• Tidak ada hasil yang ditemukan

Tema “Aku Sayang Bumi”

Pelajar Pancasila

Bab 3 Bab 3

B. Apakah Tema di PAUD Selaras dengan Tema di Jenjang SD?

1. Tema “Aku Sayang Bumi”

Poin­Poin Kunci:

1. Pengenalan isu lingkungan

2. Memelihara dan ramah lingkungan

Gambar 3.2 Tema “Aku Sayang Bumi”

Mengapa tema “Aku Sayang Bumi” ini perlu dikenalkan anak pada fase fondasi?

Isu lingkungan yang akhir-akhir ini menjadi berita yang sering muncul adalah banyaknya tempat pembuangan sampah akhir yang tidak mampu menampung

Bab 3 | Penguatan Nilai-Nilai Baik Melalui Empat Tema Projek Penguatan Proil Pelajar Pancasila

31

luapan sampah. Sungai dan laut penuh dengan sampah, terutama sampah plastik yang sudah berubah menjadi mikroplastik yang dimakan oleh ikan.

Pada akhirnya, ikan tersebut dikonsumsi oleh manusia. Masalah lainnya adalah sumber air yang semakin berkurang dan perubahan iklim yang ekstrim. Isu-isu tersebut banyak diperbincangkan di tingkat regional, nasional, internasional.

Berikut ini beberapa contoh konten digital terkait isu lingkungan yang dapat digunakan untuk memantik diskusi dengan peserta didik. Teman-teman pendidik PAUD sebaiknya memilih konten digital yang sesuai dengan kondisi daerah setempat.

Tabel 3.1 Gambar dan Tautan Berita Terkait Isu Lingkungan

Permasalahan sampah tidak hanya terjadi di kota-kota pulau Jawa namun juga di sebagian besar kota di seluruh Indonesia.

Pranala https://buku.

kemdikbud.go.id/s/

beritatumpukansampah Pindai!

Sampah plastik yang dibuang di sungai akhirnya bermuara di laut dan terurai menjadi mikroplastik.

Keberadaan mikroplastik di laut di lepas pantai Rio de Janeiro di Brazil menunjukkan jumlah yang semakin tinggi.

Pranala https://buku.

kemdikbud.go.id/s/

beritamikroplastikdilaut Pindai!

Gelombang panas dirasakan di berbagai belahan dunia. Hal ini menyebabkan perubahan suhu yang cukup ekstrim.

Pendidihan Global ini adalah salah satu tanda bahwa kondisi iklim lagi tidak baik- baik saja.

Pranala https://buku.kemdikbud.

go.id/s/beritaperubahaniklim

Pindai!

Kebakaran hutan di gunung Merbabu akibat dari musim kemarau panjang dan cuaca panas yang ekstrim.

Pranala https://buku.kemdikbud.

go.id/s/beritakebakaranhutan

Pindai!

Pembelajaran pada tema “Aku Sayang Bumi” ini bertujuan untuk mengenalkan peserta didik tentang pentingnya menjaga lingkungan. Tema ini juga membangun pemahaman tentang hubungan sebab akibat antara isu lingkungan dengan aktivitas manusia. Pemahaman ini akan membangun kesadaran untuk memiliki gaya hidup yang ramah lingkungan. Oleh karena itu, anak perlu tahu bahwa pola konsumsi, gaya hidup, dan perlakuan mereka terhadap lingkungan akan memberikan dampak yang sangat signiikan pada bumi. Tema ini sangat luas dan bisa dikembangkan menjadi beberapa topik.

Pemilihan topik dan pemberian pemantik yang tepat dapat menginspirasi anak untuk melakukan investigasi mendalam melalui pembelajaran berbasis projek.

Dalam proses investigasi, anak dapat mengenali dan belajar merawat ciptaan Tuhan. Anak juga bisa berkreasi menggunakan bahan-bahan yang tidak terpakai untuk memperpanjang waktu gunanya. Pendidik dapat menyelenggarakan projek-projek kecil agar anak dapat bersyukur atas

Bab 3 | Penguatan Nilai-Nilai Baik Melalui Empat Tema Projek Penguatan Proil Pelajar Pancasila

33

karunia lingkungan alam sekitar. Rasa syukur ini diwujudkan dengan menjaga kebersihan dan merawat lingkungan alam sekitarnya. Melalui projek-projek ini, diharapkan tumbuh kesadaran anak untuk bersikap dan berperilaku ramah lingkungan sehingga kelak anak akan terdorong untuk mencari jalan keluar dalam mengatasi masalah lingkungannya dan dapat mempromosikan gaya hidup serta praktik kerja yang berkelanjutan. Gaya hidup berkelanjutan ini selaras dengan tema projek penguatan proil pelajar Pancasila di SD.

Contoh topik yang bisa dikembangkan adalah “Berkebun”, “Saluran Air yang Bersih”, “Sungai di Kotaku”, “Hijau Hutanku”, “Memelihara Ikan”,

“Menghemat Kertas”, “Bijak Menggunakan Air/Listrik”, “Mengembangkan Kreasi Tas Belanja Unik”, “Pengelolaan Sampah”, dan “Mengurangi Polusi Udara”. Kalau di sekolah Bapak/Ibu memilih tema “Aku Sayang Bumi”, kira- kira topik mana yang paling sesuai?

Catatan bagi pendidik, kegiatan yang dilakukan pada topik yang berkaitan dengan pengelolaan sampah sebaiknya memperhatikan prinsip 4R, yaitu reduce (mengurangi sampah yang dihasilkan), reuse (menggunakan barang-barang yang bisa dimanfaatkan kembali), recycle (mendaur ulang), dan renewable (mengganti barang yang kita pakai dengan yang lebih ramah lingkungan).

Gambar 3.3 Prinsip 4R

Jangan sampai produk yang dihasilkan dari kegiatan ini malah nantinya menjadi tambahan sampah, seperti kreasi baju yang terbuat dari kertas ataupun plastik bekas untuk fashion show. Setelah kegiatan fashion show kreasi baju tersebut akan dibuang. Kreasi botol bekas digabungkan dengan berbagai media, tetapi hasilnya tidak bisa dipakai dalam jangka waktu yang lama.

Akhirnya, plastik tersebut akan menjadi sampah lagi yang malah sulit untuk didaur ulang.

Prinsip 4R di atas semestinya dapat dibangun melalui budaya sekolah, atau hasil dari projek, contohnya adalah membuat kesepakatan setelah projek bahwa kebiasaan baru berupa (1) mengimbau orang tua agar membawakan bekal anak dalam wadah yang bisa digunakan ulang; (2) membawa botol minum untuk bisa diisi ulang dengan air minum di sekolah, baik dalam pembelajaran maupun saat ada pertemuan dengan wali murid; (3) membuang sampah sesuai jenisnya; (4)membawa lap tangan untuk digunakan setelah mencuci tangan untuk mengurangi penggunaan tisu; serta (5) membiasakan membawa tas jinjing untuk berjaga-jaga apabila dibutuhkan. Satuan pendidikan juga bisa mulai menghemat penggunaan kertas (paperless) untuk keperluan administrasi dan keperluan lain terkait pembelajaran; membuat teba modern/

biopori besar untuk menampung sampah organik, seperti sisa makanan, daun kering, dan sampah organik lainnya; serta membuat gerakan menanam tanaman pembersih polusi udara.

Tabel 3.2 Inspirasi Pelaksanaan Prinsip 4R

Keterangan Pranala Kode QR

Panduan tentang bagaimana mengedukasi pengurangan sampah plastik melalui budaya sekolah.

Cara Kreatif Pengolahan Sampah Plastik

https://buku.kemdikbud.go.id/s/

panduanedukasisampahplastik

Pindai!

Bab 3 | Penguatan Nilai-Nilai Baik Melalui Empat Tema Projek Penguatan Proil Pelajar Pancasila

35

Keterangan Pranala Kode QR

Banyumas, salah satu kota di Jawa Tengah memiliki sistem pengolahan sampah terintegrasi, yang merupakan kolaborasi antara Pemerintah, Swasta (Greenprosa), Kelompok Swadaya Masyarakat dan BUMD.

Banyumas Zero Waste

https://buku.kemdikbud.go.id/s/

liputanpengelolasampah

Pindai!

Pengolahan sampah organik menggunakan biopori raksasa yang terbuat dari bis beton (semen cor untuk gorong- gorong)

Mengolah sampah organik dengan Teba Modern

https://buku.kemdikbud.go.id/s/

liputantebamodern1

https://buku.kemdikbud.go.id/s/

liputantebamodern2

Pindai!

Pindai!

Cara sederhana mengolah sampah organik dapur menjadi kompos dengan memanfaatkan bahan purna pakai (galon air minum 19 liter).

Kompos dari Sampah Dapur https://buku.kemdikbud.go.id/s/

liputankompossampahdapur

Pindai!

Referensi tanaman yang dapat dipakai menghijaukan lingkungan sekolah yang sekaligus dapat dimanfaatkan untuk membersihkan udara.

Tanaman Pembersih Udara https://buku.kemdikbud.go.id/s/

liputantanamanpembersihudara

Pindai!