• Tidak ada hasil yang ditemukan

DAFTAR pengelolaan aset

N/A
N/A
Yheni Fatkhurohmah

Academic year: 2023

Membagikan "DAFTAR pengelolaan aset"

Copied!
7
0
0

Teks penuh

(1)

NO ASPEK DETAIL TINGKAT KEKRITISAN

KESIMPULAN

(SESUAI / TIDAK SESUAI) KETERANGAN

1 MANAJEMEN MUTU

1.1 Sistem Mutu

1.1.1. Apakah telah tersedia sistem mutu terkait CDOB M

1.1.2 Apakah tersedia POB membuat protap? m

1.1.3 Apakah tersedia POB pengendalian perubahan yang mencakup kewajiban investigasi terhadap terjadinya ketidaksesuaian proses dan hasil sesuai standar CDOB?

M

1.1.4 Apakah tersedia POB terkait contingency plan seperti adanya bencana, pencurian obat dll?

M 2 ORGANISASI, MANAJEMEN DAN PERSONALIA

2.1 Organisasi dan Manajemen

2.1.1 Apakah tersedia struktur organisasi mencakup kedudukan penanggung jawab serta uraian tugasnya sesuai kewenangan yang disyaratkan dalam CDOB?

M

2.1.2 Apakah semua personel memahami peran dan tanggungjawab dalam organisasi terkait penerapan CDOB?.

M 2.1.3 Apakah mempunyai daftar nama, alamat dan wilayah kerja sales

dan jasa pengiriman?

m 2.2 Personalia

2.2.1 Apakah penanggungjawab PBF sesuai dengan ketentuan perundangan (Memiliki SIPA/SIKA)?

Ca 2.2.2 Apakah penanggung jawab bekerja full time di PBF? M 2.3 Pelatihan

2.3.1 Apakah memiliki program pelatihan personel yang mencakup identifikasi kebutuhan pelatihan dan rencana pelaksanaanya?

M 2.3.2 Apakah personil (PJ, bagian gudang, administrasi distribusi obat)

pernah mengikuti pelatihan yang sesuai dengan tanggung jawabnya?

m

2.3.3 Apakah pelatihan dievaluasi efektifitasnya dan didokumentasikan? m 2.4 Higiene

2.4.1 Apakah menerapkan sistem K3 (Kesehatan dan Keselamatan Kerja) ?

M 3 BANGUNAN DAN PERALATAN

3.1 Apakah lokasi sesuai dengan Izin PBF (termasuk area PBF yang disetujui)?

Ca 3.2 Apakah denah gudang / perubahan denah gudang sesuai dengan

persetujuan instansi yang berwenang?

M 3.3 Apakah tersedia papan nama yang mencantumkan nama PBF di

depan lokasi kantor dan gudang PBF?

m 3.4 Apakah tersedia area dan akses terpisah untuk penerimaan dan

pengeluaran barang untuk meminimalisir risiko campur baur obat dan diversi obat?

M

3.5 Apakah tersedia POB yang mengatur akses personil terhadap area penerimaan, penyimpanan dan pengiriman?

m PBF PT

(2)

KEKRITISAN (SESUAI / TIDAK SESUAI)

3.6 Apakah luas ruang penyimpanan memadai? M

3.7 Apakah kebersihan dan kerapian bangunan dijaga serta dipelihara sesuai POB?

m 3.8 Apakah gudang penyimpanan obat dapat menjamin mutu obat

(bebas banjir, penerangan cukup, suhu yang terkondisikan sesuai persyaratan lain penyimpanan obat)?

M

3.9 Apakah dilakukan pemetaan suhu di gudang penyimpanan? M 3.10 Apakah suhu dan kelembaban udara di ruang penyimpanan

dimonitor sesuai dengan yang dipersyaratkan masing-masing produk menggunakan alat ukur yang terkalibrasi?

M

3.11 Apakah mempunyai sistem pengendalian hama (pest control) dan terdokumentasi?

M 3.12 Apakah tersedia palet atau peralatan lain yang menjamin obat

dan/atau bahan obat tidak bersentuhan langsung dengan lantai?

M

4. OPERASIONAL 4.1 Pengadaan

4.1.1 Apakah ada POB pengadaan? M

4.1.2 Apakah dilakukan kualifikasi/rekualifikasi pemasok (dokumen atau audit lapangan sesuai dengan analisis risiko)?

M

4.1.3 Apakah seluruh pengadaan dari sumber yang sah? C

4.1.4 Apakah pengadaan berdasarkan surat pesanan? (untuk pengadaan dari PBF cabang ke Pusat, surat pesanan dapat berupa surat pesanan elektronik)

M

4.1.5 Apakah surat pesanan diverifikasi oleh penanggung jawab, mencantumkan nama jelas dan nomor SIK dan distempel perusahaan atau bagi PBF cabang penanggung jawab memiliki otoritas dalam melakukan pesanan melalui elektronik?

M

4.1.6 Apakah memiliki sistem dokumentasi pengadaan yang tervalidasi untuk mencegah terjadinya pengadaan di luar sistem yang ditetapkan, serta mampu telusur ?

M

4.1.7 Apakah PBF melakukan impor obat dan/atau bahan obat?

Jika ya lanjutkan dengan 4.1.8 s/d 4.1.9

N/A 4.1.8 Apakah setiap pemasukan obat dan/atau bahan obat impor disertai

Surat Keterangan Impor/dokumen resmi dari instansi yang berwenang? (hanya untuk PBF importir)

C

4.1.9 Apakah penyimpanan obat impor dilakukan sesuai dengan surat kuasa impor dari pemegang izin edar?

M 4.2 Penerimaan

4.2.1 Apakah ada POB penerimaan? M

4.2.2 Apakah penanggung jawab atau tenaga kefarmasian yang diberikan kuasa oleh penanggung jawab menandatangani faktur pengadaan atau SPB pada saat barang diterima?

M

4.2.3 Apakah setiap penerimaan obat dan/atau bahan obat dilakukan pemeriksaan kesesuaian antara fisik dan dokumen (meliputi : item, jumlah, nomor bets, tanggal kedaluwarsa) serta pemeriksaan kebenaran label/kondisi kemasan?

M

4.2.4 Apakah setiap penerimaan obat dan/atau bahan obat dicatat pada kartu stok (secara manual atau elektronik) yang sesuai dengan ketentuan CDOB?

M

4.3 Penyimpanan

4.3.1 Apakah penyimpanan obat dilengkapi dengan catatan stok baik manual maupun elektronik dengan informasi yang sesuai dan mampu telusur?

M

4.3.2 Apakah mempunyai sistem yang menjamin first in first out / first exp first out ?

M 4.3.3 Apakah obat dan/atau bahan obat disimpan pada kondisi sesuai

dengan yang tercantum pada kemasan?

M 4.3.4 Apakah penyimpanan obat dan/atau bahan obat terpisah dari

komoditi lain selain obat dan/atau bahan obat?

m

4.3.5 Apakah sistem penyimpanan obat dan/atau bahan obat mampu jaga mutu dan keamanannya (Sesuai bentuk sediaan, sesuai risiko kemananan seperti sitostatik, psikotropik dll)?

M

4.4 Pemisahan Obat dan/atau Bahan Obat

4.4.1 Apakah ada POB penanganan obat dan/atau bahan obat yang rusak, kadaluarsa atau mendekati kadaluarsa?

M 4.4.2 Apakah obat yang tidak layak jual dipisahkan dan disimpan di

tempat terpisah dan terkunci dengan label yang jelas, diinventarisir dan dibuat rencana tindak lanjutnya?

M

4.5 Penyaluran

4.5.1 Apakah ada POB penyaluran? M

(3)

KEKRITISAN (SESUAI / TIDAK SESUAI) 4.5.2 Apakah obat-obat yang disalurkan adalah obat-obat yang

terdaftar?

C 4.5.3 Apakah dilakukan kualifikasi/rekualifikasi pelanggan secara

berkala sesuai analisis risiko untuk mencegah terjadinya diversi dan penyalahgunaan?

M

4.5.4 Apakah setiap penyaluran obat dan/atau bahan obat berdasarkan surat pesanan yang ditandatangani apoteker pengelola apotek, apoteker penanggung jawab, atau tenaga teknis kefarmasian penanggung jawab dengan mencantumkan nomor SIPA, SIKA, atau SIKTTK dan dibubuhi stempel?

C

4.5.5 Apakah dilakukan skrining oleh penanggung jawab terhadap pesanan yang diterima untuk dapat dilayani berdasarkan analisis risiko guna mencegah terjadinya diversi dan penyalahgunaan?

M

4.5.6 Apakah dilakukan pemeriksaan kesesuaian obat dan/atau bahan obat yang dikirimkan dengan faktur atau SPB sesuai persyaratan CDOB (termasuk nomor bets dan tanggal kedaluwarsa)?

C

4.5.7 Apakah penangungjawab melakukan kontrol dan pengesahan terhadap penyaluran obat?

M 4.5.8 Apakah semua tanda terima faktur atau surat penyerahan barang

dibubuhi stempel sarana penerima (sesuai surat pesanan), diberi tanda tangan, nama terang dan No. SIKA/SIPA/SIKTTK Penanggung Jawab sarana/petugas teknis kefarmasian yang diberi kewenangan?

M

4.5.9 Apakah pembayaran dilakukan sesuai dengan nama yang tercantum dalam faktur penjualan?

M 4.6 Pemusnahan Obat dan/atau Bahan Obat

4.6.1 Apakah mempunyai POB pemusnahan obat dan/atau bahan obat? M 4.6.2 Apakah pernah melakukan pemusnahan obat/bahan obat dan

pelaksanaan yang sesuai ketentuan termasuk dilaporkan kepada Balai Besar/Balai POM setempat?

M

5. INSPEKSI DIRI

5.1 Apakah PBF telah melakukan inspeksi diri ? m

5.2 Apakah pelaksanaan inspeksi diri didokumentasi berserta tindakan perbaikan dan atau rencana perbaikanya?

m 6. KELUHAN, OBAT DAN/ATAU BAHAN OBAT

KEMBALIAN, DIDUGA PALSU, DAN PENARIKAN KEMBALI

6.1 Keluhan

6.1.1 Apakah tersedia POB penanganan keluhan ? m

6.1.2 Apakah memiliki sistem penanganan keluhan pelanggan? m 6.1.3 Apakah keluhan dilakukan investigasi penyebab dan dilakukan

trend analysis serta tindakan perbaikan yang berkelanjutan?

m 6.2

6.2.1 Apakah mempunyai POB penanganan obat dan/atau bahan obat kembalian termasuk pengembalian kepada pemasok?

M 6.2.2 Apakah memiliki sistem penanganan obat dan/atau bahan obat

kembalian termasuk persyaratan fisik dan dokumen obat kembalian yang dapat diterima untuk mencegah tersusupinya obat ilegal?

M

6.2.3 Apakah jumlah dan identitas obat dan/atau bahan obat yang dikembalikan sesuai dengan bukti penyaluran dan pengembalian?

M

6.2.4 Apakah obat dan/atau bahan obat kembalian yang diterima karena tidak memenuhi syarat mutu dan yang mengalami kerusakan penandaan, dikarantina dan terkunci?

M

6.2.5 Apakah pengembalian obat dan/atau bahan obat kepada pemasok menggunakan Surat Penyerahan Barang dan didokumentasikan?

M

6.3

6.3.1 Apakah mempunyai POB recall yang mencakup mandatory recall dan voluntary recall sesuai ketentuan?

M 6.3.2 Apakah sarana penerima produk recall segera diperintahkan untuk

menghentikan penyaluran dan mengembalikan produk tersebut?

M

6.3.3 Apakah dilakukan pencatatan terhadap produk recall? M 6.3.4 Apakah pelaksanaan penarikan atau hasil penarikan termasuk

permintaan penghentian penyaluran serta Laporan Pengembalian Barang yang Ditarik dari Peredaran dilaporkan kepada Badan POM?

M

6.4 Obat dan/atau Bahan Obat Diduga Palsu

6.4.1 Apakah memiliki POB penanganan obat palsu yang dapat menjamin obat palsu tidak terdistribusi dan digunakan oleh masyarakat?

M

(4)

KEKRITISAN (SESUAI / TIDAK SESUAI) 6.4.2 Apakah temuan obat palsu atau obat diduga palsu segera

dilaporkan kepada instansi berwenang dan dibuat rencana tindak lanjutnya ?

M

7 TRANSPORTASI

7.1 Apakah memiliki mekanisme kontrol terhadap dokumen pengiriman obat dan/atau bahan obat untuk mencegah terjadinya penyimpangan dalam transportasi serta kesesuaian dengan alamat yang sesuai dengan Surat Pesanan?

C

7.2 Apakah ada sistem yang mengatur penanganan pengiriman obat dan/atau bahan obat yang tidak sesuai dengan pesanan untuk mencegah terjadinya diversi dan penyalahgunaan dokumen?

M

7.3 Apakah obat dan/atau bahan obat dikirim ke alamat sesuai dengan Surat Pesanan?

C 8 SARANA DISTRIBUSI BERDASARKAN KONTRAK

8.1 Apakah pengiriman obat dengan menggunakan jasa pengiriman pihak ketiga dilengkapi dengan perjanjian kerjasama yang sesuai ketentuan CDOB?

M

8.2 Apakah jasa pengiriman dilakukan audit untuk memastikan pengiriman dilakukan sesuai ketentuan sehingga mutu dan keamanan terjamin?

m

9 DOKUMENTASI

9.1 Apakah sistem dokumentasi manual atau elektronik sesuai dengan ketentuan serta dapat ditelusuri setiap saat ?

C 9.2 Apakah arsip surat pesanan, faktur pembelian, faktur penjualan

dan kartu stok disimpan minimal selama 3 tahun

M 9.3 Apakah salinan surat pesanan, faktur atau surat jalan dari pemasok

disatukan untuk memastikan legalitas proses pengadaan dan ketelusuran?

M

9.4 Apakah arsip surat pesanan dari pelanggan dan faktur penjualan dan atau Surat Pengantar Barang disatukan untuk memastikan legalitas proses penyaluran dan ketelusuran?

M

(5)

KEKRITISAN (SESUAI / TIDAK SESUAI) 9.5 Apakah format faktur atau Surat Penyerahan Barang sesuai dengan

ketentuan pada pedoman Cara Distribusi Obat yang Baik (CDOB)

M

9.6 Apakah dilakukan pelaporan triwulan pengelolaan obat? M 10 PENANGANAN PRODUK RANTAI DINGIN (COLD

CHAIN PRODUCTS) 10.1 Penerimaan

10.1.1 Apakah memiliki POB penerimaan CCP? M

10.2 Penyimpanan

10.2.1 Apakah memiliki POB penyimpanan CCP? M

10.2.2 Apakah tersedia tempat terpisah untuk penyimpanan produk CCP sesuai dengan spesifikasi produk?(minimal chiller)

C 10.2.3 Apakah mempunyai freezer untuk penyimpanan ice pack M 10.2.4 Apakah dilakukan kualifikasi terhadap tempat penyimpanan

khusus untuk CCP bila terjadi perubahan kondisi atau dilakukan kualifikasi kinerja minimal setahun sekali oleh teknisi yang kompeten?

M

10.2.5 Apakah suhu ruang penyimpanan CCP sesuai dengan spesifikasi CCP?

C 10.2.6 Apakah dilakukan monitoring suhu serta pencatatan secara berkala

(minimal sehari tiga kali dengan interval yang memadai)?

M

10.2.7 Apakah dilengkapi dengan temperature data logger yang terkalibrasi dan dilakukan evaluasi hasil pemantauan suhu secara berkala?

M

10.2.8 Apakah tempat penyimpanan dilengkapi dengan alat yang dapat memberi peringatan suhu kritis dan secara rutin dilakukan pengecekan?

M

10.2.9 Apakah mempunyai generator otomatis yang berfungsi dengan baik? Atau apakah mempunyai petugas yang dapat menjamin generator yang tidak otomatis berfungsi dengan baik selama 24 jam?

C

10.2.10 Apakah terdapat sistem penanganan produk CCP apabila tempat penyimpanan mengalami gangguan/kerusakan (contingency plan)?

M

10.2.11 Apakah CCP disimpan terpisah dari komoditi selain obat dan/atau bahan obat ?

M 10.2.12 Apakah memiliki sistem penanganan CCP yang tidak layak jual

yang dapat memastikan CCP tidak mencemari produk lain atau tidak berpotensi disalahgunakan?

M

10.2.13 Apakah CCP yang tidak layak jual disimpan di tempat terpisah dan terkunci, dengan label yang jelas? (penyimpanan CCP tidak layak jual tidak harus disimpan di chiller)

M

10.3 Pengiriman

10.3.1 Apakah memiliki POB pengiriman CCP? M

10.3.2 Apakah penyaluran CCP menggunakan wadah kedap yang dilengkapi icepack/coolpack sedemikian rupa sehingga dapat menjaga suhu selama pengiriman?

C

10.3.3 Apakah proses pengiriman CCP sudah divalidasi? C

10.3.4 Apakah dilakukan pemeriksaan suhu CCP sebelum dilakukan pengiriman dan suhu saat diterima oleh pelanggan?

C 10.3.5 Apakah memiliki petunjuk penyimpanan CCP kepada pelanggan? M 11 PENANGANAN BAHAN OBAT

11.1 Bangunan

11.1.1 Apakah bahan obat antibiotik golongan beta laktam mendapat penanganan khusus dan disimpan terpisah dari bahan obat lainnya (terpisah gudang atau area sesuai analisis resiko)?

M

11.1.2 Apakah ruang repacking untuk bahan baku obat golongan antibiotika betalaktam sesuai dengan ketentuan untuk mencegah kontaminasi/kontaminasi silang?

C

11.1.3 Apakah mempunyai laboratorium atau penguasaan terhadap laboratorium lain yang sesuai dengan ketentuan?

C 11.2 Dokumentasi

11.2.1 Apakah bahan obat dilengkapi dengan CoA dan Safety Data Sheet (SDS)?

C 11.2.2 Apakah mempunyai sistem pelulusan yang mencakup pemastian

mutu bahan obat yang diterima?

M 11.2.3 Apakah tersedia kontrak komersial yang mencakup perjanjian

mutu (quality agreement)antara PBF dengan pemasok bahan obat?

N/A

11.3 Pengemasan Ulang

11.3.1 Apakah mempunyai POB repacking? M

11.3.2 Apakah mempunyai POB sampling? M

11.3.3 Apakah memiliki POB pengujian terhadap bahan baku farmasi hasil repacking?

M

11.3.4 Apakah mempunyai POB sanitasi ruangan? M

(6)

KEKRITISAN (SESUAI / TIDAK SESUAI) 11.3.5 Apakah mempunyai POB hygiene petugas repacking bahan baku

farmasi?

M

11.3.6 Apakah mempunyai POB pemeliharaan peralatan? M

11.3.7 Apakah penyaluran bahan obat dilengkapi dengan CoA dari produsen dan CoA dari PBF yang melakukan pengemasan ulang?

M 11.3.8 Apakah proses repacking dilakukan sendiri atau dilakukan oleh

pihak ketiga?

N/A 11.3.9 Apakah seluruh personil yang masuk ke dalam area repacking

menggunakan pakaian kerja (baju , masker, penutup rambut, sepatu, sarung tangan) sesuai area repacking?

C

11.3.10 Apakah repacking bahan baku antibiotik golongan beta laktam mendapat penanganan khusus dan disimpan terpisah dari bahan baku lainnya (terpisah gudang atau area sesuai analisis resiko)?

C

11.3.11 Apakah memiliki ruang sampling sesuai dengan persyaratan dalam CPOB (kelas kebersihan ruang sampling)

C 11.3.12 Apakah memiliki ruang repacking sesuai dengan persyaratan

dalam CPOB (kelas kebersihan ruang sampling)

C 11.3.13 Apakah melakukan repacking untuk bahan obat khusus (golongan

antibiotik betalaktam, cephalosporin, bahan obat sitostatik)?

N/A

11.3.14 Apakah ruang repacking untuk bahan baku obat golongan antibiotika betalaktam sesuai dengan ketentuan untuk mencegah kontaminasi/kontaminasi silang?

C

11.3.15 Apakah dilakukan sampling dan pengujian terhadap bahan obat hasil repacking sesuai dengan parameter kompendial yang tercantum dalam CoA dari produsen?

C

11.3.16 Apakah mempunyai metoda analisa untuk setiap bahan baku? N/A 11.3.17 Apakah mempunyai sistem pelulusan yang mencakup pemastian

mutu bahan obat yang dikemas ulang?

C 11.3.18 Apakah diterbitkan CoA untuk bahan obat yang dikemas ulang? C 11.3.19 Apakah kemasan produk hasil repacking dilengkapi dengan label

yang melekat kuat, tidak mudah terhapus?

M 11.3.20 Apakah label mencantumkan informasi nama bahan obat dan/atau

nama INN, jumlah, nomor bets, tanggal kadaluarsa, kondisi penyimpanan, produsen?

C

12 PENANGANAN PSIKOTROPIKA 12.1 Pengadaan

12.1.1 Apakah ada POB pengadaan ? M

12.1.2 Apakah pengadaan psikotropika menggunakan surat pesanan dengan format khusus yang telah ditetapkan

M 12.2 Penyimpanan

12.2.1 Apakah ada POB penyimpanan? M

12.2.2 Apakah dalam POB penyimpanan mencantumkan pengelolaan psikotropika rusak dan/atau kadaluarsa?

M 12.2.3. Apakah memiliki Gudang Khusus atau Ruang Khusus untuk

menyimpan Psikotropika?

C 12.2.4. Apakah Gudang Khusus atau Ruang Khusus tidak digunakan

untuk menyimpan barang selain Psikotropika?

C

12.2.5. Apakah Memasuki Gudang Khusus harus seijin penanggung jawab?

C 12.2.6. Apakah Kunci Gudang Khusus dan Lemari Khusus dikuasai

Penanggung Jawab atau pegawai yang dikuasakan?

C 12.3 Penyaluran

12.3.1. Apakah ada POB penyaluran? M

12.3.2. Apakah penyaluran psikotropika berdasarkan surat pesanan asli sesuai format khusus yang telah ditetapkan?

M 12.3.3. Apakah setiap penyaluran dilakukan evaluasi terkait jumlah,

frekuensi dan tingkat kewajarannya?

M 12.4 Dokumentasi

12.4.1. Apakah ada POB dokumentasi? M

12.4.2 Apakah dalam POB dokumentasi mencantumkan pengelolaan surat pesanan yang tidak dapat digunakan dan atau batal?

M 12.4.3. Apakah dokumentasi pengadaan dan penyaluran diarsipkan

terpisah dan tertib agar mudah telusur ?

M 12.4.4. Apakah surat pesanan dan faktur pengadaan disimpan tersendiri /

terpisah dari surat pesanan dan faktur pengadaan obat lain?

M

12.4.5. Apakah dokumen yang berkaitan dengan psikotropika disimpan dalam file tersendiri / terpisah dari dokumen obat yang lain?

M

12.4.6. Apakah dokumen yang berkaitan dengan Psikotropika disimpan disimpan minimal selama 3 tahun?

M

(7)

KEKRITISAN (SESUAI / TIDAK SESUAI) 12.4.7. Apakah dilakukan pencatatan mengenai kegiatan yang

berhubungan dengan psikotropika dilakukan secara tertib dalam kartu stok atau catatan lain?

M

12.4.8. Apakah dilakukan pelaporan Pemasukan dan Pengeluaran Psikotropika setiap bulan?

M

Referensi

Dokumen terkait

Since the lowering effects of crystallization temperature by BSO doping have been well demonstrated in the above-mentioned work, we focused in the present work on the doping