• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV PENERAPAN DAN PENCAPAIAN STANDAR PELAYANAN MINIMAL

4.2 Urusan Kesehatan

97 pemecahannya. Adapun permasalahan yang dihadapi dalam penyelenggaraan pendidikan adalah sebagai berikut :

Permasalahan

1. Kondisi bangunan ruang kelas Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) terdapat bangunan yang rusak, kondisi tersebut secara langsung berdampak pada kelancaran proses belajar mengajar;

2. Berdasarkan Standar kualifikasi tenaga pendidikan secara formal di SD masih terdapat guru yang belum memenuhi kualifikasi pendidikan S-1;

3. Pemerataan guru, belum sepenuhnya dapat dilaksanakan khususnya pada jenjang Sekolah Dasar, untuk sekolah-sekolah yang berlokasi di daerah terpencil kebutuhan guru belum sepenuhnya terpenuhi;

4. Standar Kompetensi tenaga Pendidikan dan Kependidikan masih perlu di upayakan standard Nasional;

5. Pencapaian rata-rata Lama Sekolah berdasarkan metode perhitungan baru belum mencapai angka 7,58 Tahun sebagai indikasi penntasan wajib Belajar Pendidikan dasar 9 Tahun.

Solusi

1. Optimalisasi penggunaan dana, baik yang bersumber dari APBD Kabupaten, Provinsi maupun APBN serta mendorong peran serta masyarakat agar peduli terhadap kondisi sekolah;

2. Memberikan kesempatan pendidikan penyetaraan S-1, baik yang dibiayai maupun swadaya murni para guru;

3. Melalui pemerataan di tingkat Kecamatan dan menekan adanya perpindahan dari SD yang kurang guru ke sekolah yang sudah memenuhi kecukupan guru;

4. Melakukan optimalisasi kegiatan PKG dan PKB;

5. Melakukan inventarisasi dan penyisiran ke daerah-daerah yang pencapaian angka pertisipassi sekolahnya masih rendah;

6. Melakukan penyelenggaraan Pendidikan kesetaraan paket B berbasis pondok pesantren.

4.2 URUSAN KESEHATAN

98 a. Pelayanan kesehatan Ibu Bersalin

b. Pelayanan kesehatan Ibu Bersalin c. Pelayanan kesehatan Bayi Baru Lahir d. Pelayanan kesehatan Balita

e. Pelayanan kesehatan pada Usia Pendidikan Dasar f. Pelayanan kesehatan pada Usia Produktif

g. Pelayanan kesehatan pada Usia Lanjut h. Pelayanan kesehatan Penderita Hipertensi i. Pelayanan kesehatan penderita Diabetes Melitus

j. Pelayanan kesehatan Orang Dengan Gangguan Jiwa Berat;

k. Pelayanan kesehatan orang Terduga Tuberculosis

l. Pelayanan kesehatan orang dengan resiko terinfikasi virus yang melemahkan daya tahan tubuh manusia ( Human Immunodeficiency Virus).

4.2.2 Target Pencapaian SPM

Capaian Kinerja Pemerintah Daerah Kabupaten Cianjur dalam memberikan Standar Pelayanan Minimal Urusan Kesehatan dengan target capaian kinerja pemerintahan dalam pelayanan adalah 100%.

 Target

NO Jenis Pelayanan

Dasar Indikator Pencapaian Target Capaian (%)

Batas Waktu Capaian 1 Pelayanan

kesehatan Ibu Hamil

Jumlah Ibu Hamil yang mendapatkan pelayanan antenatal sesuai standar di Kabupaten Cianjur dalam kurun waktu satu tahun

100% setiap tahun

2 Pelayanan

kesehatan Ibu Bersalin

Jumlah Ibu Bersalin yang mendapatkan pelayanan persalinan sesuai standar fasilitas pelayanan kesehatan di Kabupaten Cianjur dalam kurun waktu satu tahun

100% setiap tahun

3 Pelayanan

Kesehatan Bayi Baru Lahir

Jumlah bayi baru lahir usia 0–28 hari di Kabupaten Cianjur yang mendapatkan pelayanan kesehatan bayi baru lahir sesuai standar dalam kurun waktu satu tahun.

100% setiap tahun

99 4 Pelayanan Balita

sesuai standar

Jumlah Balita usia 12-23 bulan yang mendapat pelayanan kesehatan sesuai standar + jumlah bayi usia 24-35 bulan mendapatkan pelayanan kesehatan sesuai standar + balita usia 36- 59 bulan mendapatkan pelayanan sesuai standar

100% setiap tahun

5 Pelayanan

kesehatan pada Usia Pendidikan Dasar sesuai standar

Jumlah anak usia pendidikan dasar yang mendapatkan pelayanan kesehatan sesuai standar yang ada di Kabupaten Cianjur dalam kurun waktu satu tahun ajaran

100% setiap tahun

6 Pelayanan Skrining

Kesehatan Pada Usia Produktif Usia (15-59) tahun sesuai standar

Jumlah orang usia 15-59 tahun di Kabupaten

Cianjur yang

mendapatkan pelayanan skrining kesehatan sesuai standar kurun waktu satu tahun.

100% setiap tahun

7 Pelayanan

Skrining Pada Usia Lanjut (60) tahun ke atas sesuai standar

Jumlah warga negara berusia 60 tahun atau lebih yang mendapatkan skrining kesehatan sesuai standar minimal 1 kali yang ada di Kabupaten Cianjur dalam kurun waktu satu tahun

100% setiap tahun

8 Pelayanan kesehatan Penderita

Hipertensi sesuai standar

Jumlah penderita hipertensi usia > 15 tahun yang berada di Kabupaten Cianjur dengan berdasarkan angka prevelensi Kabupaten Cianjur dalam kurun waktu satu tahun

100% setiap tahun

9 Pelayanan kesehatan

penderita diabetes melitus sesuai standar

Jumlah penderita diabetes melitus usia

> 15 Tahun yang berada di Kabupaten Ciajur dengan berdasarkan angka prevalensi

100% setiap tahun

100 Kabupaten Cianjur

dalam kurun waktu satu tahun

10 Pelayanan

kesehatan ODGJ Berat sesuai standar

Jumlah ODGJ berat di wilayah kerja Kabupaten

Cianjur yang

mendapatkan pelayanan kesehatan jiwa sesuai standar dalam kurun waktu satu tahun.

100% setiap tahun

11 Pelayanan

kesehatan orang terduga TBC sesuai standar

Jumlah orang terduga TBC yang dilakukan pemeriksaan penunjang dalam kurun waktu satu tahun

100% setiap tahun

12 Pelayanan

kesehatan orang dengan resiko terinveksi virus yang melemahkan daya tahan tubuh manusia ( Human Immunodeficiency Virus )

Jumlah orang dengan resiko terinfeksi HIV yang mendapatkan pelayanan sesuai standar dalam kurun waktu satu tahun.

100% setiap tahun

4.2.3 Realisasi NO Jenis Pelayanan

Dasar Rumus Perhitungan Capaian

2020 1 Pelayanan

kesehatan Ibu Hamil

Jumlah Ibu hamil yang mendapatkan pelayanan antenatal sesuai standar di Kabupaten Cianjur dalam kurun waktu satu tahun ---x 100%

Jumlah sasaran Ibu hamil di Kabupaten Cianjur dalam kurun waktu satu tahun yang sama.

42.927 x 100%

44.426

= 96,63%

96,63%

2 Pelayanan Kesehatan Ibu Bersalin

Jumlah Ibu Bersalin yang mendapatkan pelayanan persalinan sesuai standar fasilitas pelayanan kesehatan di Kabupaten Cianjur dalam kurun waktu satu tahun

38.007 x 100%

42.407

= 89.62%

89.62%

101 ---x100%

Jumlah sasaran Ibu bersalin di wilayah Kabupaten Cianjur dalam kurun waktu satu tahun yang sama .

3 Pelayanan Kesehatan Bayi Lahir

Jumlah bayi baru lahir usia 0-28 hari di Kabupaten Cianjur yang mendapatkan pelayanan kesehatan bayi baru lahir sesuai standar dalam kurun waktu satu tahun

---x100%

Jumlah sasaran bayi baru lahir di Kabupaten Cianjur

40.869 x 100%

40.387

= 101.19%

101.19%

4 Pelayanan Kesehatan Balita sesuai standar

Jumlah Balita Usia 12-23 Bulan yang mendapatkan pelayanan kesehatan sesuai standar + jumlah bayi usia 24-35 bulan mendapatkan pelayanan kesehatna susuai standar + Balita usia 36-59 Bulan mendapatkan pelayanan sesuai standar ---x100%

Jumlah Balita Usia 12-59 Bulan di Wilayah Kerja Kabupaten Cianjur pada kurun waktu satu tahun yang sama

161.696 x 100%

161.818

= 99,92%

99,92%

5 Pelayanan kesehatan pada usia Pendidikan Dasar sesuai standar

Jumlah anak usia pendidikan dasar yang mendapatkan pelayanan kesehatan sesuai standar yang ada di Kabupaten Cianjur dalam kurun waktu satu tahun ajaran

---x100%

Jumlah semua anak usia pendidikan dasdar yang ada di Kabupaten Cianjur dalam kurun waktu satu tahun ajaran yang sama

105.754x 100%

333.532

= 31,71%

31,71%

6 Pelayanan skrining

Jumlah orang usia 15-59 tahun di Kabupaten Cianjur

419.710x 100%

1.528.731

27.45%

102 kesehatan pada

usia produktif usia (15-59) tahun sesuai standar

yang mendapatkan

pelayanan skrining kesehatan sesuai standar kurun waktu satu tahun ---x100%

Jumlah orang usia 15-59 tahun di Kabupaten Cianjur dalam kurun waktu satu tahun yang sama

= 27.45%

7 Pelayanan skrining

kesehatan pada usia lanjut (60) tahun ke atas sesuai standar

Jumlah warga negara berusia 60 tahun atau lebih yang mendapatkan skrining kesehatan sesuai standar minimal 1 kali yang ada di Kabupaten Cianjur dalam kurun waktu satu tahun ---x100%

Jumlah semua warga negara berusia 60 tahun atau lebih yang ada di Kabupaten Cianjur dalam kurun waktu satu tahun.

44.459x 100%

125.023

= 35,56%

35,56%

8 Pelayanan kesehatan penderita

hipertensi sesuai standar

Jumlah penderita hipertensi usia > 15 tahun yang berada di Kabupaten Cianjur dengan berdasarkan angka prevalensi Kabuapten Cianjur dalam kurun waktu satu tahun

---x100%

Jumlah estimasi penderita hipertensi usia > 15 tahun yang berada di Kabupaten Cianjur berdasarkan angka prevalensi Kabupaten Cianjur dalam kurun waktu satu tahun yang sama

400.822 x 100%

761.976

= 52,60%

52,60%

9 Pelayanan kesehatan penderita

diabetes melitus sesuai standar

Jumlah penderita diabetes melitus usia > 15 tahun yang berada di Kabupaten Cianjur dengan berdasarkan angka prevalensi Kabuapten Cianjur dalam kurun waktu satu tahun

---x100%

Jumlah penderita diabetes melitus usia > 15 tahun yang

12.755 x 100%

14.257

= 89,46%

89,46%

103 berada di Kabupaten Cianjur

berdasarkan angka prevalensi Kabupaten Cianjur dalam kurun waktu satu tahun yang sama

10 Pelayanan kesehatan ODGJ Berat sesuai standar

Jumlah ODGJ berat di wilayah kerja Kabupaten Cianjur yang mendapatkan pelayanan kesehatan jiwa sesuai standar dalam kurun waktu satu tahun

---x100%

Jumlah ODGJ berat berdasarkan proyeksi di Kabupaten Cianjur dalam kurun waktu satu tahun yang sama.

1.931 x 100%

3.168

= 60,95%

60,95%

11 Pelayanan kesehatan orang terduga TBC sesuai standar

Jumlah orang terduga TBC yang dilakukan pemeriksaan penunjang dalam kurun waktu satu tahun.

---x100%

Jumlah orang terduga TBC daam kurun waktu satu tahun yang sama.

11.799x 100%

26.735

= 44,13 %

44,13 %

12 Pelayanan kesehatan rang dengan resiko terinfkesi virus yang

melemahkan daya tahan tubuh manusia (Human Immunodeficiency Virus )

Jumlah orang dengan resiko terinfeksi HIV yang mendapatkan pelayanan sesuai standar dalam kurun wkatu satu tahun

---x100%

Jumlah orang dengan resiko terinfkesi HIV di Kabupaten Cianjur dalam kurun waktu satu tahun yang sama

24.401 x 100%

48.985

= 49,81%

49,81%

Dari tabel diatas dapat dilihat bahwa realisasi SPM Urusan Pendidikan di Kabupaten Cianjur pada Tahun 2020 sebesar 64,92%.

4.2.4 Alokasi Anggaran

Alokasi Anggaran Tahun 2020 pada Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur dalam rangka penerapan pencapaian target Standar Pelayanan Minimal Urusan

104 Kesehatan Kabupaten Cianjur dari APBD Kabupaten Cianjur sebesar Rp.

779.620.000,00.

4.2.5 Dukungan Personil

Jumlah Pegawai pada Dinas Kesehatan yang mendukung penyelenggaraan Urusan Kesehatan pada Tahun 2020 sebanyak 1.117 orang.

Berikut adalah jumlah pegawai berdasarkan kualifikasi pendidikan formal, pangkat golongan, pejabat struktural.

1) Pendidikan Formal

Jenjang Pendidikan Jumlah Status Pegawai

L P PNS NON PNS

SD/SEDERAJAT 1 - 1 5

SMP/SEDERAJAT 2 - 2 9

SMA/SEDERAJAT 99 142 241 18

D-1 22 73 102 13

D-3 210 348 619 449

S-1 95 110 137 40

S-2 6 8 14 0

S-3 1 - 1 0

Jumlah 435 681 1.117 534

4) Pangkat Golongan

Jenjang Pendidikan Jumlah

L P

Pembina Utama Muda/IV c 1 1

Pembina Tingkat I / IV b 1 0

Pembina /IV a 18 19

Penata Tingkat I/ III-d 89 98

Penata/ III-c 52 87

Penata Muda Tingkat I/ III-b 89 72

Penata Muda / III-a 78 68

Pengatur Tingkat I/ II-d 102 73

Pengatur/ II-c 89 142

Pengatur Tingkat I/ II-b 14 16

Pengatur Muda / II-a 3 8

Jumlah 533 584

5) Jumlah Pejabat

Jenjang Pendidikan Jumlah

L P

Eselon ll b 1 -

Eselon lll a 1 -

Eselon lll b 1 3

Eselon lV a 5 12

Eselon lV b 0 0

Fungsional 527 567

Jumlah 12 582

105 4.2.6 Permasalahan dan Solusi

Permasalahan :

1. Masih tingginya kesenjangan layanan kesehatan antar tingkat sosial ekonomi, antar wilayah,antar kawasan perkotaan dengan perdesaan;

2. Masih lemahnya kelembagaan / pranata pendayagunaan tenaga kesehatan yang meliputi penyebaran, kompetensi, sistem pengembangan karier, standar profesi, serta sistem penghargaan dan sanksi;

3. Masih lemahnya sistem pelaporan puskesma sehingga jumlah kasus yang ditemukan masih belum terlaporkan;

4. Indikator program TB ada perubahan pada pendefinisian rumusm SPM yang lama menggunakan perkiraan kasus sementara indikator pada SPM baru perkiraan terduga TB sehingga berpengaruh pada capaian hasil;

5. Pada masa pandemi Covid-19 masyarakat yang bergejala TB (terduga TBC) tidak datang ke puskesmas atau fasyankes terdekat dikarenakan ketakutan terpapar Covid-19 sehingga penemuan terduga TBC rendah;

6. Investigasi kontak serumah terhambat karena adanya PSBB dan juga terbatasnya SDM di Faskes karena harus menjalani WFH;

7. Belum terlaporknnya penemuan terduga TB dan Penemuan kasus dari dokter Praktek Mandiri / Klinik Swasta dikarenakan belum ada perjanjian kerjasama antar Puskesmas dan DPM / Klinik swasta yang ada di wilayah kerjanya.

8. Untuk indikator anak usia pendidikan dasar dan usia lanjut alokasi anggaran dari APBD tidak ada, alokasi anggaran hanya dari DAK Non Fisik sebesar Rp.47.950.000,-00

Solusi :

1. Perlu adanya peningkatan kerjasama dengan sektor swasta untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat yang lebih optimal;

2. Adanya komitmen pejabat untuk lebih menitikberatkan pada sektor kesehatan agar tercapai derajat kesehatan masyarakat yang optimal;

3. Koordinasi dan validasi seluruh pegawai Dinas Kesehatan untuk lebih fokus dan konsentrasi menangani masalah kesehatan;

4. Untuk indikator TBC harus ada MoU antara Puskesmas dan DPM/Klinik swasta diwilayah kerja masing-masing;

5. Perlunya disusun system pelaporan puskesmas yang terintegrasi.

4.3 URUSAN PEKERJAAN UMUM

Dokumen terkait