PELATIHAN DAN SERTIFIKASI BIDANG KEPEMANDUAN GEOWISATA PIAYNEMO-PAPUA BARAT, 14 – 18 JULI 2023
PENYIAPAN INFORMASI GEOWISATA
JABATAN :
Ketua Masyarakat Geowisata Indonesia (MAGI)
Ketua Perkumpulan Pemandu & Interpreter Geowisata Indonesia (PERPIGI) Staf Khusus Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
Anggota Tim penyusun SKKNI Bidang Geowisata
Pemandu Ekowisata, Pemandu Geowisata, & Asesor Geowisata
• Nama : Heryadi Rachmat
• Tempat/Tgl Lahir : Ketapang, 28 Oktober 1953
• Alamat Sekretariat : JL. Diponegoro No.57, Bandung-
• Pendidikan : S1 & S3 Teknik Geologi UNPAD, dan S2 M.M UNRAM
• Nomor HP : 08175741150 / 085212001020
• E-mail : [email protected]
• Youtube/website : heryadi rachmat/ magi.or.id RIWAYAT PEKERJAAN
1982-1986 : Pegawai Direktorat Vulkanologi
1987-2010 : Kanwil/Dinas ESDM NTB, Jabatan terakhir Kepala Dinas ESDM Prov. NTB.
2010-2018 : Badan Geologi, Jabatan terakhir Ahli Perekayasa Utama IVe
2007-2021 : Inisiator berdirinya MAGI, PERPIGI, Geopark Indonesia (Rinjani, Gorontalo, Ternate, …) 2020- sek. : Anggota Tim Survei geodiversity & geoheritage Rajamandala dan Geopark Soenda…
PENGHARGAAN DI BIDANG GEOLOGI & GEOWISATA:
2001 : Presenter Terbaik dari IAGI pada PIT IAGI & GEOSEA 2004 : Presenter Terbaik dari IAGI pada PIT IAGI
200 : Sebagai Penulis Buku Gunungapi NTB dari Prof. Dr. J.A Katili 2007 : Sebagai Koordinator Bidang Geowisata IAGI
2008 : Sebagai Ahli Kehormatan Geowisata IAGI
200 : Sebagai Penulis Bencana Geologi dari Dr. Purnomo Yusgiantoro 2008 : Sebagai Penerima IAGI AWARD Bidang Geowisata dari PP IAGI.
Sp 2018 : Sebagai penerima Satyalenca Karya Satya 10, 20, & 30 Th dari Presiden RI
2022 : Sebagai Penerima ‘Certificate of Appreciation’ Bidang Geowisata dari Gub NTB
PELATIHAN DAN SERTIFIKASI BIDANG KEPEMANDUAN GEOWISATA
PIAYNEMO-PAPUA BARAT, 14 – 18 JULI 2023
SEKILAS SEJARAH MAGI & GEOPARK DI INDONESIA (2007-2020)
PENYERAHAN BENDERA SYMPOSIUM JARINGAN GEOPARK ASIA PASIFIK, DARI PANITIA KEPADA WAKIL DARI INDONESIA SEBAGAI TUAN RUMAH APGN TAHUN 2019 DI PULAU LOMBOK
SUSUNAN TIM PERUMUS SKKNI KEPEMANDUAN GEOWISATA ATAS KERJASAMA MAGI (PENGUSUL) DENGAN
KEMENTERIAN PARIWISATA (2017-2019)
PELATIHAN DAN SERTIFIKASI BIDANG KEPEMANDUAN GEOWISATA
PIAYNEMO-PAPUA BARAT, 14 – 18 JULI 2023
PELATIHAN DAN SERTIFIKASI BIDANG KEPEMANDUAN GEOWISATA
PIAYNEMO- PAPUA BARAT, 14 – 18 JULI 2023
SKKNI (Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia), yaitu rumusan kemampuan kerja yang mencakup aspek pengetahuan, keterampilan, dan/atau keahlian serta sikap kerja yang relevan dengan pelaksanaan tugas dan syarat jabatan yang ditetapkan.
SKKNI berisi kumpulan unit kompetensi.
UNIT KOMPETENSI merupakan bentuk pernyataan terhadap tugas atau pekerjaan yang akan dilakukan.
JUDUL UNIT KOMPETENSI harus memberikan gambaran umum mencakup isi dan implementasinya (kalimat aktif dengan kata kerja performatif dan terukur). Judul masing-masing unit kompetensi dalam satu bidang pekerjaan bersifat unik dan berbeda satu sama lainnya, namun merupakan bagian dari satu bidang pekerjaan tersebut.
Kode Unit kompetensi berjumlah 12 digit dan merupakan identitas dari unit kompetensi yang bersangkutan.
• Digit pertama merupakan kode kategori, berisi 1 huruf sesuai huruf kategori pada Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI).
• Digit kedua dan ketiga merupakan kode golongan pokok, berisi 2 angka golongan pokok pada KBLI.
• Digit keempat sampai dengan keenam merupakan singkatan dari kelompok/lapangan usaha atau area pekerjaan, berisi 3 huruf kapital. Contohnya PGW untuk Pemandu Geowisata.
• Digit ketujuh dan kedelapan merupakan kode penjabaran kelompok/lapangan usaha atau area pekerjaan, berisi 2 angka. Jika tidak ada penjabaran kelompok/lapangan usaha atau area pekerjaan diisi dengan angka 00.
• Digit kesembilan sampai dengan kesebelas merupakan nomor urut unit kompetensi dari SKKNI pada kelompok/lapangan usaha atau area pekerjaan, berisi 3 angka mulai dari angka 001, 002, 003, dst.
• Digit keduabelas merupakan versi penerbitan unit kompetensi sebagai akibat dari adanya perubahan, diisi dengan angka mulai dari 1, 2, dst. Versi merupakan urutan penomoran terhadap penyusunan atau penetapan unit kompetensi, apakah unit kompetensi tersebut merupakan pertama kali disusun, ataukah hasil revisi.
PELATIHAN DAN SERTIFIKASI BIDANG KEPEMANDUAN GEOWISATA
PIAYNEMO, 14 – 18 JULI 2023
1. Pemandu (menurut KBBI) dari kata dasar pandu, adalah:
• penunjuk jalan (di hutan);
• orang yang memandu kegiatan (diskusi, pendaratan pesawat terbang, wisata, dll)
2. Geologi adalah ilmu yang mempelajari bumi, meliputi komposisi, struktur, sifat-sifat fisik, sejarah, dan proses pembentukannya. (Gambar) 3. Geowisata adalah pariwisata yang memanfaatkan seluruh aspek
geologi (Geodiversity) mineral, batuan, fosil, bentang alam, proses geologi, dan faktor pendukungnya, termasuk keragaman budaya dan keanekaragaman hayati serta keterkaitannya.
4. Pemandu geowisata adalah profesi yang memiliki kompetensi dalam menjelaskan tentang fenomena kebumian, yang
menyangkut Geodiversity secara populer.
3. Menyiapkan Informasi Geowisata
PELATIHAN DAN SERTIFIKASI BIDANG KEPEMANDUAN GEOWISATA
PIAYNEMO, 14 – 18 JULI 2023
SEKILAS SEJARAH PERPIGI (18 Januari 2001)
JENIS INFORMASI GEOWISATA
INFORMASI UMUM INFORMASI KHUSUS
1. Kondisi geologi dan geomorfologi
2. Sosial budaya
kependudukan (agama, suku, bahasa, adat istiadat, pendidikan, mata
pencaharian)
3. Potensi pariwisata utama 4. Sektor ekonomi utama 5. Standar waktu setempat
1. Bentuk dan jenis batuan 2. Bentang alam
3. Struktur geologi 4. Proses geologi
5. Fenomena geologi
6. Sejarah/cerita berkaitan dengan lokasi/peristiwa geologi
7. Mitos, legenda, sejarah terkait keragaman geologi
8. Arkeologi dan kebudayaan terkait keragaman geologi
9. Keanekaragaman hayati terkait
keragaman geologi
KOMPONEN GEOLOGI
Geomorfologi
Batuan dan Mineral (Petrologi dan Mineralogi)
Struktur Geologi
Sejarah Geologi
• Proses Geomorfologi:
• Eksogen (Ekstraterestrial)
• Endogen (Tektonisme)
• Proses Vulkanisme
• Proses Sedimentasi dan Litifikasi (Diagenesis)
• Proses Metamorfisme
PROSES GEOLOGI
PELATIHAN DAN SERTIFIKASI BIDANG KEPEMANDUAN GEOWISATA
PIAYNEMO, 14 – 18 JULI 2023
DEFINISI-DEFINISI PADA GEOLOGI DASAR
BATUAN: kumpulan benda padat atau solid yang tersusun secara alami oleh
mineral dan / benda organiK dan anorganik yang menyusun lapisan terluar bumi
MINERAL: benda padat yang terbentuk secara alamiah di alam, tersusun atas unsur-unsur anorganik kristalin
GEOMORFOLOGI: salah satu komponen geologi yang mencakup bentuk dan dimensi bentang alam bumi, dan proses-proses yang mengontrol dan
mempengaruhi pembentukannya
STRUKTUR GEOLOGI: arsitektur kerak bumi dapat dibentuk oleh gaya tekan, punter dan tarik yang dipicu oleh adanya proses tektonisme dan vulkanisme (endogen) dan pembebanan ekstraterestrial seperti jatuhnya meteorit dan beban artifisial lainnya
SEJARAH GEOLOGI: urut-urutan kejadian geologi selama pembentukan geologi
suatu daerah
BATUAN DAN MINERAL
BATUAN BEKU → magma yang membeku
BATUAN METAMORF →berubah sifat (fisik, kimiawi dan biologi) dan
komposisi
BATUAN SEDIMEN → erosi, transportasi, sedimentasi dan litifikasi
BATUAN VULKANIK→ hasil aktivitas
gunungapi
SIKLUS BATUAN
BATUAN SEDIMEN
Klastika: dari
hancuran material sedimen
Contoh: breksi, konglomerat, batupasir,
batulempung, lanau, napal, dll
Non klastik: dari kumpulan sisa-sisa organisme dan unsur- unsur kimia
Ct: batugamping terumbu dan feroksida
a) Konglomerat: fragmen bulat, diameter fragmen >2mm
b) Batupasir: berlapis, silangsiur, diameter butir 1/32-2mm
c) Breksi: fragmen runcing, diameter
fragmen >2mm d) Batugamping tersusun atas
mineral karbonat (ct: kalsit: CaCO3)
>60%
BATUAN METAMORF/MALIHAN
Terfoliasi
Tak terfoliasi
Granulit
Marmer
Filit Sekis Gneis
Eklogit
GEOMORFOLOGI DAN STRUKTUR GEOLOGI
Bumi bersifat dinamis → dipengaruhi oleh tektonik → permukaan bumi tersusun atas lempeng-lempeng
Akibat tektonik → terbentuk lipatan, pensesaran, dan aktivitas gunung api → sehingga permukaan bumi menjadi tidak rata
Gambar diagram beberapa sesar
BERBAGAI JENIS LIPATAN DAN DEFORMASI
Tiga Jenis Stress yang bekerja pada batuan : Compression (kiri), Tension (tengah), dan Shear (kanan)
WAKTU / SEJARAH GEOLOGI
Bumi telah berumur / telah ada sejak 4,5 milyar tahun
Selama itu terjadi evolusi kerak buminya, hingga saat ini
Diawali dengan pembentukan benua/ lempeng raksasa Pangea dan Samudera pasifik pada Trias (225 juta
tahun lalu)
Pangea pecah menjadi 2, yaitu Gondwana dan Laurasia pada 150 juta tahun lalu, diikuti dengan pembentukan samudera Atlantik, India dan Australia
Gondwana pecah menjadi India, Antartika, Australia, Afrika dan Amerika Selatan pada Tersier (34 juta tahun lalu)
Laurasia pecah menjadi 2 yaitu Amerika Utara dan
Eurasia
TEMA GEOWISATA
Tektonism
Gunungapi
Fosil: floral, faunal
Karst
Sekuen Turbidit
Sekuen Delta
Reef Sedimentology
Natural bridge
Pra-Tertiary life / geology
Historical life and Geology
• Quaternarry life
• Melange / ofiolit / sutural
• Goa / speleothem
• Fluvial / gosong pasir / bridge
• Geo-archeology
• Geo-botany
• Bekas tambang
• Bekas pemboran
TEMA : TEKTONISM DAN STRUKTUR GEOLOGI
Berhubungan dengan tektonik lempeng
Zona subduksi, kolisi, obduksi
Zona pemekaran
Melange, suture, ofiolit
• Berupa zona subduksi: penunjaman lempeng samudera di bawah lempeng benua dan / lempeng samudera di bawah lempeng samudera
• Dapat membentuk komplek melange dan prisma akresi
• Zona pemekaran → membentuk komplek ofiolit, yaitu lempeng samudera baru yang dibentuk oleh keluarnya magma pada celah divergen, contoh: Samudera Atlantik, Pasifik, India, Australia dan Antartika. Di Indonesia dapat dijumpai di Sulawesi Tengah dan Sulawesi Timur
TEMA : GEOWISATA GUNUNGAPI
Gunung Batur (Aditya Chandra, 2019)
Central Khuluk proksimal Medial/
Lereng tengah
Gunung Rinjani (Abdul Latief Apriaman, 2019) Strato volcano
Kaldera: danau kawah Dinding kaldera
Awan Panas: campuran partikel dan gas dengan tekanan yang sangat tinggi yang menuruni lereng dengan kecepatan > 160km/jam, bersuhu >
600oC
Lahars: campuran partikel vulkanik dan air dengan tekanan yang sangat tinggi yang menuruni lereng dengan kecepatan > 60km/jam, bersuhu <
400oC
Lava
Bomb Gunung Api
DAERAH DENGAN POTENSI GEOWISATA GUNUNGAPI
TEMA : GEOWISATA FOSIL: FLORA, FAUNA
Fosil Kayu
Fosil Binatang Purba
Fosil Manusia purba
Fosil
Planktonik &
Bentonik Fosil Jejak & Numullites
Fosil Jejak Kali Ngalang (2020)
DAERAH DENGAN POTENSI GEOWISATA FOSIL
Fosil Manusia Purba di Jawa Tengah-Jawa Timur:
Sangiran, Patiayam, Sambungmacan, Sragen, Songputri, Perning, Kedungbrubus, Kalibeng, Kabuh, Trinil, Mejokerto, Ngandong, dll
Fosil Kayu di Jawa Barat (Ciampea, Jasinga,
Leuwiliang, Banten, Sukabumi, dan Tasikmalaya), Jawa Tengah (Banjarnegara dan daerah
perbatasan antara Sragen dan Karanganyar), Jawa Timur (Pacitan), Purwajaya (Oajanan-Kalimantan), Jambi (Merangin), dan Flores
Sedimen: sepanjang cekungan Jawa, Sumatera,
Sulawesi Selatan, Kalimantan
TEMA : GEOWISATA KARST
DIY, Jawa Tengah dan Jawa Timur dengan Geopark Karst Gunungsewu dan Gombong di Kebumen
Sulawesi Selatan dengan Geopark Karst Maros
Kalimantan Timur dengan Karst Sangkulirang-Mangkalihat
Karst di Ciamis- Pangandaran-Tasikmalaya-Sukabumi, dll
Goa tetes Lumajang (Desi Puji Lestari, 2018)
Karst Maros (kumparan, 2018) Bukit-Bukit Kerucut
(Humas Wonogiri, 2018)
TEMA : GEOWISATA SEKUEN TURBIDIT
KOMPLEK TURBIDIT dibentuk oleh longsoran di dasar laut dalam (kedalaman >2000m) → indikasi dekat dengan zona subduksi. Pada awalnya berada pada lereng lantai samudera yang terdeformasi (dapat berupa sesar turun, mendatar atau naik), biasanya oleh sesar turun.
Diendapkan dengan arus pengendapan yang sangat kuat dan cepat secara turbid, dengan volume sedimen yang sangat besar. Sedimennya dicirikan oleh adanya sekuen stratigrafi
pengendapan berangsur dari kasar ke halus dan tebal ke makin menipis baik ke atas maupun
manjauh
TEMA : GEOWISATA DELTA
Delta Mahakam (Kalimantan)
Delta Kampar (Sumatera)
Delta Brantas (Jawa Timur)
http://faisal073.blogspot.com/2013/05/v -behaviorurldefaultvmlo.html
• Delta Mahakam merupakan suatu kawasan delta yang terdiri dari beberapa pulau yang
terbentuk akibat adanya endapan di muaraSungai
Mahakam denganSelat Makassar, Kalimantan Timur.
• Kawasan Delta Mahakam memiliki luas sekitar
150.000ha (termasuk wilayah perairan). Namun jika dihitung luas wilayah daratan saja, luas kawasan ini mencapai kurang lebih 100.000 ha.
• Kawasan Delta Mahakam merupakan wilayah yang kaya akan sumber daya alam,
terutamaminyak bumi dangas alam(migas).
S. Mahakam
Delta Front
Delta Front2w3 Delta Plain
Upper
Lower
https://testingjatinangor.wordpress.com/2010/03/08/field-trip-of- sediment-clastic-at-mahakam-delta-east-kalimantan-third-day/
TEMA : GEOWISATA REEF (TERUMBU KARANG)
Taman Laut Takabonerate (Anonim, 2019) Taman Laut Rubiah (Anonim, 2019)
Asri Jaya, 2020 Spermoden
TEMA : GEOWISATA SISTEM SUNGAI – GOSONG PASIR
Sungai Moramo di Konawe Sulawesi Tenggara
Saluopa di Desa Leboni, Pamona Pusalemba, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah (Anonim, 2019)
Gosong Pasir di Labuhan Bajo (Makasar) (Sumber :dawainusa) Gosong Pasir di Ngurtafur – Maluku
(sumber: dantoadityo.com, 2016)
TEMA: GEOWISATA KEHIDUPAN PRASEJARAH
Penemuan fosil manusia purba
Cara hidup dan budaya yang ditinggalkan (dari lukisan, artefak dll)
Sebaran / keterdapatannya dari sudut pandang geologi
Kepunahan dan / migrasi yang
mempengaruhinya dari sudut pandang geologi
Tatanan geologi lingkungan: morfologi, adat-
istiadat, mitos dll kaitannya dengan kondisi
geologi yang terdapat di daerahnya
TEMA : GEOWISATA KEHIDUPAN JAMAN SEJARAH
Geologi masa sejarah, seperti masa kerajaan Mataram Kuno, Majapahit, Kutai, Tarumanegara, Galuh-Pakuan dll
Biasanya berhubungan dengan Mitos (sebelum abad ke-14) dan sejarah nyata yang tercatat (setelah abad ke 14)
Yang menyebabkan kepunahannya / kepindahannya dari sudut pandang geologi
Banyak berhubungan dengan artefak dan catatan sejarah seperti cerita babad dan benda-benda arkeologi lainnya
Tata ruang, tata lingkungan dan cara hidup kaitannya dengan kondisi geologinya
Candi Montor di Lamongan: tertimbun oleh material lahar
Candi Liyangan di Wonosobo:
tertimbun oleh material Gunung Sumbing Candi Kedulan: ditimbun oleh material gunung
api dan runtuh oleh gempabumi
TEMA : GEOWISATA BEKAS TAMBANG
Dulu bekas tambang sering ditinggalkan begitu saja
Kini area ini dimanfaatkan sebagai destinasi wisata
Contoh: tambang batugamping di Bangkalan Madura, Tebing Breksi Yogyakarta, Namsalu- Belitung; Sawahlunto
Tebing Breksi Yogyakarta
Brown Canyon, Semarang Bangkalan, Madura
Open Pit Nam salu - Belitung
TEMA : GEOWISATA GOA
Gua umumnya berupa goa-goa pada daerah karst
Gua bisa berupa goa laut yang terbentuk karena proses aberasi oleh air laut
Gua bisa juga terbentuk karena adanya tumpukan bebatuan yang berukuran sangat besar sehingga membentuk goa
Gua bisa juga terbentuk karena hasil pengendapan lava produk letusan gunungapi
Gua laut-Sodongparat CPUGGp
Gua Lava-Lawa
Gua Lubang hidung-Natuna
TEMA : GEOWISATA AIR TERJUN
Niagara waterfall
http://eliteclubltd.com/2015/12/most-spectacular-waterfalls-of-the-world/
Cimarinjung waterfall - CPUGGp
Benangkelambu waterfall - RinjaniUGGp
Cikaso waterfall - CPUGGp
Sigura-gura waterfall - KTUGGp
BEBERAPA BUKU TERKAIT GEOWISATA & GEOPARK 1998-2015
Kep. Wayag
Waigeo Barat (Calon Geopark Raja Ampat)
Misool
KABUI
GEOPARK DI INDONESIA
UNESCO GLOBAL GEOPARK ADA 10
GEOPARK NASIONAL ADA 9
GEOPARK NASIONAL BELITONG
Geopark Belitong luasnya 4,800 km2 daratan dan 13,000 km2 laut
Belitong, nama tradisional dari p.
Belitung, pulau yang kaya akan timah, dengan geologi yang spektakuler dan landskap “tor” granit
Nama “Belitong” mewakili adat istiadat, budaya dan sejarah
masyarakat yang tinggal di pulau tersebut
https://belitonggeopark.net
REGIONAL GEOLOGY OF BELITUNG ISLAND
1. Batuan metasedimen (Formasi Kelapakampit), umur Permo Carboniferous
2. Batuan sedimen (Tajam Formation), 3. Lava & Breksi (Formasi Siantu )
4. Granite Tanjungpandan, umur Trias 5. Adamelite Baginda umur Jurrasic 6. Granodiorite Burungmandi, Kelubi,
dan Quartz Diorite Batubesi, umur Cretaceous
7. Batupasir berkarbon (Plistosen) 8. Alluvial (Quarternary)
https://belitonggeopark.net
KEUNIKAN GEOLOGI GEOPARK BELITONG
Fitur penting geologi Geopark Belitong, yaitu:
1. Bentang Alam Granit Belitong Tor,
2. Batu Satam atau Belitong atau Belitung Tektite yang Unik;
3. Variasi Batuan Granit, Granit dan Kuarsa Diorit di Ujung Selatan Sabuk Timah Malaya;
4. Keunikan Sejarah Penambangan Timah Tua di Indonesia,
5. Singkapan Batuan Sedimen Permo-Karbon dan Keunikan Asal Timah;
6. Singkapan Sedimen tempat tumbuh Ekosistem Kerangas yang Khas,
7. Bentang Alam dan Pulau-Pulau Kecil di Sekitar Pulau Belitung,
8. Biogeografi dan Hubungan Keanekaragaman Geologi, Biologi, dan Budaya
https://belitonggeopark.n et
GEOSITE – GEOPARK NASIONAL BELITONG
KUALA GRANIT –SUNGAI KUALA terjadi ketika lempeng Banda, lempeng Argo dan busur Woyla terpisah dari Australia, bergerak menuju Asia Tenggara sekitar 145 juta tahun yang lalu. Tren sungai yang dilacak di sepanjang SW cocok dengan pergerakan tersebut. Situs ini merupakan batuan granit dengan vegetasi 6 species mangrove. Selama abad kesembilan belas, kawasan ini dikenal sebagai pelabuhan perdagangan yang menghubungkan sungai dengan Laut Natuna di utara.
BUKIT PERAMUN, landskap khas TOR granit; Situs ini merupakan hutan yang terdiri dari 149 spesies tumbuhan dan meliputi 350.
Nama 'Peramun', yang berarti ramuan, berasal dari melimpahnya tumbuhan obat di daerah tersebut; banyak yang dikatakan efektif dalam pemulihan dari malaria, persalinan, diabetes, tekanan
darah tinggi dan penyakit sejenis lainnya.
Tumbuhan ini digunakan dalam produksi suvenir unik produk kerajinan yang disebut geo-herbals. Horsfield’s Tarsius
(Chepalopacus bancanussaltator) juga dapat ditemukan di sini.
https://belitonggeopark.n et
GEOSITE – GEOPARK NASIONAL BELITONG
TANJUNG KELAYANG, landskap TOR yang eksotis dari granit Trias (213 Jtl). Morfologi lingkungan laut granit telah diakui sebagai warisan geologi kelas dunia.
Gugusan pulau kecil 'island hopping' antara pulau Garuda, Pulau Kelayang, pulau Pasir, pulau Kepayang, pulau Batu Berlayar, Pulau Burung, Pulau Malang Ara, dan pulau Lengkuas.
Keanekaragaman hayati di dasar laut juga menjadi daya tarik yang populer. Atraksi budaya penting lainnya termasuk
mercusuar kolonial di Pulau Lengkuas
BATU BEDIL, (Bedil berarti senapan) dinamai legenda di mana suara keras seperti senapan meledak dari batu. Penyebabnya adalah gelombang besar yang menghantam lubang kecil di batu yang terhubung ke rongga di dalam granit Trias, menyebabkan suara keras yang bisa terdengar dari jarak 30 km.
Sungai Padang, terbentuk oleh kontak antara Granit
Tanjungpandan dan Formasi Kelapa Kampit; Kawasan ini juga dikenal dengan hutan bakau yang luas dan konservasi kerang raksasa (Tridacna sp.).
https://belitonggeopark.n et
GEOSITE – GEOPARK NASIONAL BELITONG
NAM SALU OPEN PIT, lubang bekas tambang timah pada batuan Formasi Kelapa Kampit (Permo-Carboniferous) berupa batuan sedimen, yaitu batupasir merah, batuan kuarsa dan batuan
metamorf. Kegiatan penambangan dimulai ketika sumber timah ditemukan di Gunung Kik Karak. Perusahaan Australia BHP
(1971-1985) kemudian melakukan operasi penggalian besar- besaran membentuk kawah besar di puncak Gunung Kik Karak.
Tarsius (Chepalopachusbancanus saltator) juga dapat diamati di sini bersama organisme unik lainnya seperti berbagai jenis
Nepenthes sp. (Kantong Semar dalam bahasa Indonesia standar atau Ketakongin dalam bahasa daerah).
HUTAN LUMUT, Batuan metasedimen Formasi Kelapa Kampit, merupakan kawasan konservasi dengan keanekaragaman hayati yang kaya di atas batuan metasediment flysch di Formasi Kelapa Kampit. Bioma ini terdiri dari berbagai jenis lumut dan anggrek hutan hujan tropis termasuk sekitar 9 jenis lumut (Bryophytasp.), Sekitar 9 jenis anggrek (Orchidaceae), dan pasakbumi
(Eurycomalongifolia). Daerah ini juga merupakan sumber air yang penting dan dianggap keramat oleh masyarakat setempat.
https://belitonggeopark.n et
GEOSITE – GEOPARK NASIONAL BELITONG
BATU BAGINDA, terdapat dua Batu Baginde terletak di atas sebuah bukit dekat Gunung Baginda. Kedua batu tersebut
menurut cerita rakyat setempat disebut perbukitan Meninda Men dan Bukit Baginda Wanita.
Batuannya berupa Adamelit (granit tipe-I) terdiri dari kuarsa, feldspar, plagioklas, biotit, hornblende, dan bahan sekunder berupa aktor, karbonat, limonit, dan oksida besi. Itu tidak
mengandung timah dan dengan demikian terhindar dari aktivitas penambangan.
GARUMEDANG TEKTIT, tektit adalah sumber daya geologi penting Belitung - nama Belitung sendiri berasal dari bentuk tektit yang ditemukan secara lokal, yaitu 'Billitonite'. Batuan ini umumnya dikenal sebagai 'Satam Stones' atau 'Black Diamonds' yang terbentuk dari tumbukan benda luar angkasa di bawah tekanan dan suhu tinggi serta mengandung sejumlah timah.
Garumedang Tektit adalah kawasan konservasi yang ditunjuk;
Penambangan timah dilarang di sini karena akan merusak
lingkungan pesisir tempatnya berada. Geosite juga menyimpan informasi tentang sejarah dan budaya penambangan timah di Belitung.
https://belitonggeopark.n et
TERIMAKASIH…
SEMOGA BISA MEMBANTU
0.98kM
Batu Wajah
D’Coral
Turbidite Deposit
Ofiolit
CONTOH
Peta Geotrack (Darat)
Geosite-01
Geosite-02
Geosite-03
GEOSITE 02 GEOSITE 02
GEOSITE 03 GEOSITE 03