Kompetensi Inti
KI. 1 KI.2 Ki.3 KI.4
Menerima,
menjalankan, dan menghargai ajaran
agama yang
dianutnya
Menunjukkan perilaku
jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli, dan percaya diri dalam berinteraksi dengan keluarga, teman,
guru, dan
tetangganya serta cinta tanah air
Memahami pengetahuan
faktual dan
konseptual dengan cara mengamati,
menanya, dan
mencoba
berdasarkan rasa ingin tentang dirinya, makhluk ciptaan Tuhan dan kegiatannya, dan benda--benda yang dijumpainya di rumah, di sekolah dan tempat bermain
Menyajikan pengetahuan
faktual dan
konseptual dalam bahasa yang jelas sistematis dan logis, dalam karya yang estetis, dalam gerakan yang mencerminkan anak sehat, dan dalam tindakan yang
mencerminkan perilaku anak beriman dan berakhlak mulia
SEJARAH KEBUDAYAAN ISLAM - KELAS V
26
Kompetensi Dasar dan Indikator:
KD 1.2 KD 2.2 KD 3.2 KD 4.2
Menerima prinsip- prinsip demokrasi yang dilakukan Nabi Muhammad Saw. dalam menegakkan kesepakatan
dengan kelompok luar Islam
Menjalankan sikap toleran dalam menegakkan
berbagai kesepakatan
dengan kelompok nonmuslim
Menganalisis upaya Nabi Muhammad Saw.
dalam menegakkan berbagai kesepakatan dengan kelompok nonmuslim
Mengorganisasi informasi tentang
upaya Nabi
Muhammad Saw.
dalam menegakkan berbagai berbagai kesepakatan
dengan kelompok nonmuslim
Indikator:
1.2.1 Siswa mengikuti prinsip- prinsip demokrasi yang dilakukan Nabi Muhammad Saw. dalam menegakkan
kesepakatan
dengan kelompok luar Islam
1.2.2 Siswa mematuhi prinsip- prinsip demokrasi yang dilakukan Nabi Muhammad Saw. dalam menegakkan
kesepakatan
dengan kelompok luar Islam
Indikator:
2.2.1 Siswa dapat menunjukkan sikap toleran dalam menegakkan
berbagai kesepakatan
dengan kelompok nonmuslim
2.2.2 S iswa mampu mengaktualisasikan sikap toleran dalam menegakkan
berbagai kesepakatan
dengan kelompok nonmuslim
Indikator:
3.2.1 Siswa dapat menjelaskan upaya Nabi Muhammad Saw.
dalam menegakkan berbagai kesepakatan dengan kelompok nonmuslim
3.2.2 Siswa dapat mengimplementasikan
upaya Nabi
Muhammad Saw.
dalam menegakkan berbagai kesepakatan dengan kelompok nonmuslim
3.2.3 Siswa dapat menemukan makna tersirat upaya Nabi Muhammad Saw.
dalam menegakkan berbagai kesepakatan dengan kelompok nonmuslim
Indikator:
4.2.1 Siswa mampu mengelola informasi tentang
upaya Nabi
Muhammad Saw.
dalam menegakkan berbagai berbagai kesepakatan
dengan kelompok nonmuslim
4.2.2 S iswa mampu
mendiskusikan informasi tentang upaya Nabi Muhammad Saw.
dalam menegakkan berbagai berbagai kesepakatan
dengan kelompok nonmuslim
SEJARAH KEBUDAYAAN ISLAM - KELAS V
27
Peta Konsep:
KEGIATAN PEMBELAJARAN KOMPETENSI YANG DIKEMBANGKAN Pembelajaran 1
Menemukan informasi penting dari upaya Nabi Muhammad Saw. dalam menegakkan piagam Madinah
Menemukan makna tersirat peristiwa tersebut terkait dengan kehidupan sehari-hari
Mengamati relasi sosial keagamaaan di sekitarnya
Sikap:
M enerima, toleran Pengetahuan:
Informasi penting upaya Nabi Muhammad Saw. dalam menegakkan piagam Madinah
Makna tersirat upaya Nabi Muhammad Saw. dalam menegakkan piagam Madinah
Kegiatan sosial keagamaan di lingkungan siswa
Keterampilan:
Menemukan makna tersirat
Mengamati dan menyajikan laporan
Pembelajaran 2
Menemukan informasi penting dari upaya Nabi Muhammad Saw.
dalam melakukan perjanjian Hudaibiah
Menemukan makna tersirat peristiwa tersebut terkait dengan kehidupan sehari-hari
Mengamati kehidupan sosial keagamaan di sekitarnya
Sikap:
Menerima, toleran
Pengetahuan:
Informasi penting upaya Nabi Muhammad Saw. dalam melakukan perjanjian Hudaibiah
Makna tersirat upaya Nabi Muhammad Saw. dalam melakukan perjanjian Hudaibiah
Kegiatan sosial keagamaan di lingkungan siswa
Keterampilan:
Menemukan makna tersirat
Mengamati dan menyajikan laporan
SEJARAH KEBUDAYAAN ISLAM - KELAS V
28
Pembelajaran 3
Sikap:
Menemukan informasi penting dari upaya Nabi Muhammad Saw. dalam melakukan komunikasi dengan raja-raja nonmuslim
Menemukan makna tersirat peristiwa tersebut terkait dengan kehidupan sehari- hari
Mengamati kehidupan sosial kegamaan di sekitarnya
Menerima, toleran Pengetahuan:
Informasi penting upaya Nabi Muhammad Saw. dalam melakukan komunikasi dengan raja-raja nonmuslim
Makna tersirat upaya Nabi Muhammad Saw. dalam melakukan komunikasi dengan raja-raja nonmuslim
Kegiatan sosial keagamaan di lingkungan siswa
Keterampilan:
Menemukan makna tersirat
Mengamati dan menyajikan laporan
Negara kita penduduknya beraneka ragam agama, suku, adat istiadat, dan bahasa. Ada yang beragama Islam, Kristen, Protestan, Hindu, Budha, dan Konghuchu. Ada juga yang menganut aliran kepercayaan. Saudara kita sebangsa setanah air juga berasal dari berbagai macam suku, di antaranya ada suku Jawa, Dayak, Madura, Sunda, Minang, Batak, Melayu, Serawai, dan Betawi. Semuanya diikat menjadi satu kesatuan, Indonesia. Karenanya, slogan negara kita adalah Bhineka Tunggal Ika. Islam merupakan agama mayoritas. Umat Islam Indonesia mengikuti ajaran Rasulullah Saw. yakni menghormati keyakinan agama lain dan menghargai perbedaan suku dan adat istiadat. Keteladanan Rasulullah tersebut tercermin pada tindakan Rasulullah Saw. memimpin Madinah yang menjalin kesepakatan dengan nonmuslim.
SEJARAH KEBUDAYAAN ISLAM - KELAS V
29 A. Piagam Madinah; Kesepakatan Perdamaian
Gambar 8, Sumber : Iqro’ Foundation
Amatilah gambar di atas! Gambar di atas adalah sebagian isi piagam Madinah
Tahukan kamu apa itu “Piagam Madinah”? Piagam Madinah adalah kesepakatan antara umat Islam dan nonmuslim untuk hidup berdampingan dengan rukun dan damai di Madinah. Masing-masing pemeluk agama menjalankan agamanya dan harus saling menghormati. Mereka hidup dalam satu kesatuan meskipun beragam agama dan sukunya.
Di Madinah tidak hanya didiami oleh kaum muslimin Ansar dan Muhajirin, tetapi juga kaum Yahudi dan Masyarakat Arab yang belum masuk Islam. Dalam masyarakat yang majemuk ini, Nabi mengajarkan saling menghormati antarpemeluk agama.
Beliau mengajarkan sahabatnya untuk tidak menyakiti dan memerangi agama lain di Madinah selama mereka mau hidup berdampingan secara damai. Sikap Nabi ini menunjukkan kemuliaan Nabi sebagai rahmatan lil ‘alamin sekaligus contoh sikap kenegarawanan sejati.
Tetangga yang paling dekat dengan orang muslim di Madinah adalah orang-orang Yahudi. Sekalipun memendam kebencian dan permusuhan terhadap orang-orang
Ayo Membaca!
SEJARAH KEBUDAYAAN ISLAM - KELAS V
30
Muslim, namun mereka tidak berani menampakkannya Rasulullah menawarkan perjanjian kepada mereka, yang intinya memberikan kebebasan menjalankan agama dan mengelola kekayaan, dan tidak boleh saling menyerang atau memusuhi. Perjanjian ini dituangkan dalam piagam yang disebut Piagam Madina/Konstitusi Madinah.
Piagam Madinah merupakan dokumen yang menghargai hak-hak asasi manusia dan menjadi dasar hidup bermasyarakat yang harus ditaati semua pihak. Karena itu, Piagam Madinah menjadi dasar aturan (konstitusi) pertama di dunia. Kesaktian Piagam Madinah yang memancar melalui pasal demi pasal yang terkandung di dalamnya, mampu mendamaikan dan mengikat berbagai kelompok suku dan golongan dalam masyarakat Madinah, serta menyatukan umat Islam pendatang dari Makkah dengan penduduk asli Madinah secara umum.
Di antara isi Piagam Madinah, di antaranya adalah:
1. Semua kelompok yang menandatangani piagam merupakan suatu bangsa.
2. Masing-masing kelompok bebas menjalankan ajaran agamanya tanpa campur tangan kelompok lain
3. Bila salah satu kelompok diserang musuh, maka kelompok lain wajib untuk membelanya
4. Kewajiban penduduk Madinah, baik kaum Muslimin, nonmuslim, ataupun bangsa Yahudi, harus saling bantu membantu moril dan materiil.
5. Mereka harus saling menasehati, berbuat baik dan tidak boleh berbuat jahat.
6. Nabi Muhammad adalah pemimpin seluruh penduduk Madinah dan dia menyelesaikan masalah yang timbul antarkelompok.
Dengan disahkannya perjanjian ini, maka Madinah dan sekitarnya seakan-akan merupakan satu negara yang makmur. Pelaksana pemerintahan dan penguasa mayoritas adalah orang-orang Muslim, sehingga dengan begitu Madinah benar-benar menjadi ibukota bagi Islam.
SEJARAH KEBUDAYAAN ISLAM - KELAS V
31
Ayo Renungkan!
1. Apa topik pembelajaran yang paling menarik pada kegiatan pembelajaran hari ini? Mengapa?
...
...
2. Bagian mana dari kegiatan pembelajaran hari ini yang belum kamu pahami?
...
...
3. Ikatan kebangsaan di Madinah berhasil menyatukan muslim dan nonmuslim dalam mewujudkan masyarakat yang majemuk. Di negara kita terdapat semboyan Bhineka Tunggal Ika yang menyatukan keberagaman. Bagaimana pendapatmu?
...
...
Ayo Berdiskusi!
Diskusikan dengan teman-temanmu dan isikan dalam lembar berikut:
Nama Agama Tempat Ibadah Sikap Yang Menunjukkan Kerukunan
Sikap Yang Menunjukkan Permusuhan
SEJARAH KEBUDAYAAN ISLAM - KELAS V