BAB III METODE PENELITIAN
3.4. Teknik Pengumpulan Data dan Instrumen Penelitian
Setiap penelitian yang dilakukan tentu menggunakan beberapa teknik dan instrument penelitian, dimana teknik dan instrumen yang satu dengan yang lainnya saling menguatkan agar data yang diperoleh dari lapangan benar-benar valid dan otentik.
3.4.1 Pengamatan ini dilakukan oleh peneliti untuk mendapatkan hasil yang ingin dicapai. Observasi ini dilakukan di MAN 2 Parepare. Dengan mengamati
pelaksanaan dakwah yang dilakukan setiap pagi sebelum dilaksanakan shalat dhuha berjamaah oleh setiap tiga kelas. Dan setiap tiga kelas tersebut terdapat tiga perwakilan peserta didik yang telah diberi jadwal untuk melaksankan dakwah. Akan tetapi, pelaksanaan dakwah tidak selalu dilakukan oleh tiga orang setiap harinya, terkadang hanya satu atau dua perwakilan sebelum shalat dhuha dilaksanakan. Hal itu dikarenakan beberapa faktor, diantaranya pemanfaatan waktu atau kedisiplinan pendidik dalam mengarahkan peserta didiknya karena dakwah dilakukan sebelum shalat dhuha yakni jam 07.00 sehingga tidak cukup waktu untuk menampilkan ketiga peserta didik yang telah ditunjuk tersebut, kemudian terkadang peserta didik yang telah ditunjuk tidak bisa melaksanakan tugasnya dengan alasan sakit atau tanpa alasan.
Instrumen observasi berupa check list. Pengamatan ini dilakukan saat kegiatan dakwah berlangsung, peserta didik yang telah melaksanakan dakwah sedang aktif menggunakan aplikasi facebook, you tube dan instagram serta mengamati peserta didik dalam berkomunikasi dengan pendidik atau gurunya dan kepada sesama peserta didik. Selama observasi, peneliti juga melakukan wawancara terhadap salah seorang panitia pelaksana dakwah yang bernama Uswatun Hasanah bahwa pelaksanaan dakwah ini diselenggarakan oleh Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) khususnya bidang keagamaan dan rutin dilaksanakan setiap hari senin sampai sabtu. Peneliti juga sempat mewawancarai guru bidang kurikulum bernama ibu Hadriah S.Ag saat hari pertama membawa undangan izin meneliti, beliau memaparkan bahwa dakwah tersebut sepenuhnya diberi kepercayaan kepada pengurus OSIM bidang keagamaan untuk mengatur pelaksanaan dakwah dan terdapat absen
untuk kelas yang mendapat jadwal pelaksanaan shalat dhuha pada hari tersebut.
3.4.2 Instrumen yang berupa angket kuesioner ini merupakan alat ukur untuk mengetahui apakah ada pengaruh atau tidak variabel bebas (X) terhadap variabel terikat (Y) dalam penelitian ini. Jenis angket yang di gunakan dalam penelitian ini adalah instrumen kuesioner menggunakan skala likert, dengan 22 pernyataan tentang pelaksanaan dakwah, yang terdiri atas pernyataan positif dan negatif. Masing-masing pernyataan diikuti 4 alternatif jawaban, yaitu Sangat Setuju (SS), Setuju (S), Kurang Setuju (KS), Tidak Setuju (TS).
Dengan scoring 4, 3, 2, 1 untuk pernyataan positif dan 1, 2, 3, 4 untuk pernyataan negatif. Adapun pengujian instrument, menggunakan uji validitas dan reliabilitas instrument.
Tabel 3.1 Kisi-kisi Instrumen Penelitian
Variabel Indikator
Item
Positif Negatif
Pelaksanaan training Dakwah
Pelaksanaan dakwah 1,2,3,4,5,6,7 Penggunaan media aplikasi dalam
dakwah
8,9,10,11,12,13
Durasi waktu pelaksanaan dakwah 14,15,16 Manfaat dakwah 17,18,19,21,22 20 Berdasarkan tabel di atas dapat diketahui bahwa, variabel dalam kisi-kisi instrumen penelitian ini adalah Pelaksanaan Dakwah, yang terdiri dari beberapa indikator, yaitu pelaksanaan dakwah dengan item pernyataan No. 1,2,3,4,5,6,7 untuk pernyataan positif. Penggunaan media aplikasi dalam dakwah dengan item pernyataan No. 8,9,10,11,12,13 untuk penyataan positif. Durasi waktu pelaksanaan
dakwah dengan item pernyataan No. 14, 15, 16 untuk negatif. Manfaat dakwah dengan item pernyataan No. 17, 18, 19, 21, 22 untuk penyataan positif, dan No. 20 untuk item negatif.
3.4.3 Instrumen untuk dokumentasi berupa foto proses pelaksanaan dakwah beberapa peserta didik, foto peserta didik saat menggunakan aplikasi facebook, you tube dan instagram serta arsip prestasi-prestasi dakwah yang telah diraih peserta didik MAN 2 Parepare.
1. Uji Validitas dan Reliabilitas Instrumen Penelitian a. Uji validitas instrumen
Kriteria pengujian validitas dengan menggunakan rumus product moment yaitu jika rhitung>rtabel maka instrument valid.75
r
xy=
πβππ=1π₯π.π¦πβ(βππ=1π₯π)(βππ=1π¦π)β[πβππ=1π₯π2β(βππ=1π₯π)2][πβππ=1π¦2β(βππ=1π¦)2]
dimana:
ππ₯π¦ = Koefisien Korelasi
βπ₯π¦ = nilai item pertanyaan ke-i
π¦π = jumlah seluruh skor item pertanyaan π = banyaknya responden
Dapat juga dilakukan pengujian dengan menggunakan alat bantu SPSS 21 (Analyze β Correlate β Bivariate β Correlations Coefficient klik Pearson).
Dengan ketentuan jika ππ₯π¦ lebih besar dari ππ‘ππππ, maka item pernyataan yang dinyatakan valid pada tingkat signifikan Ξ± = 5%.
75Syofyan Siregar, Metode Penelitian Kuantitatif Dilengkapi Dengan Perbandingan Perhitungan Manual & SPSS (Banten: Prenada Media Group, 2013), h. 47-48.
Jika nilai Sig. (2-tailed) β€ Ξ±, maka instrumen valid.
Jika nilai Sig. (2-tailed) > Ξ±, maka instrumen tidak valid.76 Tabel 3.2 Hasil Uji Validitas Instrument Variabel X
No.
item
rxy Nilai Sig. (2-tailed) Nilai Ξ± rtabel Keterangan
1 0,562 0,001 0,05 0,361 Valid
2 0,736 0,000 0,05 0,361 Valid
3 0,239 0,204 0,05 0,361 Tidak valid
4 0,412 0,024 0,05 0,361 Valid
5 0,593 0,001 0,05 0,361 Valid
6 0,239 0,204 0,05 0,361 Tidak valid
7 0,665 0,000 0,05 0,361 Valid
8 0,739 0,000 0,05 0,361 Valid
9 0,539 0,002 0,05 0,361 Valid
10 0,770 0,000 0,05 0,361 Valid
Berdasarkan data tabel, diketahui bahwa uji validitas instrument variabel X (pelaksanaan dakwah) pada awalnya terdapat 10 item pernyataan. Setelah dilakukan uji validitas data, hanya terdapat 8 item pernyataan yang valid dan 2 diantaranya tidak valid.
Tabel 3.3 Hasil Uji Validitas Instrument Variabel Y No.
item
rxy Nilai Sig. (2-tailed) Nilai Ξ± rtabel Keterangan
1 0,581 0,001 0,05 0,361 Valid
76Syofian Siregar, Statistik Parametrik Untuk Penelitian Kuantitatif Dilengkapi Dengan Perhitungan Manual dan Aplikasi SPSS Versi 17 (Cet. II; Jakarta: Bumi Aksara, 2015). h. 77.
2 0,704 0,000 0,05 0,361
Valid
3 0,362 0,049 0,05 0,361
Valid
4 0,687 0,000 0,05 0,361
Valid
5 0,322 0,082 0,05 0,361
Tidak valid
6 0,472 0,008 0,05 0,361
Valid
7 0,307 0,099 0,05 0,361 Tidak valid
8 0,647 0,000 0,05 0,361 Valid
9 0,374 0,042 0,05 0,361 Valid
10 0,483 0,007 0,05 0,361 Valid
11 0,537 0,002 0,05 0,361 Valid
12 0,343 0,062 0,05 0,361 Tidak valid
Berdasarkan data tabel, diketahui bahwa uji validitas instrument variabel Y (tingkat kepercayaan diri peserta didik) pada awalnya terdapat 12 item pernyataan.
Setelah dilakukan uji validitas data, hanya terdapat 9 item pernyataan yang valid dan 3 diantaranya tidak valid.
b. Uji Reliabilitas Instrumen
Pengujian reliabilitas dengan menggunakan teknik alfa Cronbach, Dapat juga dilakukan pengujian dengan menggunakan alat bantu SPSS 21 dengan rumus Alpha Cronbach (Analyze β Scale β Reability Analysis) dengan kriteria suatu instrument penelitian dikatakan reliabel menurut Syofian Siregar dalam bukunya, bila koefisien reliabilitas (r) > 0,6.77
ππ= πΎ
πΎ β 1(1 βππ2 ππ‘2)
77Syofian Siregar, Statistik Parametrik Untuk Penelitian Kuantitatif Dilengkapi Dengan Perhitungan Manual dan Aplikasi SPSS Versi 17, h. 90.
Keterangan:
ππ = nilai Koefisien alfa-Cronbach
πΎ = Banyaknya item instrumen yang validππ2 = Variansi item ππ‘2 = Variansi total
Dengan:
π
π2=
π½πΎππ
β
π½πΎππ2
π
π‘2=
β π₯π‘2π
β
(β π₯π‘)2
π2
Keterangan:
π½πΎπ = Jumlah kuadrat item π½πΎπ = Jumlah kuadrat subjek
ππ‘ = jumlah skor item pertanyaan yang valid.
Berdasarkan data tabel 3.4 diatas dapat diketahui bahwa, variabel pelaksanaan dakwah (X) memiliki koefisien Alpha Cronbach (0,782), maka dari itu instrument dapat dikatakan reliable karena r11 0,782 > 0,6. Sedangkan variabel tingkat kepercayaan diri peserta didik (Y) dapat diketahui memiliki koefisien Alpha Cronbach (0.730), maka dari itu instrument dapat dikatakan reliable karena r11=0,730
> 0,6.
3.5 Teknik Analisis Data