39
Inaki M. Hakim, [email protected] (ST, Universitas Sebelas Maret Surakarta ; MT, ITB) Production Process, Industrial Psychology and Organization, Sustainable Manufacturing and Innovation, Reconfigurable Manufacturing System
Komarudin, [email protected] (ST, UI; MEng. UTM, Malaysia; Dr, VU, Brussel, Belgium) System Modelling, Advanced Operations Research, Advanced Optimization, Game Theory, Liniear and Stochastic Programming, Queuing Theory.
M. Dachyar, [email protected], [email protected] (Ir, UI; MSc, VU Brussel, Belgium; Dr, IPB) Information System, Industrial Project Management, Customer Relationship Management, Innovation Management, Decisions, Uncertainties and Risks, Service Engineering, Operations Management.
Maya Arlini, [email protected] (ST, UI; MT, UI; MBA, NTUST, Taiwan) Methods, Standards and Work Design, Macro Ergonomics, Human Factors in Industrial Design, Safety Engineering and Mana- gement.
Rahmat Nurcahyo, [email protected] (Ir, UI; MEngSc. Univ of New South Wales, Australia; Dr, UI) Production Planning and Inventory Control, Total Quality Management, Maintenance System, Industrial Feasibility Analysis, Competitive Analysis, Human Capital Management.
Yadrifil, [email protected] (Ir, UI; MA, Oregon State University,USA) Production System, Production Planning and Inventory Control, Lean Operations, Manufacturing Facilities Planning and Analysis, Manufacturing System, Industrial Strategic Design, Operations Management.
STAF PENGAJAR TIDAK TETAP
Amar Rachman, [email protected] (Ir, UI; MEIM, KULeuven, Belgium) Linear Programming, Ope rations Research, Advanced Operations Research, Introduction to Mechanics and Electronics in Factory.
Romadhani Ardi, [email protected] (ST, UI; MT, UI; Dr, UDE, Germany) Production System, Production Planning and Inventory Control, Quality System, Advanced Modelling.
Shabila Anjani, [email protected] (ST, UI ; MT, UI ; MBA, NTUST, Taiwan ) Product Design, Cost Accounting, Sustainable Manufacturing and Innovation, Industrial Engineering Design, industrial Systems Design, Technology Entrepreneurship
Sri Bintang Pamungkas, [email protected] (Ir., ITB; MSc.,University of Southern California, USA; Ph.D, Iowa state University, USA) Introduction to Economics, Finance and Investmens, Introduction to Mechanics and Electronics in Factory, Supply Chain Management, Industrial Policy.
Tegar Septyan Hidayat, [email protected] (ST, UI ; MT, UI) Methods, Standards and Work Design, Macro Ergonomics, Human Factors in Industrial Design
Zulkarnain, [email protected] (ST, UI; MT, UI; Cand. Dr, Oulu Univ, Finland) Operations Reser- ach, Supply Chain Management.
TEKNIK INDUSTRI
2. SISTEM PENDIDIKAN FTUI
Sistem pendidikan pada Fakultas Teknik Universitas Indonesia mengacu pada sistem pendidikan yang berlaku di Universitas Indonesia.
2.1. UMUM
Kegiatan Belajar-Mengajar
Satu semester adalah waktu kegiatan yang terdiri atas 16-18 minggu kuliah atau kegiatan terjadwal lainnya, berikut kegiatan pendukungnya, termasuk 2-3 minggu kegiatan penilaian. Berbagai bentuk kegitan belajar-mengajar adalah kuliah, praktikum, studio, ujian, kuis, tugas, presentasi, seminar, penelitian, seminar, kerja praktek, kunjungan industri, dan skripsi.
Satuan Kredit Semester (SKS)
Pendidikan di Fakultas Teknik UniversitasIndonesia diselenggarakan dengan beberapamacam keg- iatan, seperti kuliah, tugas (misalnya tugas perhitungan, perencanaan, perancangan), kerja praktek, seminar, praktikum, studio, dan penelitian untuk penulisan skripsi. Semua kegiatan pendidikan tersebut wajib dilakukan oleh setiap mahasiswa untuk mendapat gelar sarjana merupakan beban akademik yang diukur dalam satuan kredit semester (SKS).
SKS adalah takaran penghargaan terhadap pengalaman belajar yang diperoleh peserta didik selama satu semester.
Satu SKS pada bentuk pembelajaran kuliah, response dan tutorial, mencakup: kegiatan belajar dengan tatap muka 50 (limapuluh) menit perminggu per semester; kegiatan belajar dengan penu- gasan terstruktur 60 (enampuluh) menit per minggu per semester; dan kegiatan belajar mandiri 60 (enampuluh) menit perminggu per semester.
Satu SKS pada bentuk pembelajaran seminar atau bentuk pembelajaran lain yang sejenis mencakup:
kegiatan belajar tatap muka 100 (seratus) menit per minggu per semester; kegiatan belajar mandiri 70 (tujuh puluh) menit per minggu persemester.
Satu SKS pada bentuk pembelajaran praktikum, praktik studio, praktik bengkel, praktik lapangan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat dan/atau bentuk pembelajaran lain yang setara adalah 170 (seratus tujuh puluh) menit per minggu per semester.
Kegiatan selama satu semester terdiri atas 16-18 minggu kuliah atau kegiatan terjadwal lainnya, berikut kegiatan pendukungnya, termasuk 2 minggu ujian tengah semester dan 2 minggu ujian akhir semester.
Semua kegiatan pendidikan yang wajib dilakukan oleh setiap mahasiswa untuk mencapai jenjang sarjana merupakan beban akademik sebesar 144 SKS yang terbagi dalam 8 (delapan) semester.
Mahasiswa program pendidikan sarjana dengan beban studi rata-rata sekitar 18-20 SKS per semester diharapkan dapat melakukan melakukan 18-20 jam interaksi terjadwal dengan dosen, 18-20 jam kegiatan terstruktur, dan 18-20 jam kegiatan belajar mandiri.
Mata Ajaran
Mata Ajaran (MA) pada kurikulum pendidikan sarjana FTUI dikelompokkan menjadi MA Pengembangan Kepribadian (12,5%), MA Dasar Teknik (15-20%), MA Dasar Keahlian (30-35%), dan MA Keahlian (35- 40%). Mata ajaran dapat dikategorikan sebagai mata ajaran wajib dan mata ajaran pilihan serta dapat diambil secara lintas departemen ataupun secara lintas fakultas.
Indeks Prestasi (IP)
Evaluasi prestasi atau kemajuan belajar mahasiswa dilakukan menggunakan Indeks Prestasi (IP) baik Indeks Prestasi Semester (IPS) atau Indeks Prestasi Kumulatif (IPK). Cara menghitung IP adalah:
43
Penjumlahan hasil perkalian antara sks dengan bobot nilai huruf untuk setiap mata kuliah, dibagi dengan jumlah sks.
Indeks Prestasi Semester (IPS)
Indeks Prestasi yang dihitung dari semua nilai mata kuliah yang diambil dalam satu semester, kecuali mata kuliah yang memiliki kode huruf BS, I, dan TK.
Indeks Prestasi Kumulatif (IPK)
Jika perhitungan melibatkan keseluruhan nilai MA yang diambil selama mengikuti programpendidikan maka diperoleh Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) yang digunakan untuk evaluasi putus studi. Mata Ajaran yang diperhitungkanadalah yang didaftarkan dalam Isian RencanaStudi (IRS). Besarnya IPK diperoleh dari semua mata kuliah yang memiliki nilai C atau lebih baik dari C sejak semester pertama hingga semester terakhir, kecuali mata kuliah yang memiliki kode huruf BS, I, dan TK.
Penilaian Keberhasilan Studi
Penilaian kemampuan akademik mahasiswadilakukan secara berkesinambungan dengan cara memberikan tugas, pekerjaan rumah, kuis, atau ujian yang diberikan sepanjang semester. Untuk setiap mata ajaran, ada dua komponen penilaian minimal yang dapat mencakup ujian tengah semester (UTS) dan ujian akhir semester (UAS). Mahasiswa akan dinilai kemampuan akademiknya apabila memenuhi persyaratan sebagai berikut:
• Mata Ajaran bersangkutan telah tercantum sebagai mata kuliah yang diambil SKS-nya berdasarkan lembar perwalian yang telah diverifikasi pembimbing akademik (PA) sewaktu melakukan perwalian online
• Telah menyelesaikan semua kewajiban yang diisyaratkan pada saat registrasi administrasi dan registrasi akademik untuk semester yang berlangsung
• Telah menyelesaikan tugas akademik yang dipersyaratkan
Grades
At the end of each semester, students may download Semester Grade Record as a report on their academic performance from SIAK NG. Assessment of study efficacy is carried out using letters and academic load in accordance with Table 2.1.
Table 2.1. Grade Value and Points MA MA