• Tidak ada hasil yang ditemukan

03 Menyiapkan Informasi geowisata Piaynemo-1

N/A
N/A
deni sugandi

Academic year: 2024

Membagikan "03 Menyiapkan Informasi geowisata Piaynemo-1"

Copied!
73
0
0

Teks penuh

(1)

PELATIHAN DAN SERTIFIKASI BIDANG KEPEMANDUAN GEOWISATA PIAYNEMO-PAPUA BARAT, 14 – 18 JULI 2023

PENYIAPAN INFORMASI GEOWISATA

(2)

JABATAN :

Ketua Masyarakat Geowisata Indonesia (MAGI)

Ketua Perkumpulan Pemandu & Interpreter Geowisata Indonesia (PERPIGI) Staf Khusus Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)

Anggota Tim penyusun SKKNI Bidang Geowisata

Pemandu Ekowisata, Pemandu Geowisata, & Asesor Geowisata

Nama : Heryadi Rachmat

Tempat/Tgl Lahir : Ketapang, 28 Oktober 1953

Alamat Sekretariat : JL. Diponegoro No.57, Bandung-

Pendidikan : S1 & S3 Teknik Geologi UNPAD, dan S2 M.M UNRAM

Nomor HP : 08175741150 / 085212001020

E-mail : [email protected]

Youtube/website : heryadi rachmat/ magi.or.id RIWAYAT PEKERJAAN

1982-1986 : Pegawai Direktorat Vulkanologi

1987-2010 : Kanwil/Dinas ESDM NTB, Jabatan terakhir Kepala Dinas ESDM Prov. NTB.

2010-2018 : Badan Geologi, Jabatan terakhir Ahli Perekayasa Utama IVe

2007-2021 : Inisiator berdirinya MAGI, PERPIGI, Geopark Indonesia (Rinjani, Gorontalo, Ternate, …) 2020- sek. : Anggota Tim Survei geodiversity & geoheritage Rajamandala dan Geopark Soenda…

PENGHARGAAN DI BIDANG GEOLOGI & GEOWISATA:

2001 : Presenter Terbaik dari IAGI pada PIT IAGI & GEOSEA 2004 : Presenter Terbaik dari IAGI pada PIT IAGI

200 : Sebagai Penulis Buku Gunungapi NTB dari Prof. Dr. J.A Katili 2007 : Sebagai Koordinator Bidang Geowisata IAGI

2008 : Sebagai Ahli Kehormatan Geowisata IAGI

200 : Sebagai Penulis Bencana Geologi dari Dr. Purnomo Yusgiantoro 2008 : Sebagai Penerima IAGI AWARD Bidang Geowisata dari PP IAGI.

Sp 2018 : Sebagai penerima Satyalenca Karya Satya 10, 20, & 30 Th dari Presiden RI

2022 : Sebagai Penerima ‘Certificate of Appreciation’ Bidang Geowisata dari Gub NTB

(3)

PELATIHAN DAN SERTIFIKASI BIDANG KEPEMANDUAN GEOWISATA

PIAYNEMO-PAPUA BARAT, 14 – 18 JULI 2023

(4)

SEKILAS SEJARAH MAGI & GEOPARK DI INDONESIA (2007-2020)

PENYERAHAN BENDERA SYMPOSIUM JARINGAN GEOPARK ASIA PASIFIK, DARI PANITIA KEPADA WAKIL DARI INDONESIA SEBAGAI TUAN RUMAH APGN TAHUN 2019 DI PULAU LOMBOK

(5)
(6)

SUSUNAN TIM PERUMUS SKKNI KEPEMANDUAN GEOWISATA ATAS KERJASAMA MAGI (PENGUSUL) DENGAN

KEMENTERIAN PARIWISATA (2017-2019)

(7)

PELATIHAN DAN SERTIFIKASI BIDANG KEPEMANDUAN GEOWISATA

PIAYNEMO-PAPUA BARAT, 14 – 18 JULI 2023

(8)

PELATIHAN DAN SERTIFIKASI BIDANG KEPEMANDUAN GEOWISATA

PIAYNEMO- PAPUA BARAT, 14 – 18 JULI 2023

(9)

SKKNI (Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia), yaitu rumusan kemampuan kerja yang mencakup aspek pengetahuan, keterampilan, dan/atau keahlian serta sikap kerja yang relevan dengan pelaksanaan tugas dan syarat jabatan yang ditetapkan.

SKKNI berisi kumpulan unit kompetensi.

UNIT KOMPETENSI merupakan bentuk pernyataan terhadap tugas atau pekerjaan yang akan dilakukan.

JUDUL UNIT KOMPETENSI harus memberikan gambaran umum mencakup isi dan implementasinya (kalimat aktif dengan kata kerja performatif dan terukur). Judul masing-masing unit kompetensi dalam satu bidang pekerjaan bersifat unik dan berbeda satu sama lainnya, namun merupakan bagian dari satu bidang pekerjaan tersebut.

Kode Unit kompetensi berjumlah 12 digit dan merupakan identitas dari unit kompetensi yang bersangkutan.

Digit pertama merupakan kode kategori, berisi 1 huruf sesuai huruf kategori pada Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI).

Digit kedua dan ketiga merupakan kode golongan pokok, berisi 2 angka golongan pokok pada KBLI.

Digit keempat sampai dengan keenam merupakan singkatan dari kelompok/lapangan usaha atau area pekerjaan, berisi 3 huruf kapital. Contohnya PGW untuk Pemandu Geowisata.

Digit ketujuh dan kedelapan merupakan kode penjabaran kelompok/lapangan usaha atau area pekerjaan, berisi 2 angka. Jika tidak ada penjabaran kelompok/lapangan usaha atau area pekerjaan diisi dengan angka 00.

Digit kesembilan sampai dengan kesebelas merupakan nomor urut unit kompetensi dari SKKNI pada kelompok/lapangan usaha atau area pekerjaan, berisi 3 angka mulai dari angka 001, 002, 003, dst.

Digit keduabelas merupakan versi penerbitan unit kompetensi sebagai akibat dari adanya perubahan, diisi dengan angka mulai dari 1, 2, dst. Versi merupakan urutan penomoran terhadap penyusunan atau penetapan unit kompetensi, apakah unit kompetensi tersebut merupakan pertama kali disusun, ataukah hasil revisi.

PELATIHAN DAN SERTIFIKASI BIDANG KEPEMANDUAN GEOWISATA

PIAYNEMO, 14 – 18 JULI 2023

(10)

1. Pemandu (menurut KBBI) dari kata dasar pandu, adalah:

• penunjuk jalan (di hutan);

• orang yang memandu kegiatan (diskusi, pendaratan pesawat terbang, wisata, dll)

2. Geologi adalah ilmu yang mempelajari bumi, meliputi komposisi, struktur, sifat-sifat fisik, sejarah, dan proses pembentukannya. (Gambar) 3. Geowisata adalah pariwisata yang memanfaatkan seluruh aspek

geologi (Geodiversity) mineral, batuan, fosil, bentang alam, proses geologi, dan faktor pendukungnya, termasuk keragaman budaya dan keanekaragaman hayati serta keterkaitannya.

4. Pemandu geowisata adalah profesi yang memiliki kompetensi dalam menjelaskan tentang fenomena kebumian, yang

menyangkut Geodiversity secara populer.

(11)

3. Menyiapkan Informasi Geowisata

PELATIHAN DAN SERTIFIKASI BIDANG KEPEMANDUAN GEOWISATA

PIAYNEMO, 14 – 18 JULI 2023

(12)
(13)
(14)

SEKILAS SEJARAH PERPIGI (18 Januari 2001)

(15)

JENIS INFORMASI GEOWISATA

INFORMASI UMUM INFORMASI KHUSUS

1. Kondisi geologi dan geomorfologi

2. Sosial budaya

kependudukan (agama, suku, bahasa, adat istiadat, pendidikan, mata

pencaharian)

3. Potensi pariwisata utama 4. Sektor ekonomi utama 5. Standar waktu setempat

1. Bentuk dan jenis batuan 2. Bentang alam

3. Struktur geologi 4. Proses geologi

5. Fenomena geologi

6. Sejarah/cerita berkaitan dengan lokasi/peristiwa geologi

7. Mitos, legenda, sejarah terkait keragaman geologi

8. Arkeologi dan kebudayaan terkait keragaman geologi

9. Keanekaragaman hayati terkait

keragaman geologi

(16)

KOMPONEN GEOLOGI

Geomorfologi

Batuan dan Mineral (Petrologi dan Mineralogi)

Struktur Geologi

Sejarah Geologi

• Proses Geomorfologi:

• Eksogen (Ekstraterestrial)

• Endogen (Tektonisme)

• Proses Vulkanisme

• Proses Sedimentasi dan Litifikasi (Diagenesis)

• Proses Metamorfisme

PROSES GEOLOGI

PELATIHAN DAN SERTIFIKASI BIDANG KEPEMANDUAN GEOWISATA

PIAYNEMO, 14 – 18 JULI 2023

(17)

DEFINISI-DEFINISI PADA GEOLOGI DASAR

BATUAN: kumpulan benda padat atau solid yang tersusun secara alami oleh

mineral dan / benda organiK dan anorganik yang menyusun lapisan terluar bumi

MINERAL: benda padat yang terbentuk secara alamiah di alam, tersusun atas unsur-unsur anorganik kristalin

GEOMORFOLOGI: salah satu komponen geologi yang mencakup bentuk dan dimensi bentang alam bumi, dan proses-proses yang mengontrol dan

mempengaruhi pembentukannya

STRUKTUR GEOLOGI: arsitektur kerak bumi dapat dibentuk oleh gaya tekan, punter dan tarik yang dipicu oleh adanya proses tektonisme dan vulkanisme (endogen) dan pembebanan ekstraterestrial seperti jatuhnya meteorit dan beban artifisial lainnya

SEJARAH GEOLOGI: urut-urutan kejadian geologi selama pembentukan geologi

suatu daerah

(18)

BATUAN DAN MINERAL

BATUAN BEKU → magma yang membeku

BATUAN METAMORF →berubah sifat (fisik, kimiawi dan biologi) dan

komposisi

BATUAN SEDIMEN → erosi, transportasi, sedimentasi dan litifikasi

BATUAN VULKANIK→ hasil aktivitas

gunungapi

(19)

SIKLUS BATUAN

(20)

BATUAN SEDIMEN

Klastika: dari

hancuran material sedimen

Contoh: breksi, konglomerat, batupasir,

batulempung, lanau, napal, dll

Non klastik: dari kumpulan sisa-sisa organisme dan unsur- unsur kimia

Ct: batugamping terumbu dan feroksida

a) Konglomerat: fragmen bulat, diameter fragmen >2mm

b) Batupasir: berlapis, silangsiur, diameter butir 1/32-2mm

c) Breksi: fragmen runcing, diameter

fragmen >2mm d) Batugamping tersusun atas

mineral karbonat (ct: kalsit: CaCO3)

>60%

(21)

BATUAN METAMORF/MALIHAN

Terfoliasi

Tak terfoliasi

Granulit

Marmer

Filit Sekis Gneis

Eklogit

(22)

GEOMORFOLOGI DAN STRUKTUR GEOLOGI

Bumi bersifat dinamis → dipengaruhi oleh tektonik → permukaan bumi tersusun atas lempeng-lempeng

Akibat tektonik → terbentuk lipatan, pensesaran, dan aktivitas gunung api → sehingga permukaan bumi menjadi tidak rata

Gambar diagram beberapa sesar

(23)

BERBAGAI JENIS LIPATAN DAN DEFORMASI

Tiga Jenis Stress yang bekerja pada batuan : Compression (kiri), Tension (tengah), dan Shear (kanan)

(24)

WAKTU / SEJARAH GEOLOGI

Bumi telah berumur / telah ada sejak 4,5 milyar tahun

Selama itu terjadi evolusi kerak buminya, hingga saat ini

Diawali dengan pembentukan benua/ lempeng raksasa Pangea dan Samudera pasifik pada Trias (225 juta

tahun lalu)

Pangea pecah menjadi 2, yaitu Gondwana dan Laurasia pada 150 juta tahun lalu, diikuti dengan pembentukan samudera Atlantik, India dan Australia

Gondwana pecah menjadi India, Antartika, Australia, Afrika dan Amerika Selatan pada Tersier (34 juta tahun lalu)

Laurasia pecah menjadi 2 yaitu Amerika Utara dan

Eurasia

(25)
(26)
(27)

TEMA GEOWISATA

Tektonism

Gunungapi

Fosil: floral, faunal

Karst

Sekuen Turbidit

Sekuen Delta

Reef Sedimentology

Natural bridge

Pra-Tertiary life / geology

Historical life and Geology

• Quaternarry life

• Melange / ofiolit / sutural

• Goa / speleothem

• Fluvial / gosong pasir / bridge

• Geo-archeology

• Geo-botany

• Bekas tambang

• Bekas pemboran

(28)

TEMA : TEKTONISM DAN STRUKTUR GEOLOGI

Berhubungan dengan tektonik lempeng

Zona subduksi, kolisi, obduksi

Zona pemekaran

Melange, suture, ofiolit

Berupa zona subduksi: penunjaman lempeng samudera di bawah lempeng benua dan / lempeng samudera di bawah lempeng samudera

Dapat membentuk komplek melange dan prisma akresi

Zona pemekaran → membentuk komplek ofiolit, yaitu lempeng samudera baru yang dibentuk oleh keluarnya magma pada celah divergen, contoh: Samudera Atlantik, Pasifik, India, Australia dan Antartika. Di Indonesia dapat dijumpai di Sulawesi Tengah dan Sulawesi Timur

(29)

TEMA : GEOWISATA GUNUNGAPI

Gunung Batur (Aditya Chandra, 2019)

Central Khuluk proksimal Medial/

Lereng tengah

Gunung Rinjani (Abdul Latief Apriaman, 2019) Strato volcano

Kaldera: danau kawah Dinding kaldera

Awan Panas: campuran partikel dan gas dengan tekanan yang sangat tinggi yang menuruni lereng dengan kecepatan > 160km/jam, bersuhu >

600oC

Lahars: campuran partikel vulkanik dan air dengan tekanan yang sangat tinggi yang menuruni lereng dengan kecepatan > 60km/jam, bersuhu <

400oC

Lava

Bomb Gunung Api

(30)

DAERAH DENGAN POTENSI GEOWISATA GUNUNGAPI

(31)

TEMA : GEOWISATA FOSIL: FLORA, FAUNA

Fosil Kayu

Fosil Binatang Purba

Fosil Manusia purba

Fosil

Planktonik &

Bentonik Fosil Jejak & Numullites

Fosil Jejak Kali Ngalang (2020)

(32)

DAERAH DENGAN POTENSI GEOWISATA FOSIL

Fosil Manusia Purba di Jawa Tengah-Jawa Timur:

Sangiran, Patiayam, Sambungmacan, Sragen, Songputri, Perning, Kedungbrubus, Kalibeng, Kabuh, Trinil, Mejokerto, Ngandong, dll

Fosil Kayu di Jawa Barat (Ciampea, Jasinga,

Leuwiliang, Banten, Sukabumi, dan Tasikmalaya), Jawa Tengah (Banjarnegara dan daerah

perbatasan antara Sragen dan Karanganyar), Jawa Timur (Pacitan), Purwajaya (Oajanan-Kalimantan), Jambi (Merangin), dan Flores

Sedimen: sepanjang cekungan Jawa, Sumatera,

Sulawesi Selatan, Kalimantan

(33)

TEMA : GEOWISATA KARST

DIY, Jawa Tengah dan Jawa Timur dengan Geopark Karst Gunungsewu dan Gombong di Kebumen

Sulawesi Selatan dengan Geopark Karst Maros

Kalimantan Timur dengan Karst Sangkulirang-Mangkalihat

Karst di Ciamis- Pangandaran-Tasikmalaya-Sukabumi, dll

Goa tetes Lumajang (Desi Puji Lestari, 2018)

Karst Maros (kumparan, 2018) Bukit-Bukit Kerucut

(Humas Wonogiri, 2018)

(34)

TEMA : GEOWISATA SEKUEN TURBIDIT

KOMPLEK TURBIDIT dibentuk oleh longsoran di dasar laut dalam (kedalaman >2000m) → indikasi dekat dengan zona subduksi. Pada awalnya berada pada lereng lantai samudera yang terdeformasi (dapat berupa sesar turun, mendatar atau naik), biasanya oleh sesar turun.

Diendapkan dengan arus pengendapan yang sangat kuat dan cepat secara turbid, dengan volume sedimen yang sangat besar. Sedimennya dicirikan oleh adanya sekuen stratigrafi

pengendapan berangsur dari kasar ke halus dan tebal ke makin menipis baik ke atas maupun

manjauh

(35)

TEMA : GEOWISATA DELTA

Delta Mahakam (Kalimantan)

Delta Kampar (Sumatera)

Delta Brantas (Jawa Timur)

http://faisal073.blogspot.com/2013/05/v -behaviorurldefaultvmlo.html

Delta Mahakam merupakan suatu kawasan delta yang terdiri dari beberapa pulau yang

terbentuk akibat adanya endapan di muaraSungai

Mahakam denganSelat Makassar, Kalimantan Timur.

Kawasan Delta Mahakam memiliki luas sekitar

150.000ha (termasuk wilayah perairan). Namun jika dihitung luas wilayah daratan saja, luas kawasan ini mencapai kurang lebih 100.000 ha.

Kawasan Delta Mahakam merupakan wilayah yang kaya akan sumber daya alam,

terutamaminyak bumi dangas alam(migas).

S. Mahakam

Delta Front

Delta Front2w3 Delta Plain

Upper

Lower

https://testingjatinangor.wordpress.com/2010/03/08/field-trip-of- sediment-clastic-at-mahakam-delta-east-kalimantan-third-day/

(36)

TEMA : GEOWISATA REEF (TERUMBU KARANG)

Taman Laut Takabonerate (Anonim, 2019) Taman Laut Rubiah (Anonim, 2019)

Asri Jaya, 2020 Spermoden

(37)

TEMA : GEOWISATA SISTEM SUNGAI – GOSONG PASIR

Sungai Moramo di Konawe Sulawesi Tenggara

Saluopa di Desa Leboni, Pamona Pusalemba, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah (Anonim, 2019)

Gosong Pasir di Labuhan Bajo (Makasar) (Sumber :dawainusa) Gosong Pasir di Ngurtafur – Maluku

(sumber: dantoadityo.com, 2016)

(38)

TEMA: GEOWISATA KEHIDUPAN PRASEJARAH

Penemuan fosil manusia purba

Cara hidup dan budaya yang ditinggalkan (dari lukisan, artefak dll)

Sebaran / keterdapatannya dari sudut pandang geologi

Kepunahan dan / migrasi yang

mempengaruhinya dari sudut pandang geologi

Tatanan geologi lingkungan: morfologi, adat-

istiadat, mitos dll kaitannya dengan kondisi

geologi yang terdapat di daerahnya

(39)

TEMA : GEOWISATA KEHIDUPAN JAMAN SEJARAH

Geologi masa sejarah, seperti masa kerajaan Mataram Kuno, Majapahit, Kutai, Tarumanegara, Galuh-Pakuan dll

Biasanya berhubungan dengan Mitos (sebelum abad ke-14) dan sejarah nyata yang tercatat (setelah abad ke 14)

Yang menyebabkan kepunahannya / kepindahannya dari sudut pandang geologi

Banyak berhubungan dengan artefak dan catatan sejarah seperti cerita babad dan benda-benda arkeologi lainnya

Tata ruang, tata lingkungan dan cara hidup kaitannya dengan kondisi geologinya

Candi Montor di Lamongan: tertimbun oleh material lahar

Candi Liyangan di Wonosobo:

tertimbun oleh material Gunung Sumbing Candi Kedulan: ditimbun oleh material gunung

api dan runtuh oleh gempabumi

(40)

TEMA : GEOWISATA BEKAS TAMBANG

Dulu bekas tambang sering ditinggalkan begitu saja

Kini area ini dimanfaatkan sebagai destinasi wisata

Contoh: tambang batugamping di Bangkalan Madura, Tebing Breksi Yogyakarta, Namsalu- Belitung; Sawahlunto

Tebing Breksi Yogyakarta

Brown Canyon, Semarang Bangkalan, Madura

Open Pit Nam salu - Belitung

(41)

TEMA : GEOWISATA GOA

Gua umumnya berupa goa-goa pada daerah karst

Gua bisa berupa goa laut yang terbentuk karena proses aberasi oleh air laut

Gua bisa juga terbentuk karena adanya tumpukan bebatuan yang berukuran sangat besar sehingga membentuk goa

Gua bisa juga terbentuk karena hasil pengendapan lava produk letusan gunungapi

Gua laut-Sodongparat CPUGGp

Gua Lava-Lawa

Gua Lubang hidung-Natuna

(42)

TEMA : GEOWISATA AIR TERJUN

Niagara waterfall

http://eliteclubltd.com/2015/12/most-spectacular-waterfalls-of-the-world/

Cimarinjung waterfall - CPUGGp

Benangkelambu waterfall - RinjaniUGGp

Cikaso waterfall - CPUGGp

Sigura-gura waterfall - KTUGGp

(43)

BEBERAPA BUKU TERKAIT GEOWISATA & GEOPARK 1998-2015

(44)
(45)
(46)
(47)
(48)
(49)
(50)
(51)

Kep. Wayag

Waigeo Barat (Calon Geopark Raja Ampat)

(52)
(53)
(54)
(55)
(56)

Misool

(57)
(58)
(59)
(60)

KABUI

(61)

GEOPARK DI INDONESIA

UNESCO GLOBAL GEOPARK ADA 10

GEOPARK NASIONAL ADA 9

(62)
(63)

GEOPARK NASIONAL BELITONG

Geopark Belitong luasnya 4,800 km2 daratan dan 13,000 km2 laut

Belitong, nama tradisional dari p.

Belitung, pulau yang kaya akan timah, dengan geologi yang spektakuler dan landskap “tor” granit

Nama “Belitong” mewakili adat istiadat, budaya dan sejarah

masyarakat yang tinggal di pulau tersebut

https://belitonggeopark.net

(64)

REGIONAL GEOLOGY OF BELITUNG ISLAND

1. Batuan metasedimen (Formasi Kelapakampit), umur Permo Carboniferous

2. Batuan sedimen (Tajam Formation), 3. Lava & Breksi (Formasi Siantu )

4. Granite Tanjungpandan, umur Trias 5. Adamelite Baginda umur Jurrasic 6. Granodiorite Burungmandi, Kelubi,

dan Quartz Diorite Batubesi, umur Cretaceous

7. Batupasir berkarbon (Plistosen) 8. Alluvial (Quarternary)

https://belitonggeopark.net

(65)

KEUNIKAN GEOLOGI GEOPARK BELITONG

Fitur penting geologi Geopark Belitong, yaitu:

1. Bentang Alam Granit Belitong Tor,

2. Batu Satam atau Belitong atau Belitung Tektite yang Unik;

3. Variasi Batuan Granit, Granit dan Kuarsa Diorit di Ujung Selatan Sabuk Timah Malaya;

4. Keunikan Sejarah Penambangan Timah Tua di Indonesia,

5. Singkapan Batuan Sedimen Permo-Karbon dan Keunikan Asal Timah;

6. Singkapan Sedimen tempat tumbuh Ekosistem Kerangas yang Khas,

7. Bentang Alam dan Pulau-Pulau Kecil di Sekitar Pulau Belitung,

8. Biogeografi dan Hubungan Keanekaragaman Geologi, Biologi, dan Budaya

https://belitonggeopark.n et

(66)

GEOSITE – GEOPARK NASIONAL BELITONG

KUALA GRANIT –SUNGAI KUALA terjadi ketika lempeng Banda, lempeng Argo dan busur Woyla terpisah dari Australia, bergerak menuju Asia Tenggara sekitar 145 juta tahun yang lalu. Tren sungai yang dilacak di sepanjang SW cocok dengan pergerakan tersebut. Situs ini merupakan batuan granit dengan vegetasi 6 species mangrove. Selama abad kesembilan belas, kawasan ini dikenal sebagai pelabuhan perdagangan yang menghubungkan sungai dengan Laut Natuna di utara.

BUKIT PERAMUN, landskap khas TOR granit; Situs ini merupakan hutan yang terdiri dari 149 spesies tumbuhan dan meliputi 350.

Nama 'Peramun', yang berarti ramuan, berasal dari melimpahnya tumbuhan obat di daerah tersebut; banyak yang dikatakan efektif dalam pemulihan dari malaria, persalinan, diabetes, tekanan

darah tinggi dan penyakit sejenis lainnya.

Tumbuhan ini digunakan dalam produksi suvenir unik produk kerajinan yang disebut geo-herbals. Horsfield’s Tarsius

(Chepalopacus bancanussaltator) juga dapat ditemukan di sini.

https://belitonggeopark.n et

(67)

GEOSITE – GEOPARK NASIONAL BELITONG

TANJUNG KELAYANG, landskap TOR yang eksotis dari granit Trias (213 Jtl). Morfologi lingkungan laut granit telah diakui sebagai warisan geologi kelas dunia.

Gugusan pulau kecil 'island hopping' antara pulau Garuda, Pulau Kelayang, pulau Pasir, pulau Kepayang, pulau Batu Berlayar, Pulau Burung, Pulau Malang Ara, dan pulau Lengkuas.

Keanekaragaman hayati di dasar laut juga menjadi daya tarik yang populer. Atraksi budaya penting lainnya termasuk

mercusuar kolonial di Pulau Lengkuas

BATU BEDIL, (Bedil berarti senapan) dinamai legenda di mana suara keras seperti senapan meledak dari batu. Penyebabnya adalah gelombang besar yang menghantam lubang kecil di batu yang terhubung ke rongga di dalam granit Trias, menyebabkan suara keras yang bisa terdengar dari jarak 30 km.

Sungai Padang, terbentuk oleh kontak antara Granit

Tanjungpandan dan Formasi Kelapa Kampit; Kawasan ini juga dikenal dengan hutan bakau yang luas dan konservasi kerang raksasa (Tridacna sp.).

https://belitonggeopark.n et

(68)

GEOSITE – GEOPARK NASIONAL BELITONG

NAM SALU OPEN PIT, lubang bekas tambang timah pada batuan Formasi Kelapa Kampit (Permo-Carboniferous) berupa batuan sedimen, yaitu batupasir merah, batuan kuarsa dan batuan

metamorf. Kegiatan penambangan dimulai ketika sumber timah ditemukan di Gunung Kik Karak. Perusahaan Australia BHP

(1971-1985) kemudian melakukan operasi penggalian besar- besaran membentuk kawah besar di puncak Gunung Kik Karak.

Tarsius (Chepalopachusbancanus saltator) juga dapat diamati di sini bersama organisme unik lainnya seperti berbagai jenis

Nepenthes sp. (Kantong Semar dalam bahasa Indonesia standar atau Ketakongin dalam bahasa daerah).

HUTAN LUMUT, Batuan metasedimen Formasi Kelapa Kampit, merupakan kawasan konservasi dengan keanekaragaman hayati yang kaya di atas batuan metasediment flysch di Formasi Kelapa Kampit. Bioma ini terdiri dari berbagai jenis lumut dan anggrek hutan hujan tropis termasuk sekitar 9 jenis lumut (Bryophytasp.), Sekitar 9 jenis anggrek (Orchidaceae), dan pasakbumi

(Eurycomalongifolia). Daerah ini juga merupakan sumber air yang penting dan dianggap keramat oleh masyarakat setempat.

https://belitonggeopark.n et

(69)

GEOSITE – GEOPARK NASIONAL BELITONG

BATU BAGINDA, terdapat dua Batu Baginde terletak di atas sebuah bukit dekat Gunung Baginda. Kedua batu tersebut

menurut cerita rakyat setempat disebut perbukitan Meninda Men dan Bukit Baginda Wanita.

Batuannya berupa Adamelit (granit tipe-I) terdiri dari kuarsa, feldspar, plagioklas, biotit, hornblende, dan bahan sekunder berupa aktor, karbonat, limonit, dan oksida besi. Itu tidak

mengandung timah dan dengan demikian terhindar dari aktivitas penambangan.

GARUMEDANG TEKTIT, tektit adalah sumber daya geologi penting Belitung - nama Belitung sendiri berasal dari bentuk tektit yang ditemukan secara lokal, yaitu 'Billitonite'. Batuan ini umumnya dikenal sebagai 'Satam Stones' atau 'Black Diamonds' yang terbentuk dari tumbukan benda luar angkasa di bawah tekanan dan suhu tinggi serta mengandung sejumlah timah.

Garumedang Tektit adalah kawasan konservasi yang ditunjuk;

Penambangan timah dilarang di sini karena akan merusak

lingkungan pesisir tempatnya berada. Geosite juga menyimpan informasi tentang sejarah dan budaya penambangan timah di Belitung.

https://belitonggeopark.n et

(70)

TERIMAKASIH…

SEMOGA BISA MEMBANTU

(71)

0.98kM

Batu Wajah

D’Coral

Turbidite Deposit

Ofiolit

CONTOH

Peta Geotrack (Darat)

Geosite-01

Geosite-02

Geosite-03

(72)

GEOSITE 02 GEOSITE 02

(73)

GEOSITE 03 GEOSITE 03

Gambar

Gambar diagram beberapa sesar

Referensi

Dokumen terkait