Undang-undang Nomor 36 Tahun 2014 tentang Tenaga Kesehatan mendefinisikan bahwa yang dimaksud dengan tenaga kesehatan adalah setiap orang yang mengabdikan diri dalam bidang kesehatan serta memiliki pengetahuan dan/ atau keterampilan melalui pendidikan di bidang kesehatan yang untuk jenis tertentu memerlukan kewenangan untuk melakukan upaya kesehatan. Adapun jenis tenaga kesehatan sesuai dengan Undang-undang No. 36 Tahun 2014 terbagi atas 13 (tiga belas) jenis tenaga yaitu tenaga medis; tenaga psikologi klinis; tenaga keperawatan; tenaga kebidanan; tenaga kefarmasian; tenaga kesehatan masyarakat; tenaga kesehatan lingkungan; tenaga gizi; tenaga keterapian fisik; tenaga keteknisian medis; tenaga teknik biomedika; tenaga kesehatan tradisional; dan tenaga kesehatan lain.
Gambar 19 Jumlah SDM Kesehatan Strategis di DIY Tahun 2023
Jumlah tenaga kesehatan strategis di DIY pada tahun 2023 jika dilihat dari proporsinya berdasarkan jenis rumpunnya maka jumlah terbanyak adalah tenaga keperawatan yaitu sebanyak 10.654 orang.
Pembangunan kesehatan yang diselenggarakan di puskesmas dan rumah sakit perlu dukungan tenaga kesehatan yang sesuai standar. Pada
39 Dinas Kesehatan DIY, 2024
tahun 2023 persentase puskesmas dengan jenis tenaga kesehatan sesuai standar mencapai 90,91%. Sedangkan persentase Rumah Sakit Umum Daerah yang memiliki 4 dokter spesialis dasar dan 3 dokter spesialis lainnya mencapai 90%.
4.1. Tenaga Medis
Jenis Tenaga Kesehatan yang termasuk dalam kelompok tenaga medis terdiri atas dokter, dokter gigi, dokter spesialis, dan dokter gigi spesialis. Dokter dan dokter gigi adalah dokter, dokter spesialis, dokter gigi, dan dokter gigi spesialis lulusan pendidikan kedokteran atau kedokteran gigi baik di dalam maupun di luar negeri yang diakui oleh Pemerintah Republik Indonesia sesuai dengan peraturan perundang-undangan.
Menurut rekomendasi WHO bahwa rasio ketersediaan dokter adalah per 1000 penduduk maka ketersediaan tenaga kesehatan di fasilitas pelayanan kesehatan baik di puskesmas maupun rumah sakit pada umumnya sudah cukup baik. Rasio tenaga kesehatan terhadap jumlah penduduk di DIY sudah mencukupi apabila dilihat dari ketersediaan tenaga kesehatan, akan tetapi bila dilihat dari distribusi tenaga kesehatan di 5 kabupaten/kota di DIY masih belum merata, terutama untuk Kabupaten Kulon Progo dan Gunungkidul.
Gambar 20 Distribusi tenaga Medis di Di DIY Tahun 2023
Pada tahun 2023 jumlah tenaga medis di DIY berjumlah 5.111 orang.
Jumlah terbanyak adalah kelompok Dokter Umum dan Spesialis, yaitu
40 Dinas Kesehatan DIY, 2024
sebanyak 4.087. Sedangkan untuk kelompok Dokter Gigi dan Dokter Gigi Spesialis sebanyak 1.024. Jumlah tenaga medis terbanyak di Kabupaten Sleman yaitu sebanyak 2.697. Sedangkan jumlah tenaga medis paling sedikit terdapat di Kabupaten Bantul yaitu 302 orang.
4.2. Perawat dan Bidan
Jenis tenaga keperawatan terdiri dari perawat kesehatan masyarakat, perawat kesehatan anak, perawat maternitas, perawat medical bedah, perawat geriatri, dan perawat kesehatan jiwa. Jenis tenaga kesehatan keperawatan merupakan SDM Kesehatan yang jumlahnya paling banyak di antara semua SDM kesehatan di DIY. Terdapat 10.654 orang perawat yang tersebar di seluruh fasilitas pelayanan Kesehatan yang ada di DIY. Jumlah perawat terbanyak di Kabupaten Sleman sebanyak 4.323 orang, sedangkan yang paling sedikit di Kabupaten Kulon Progo sebanyak 924 jiwa.
Gambar 21 Jumlah tenaga kesehatan perawat dan bidan di DIY Tahun 2023
Sumber : Seksi Standarisasi Tenaga dan Sarana Kesehatan, 2024
Jenis tenaga bidan di DIY pada tahun 2023 berjumlah 2828 orang.
Jumlah terbanyak ada di Kabupaten Sleman sebanyak 913 orang dan jumlah yang paling sedikit di Kabupaten Kulon Progo sebanyak 398 orang.
41 Dinas Kesehatan DIY, 2024
4.2. Tenaga Kesehatan Masyarakat, Kesehatan Lingkungan, Dan Gizi
Tenaga kesehatan masyarakat adalah tenaga kesehatan yang telah memenuhi kualifikasi bidang kesehatan masyarakat yang terdiri dari epidemiolog kesehatan, tenaga promosi kesehatan dan ilmu perilaku, pembimbing kesehatan kerja, tenaga administrasi dan kebijakan kesehatan, tenaga biostatistik dan kependudukan, serta tenaga kesehatan reproduksi dan keluarga sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Jumlah tenaga kesehatan masyarakat di DIY tahun 2023 sebanyak 427 orang. Jumlah terbanyak ada di Kota Yogyakarta 111 orang dan paling sedikit di Kabupaten Kulon Progo 48 orang.
Gambar 22 Jumlah tenaga Kesehatan Masyarakat, Kesehatan Lingkungan dan Gizi di DIY Tahun 2023
Sumber : Seksi Standarisasi Tenaga dan Sarana Kesehatan, 2024
Tenaga kesehatan lingkungan adalah tenaga kesehatan yang telah memenuhi kualifikasi bidang kesehatan lingkungan yang terdiri dari sanitasi lingkungan, entomolog kesehatan, mikrobiolog kesehatan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Jumlah tenaga Kesehatan lingkungan di DIY tahun 2023 sebanyak 395 orang. Jumlah terbanyak ada di Kabupaten Sleman (125 orang ) dan paling sedikit di Kabupaten Gunung Kidul (40 orang).
Tenaga gizi adalah tenaga kesehatan yang telah memenuhi kualifikasi bidang gizi yang terdiri dari nutrisionis dan dietisien sesuai dengan peraturan
42 Dinas Kesehatan DIY, 2024
perundang-undangan yang berlaku. Jumlah tenaga Kesehatan Gizi di DIY tahun 2023 sebanyak 560 orang. Jumlah terbanyak ada di Kabupaten Sleman (202 orang ) dan paling sedikit di Kabupaten Kulon Progo (61 orang).
4.3. Tenaga Keterapian Fisik Dan Keteknisian Medik
Tenaga keterapian fisik adalah tenaga kesehatan yang telah memenuhi kualifikasi bidang keterapian fisik yang terdiri dari fisioterapis, okupasi terapis, terapis wicara, dan akupunktur sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Jumlah tenaga keterapian fisik pada tahun 2023 di DIY sebanyak 474 orang. Jumlah terbanyak di Kabupaten Sleman sebanyak 225 orang dan paling sedikit di Kabupaten Kulon Progo (17 orang).
Gambar 23 Jumlah tenaga kesehatan Keterapian Fisik dan Keteknisian Medis di DIY Tahun 2023
Sumber : Seksi Standarisasi Tenaga dan Sarana Kesehatan, 2024
Tenaga keteknisian medis adalah tenaga kesehatan yang telah memenuhi kualifikasi bidang keteknisian medis yang terdiri dari perekam medis dan informasi kesehatan, teknik kardiovaskuler, teknisi pelayanan darah, refraksionis optisien/ optometrist, teknisi gigi, penata anestesi (perawat anestesi), terapis gigi dan mulut (perawat gigi), dan audiologis. Jumlah tenaga keteknisian medis pada tahun 2023 di DIY sebanyak 1595 orang. Jumlah terbanyak di Kabupaten Sleman sebanyak 632 orang dan paling sedikit di Kabupaten Gunungkidul (131 orang).
43 Dinas Kesehatan DIY, 2024 4.4. Tenaga Kefarmasian
Tenaga kefarmasian adalah tenaga kesehatan yang telah memenuhi kualifikasi bidang kefarmasian yang terdiri dari apoteker dan tenaga teknis kefarmasian sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Apoteker adalah Sarjana Farmasi yang telah lulus sebagai Apoteker dan telah mengucapkan sumpah jabatan Apoteker. Sedangkan Tenaga Teknis Kefarmasian adalah tenaga yang membantu Apoteker dalam menjalankan pekerjaan kefarmasian, yang terdiri atas Sarjana Farmasi, Ahli Madya Farmasi, Analis Farmasi dan Tenaga Menengah Farmasi/Asisten Apoteker.
Gambar 24 Jumlah tenaga kefarmasian di DIY Tahun 2023
Sumber : Seksi Standarisasi Tenaga dan Sarana Kesehatan, 2024
Jumlah tenaga kefarmasian di DIY pada tahun 2023 adalah sebanyak 3.203 orang. Jumlah terbanyak ada di Kabupaten Sleman yaitu 1265 orang.
Tenaga kefarmasian paling sedikit terdapat di Kabupaten Gunung Kidul yaitu 222 orang.
♦♦♦