EDISI 105 / Jum’at, 31 Maret 2023
EDISI 105 / Jum’at, 31 Maret 2023
Ma'asyiral Muslimin Rahimakumullah
Sembilan hari sudah kita melalui bulan Ramadan 1444 H. Kita masih berada di episode pertama yang disebut-sebut seba- gai sesi rahmat. Tidak lama lagi kita akan memasuki episode kedua yang disebut- sebut sebagai sesi maghfirah (ampunan).
Ada yang menyebutkan bahwa sepuluh hari kedua dari Ramadan memiliki keutamaan yang lebih dibanding sepuluh hari yang pertama. Salah satu alasannya adalah karena di sepuluh hari kedua ini terjadi peristiwa perang Badar.
Meletusnya perang Badar melambungkan simbol pertarungan antara yang haq dengan yang batil. Allah ﷻ memenangkan kebenaran dan menghancurkan kebatilan, sehingga kalimat tauhid tetap kokoh sampai akhir masa, sementara musuh-musuh Allah ﷻ
dan Rasul-nya ﷺ menjadi hina dina sampai hari akhir.
Dari sekian kemuliaan yang Allah ﷻ berikan kepada umat Nabi Muhammad ﷺ adalah dibukanya pintu-pintu kebaikan yang jika kita masuki, akan menjadi sebab kita meraih ampunan atas dosa-dosa yang melumuri kehidupan kita selama ini. Karena kita berada di bulan turunnya Alquran, mari kita pelajari kembali sejumlah sebab turunnya ampunan yang tertera di sejumlah surat dan ayat Alquran.
Pertama, takwa kepada Allah ﷻ.
Bertakwa kepada Allah ﷻ yang berarti melaksanakan perintah Allah ﷻ dan menjauhi larangan-Nya merupakan pintu bagi kita untuk mendapatkan ampunan dari Allah ﷻ.
KHUTBAH I
ِ ي َس ْنِمَو ا َن ِسُفْنَأ ِر ْوُر ُش ْنِم ِللهاِب ُذوُعَنَو ْهُرِفْغَت ْسَنَو ُهُنْيِعَت ْسَنَو ُهُدَمْحَن ِ َّ ِلِلّ َدْمَحْلا َّنِإ ِتاَئ
ْضُي ْن َم َو ُه ل َّل ِض ُم َلاَف ُالله ِهِدْهَي ْنَم ،اَنِلاَمْعَأ َ َلا ُه َد ْح َو ُالله َّلا ِإ َهَلِإ َلا ْنَأ ُدَه ْشَأ .ُهَل َيِداَه َلاَف ْلِل
د َّم َح ُم اَنِ يِب َنَو اَن ِدِ ي َس ىَلَع ْمِ ل َسَو ِ لَص مهللا ُهُلْو ُسَرَو ُهُدْبَع اًدَّمَحُم َّنَأ ُدَه ْشَأَو ُهَل َكْيِر َش
ى َل َع َو
ِع : دعب امأ . َنْيِع َم ْج َ
أ ِهِبا َح ْص َ أ َو ِهِلآ ، ِناَّن َلما ِالله ىَوْقَتِب ي ِ سْفَنَو ْمُكْي ِصْوُأ ي ِنإَف ، ِنٰمْحَّرلا َداَب
َ أ َو َّلا ِإ َّن ُتوُمَت َلاَو ِهِتاَقُت َّقَح َ َّاللَّ اوُقَّتا اوُنَمآ َنيِذَّلا اَهُّيَأ اَي : ميركلا ِهِباَتِك يِف ِلِئاَقْلا
َنو ُم ِل ْس ُم ْمُتْن
EDISI 105 / Jum’at, 31 Maret 2023
Allah ﷻ berfirman :
ْلَع ْجَي َ هاللَّ او ُقَّتَت ْن ِا آْٰوُن َم ٰا َنْي ِذَّلا اَهُّيَآٰٰي ْر ِفْغَيَو ْم ُكِتٰاِ ي َس ْمُكْنَع ْرِ فَكُيَّو اًناَقْرُف ْمُكَّل و ُذ ُ هاللَّ َو ْْۗم ُك َ ِمْي ِظَع ْلا ِلْضَفْلا ل
"Wahai orang-orang yang beriman! Jika kamu bertakwa kepada Allah, niscaya Dia akan memberikan furqan (kemampuan membedakan antara yang hak dan batil) kepadamu dan menghapus segala kesalahanmu dan mengampuni (dosa-dosa)mu. Allah memiliki karunia yang besar." (QS. Al-Anfal : 29)
Kedua, takut kepada Allah ﷻ. Takut kepada Allah ﷻ tidak sama dengan takut kepada selain Allah ﷻ. Ketakutan yang kita rasakan kepada sejumlah makhluk biasanya membuat kita akan lari menjauh, kita menghindari pertemuan dengan yang bersangkutan.
Di sisi lain, takut kepada Allah ﷻ artinya kita takut terkena murka dan amarah Allah ﷻ yang akan membuat kita hina dan menyesalinya. Agar Allah ﷻ tidak murka kepada kita, maka kita berusaha sekuat tenaga untuk melakukan hal-hal yang membuat Allah rida kepada kita.
Itulah yang menjadi cita-cita setiap orang beriman, yaitu meraih rida Ilahi.
Allah ﷻ berfirman :
َن ٰم ْحَّرلا َي ِ ش َخَو َر ْك ِ ذلا َعَبَّتا ِنَم ُرِذْنُت اَمَّنِا َك ر ْج َاَّو ةَرِفْغَمِب ُهْر ِ شَبَف ِِۚبْيَغْلاِب مْيِر
"Sesungguhnya engkau hanya memberi peringatan kepada orang-orang yang mau mengikuti peringatan dan yang takut kepada Tuhan Yang Maha Pengasih, walaupun mereka tidak melihat-Nya.
Maka berilah mereka kabar gembira dengan ampunan dan pahala yang mulia."
(QS. Yasin : 11)
Kaum Muslimin yang Berbahagia
Ketiga, penyebab ampunan dari Allah ﷻ adalah sabar dan tetap teguh berpendirian di atas jalan kebenaran. Bersikap sabar harus menjadi hiasan bagi setiap diri orang beriman.
Sufyan ats-Tsauri mengatakan bahwa ada tiga indikator sikap sabar,
EDISI 105 / Jum’at, 31 Maret 2023
ِتَبْي ِص ُمِب ْث ِ دَحُت َلا ِرْبَّصلا َنِم ٌةَث َلاَث
َ لاَو َك
َك َس ْفَن ِ كَزُت َ
لاَو َكِع َجَوِب
“Tiga hal bagian dari sabar: Jangan cerita musibah yang menimpamu. Jangan ceritakan rasa sakit hatimu karena musibah. Jangan puji dirimu jika telah sukses menjadi orang yang bersabar. ”
Dengan sabar yang tanpa batas seorang muslim terbebas dari depresi, stress, gila dan bunuh diri karena musibah dan problem hidup. Orang yang sabar itu tidak curhat masalah hidupnya kepada semua orang. Orang yang menceritakan problem hidupnya kepada semua orang yang dia jumpai adalah ciri orang yang tidak sabar.
Orang yang sabar itu hatinya merasa berat dan sakit namun rasa sakit tersebut dikendalikan sehingga tidak diceritakan kepada banyak orang.
Allah ﷻ berfirman :
ُهْت َّس َم َءۤاَّر َض َدْعَب َءۤا َمْعَن ُهٰنْق َذَا ْنِٕى ل َو َ ٌحِر َفَل ٗهَّنِاْۗ ْي ِ نَع ُتٰاِ ي َّسلا َبَهَذ َّنَلْوُقَيَل
اوُل ِمَعَو اْو ُرَب َص َنْي ِذ َّلا َّلاِا ،ٌٌۙرْوُخَف ٌرْيِب َك ٌرْجَاَّو ٌةَرِفْغَّم ْمُهَل َكِٕىٰۤلوُا ِْۗتٰح ِلهصلا
"Dan jika Kami berikan kebahagiaan kepadanya setelah ditimpa bencana yang menimpanya, niscaya dia akan berkata, 'Telah hilang bencana itu dariku.' Sesungguhnya dia (merasa) sangat gembira dan bangga. Kecuali orang- orang yang sabar, dan mengerjakan kebajikan, mereka memperoleh ampunan dan pahala yang besar." (QS. Hud : 10 -
2 1 )
Keempat, taat, patuh, serta setia dalam mencintai dan mengikuti ajaran Rasul ﷺ.
Allah ﷻ berfirman :
ْيِنْوُعِب َّتاَف َ هاللَّ َنْوُّب ِحُت ْمُتْنُك ْنِا ْلُق ُكَب ْوُن ُذ ْم ُك َ
ل ْر ِفْغَيَو ُ هاللَّ ُم ُكْبِبْحُي ُ هاللَّ َو ْۗ ْم
ٌمْي ِحَّر ٌرْو ُف َغ
"Katakanlah (Muhammad), 'Jika kamu mencintai Allah, ikutilah aku, niscaya Allah mencintaimu dan mengampuni dosa-dosamu.' Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang." (QS. Ali Imran : 31)
EDISI 105 / Jum’at, 31 Maret 2023
Kelima, mau memaafkan kesalahan orang lain. Allah ﷻ berfirman :
ْنَا ِةَع َّسلاَو ْم ُكْنِم ِلْضَفْلا وُلوُا ِلَتْأَي َلاَو ْي ِف َنْيِر ِج ٰهُ ْلماَو َنْيِك ٰسَ ْلماَو ىٰبْرُقْلا ىِلوُا آْٰوُتْؤُّي َ
لاَا ْۗاْو ُح َف ْصَيْلَو اْو ُفْعَيْل َوۖ ِ هاللَّ ِلْيِب َس ُ هاللَّ َوْۗ ْم ُك َ
ل ُ هاللَّ َر ِفْغَّي ْن َا َنْوُّب ِحُت ٌر ْو ُف َغ
ٌمْي ِحَّر
"Dan janganlah orang-orang yang mempunyai kelebihan dan kelapangan di antara kamu bersumpah bahwa mereka (tidak) akan memberi (bantuan) kepada kerabat(nya), orang-orang miskin dan orang-orang yang berhijrah di jalan Allah, dan hendaklah mereka memaafkan serta berlapang dada. Apakah kamu tidak suka bahwa Allah mengampunimu? Dan Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang."
(QS. An-Nur : 22)
Jemaah Salat Jumat yang Dimuliakan Allah
Keenam, raih ampunan Allah ﷻ dengan amal saleh. Allah ﷻ berfirman :
ٌِۙت ٰح ِل هصلا او ُلِمَعَو اْوُنَمٰا َنْيِذَّلا ُ هاللَّ َدَعَو ٌمْي ِظَع ٌر ْج َاَّو ٌةَرِفْغَّم ْمُهَل
"Allah telah menjanjikan kepada orang- orang yang beriman dan beramal saleh, (bahwa) mereka akan mendapat ampunan dan pahala yang besar." (QS. Al-Maidah : 09)
Dan yang terakhir atau ketujuh, ampunan dapat kita raih dengan beriman. Allah ﷻ berfirman :
ْر ِفْغَي ٖهِب اْو ُنِمٰاَو ِ هاللَّ َي ِعاَد اْوُبْي ِجَا ٰٓاَنَمْوَقٰي با َذَع ْنِ م ْمُكْر ِجُيَو ْمُكِبْوُنُذ ْنِ م ْمُكَل مْيِل َا
"Wahai kaum kami! Terimalah (seruan) orang (Muhammad) yang menyeru kepada Allah. Dan berimanlah kepada- Nya, niscaya Dia akan mengampuni dosa-dosamu dan melepaskan kamu dari azab yang pedih. (QS. Al-Ahqaf : 31)
Inilah sejumlah ayat Alquran yang berbicara mengenai cara bagi kita mendapatkan ampunan. Mari kita
EDISI 105 / Jum’at, 31 Maret 2023
amalkan sebagai upaya kita menjadi orang yang mendapat ampunan Allah ﷻ khususnya di bulan Ramadan yang penuh dengan ragam kebajikan.
، ِمْي ِظَعلا ِنآْر ُقلا ِيف ْم ُكَلَو يِل ُالله َكَراَب ِينَع َفَنَو ِت َايلآْا َنِم ِهْيِف اَمِب ْمُكاَّيِإَو
ْم ُكْن ِمَو ِينِم َلَّب َقَتَو ِمْيِكَحلا ِرْك ِذلاَو ُلْوُق َ
أ . ُمْيِلَعلا ُعْيِم َّسلا َو ُه ُهَّنِإَ ُه َتَوَلاِت ِرِئا َسِلَو ْم ُكَلَو ِيل َالله ُرِفْغَت ْسَأَو اَذه ِيلْوَق ِنِمْؤُلماَو ِتاَمِل ْسُلماَو َنْيِمِل ْسُْلما َنْي
ُر ْو ُفَغلا َو ُه ُهَّنِإ ُهْوُرِف ْغَت ْساَف ِتاَنِمْؤُلماَو
ُمْي ِحَّرلا
.
EDISI 105 / Jum’at, 31 Maret 2023