/atau aplikasi (dengan segala implikasinya) sepenuhnya berada di tangan anda. Anda secara tegas mengesampingkan dan melepaskan grab dari setiap dan semua kewajiban, klaim, penyebab tindakan, atau kerusakan yang timbul dari penggunaan anda atas layanan, perangkat lunak dan/atau aplikasi, atau dengan cara apapun yang terkait dengan pihak ketiga termasuk penyedia transportasi pihak ketiga, pedagang, pengiklan, dan/atau sponsor yang diperkenalkan kepada anda melalui layanan, perangkat lunak, dan/atau aplikasi.
8. Batasan Tanggung Jawab
(21.4.)
Kualitas solusi yang dijadwalkan melalui penggunaan layanan sepenuhnya menjadi tanggung jawab penyedia pihak ketiga yang pada akhirnya memberikan solusi tersebut kepada anda. Anda memahami, dengan demikian, bahwa dengan menggunakan layanan ini, anda dapat terpapar pada transportasi yang berpotensi berbahaya, menyinggung, berbahaya bagi anak di bawah umur, tidak aman atau tidak menyenangkan, dan bahwa anda menggunakan layanan ini dengan risiko
anda sendiri.
9. Pengalihan (23.1.)
Ketentuan Penggunaan ini sebagaimana dimodifikasi dari waktu ke waktu dapat tidak dialihkan oleh Anda tanpa persetujuan tertulis sebelumnya dari Grab tetapi dapat dialihkan tanpa persetujuan Anda dari Grab. Setiap pengalihan yang dilakukan oleh Anda yang melanggar pasal ini akan menjadi batal.
10. Penyelesaian Sengketa (24.1.)
Ketentuan Penggunaan ini diatur oleh hukum Indonesia, tanpa memperhatikan pilihan atau konflik ketentuan hukum dari yurisdiksi manapun, dan setiap perselisihan, tindakan, klaim atau penyebab tindakan yang timbul dari atau sehubungan dengan Ketentuan Penggunaan ini atau Layanan akan dirujuk ke Badan Arbitrase Nasional Indonesia (“BANI”), sesuai dengan Peraturan BANI yang diubah atau diubah dari waktu ke waktu (“Peraturan”) oleh arbiter tunggal yang ditunjuk atas perjanjian bersama oleh Anda dan Grab (“Arbiter”). Jika Anda dan Grab tidak dapat menyetujui arbiter, Arbiter akan ditunjuk oleh ketua Bani sesuai dengan Aturan. Lokasi dan tempat arbitrase adalah Jakarta, dalam bahasa Inggris dan biaya Arbiter akan ditanggung sama oleh Anda dan Grab, dengan ketentuan bahwa Arbiter dapat meminta agar biaya tersebut ditanggung sedemikian rupa sebagaimana ditentukan oleh Arbiter bahwa diperlukan agar klausul arbitrase ini dapat ditegakkan berdasarkan hukum yang berlaku.
11. Tidak Ada Pengesampingan (27.1.)
Kegagalan Grab untuk melaksanakan hak atau ketentuan apapun dalam Ketentuan Penggunaan tidak akan dianggap sebagai pengabaian atas hak atau ketentuan tersebut.
12. Penangguhan dan Pengakhiran (29.1.)
Anda setuju bahwa kami dapat melakukan salah satu dari hal berikut, pada setiap waktu, tanpa pemberitahuan: (i) untuk memodifikasi, menangguhkan atau menghentikan operasi atau akses ke Aplikasi, atau bagian dari Aplikasi
(termasuk akses ke Akun Anda dan/atau ketersediaan produk atau layanan apapun), untuk alasan apapun; (ii) untuk memodifikasi atau mengubah kebijakan atau ketentuan yang berlaku; dan (ii) untuk menghentikan operasi Aplikasi atau bagian manapun dari Aplikasi (termasuk akses ke Akun Anda dan/atau ketersediaan produk atau layanan), sebagaimana diperlukan untuk melakukan pemeliharaan rutin atau non-rutin, koreksi kesalahan, atau perubahan lainnya. Anda dan Grab secara tegas mengesampingkan ketentuan Pasal 1266 KUH Perdata sejauh diperlukan untuk mengakhiri Perjanjian ini tanpa keputusan pengadilan sebelumnya.
Bagian B. Ketentuan – Ketentuan Tambahan 13. Grab Food
Untuk Pengguna (1.1.1.)
Aplikasi ini memungkinkan Anda untuk memesan makanan dan minuman dari penyedia makanan dan minuman (“Pedagang GrabFood”), yang sesuai dengan pilihan yang disediakan kepada Anda ketika membuat pesanan tersebut, dapat dikirimkan kepada Anda oleh penyedia layanan pengiriman pihak ketiga (“Penyedia(-Penyedia) Layanan Pengiriman”) atau pesanan tersedia untuk diambil sebagai barang yang bisa diambil sendiri oleh Anda dari Pedagang GrabFood masing-masing selama jangka waktu sebagaimana terperinci pada Aplikasi atau dikomunikasikan oleh Grab. Grab tidak memiliki, menjual, atau menjual kembali makanan dan minuman apapun dan tidak mengontrol Pedagang GrabFood, Penyedia Layanan Pengiriman, atau layanan apapun yang disediakan oleh mereka. Anda memahami bahwa setiap pesanan yang Anda lakukan harus tunduk pada ketersediaan produk dan kemampuan melayani lokasi dari Pedagang GrabFood dan/atau Penyedia Layanan Pengiriman. Anda selanjutnya mengakui bahwa Penyedia Layanan Pengiriman berhak untuk menumpuk
beberapa pesanan untuk efisiensi perjalanan, jika berlaku.
Dari paparan di atas, Tabel 4.1 Pencantuman Klausula Baku Yang Tidak Tepat terkait beberapa ketentuan layanan dalam perjanjian elektronik dapat menimbulkan masalah dan memiliki peluang merugikan pengguna. Didukung dari hasil wawancara terkait testimoni pengguna aplikasi Grab terhadap perjanjian atau klausula baku perusahaan Grab tersebut, yaitu:
1. Bagian A. Ketentuan – Ketentuan Umum, Pendahuluan (1.2.)
Ketentuan Layanan: Transportasi, Pengiriman dan Logistik (Ketentuan-Ketentuan Penggunaan) perusahaan Grab hanya muncul secara keseluruhan ketika calon pengguna pertama kali baru menggunakan aplikasi Grab. Atau ketika pengguna melakukan kunjungan secara sengaja ke halaman website perusahaan Grab.
Ketentuan Layanan berisi penjelasan yang sangat banyak yang mengakibatkan pengguna hanya baca sekilas tanpa memahami isi dari perjanjian tersebut. Selain itu bahasa yang digunakan dalam ketentuan tidak mudah dimengerti kebanyakan masyarakat.
Dibuktikan dengan hasil wawancara penulis terhadap 17 pengguna aplikasi Grab. Mereka hanya melewati ketentuan-ketentuan tersebut dengan menggeser layar di ponsel saluran hingga akhir ketentuan dengan mengklik Saya Setuju. Jika tombol yang bertulisan Saya Setuju tidak diklik. Maka, pengguna tidak dapat mengakses layanan tersebut. Hal ini merupakan bagian dari bentuk kontrak baku, pengguna hanya diberikan alternatif mengklik “I accept”.75
Pernyataan pada bagian Pendahuluan (1.2.) Ketentuan Layanan, seharusnya memenuhi ketentuan pada Pasal 18 ayat (2) UU
75 Suwardi, Hukum Dagang Suatu Pengantar, h., 170.
Perlindungan Konsumen yaitu “Pelaku usaha dilarang mencantumkan klausula baku yang letak atau bentuknya sulit terlihat atau tidak dapat dibaca secara jelas, atau yang pengungkapannya sulit dimengerti.”
Walaupun pada Ketentuan Layanan tersebut disebutkan bahwa
“Perubahan tersebut akan berlaku setelah ditampilkan di http://www.grab.com atau di Aplikasi”, hal tersebut tetap tidak sesuai dengan ketentuan pencantuman klausula baku yang letaknya harus dapat terlihat dan dapat dibaca secara jelas, sebab tidak memungkinkan bagi pengguna untuk setiap kali akan menggunakan aplikasi harus membuka website dan membaca ketentuan yang menguraikan penjelasan yang banyak. Karena salah satu alasan pengguna menggunakan aplikasi ini untuk memudahkan, dan perusahaan Grab memakai kata atau untuk ditampilkan di website atau aplikasi. Sehingga menimbulkan ketidakjelasan bagi pengguna, apakah ketentuan layanan yang terbaru ada pada website atau di aplikasi.
Kemudian disebutkan pada poin (1.2.) bagian Pendahuluan pada Ketentuan Layanan “Adalah tanggung jawab Anda untuk meninjau Ketentuan Penggunaan secara teratur. Penggunaan berkelanjutan Anda atas Layanan setelah adanya setiap perubahan tersebut, baik telah Anda tinjau atau tidak, akan merupakan perjanjian Anda untuk terikat oleh setiap perubahan tersebut”.
Hal tersebut tidak sesuai dengan ketentuan pada Pasal 18 ayat 1 UU Perlindungan Konsumen, yaitu “(1) Pelaku usaha dalam menawarkan barang dan/atau jasa yang ditujukan untuk diperdagangkan dilarang membuat atau mencantumkan klausula baku pada setiap dokumen dan/atau perjanjian apabila: g.
menyatakan tunduknya konsumen kepada peraturan yang berupa aturan baru, tambahan, lanjutan dan/atau pengubahan lanjutan yang
dibuat sepihak oleh pelaku usaha dalam masa konsumen memanfaatkan jasa yang dibelinya;” di mana telah jelas bahwa Grab tidak bisa dengan sepihak menyatakan bahwa pengguna layanan (konsumen) terikat oleh setiap perubahan yang dilakukan atas Ketentuan Layanan tersebut.
Konsumen memiliki hak atas informasi yang benar, jelas, dan jujur mengenai kondisi dan jaminan barang dan/atau jasa yang disediakan oleh Pelaku Usaha yaitu Grab sebagaimana diatur pada Pasal 4 huruf c UU Perlindungan Konsumen. Dan sebagaimana diatur pada Pasal 7 huruf a dan b UU Perlindungan Konsumen Grab memiliki kewajiban untuk beritikad baik dalam melakukan kegiatan usahanya dan memberikan informasi yang benar, jelas dan jujur mengenai kondisi dan jaminan barang dan/atau jasa serta memberi penjelasan penggunaan, perbaikan dan pemeliharaan. Maka sudah menjadi tanggung jawab Grab untuk beritikad baik dalam menjalankan kegiatan usahanya dimana Grab harus memberikan informasi yang benar, jelas dan jujur atas keseluruhan ketentuan yang tercantum dalam Ketentuan Layanan, termasuk pada setiap perubahannya.
2. Bagian A. Ketentuan – Ketentuan Umum, Definisi (2.8.)
Masalah yang timbul dari Ketentuan Layanan: Transportasi, Pengiriman dan Logistik (Ketentuan-Ketentuan Penggunaan) yaitu tidak mungkin pengguna harus mengecek setiap pemakaian aplikasi terkait melihat ketentuan kebijakan privasi setiap menggunakan aplikasi Grab untuk melihat terkait ada hal yang tidak disetujui atau tidak. Karena pernyataan itu tidak efisien bagi pengguna aplikasi, apabila dilaksanakan.
Sebagaimana yang disebutkan pada poin (2.8.) bagian Pendahuluan pada Ketentuan Layanan “Kebijakan Privasi” berarti