• Tidak ada hasil yang ditemukan

TUGAS, DIKUMPULKAN PADA AKHIR KULIAH DI KOORDINATOR

Dalam dokumen Program Studi (Halaman 84-109)

RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER

10. TUGAS, DIKUMPULKAN PADA AKHIR KULIAH DI KOORDINATOR

11.

Mampu mengaplikasikan (analyse) (C4) dan

mendemonstasikan (P3) : upaya poromosi kawasan dan

bangunan konservasi dan pemberdayaan masyarakat dalam promosi

upaya poromosi kawasan dan bangunan konservasi dan pemberdayaan masyarakat dalam promosi

- Ceramah - Small group

Discussion

TM: 2 x 50’

BT + BM= (2 x60’) + (2 x 60’)

Diskusi

kelompok - Ketepatan

menjelaskan upaya poromosi kawasan dan bangunan konservasi dan pemberdayaan masyarakat dalam promosi

- Keaktifitan mahasiswa dalam diskusi

7,5

%

12. Mampu mengaplikasikan (analyse) (C4) dan

mendemonstasikan (P3) : upaya

upaya poromosi kawasan dan bangunan konservasi dan

- Ceramah - Small group

Discussion

TM: 2 x 50’

BT + BM= (2 x60’) + (2 x 60’)

Diskusi

kelompok - Ketepatan

menjelaskan upaya poromosi kawasan dan bangunan

7,5

%

poromosi kawasan dan

bangunan konservasi dan Trend torism heritage serta dampaknya

Trend torism heritage beserta dampaknya

konservasi dan Trend torism heritage besrta dampaknya

- Keaktifitan mahasiswa dalam diskusi

13.

Mampu mengaplikasikan (analyse) (C4) dan memformulasikan (P4) : konservasi , tindakan dan kebijakan pemerintah : kebijakan pemerintah dalam upaya konservasi di Indonesia, Asia dan di Negara Barat

masalah konservasi , tindakan dan kebijakan pemerintah : dalam upaya konservasi di Indonesia, Asia dan di Negara Barat

- Ceramah - Small group

Discussion

TM: 2 x 50’

BT + BM= (2 x60’) + (2 x 60’)

Diskusi

kelompok - Ketepatan menjelaskan

konservasi , tindakan dan kebijakan pemerintah :

kebijakan pemerintah dalam upaya

konservasi di Indonesia, Asia dan di Negara Barat - Keaktifitan

mahasiswa dalam diskusi

10

%

14.

Mampu mengaplikasikan (analyse) (C4) dan memformulasikan (P4) : konservasi , tindakan dan kebijakan pemerintah : Upaya konservasi bangunan/ kota (kolonial/ Islamic Heritage/ etnic city heritage/ traditional city heritage)

masalah konservasi , tindakan dan kebijakan pemerintah : Upaya konservasi bangunan/ kota (kolonial/ Islamic Heritage/ etnic city heritage/

traditional city heritage)

- Ceramah - Small group

Discussion

TM: 2 x 50’

BT + BM= (2 x60’) + (2 x 60’)

Diskusi

kelompok - Ketepatan menjelaskan

konservasi , tindakan dan kebijakan pemerintah : Upaya konservasi

bangunan/ kota (kolonial/ Islamic Heritage/ etnic city heritage/ traditional city heritage) - Keaktifitan

mahasiswa dalam diskusi

7,5

%

15

Mampu mengaplikasikan (analyse) (C4) dan memformulasikan (P4) :

masalah konservasi , tindakan dan

- Ceramah - Small group

Discussion

TM: 2 x 50’

BT + BM= (2 x60’) + (2 x

Diskusi

kelompok - Ketepatan menjelaskan

konservasi , tindakan 7,5

konservasi , tindakan dan kebijakan pemerintah : Upaya konservasi bangunan/ kota (kolonial/ Islamic Heritage/ etnic city heritage/ traditional city heritage)

kebijakan pemerintah : Upaya konservasi bangunan/ kota (kolonial/ Islamic Heritage/ etnic city heritage/

traditional city heritage)

60’) dan kebijakan

pemerintah : Upaya konservasi

bangunan/ kota (kolonial/ Islamic Heritage/ etnic city heritage/ traditional city heritage) - Keaktifitan

mahasiswa dalam diskusi

%

16 U A S - -

8. DaftarReferensi: 31 Cohen, Nahoum. Urban Conservation, Massachusetsts, 1999.

32 Eko Budihardjo. Arsitektur Pembangunan dan Konservasi, Djambatan, Jakarta. 1997 33 Larkham, Peter J. Conservation and The City. London 1997

34 Wiryomartono, Bagoes. Seni Bangunan dan Seni Bina Kota di Indonesia. Gramedia.

Jakarta 1995

35 Williams, Norman. Reading in Historic Preservation. Why? What? How? University of New Jersey. 198

36 Adrisijanti, Inajati. 2000. Arkeologi Perkotaan Mataram Islam. Penerbit Jendela Yogyakarta

37 Geldern, Heine Robert. 1982. Konsepsi Tentang Negara dan Kedudukan Raja di Asia Tenggara. Jakarta: CV. Rajawali

38 Colombijn, Freek dkk. 2005. Kota Lama Kota Baru Sejarah Kota-Kota Di Indonesia.

Jogjakarta: Ombak

39 Tjandrasasmita, Uka. 2009. Arkeologi Islam. Kebudayaan Islam. Penerbit Jakarta 40 Rukayah, 2010. Simbiosis di Ruang Terbuka Kota Simpang Lima Semarang, Disertasi,

Tidak diterbitkan. Program Doktor Teknik Arsitektur dan Perkotaan Universitas Diponegoro 41 Rukayah, Bharoto, 2012 (a). Bazaar in Urban Open Space as Contain and Container Case

study: Alun-alun Lama and Simpang Lima Semarang, Central Java, Indonesia. Procedia Social and Behavioral Sciences. www. Sciencedirect.com

42 Rukayah, Bharoto, Abdul Malik 2012 (b). Between Colonial, Moslem, and Post-

Independence Era, Which Layer of Urban Patterns Should Be Conserved?. Procedia Social and Behavioral Sciences. www. Sciencedirect.com

43 Rukayah, Ardiyan Adhi Wibowo, Sri Hartuti Wahyuningrum, 2014, Batik Shopping Corridor as City Branding Of Pekalongan, Central Java, rocedia S ocial and Behavioral Sciences.

www. Sciencedirect.com

RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER

Program Studi : Magister Arsitektur (S-2) Fakultas: Teknik

Mata Kuliah: Perumahan dan Permukiman Kode: PTAR

8625

SKS: 3 Sem: 2

Dosen Pengampu: Edward E. Pandelaki, ST, MT, Ph.D; Dr.Ir. Wijayanti, M.Eng Capaian Pembelajaran

Mata Kuliah:

Mampu memahami, menganalisis sistem perumahan dan permukiman secara spesifik serta mengetahui langkah - langkah penanggulangannya.

Deskripsi singkat Mata Kuliah: Membahas pengertian dan batasan Rumah, Perumahan dan Permukiman; Aspek-aspek fisik dan non fisik perumahan permukiman; Tipologi dan karakteristik perumahan permukiman; Lingkungan Perumahan dan Permukiman (neighbourhood ) dan komponennya; Kebijakan pembangunan perumahan/permukiman; Perbaikan dan peremajaan permukiman kota; Permukiman kumuh;

Permukiman berkelanjutan; Tugas Studi Kasus.

1 2 3 4 5 6 7

Ming gu ke

Kemampuan Akhir tiap tahapan pembelajaran

Bahan Kajian/ Pokok Bahasan

Metode

Pembelajaran Waktu

Pengalaman Belajar Mahasiswa

Penilaian

Kriteria & Indikator B o b o t

(

% ) 1.  Mahasiswa memahami

kontrak perkuliahan selama satu semester.

 Mahasiswa dapat

 Pengantar, kontrak perkuliahan dan strategi pembelajaran, serta pembagian

Contextual Intruction

Discover Learning

TM : 100 menit

Pemahaman  Pemahaman materi (critical thinking/kognitif)

5

%

menjelaskan pengertian dan batasan tentang perumahan dan permukiman.

kelompok diskusi.

 Pengertian dan batasan rumah, perumahan, dan permukiman.

2. Mampu mengetahui,

memahami dan menganalisa pengertian dan unsur – unsur perumahan dan permukiman.

Materi Pengantar Perumahan dan Permukiman.

 Pengertian

 Fungsi

 Unsur – unsur

 Sejarah dan budaya dalam bermukim

 Morfologi permukiman

- Kuliah Interaktif - Diskusi Kelas

TM : 100 menit

Pemahaman dan Berpikir kritis

 Pemahaman materi (critical thinking/kognitif)

 Kesesuaian pustaka (critical review/kognitif)

 Kontribusi keaktifan dalam kuliah interaktif (softskills/physiko motorik)

 Kedisiplinan (afektif)

5

%

3. Mampu mengetahui, memahami, menganalisa aspek - aspek perumahan dan permukiman.

Materi Aspek – Aspek Perumahan dan Permukiman.

- Kuliah Interaktif - Diskusi Kelas

TM : 100 menit

Pemahaman dan Berpikir kritis

 Pemahaman materi (critical thinking/kognitif)

 Kesesuaian pustaka (critical review/kognitif)

 Kontribusi keaktifan dalam kuliah interaktif (softskills/physiko motorik)

 Kedisiplinan (afektif)

5

%

4. Mampu mengetahui, Materi tentang Kebijakan - Kuliah TM : Pemahaman dan  Pemahaman 5

memahami, menganalisa kebijakan pembangunan perumahan dan permukiman.

Pembangunan Perumahan dan Permukiman di Indonesia.

Tantangan dan kendala pembangunan

perumahan dan permukiman di Indonesia.

Interaktif - Diskusi Kelas

100 menit Berpikir kritis materi (critical thinking/kognitif)

 Kesesuaian pustaka (critical review/kognitif)

 Kontribusi keaktifan dalam kuliah interaktif (softskills/physiko motorik)

 Kedisiplinan (afektif)

%

5. Mahasiswa mampu mengetahui, memahami tipologi dan karakteristik perumahan dan permukiman.

Materi Tipologi dan Karakteristik Perumahan dan Permukiman.

- Kuliah Interaktif - Diskusi Kelas

TM : 100 menit

Pemahaman dan Berpikir kritis

 Pemahaman materi (critical thinking/kognitif)

 Kesesuaian pustaka (critical review/kognitif)

 Kontribusi keaktifan dalam kuliah interaktif (softskills/physiko motorik)

 Kedisiplinan (afektif)

5

%

6. Mampu mengetahui, memahami, menganalisa lingkungan perumahan dan permukiman (neighbourhood) serta komponennya.

Materi Lingkungan Perumahan dan Permukiman

(neighbourhood) beserta Komponennya

Pemaparan tentang tugas paper dan pembagian

- Kuliah Interaktif - Diskusi Kelas

TM : 100 menit

Pemahaman dan Berpikir kritis

 Pemahaman materi (critical thinking/kognitif)

 Kesesuaian pustaka (critical review/kognitif)

 Kontribusi

5

%

kelompok. keaktifan dalam kuliah interaktif (softskills/physiko motorik)

 Kedisiplinan (afektif)

7 - 

8. Mahasiswa mendapatkan review kegiatan perkuliahan berupa evaluasi (UTS).

Review dan pengkayaan materi melalui Ujian Tengah Semester.

- Ujian Tulis TM : 100 menit

Pemahaman  Evaluasi/Ujian materi

1 5

% 9. Mahasiswa mampu

mengetahui, memahami, dan menganalisa kualitas sebuah perumahan dan permukiman.

Materi Kualitas Sebuah Perumahan dan Permukiman.

- Kuliah Interaktif - Diskusi Kelas

TM : 100 menit

Pemahaman dan Berpikir kritis

 Pemahaman materi (critical thinking/kognitif)

 Kesesuaian pustaka (critical review/kognitif)

 Kontribusi keaktifan dalam kuliah interaktif (softskills/physiko motorik)

 Kedisiplinan (afektif)

5

%

10. Mahasiswa mampu

mengetahui, memahami, dan menganalisa issue

permukiman kumuh dan memberikan solusi terhadap kasus permasalahan yang ada.

Materi Permukiman Kumuh.

- Kuliah Interaktif - Diskusi Kelas

TM : 100 menit

Pemahaman dan Berpikir kritis

 Pemahaman materi (critical thinking/kognitif)

 Kesesuaian pustaka (critical review/kognitif)

 Kontribusi keaktifan dalam

5

%

kuliah interaktif (softskills/physiko motorik)

 Kedisiplinan (afektif) 11. Mahasiswa mampu

mengetahui, memahami, dan menganalisa mengenai kegiatan peremajaan dan perbaikan perumahan dan permukiman.

Materi Peremajaan dan Perbaikan Perumahan dan Permukiman.

- Kuliah Interaktif - Diskusi Kelas

TM : 100 menit

Pemahaman dan Berpikir kritis

 Pemahaman materi (critical thinking/kognitif)

 Kesesuaian pustaka (critical review/kognitif)

 Kontribusi keaktifan dalam kuliah interaktif (softskills/physiko motorik)

 Kedisiplinan (afektif)

5

%

12. Mahasiswa mampu

mengetahui, dan memahami permukiman berkelanjutan serta mampu menganalisa dan memberikan solusi terhadap permukiman berkelanjutan di Indonesia.

Materi Permukiman Berkelanjutan.

- Kuliah Interaktif - Diskusi Kelas

TM : 100 menit

Pemahaman dan Berpikir kritis

 Pemahaman materi (critical thinking/kognitif)

 Kesesuaian pustaka (critical review/kognitif)

 Kontribusi keaktifan dalam kuliah interaktif (softskills/physiko motorik)

 Kedisiplinan (afektif)

5

%

13. Mampu mengidentifikasi Pengumpulan tugas - Presentasi TM : Pemahaman,  Pemahaman 1

potensi, masalah, dan mengusulkan pemecahan masalah terhadap

Pembangunan Perumahan dan Permukiman di Indonesia.

paper.

Presentasi dan diskusi.

- Diskusi Kelas 100 menit Berpikir kritis dan analitis

materi (critical thinking/kognitif)

 Kesesuaian pustaka (critical review/kognitif)

 Kontribusi keaktifan dalam kuliah interaktif (softskills/physiko motorik)

 Kedisiplinan (afektif)

0

%

14. Mampu mengidentifikasi potensi, masalah, dan mengusulkan pemecahan masalah terhadap

Pembangunan Perumahan dan Permukiman di Indonesia.

Presentasi tugas dan diskusi.

- Presentasi - Diskusi Kelas

TM : 100 menit

Pemahaman, Berpikir kritis dan analitis

 Pemahaman materi (critical thinking/kognitif)

 Kesesuaian pustaka (critical review/kognitif)

 Kontribusi keaktifan dalam kuliah interaktif (softskills/physiko motorik)

 Kedisiplinan (afektif)

1 0

%

15. - 

16. Mahasiswa mendapatkan review kegiatan perkuliahan berupa evaluasi (UAS) dan dapat memberikan masukan sebagai bahan pertimbangan dalam pengembangan

Review pemahaman kegiatan perkuliahan yang telah dilakukan.

Penutup dan evaluasi perkuliahan melalui Ujian

- Ujian Tulis TM : 100 menit

Pemahaman  Evaluasi/Ujian materi

1 5

%

perkuliahan selanjutnya Akhir Semester.

Daftar Referensi : Anonim, Kepmen. PU. (1987). Pedoman Pembangunan Rumah Tidak Bersusun.

Chapin, F.S. (1985). Urban Land Use Planning. California: University of Illinois.

De Chiara, Joseph. (1978). Standar Perencanaan Tapak/Site Planning Standards. New York: McGraw Hill Press.

Direktorat Pekerjaan Umum. Undang-Undang RI No.1 Tahun 2011 tentang Perumahan dan Permukiman. Jakarta.

Doxiadis, Constantinos. (1968). Ekistics: An Introduction to The Science of Human Settlement. London:

Hutchinson.

________. (1977). Action for Human Settlements. Athen Center of Ekistics.

Hamby, W. F., dan Jones, Melvyn. (1991). Settlement Geography. Cambridge: Cambridge University.

John M., Levy. (2000). Contemporary Urban Planning. New Jersey: Prentice Hall.

Rapoport, Amos. (1969). House Form and Culture. New York: Prentice-Hall Inc. Englewoods Cliffs, N.J.

________. (1993). Housing Beyond Home: The Aspect of Resources and Sustainability. Surabaya: Pidato Pengukuhan Guru Besar, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

12. Strong, M. Et all. (1996). The Local Agenda 21 Planning Guide; an Introduction to Sustainable Development Planning. The international Council for Local Enviromental Initiatives (ICLEI). Canada.

Turner, Bertha. (1988). Building Community. London: Building Community Books.

Turner, J. F. C. (1976). Housing by People, Marions Boyars.

Turner, J. F. C., (1972). Housing as a Verb, in Freedom to Build. Eds: Turner J. F. C., Fichter R., The Macmilian Company.

Watson, Donald., etc. (2001). Time Saver Standards for Urban Design. New York: McGraw-Hill.

Yudohusodo, Siswono. (1991). Rumah untuk Seluruh Rakyat. Jakarta: Yayasan Padamu Negeri.

Zahnd, Markus. (1999). Perancangan Kota Secara Terpadu (Integreted Urban Design). Yogyakarta:

Kanisius.

RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER

Program Studi: S2 –ARSITEKTUR Fakultas: TEKNIK

Mata Kuliah: STUDIO PERANCANGAN

ARSITEKTUR

Kode: PTAR

8631

SKS: 4 Sem: 3

Dosen Pengampu: Dr.Ir Agung Budi Sardjono, MT, Prof. Dr.Ing, Ir Gagoek Hardiman , Dr.Ir. Eddy Prianto, CES. DEA Capaian Pembelajaran

Mata Kuliah:

Pada akhir kuliah mahasiswa S2 arsitektur semester 2 diharapkan mampu merancang arsitektur dengan basis penelitian dengan 60% benar.

Deskripsi singkat Mata Kuliah:

Mata kuliah ini mendukung perancangan secara keseluruhan dengan basis riset

1 2 3 4 5 6 7

Mingguke

Kemampuan Akhir tiap tahapan pembelajaran

Bahan Kajian/

PokokBahasan

Metode

Pembelajaran Waktu Pengalaman Belajar Mahasiswa

Penilaian Kriteria &

Indikator

Bobot (%)

1.

Mahasiswa dapat sistem dan tujuan perkuliahan

Pengantar

Perkuliahan.Tugas dan studio

Konsep Hubungan Desain dan Riset

CL (ceramah) 100 menit

Memahami sistem Perkuliahan

Pemahaman kontrak dan capaian MK

2.

Mahasiswa dapat memahami Post Occupancy Evaluation

Pengantar POE dalam desain

CL, DL (ceramah dan diskusi)

100 menit

Mahasiswa mampu memahami dasar POE

Pemahaman POE

3.

Mahasiswa mendiskusikan objek, fenomena dan permasalahan dalam POE

Kajian POE pada objek desain

CL, DL

(ceramahdandiskusi) 100 menit

Mahasiswa memahami faktor-faktor dalam POE

Diskusi objek dan masalah dalam POE

4.

Mahasiswa dapat memahami proposal riset perancangan

Penyusunan rencana riset

CL, DL

(ceramahdandiskusi) 100 menit

Mahasiswa mampu menyusun riset perancangan

Menjelaskan proposal riset

5.

Mahasiswa mampu memahami

dinamika permasalahan dalam pra rencana riset

Riset Kecil terbatas : Judul, Tujuan,

Metoda Menjawab permasalahan

CL, DL (ceramah dan diskusi)

100 menit

Mengenal dan memahami :

 proposal riset

 pengantar penulisan

 pemecahan masalah

Menjelaskan riset kecil

6.

Mahasiswa mampu mengkaji

operasional riset desain

Teknik

Pengumpulan dan kompilasi data

CL, DL, PBL 100

menit

Mahasiswa mampu memahami cara pengumpulan data

Menjelaskan pengumpulan data

7.

Mahasiswa akan memahami cara observasi

Teknik observasi dan pengolahan data

CL, DL, PBL 100

menit

Memahami pengamatan, pengukuran, interview

Menjelaskan teknik

observasi dan pengolahan data

8 UTS evaluasi Evaluasi riset 30%

9.

Mahasiswa mampu menganalisa hasil observasi

- Rujukan ke Teori

- Menuju

Temuan

- Diskripsi

- Sketsa

CL, DL (ceramah dan diskusi)

100 menit

Memahami langkah- langkah analisa observasi

Menjelaskan cara analisa risetnya

10.

Mahasiswa mampu menyimpulkan riset desain

Teknik mengambil kesimpulan

CL, DL (ceramah dan diskusi)

100 menit

memahami kesimpulan riset

Merumuskan temuan

11.

Mahasiswa mampu melanjutkan temuan menjadi perbaikan

Teknik melanjutkan temuan menjadi konsep perbaikan

CL, DL (ceramah dan diskusi)

100 menit

memahami memahami konsep perbaikan desain

Menjelaskan konsep saran dalam desain

12.

Mahasiswa mampu memahami konsep redesain

Gagasan perbaikan dalam desain

CL, DL (ceramah dan diskusi)

100 menit

memahami konsep redesain

Menjelaskan konteks redesain 13. Mahasiswa mampu Konsep perbaikan CL, DL, PBL 100 Penerapan konsep Memahami dan

menerapkan cakupan redesain

desain untuk keseluruhan atau sebagian

menit redesain keseluruhan dan sebagian

menerapkan redesain

14.

Mahasiswa mampu menerapkan redesain dalam bentuk gambar arsitektural

Presentasi tugas redesain

Review tugas 1 100 menit

Memahami

Implementasi/penerapan redesain

Menjelaskan contoh redesain

15

Mahasiswa mampu menerapkan redesain dalam bentuk gambar arsitektural (pengumpulan)

Perbaikan tugas redesain

Review tugas 1 100 menit

Memahami

Implementasi/penerapan redesain

Mengumpulkan tugas redesain

16

UAS penutup evaluasi 100

menit

Evaluasi capaian mahasiswa

70%

TOTAL 100%

8. DaftarReferensi:

Berryman, Treva, and Paula Myrick Short. 2009. “Shifting Developmental Studies into High Gear: A System Approach to Redesign in Tennessee.” Presentation at the National Forum on Education Policy, Nashville, Tennessee, July 10, 2009.

Berryman, Treva G., and Paula Myrick Short. 2010. “Leading Developmental Education Redesign to Increase Student Success and Reduce Costs.” The Enrollment Management Journal, winter.

Bichsel, Jacqueline. 2012. Analytics in Higher Education: Benefits, Barriers, Progress, and Recommendations. Louisville, CO: EDUCAUSE

Center for Applied Research. American Council on Education. 2015. Moving the Needle on Predictive Analytics. Quick Hit series paper. Washington, DC: American Council on Education.

Daggett, Liz. 2002. “Faculty Senate Questions Value of TBR proposals.”

Gagliardi, Jonathan S., Rebecca R. Martin, Kathleen Wise, and Charles Blaich. 2015. “The System Effect:

Scaling High-Impact Practices Across Campuses.” New Directions for Higher Education 169: 15–26 Jane Anderson, 2010, Basics Architecture 03: Architectural Design

Michael Brawne , 2003, Architectural Thought: The Design Process and The Expectant Eyes,

RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER

Program Studi: MAGISTER ARSITEKTUR Fakultas: Teknik

Mata Kuliah: STUDIO PERANCANGAN KOTA KodePTAR8632 SKS: 4 Sem: 3 Dosen Pengampu: 1. Dr. Ir. Suzanna Ratih Sari, MM, MA (SRS)

2. Dr.Ir. Atik Suprapti, MT (AS) 3. Dr.Ir. Budi Sudarwanto, MSA (BS) Capaian Pembelajaran

Mata Kuliah:

Mahasiswa mampu mengenali dan menganalisis permasalahan-permasalahan perkotaan dan mencari solusi terhadap permasalahan yang terjadi

Deskripsi singkat Mata Kuliah: Adalah mata kuliah yang berisi penyajian tentang permasalahan-permasalahan perkotaan dengan mengambil beberapa sample isu-isu permasalalahan perkotaan dan melakukan diskusi secara bersama untuk mencari solusi dari permasalahan-permasalahan yang diangkat

1 2 3 4 5 6 7

Min g gu ke

Kemampuan Akhir tiap tahapan pembelajaran

Bahan Kajian/

Pokok Bahasan

Metode

Pembelajaran Waktu

Pengalaman Belajar Mahasiswa

Penilaian Kriteria

&

Indikato

Bobo t (%) 1.

Mampu memahami tentang rencana

pembelajaran mata kuliah studio perkotaan

Pengantar umum tentang rencana pembelajaran, ruang lingkup &

issue-2 tentang

Ceramah, LCD, Diskusi (SRS)

100 Mendengarkan, Tanya Jawab, diskusi.

5%

2.

Mampu memahami cara-cara

pengidentifikasian permasalahan- permasalahan perkotaan di lapangan

Teknik-teknik survey dan pengidentifikasia n dan Teknik analisis terhadap permasalahan- permasalahan

Ceramah, LCD, Diskusi (SRS)

100 Mendengarkan, Tanya Jawab, diskusi.

5%

3.

Mampu membuka wacana terkait permasalahan

perkotaan melalui studi referensi dan jurnal

Membahas dan mengkaji contoh- contoh masalah perkotaan yang real di lapangan

Ceramah, LCD, Diskusi (SRS)

100 Mendengarkan, Tanya Jawab, diskusi.

5%

4. Mampu memahami tentang kondisi perkotaan secara real di lapangan

Studi kasus di lapangan sebagai bentuk implementasi dari proses

Ceramah,

LCD, Diskusi (SRS)

100 Diskusi, tanya jawab, konklusi.

5%

5.

Mampu menganalisis permasalahan- permasalahan perkotaan yang teridentifikasi dan mencoba membuat

Proses analisis permasalahan- permasalahan yang terjadi berikut dengan solusi desain dan

Ceramah, LCD, Presentasi

& Diskusi (SRS)

Mendengarkan, Tanya Jawab, diskusi.

5%

(SRS) 6.

Mahasiswa memahami kasus- kasus perkotaan yang lain dengan tema yang lain

Studi kasus yang kedua terkait dengan variasi permasalahan perkotaan yang lain

Ceramah, LCD, Presentasi

& Diskusi (SRS)

Mendengarkan, Tanya Jawab, diskusi.

5%

7.

Mampu membuat solusi dan strategi yang diambil untuk menjadi solusi dari permasalahan perkotaan yang diangkat

Penjelasan tentang cara-cara menentukan solusi dan menetapkan strategi dengan

Ceramah, LCD, Diskusi (AS)

Mendengarkan, Tanya Jawab, diskusi.

5%

8.

Evaluasi tugas /UTS Diskusi Ceramah, LCD, Diskusi

Mendengarkan, Tanya Jawab, diskusi.

5%

9. Mahasiswa mampu menyajikan dan mempresentasikan serta melakukan defense terhadap rencana desain yang dilakukan

Diskusi dan konsultasi tugas

Presentasi &

Diskusi (AS)

Diskusi, tanya jawab, konklusi.

10%

10. Mahasiswa mampu mengenali

dipermasalahan- permasalahan perkotaan yang lain

Penjelasan tentang kasus-kasus perkotaan yang lain terkait

Presentasi &

Diskusi (AS)

Diskusi, tanya jawab, konklusi.

10%

11. Mampu membuat solusi dan strategi yang diambil untuk menjadi solusi dari permasalahan perkotaan yang diangkat

Penjelasan tentang cara-cara menentukan solusi dan menetapkan strategi dengan

Presentasi &

Diskusi (EP)

Diskusi, tanya jawab, konklusi.

10%

12. Evaluasi progress tugas Diskusi Presentasi &

Diskusi (EP)

Diskusi, tanya jawab, konklusi.

10%

13.

Mahasiswa mampu

menyajikan dan mempresentasikan serta melakukan

Diskusi dan konsultasi tugas

Presentasi &

Diskusi (EP)

Diskusi, tanya jawab, konklusi.

10%

14 Kuliah Umum dengan dosen tamu

Pengkayaan teori perkotaan dengan

Presentasi &

Diskusi (AD)

Diskusi, tanya jawab, konklusi 15 Kuliah Umum

dengan dosen tamu

Pengkayaan teori perkotaan dengan

Presentasi &

Diskusi ( MK )

Diskusi, tanya jawab, konklusi

16. UAS Penyerahan

Laporan &

Presentasi &

Diskusi (SRS)

Diskusi, tanya jawab, konklusi.

10%

8. Daftar Referensi: 1. Ching, Francis. Dk.;1996 ;Arsitektur : Bentuk, Ruang dan Tatanan; Erlangga,

2. Shirvani, Hamid;1985;The Urban Design Process; Van Nostrand Reinhold Company,

3. Trancik, Roger ; 1986; Finding Lost Space : Theories Of Urban Design; Van Nostrand Reinhold Company,

4. Zahn, Markus, 1999, Perancangan Kota Secara Terpadu : Teori Perancangan Kota dan Penerapannya, Yogyakarta, Kanisius

5. Chiara, Joseph De dan lee E. Koppelmen. 1978; Standar Perencanaan Tapak. Jakarta ; Erlangga.

6. Daldjoeni, 1992; Geografi baru, organisasi keruangan dalam teori dan praktek; Penerbit Alumni, bandung.

7. Ilhami; 1990; Strategi Pembangunan Perkotaan di Indonesia; Penerbit Usaha Nasional, Surabaya.

8. Jayadinata, Johara T. 1992; Tata Guna Tanah dalam Perencanaan Kota dan Wilayah; Penerbit ITB, Bandung.

RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER Program Studi: Magister Arsitektur (S-2) Fakultas: Teknik

Mata Kuliah: Pra Tesis Kode: PTAR

8633

SKS: 3 Sem: 3

DosenPengampu: Dr. Ir. Suzanna Ratih Sari, MM., MA.; Edward E Pandelaki, ST.,MT.,PhD.

CapaianPembelajaran Mata Kuliah:

Setelah mengikuti Mata Kuliah Pra Tesis mahasiswa mampu melakukan penelitian sesuai dengan topik yang diangkat masing-masing mahasiswa itu sendiri, dan melanjutkan ke tahapan Tesis

Deskripsi singkat Mata Kuliah:

Mata kuliah Pra Tesis adalah awal mahasiswa melakukan penelitian sebelum nantinya melanjutkan ke tahapan tesis. Substansi dalam pra tesis adalah tahapan-tahapan dasar melakukan penelitian seperti membuat abstrak, pendahuluan, landasan teori, metodologi penelitian, hingga data obyek penelitian.

Mahasiswa diharapkan dapat merangkai substansi-substansi tersebut menjadi suatu awal penelitian (preface) yang berkesinambungan untuk nantinya dapat diteruskan di tahapan tesis.

1 2 3 4 5 6 7

Minggu

Kemampuan Akhir tiap tahapan pembelajaran

Bahan Kajian/ Pokok Bahasan

Metode

Pembelajaran Waktu

Pengalaman Belajar Mahasiswa

Penilaian

Kriteria & Indikator Bobot (%)

1.

Persiapan : Kuliah pengantar pra tesis dan persiapan artikel publikasi

Mengajak mahasiswa untuk peka terhadap permasalahan yang ada di sekitar untuk diangkat menjadi topik penelitian yang menarik

Tutorial Diskusi kelas Tanya jawab

TM: 2 x 50’

BT + BM=

(2 x60’) + (2 x 60’)

Diskusi kelas dengan dosen pengampu mata kuliah

Ketepatan dalam pemilihan topik penelitian baik untuk tesis maupun artikel publikasi

5 %

2.

Kuliah pengantar pra tesis dan persiapan artikel publikasi, serta Mahasiswa diminta mengusulkan nama dosen pembimbing

Memberi contoh-contoh penelitian yang

sederhana tetapi menarik. Mengambil contoh artikel pada jurnal nasional atau

internasional

Diskusi kelas Tanya jawab Bimbingan

TM: 2 x 50’

BT + BM=

(2 x60’) + (2 x 60’)

Diskusi kelas dengan dosen pengampu mata kuliah

Ketepatan dalam berpikir dan menentukan mana penelitian yang menarik, mana yang tidak

5 %

3. Mahasiswa telah Mengajak mahasiswa Diskusi kelas TM: 2 x Diskusi kelas Ketepatan dalam 5 %

mendapatkan nama dosen pembimbing, dan langsung berkonsultasi dengan dosen pembimbing terkait judul penelitian dan alur pikir penelitian

untuk dapat membuat judul penelitian yang menarik dan berbobot, serta membuat alur pikir yang dapat digunakan sebagai dasar penelitian

Tanya jawab Bimbingan

50’

BT + BM=

(2 x60’) + (2 x 60’)

dengan dosen pengampu mata kuliah dan bimbingan dengan dosen pembimbing

membuat judul penelitian yang menarik dan berbobot, serta alur pikir yang baik dan benar

4.

Kesepakatan judul penelitian dan melanjutkan ke Bab I Penduhuluan

Mengajak mahasiswa untuk mensinkronkan antara judul dengan subab yang ada pada Bab pendahuluan

Diskusi kelas Tanya jawab Bimbingan

TM: 2 x 50’

BT + BM=

(2 x60’) + (2 x 60’)

Diskusi kelas dengan dosen pengampu mata kuliah dan bimbingan dengan dosen pembimbing

Ketepatan dalam mensinkronkan judul dengan subab yang ada pada Bab pendahuluan

5 %

5.

Menyelesaikan Bab I Pendahuluan dan melanjutkan ke Bab II Kajian Teori

Memberi pemahaman pada mahasiswa bahwa kajian teori berbeda dengan tinjauan teori, karena dalam bab ini bukan berarti semua teori hanya di copy/paste, tetapi harus dikaji dan disimpulkan menjadi satu landasan teori/kerangka teoritik

Diskusi kelas Tanya jawab Bimbingan

TM: 2 x 50’

BT + BM=

(2 x60’) + (2 x 60’)

Diskusi kelas dengan dosen pengampu mata kuliah dan bimbingan dengan dosen pembimbing

Ketetapan dalam mengkaji beberapa teori dan

menyimpulkannya menjadi satu

landasan teori untuk digunakan sebagai landasaran penelitian

5 %

6. Menyelesaikan Bab II Kajian Teori dan mengkaitkan dengan judul dan pendahuluan

Memberi pemahaman bahwa tidak semua teori dapat dimasukkan, tetapi cukup yang relevan saja, yaitu mengambil kata kunci pada judul dan mencari teori-teori dari

Diskusi kelas Tanya jawab Bimbingan

TM: 2 x 50’

BT + BM=

(2 x60’) + (2 x 60’)

Diskusi kelas dengan dosen pengampu mata kuliah dan bimbingan dengan dosen pembimbing

Ketepatan dalam memilah teori yang relevan dan sesuai dengan judul dan permasalahan

5 %

Dalam dokumen Program Studi (Halaman 84-109)

Dokumen terkait