• Tidak ada hasil yang ditemukan

02. Materi 2 - Istilah-istilah Tambang Bawah Tanah

N/A
N/A
Nuit Dark

Academic year: 2025

Membagikan "02. Materi 2 - Istilah-istilah Tambang Bawah Tanah"

Copied!
35
0
0

Teks penuh

(1)

Istilah-Istilah Tambang Bawah Tanah

Alam Budiman Thamsi

Program Studi Teknik Pertambangan, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Muslim Indonesia

(2)

Adit ( terowongan buntu )

Suatu lubang bukaan mendatar atau hampir mendatar menghubungkan tambang bawah tanah dengan permukaan bumi dan Hnya menembus disebelah kaki bukit saja.

(3)

Bijih (ore)

Mineral yang memiliki kegunaan dan nilai tertentu yang dapat diekstrak/ditambang secara menguntungkan (Hartman,1987).

Mineral yang mengandung logam berharga yang dapat diolah dan diambil logamnya secara menguntungkan dengan keadaan teknologi dan ekonomi pada waktu itu.

(4)

Blind shaft

suatu raise atau winze yang berfungsi sebagai shaft tetapi tidak menembus sampai ke dalam permukaan.

(5)

Batuan (rock)

Massa yang terdiri atas satu atau lebih mineral yang membentuk bagian kerak bumi, baik dalam keadaan terikat maupun terlepas.

(6)

Barren rock

batuan yang tidak mengandung logam atau bagian dari bijih yang mempunyai kadar bijih sangat kecil

(7)

Bed rock (batuan dasar)

semua material, atau batuan yang berada tepat di bawah suatu endapan bijih.

(8)

Cebakan mineral (mineral deposit)

Keterdapatan geologi dari mineral yang Eendapan mineral terbentuk secara alamiah

(9)

Chute

pengaturan pemuatan yang memanfaatkan aliran gravitasi untuk memindahkan material dari tingkat yang lebih tinggi ke tingkat yang lebih rendah.

(10)

Cross cut

suatau lubang bukaan mendatar yang menyilang/ memotong jurus endapan bijih.

(11)

Cebakan bijih (ore deposit)

Keterdapatan mineral yang dapat

ditambang secara

menguntungkan. Endapan mineral yang secara teknis dapat ditambang dan diolah secara menguntungkan.

(12)

Drift

Suatu lubang bukaan mendatar yang dibuat dekat atau pada endapan bijih dan arahnya sejajar dengan jurus atau dimensi terpanjang dari endapan bijihnya.

(13)

Footwall

dinding atau batu di bawah deposit bijih.

(14)

Gangue

Mineral tidak berharga yang terdapat dalam bijih.

(15)

Grizzly

Pengaturan yang mencegah batu berukuran besar memasuki sistem transfer bijih. Grizzly biasanya terdiri dari kisi baja untuk penyaringan kasar atau scalping.

(16)

Hanging wall

dinding atau batu di atas deposit bijih

(17)

Level

drift atau cross cut atau adit yang dibuat dengan jarak – jarak yang teratur kea rah vertical biasanya diberi nomor – nomor urut secara teratur menurut ketinggiannya dari permukaan laut atau menurut kedalamannya dari permukaan bumi.

(18)

Mining recovery

perbandingan antara bijih yang dapat ditambang dengan bijih yang ada didalam perhitungan eksplorasi, yang dinyatakan dalam persen

(19)

Mineral

Benda padat anorganik dan homogen yang terbentuk secara alamiah, mempunyai sifat-sifat fisik dan kimia tertentu, dapat berunsur tunggal (Au, Cu, Ag) atau persenyawaan (NaCl, CaCO3 ).

(20)

Manway

Pembukaan bawah tanah yang dimaksudkan untuk akses dan komunikasi personel.

(21)

Orepass

bukaan bawah tanah vertikal atau miring di mana bijih dapat dipindahkan.

(22)

Pertambangan (mining)

Kegiatan, pekerjaan dan industri yang berhubungan dengan ekstraksi mineral (Hartman,1987).

Ilmu pengetahuan, teknologi dan bisnis yang berkaitan dengan industri pertambangan mulai dari prospeksi, eksplorasi, evaluasi, penambangan, pengolahan, pemurnian sampai dengan pemasarannya (kamus istilah teknik pertambangan umum, 1994).

(23)

Ramp

Bukaan bawah tanah miring yang menghubungkan level atau area produksi; landai cenderung untuk memungkinkan lewatnya alat berat.

(24)

Raise

Suatu lubang bukaan vertical atau agak miring yang dibuat dari level bawah ke level yang diatasnya.

(25)

Stope ( lombong )

suatu tempat atau ruangan pada tambang bawah tanah dimana endapan bijih sedang di tambang tetapi bukan pengalian yang dilakukan selama development.

(26)

Sublevel

sistem pekerjaan bawah tanah horizontal; biasanya, sublevel hanya digunakan di dalam area pemberhentian di mana mereka diperlukan untuk produksi bijih

(27)

Shaft

Suatu lubang bukaan vertical atau miring yang menghubungkan tambang bawah tanah dengan permukaan bumi dan berfungsi sebagai jalan pengangkutan karyawan, alat- alat kebutuhan tambang, ventilasi, penirisan dan lain – lain.

(28)

Sump

suatu sumur dangkal untuk menampung air dar mana air kemudian di pompakan kepermukaan bumi.

(29)

Tambang (mine)

Suatu penggalian yang dilakukan di bumi untuk memperoleh mineral (Hartman,1987).

Lokasi kegiatan yang bertujuan memperoleh mineral bernilai ekonomis (kamus istilah teknik pertambangan umum, 1994).

(30)

Tunnel ( terowongan )

Suatu lubang bukaan mendatar atau hampir mendatar yang menembus kedua belah kaki bukit.

(31)

Vein (urat bijih)

suatu daerah mineralisasi yang memiliki bentuk menyerupai pipa atau urat dan umumnya miring agak tajam terhadap bidang datar (lebih besar 45°).

(32)

Wall Rock

Dinding di mana deposit bijih tertutup.

Wall Rock

(33)

Winze

lubang bukaan vertical atau agak miring yang dibuat dari level atas ke level yang di bawahnya.

(34)

Waste

sisa-sisa penggalian pada tambang bawah tanah yang tidak bermanfaat yang diperoleh pada saat underground development (persiapan penambangan bawah tanah)

(35)

Terima Kasih

35

Referensi

Dokumen terkait

– Secara umum, alat yang telah dirancang ini layak untuk digunakan sebagai pendeteksi gas metana di tambang batubara bawah tanah dan terbukti lebih akurat

ARIFIN TAMBA: Uji Kinerja Sistem Irigasi Tetes Bawah Permukaan dengan Beberapa Pola Susunan Lubang pada Tanah Entisol Secara Vertikultur, dibimbing oleh SUMONO dan NAZIF

Sistem Tambang Bawah Tanah Segi Positif: • Tidak merusak ekosistem/kehidupan di darat • Pencemaran lingkungan relatif kecil • Tidak memerlukan tempat penimbunan material yang luas