• Tidak ada hasil yang ditemukan

UU NO 15 2017 ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA NEGARA TAHUN ANGGARAN 2018

N/A
N/A
Olin Simanjuntak

Academic year: 2024

Membagikan "UU NO 15 2017 ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA NEGARA TAHUN ANGGARAN 2018"

Copied!
41
0
0

Teks penuh

Rp. delapan puluh tiga miliar, tujuh ratus lima puluh tiga miliar, seratus lima belas juta sembilan puluh ribu rupee). 6) Pendapatan Badan Layanan Umum sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf d direncanakan sebesar Rp empat puluh tiga miliar tiga ratus empat miliar lima ratus sembilan puluh tujuh juta enam ratus lima puluh tiga ribu. rupee). 7) Ketentuan lebih lanjut mengenai rincian PNBP Tahun Anggaran 2018 sebagaimana dimaksud pada ayat (2), ayat (3), ayat (5), dan ayat (6), diatur dalam Peraturan Presiden. Dana Perimbangan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 9 Ayat (2) huruf a direncanakan sebesar Rp enam ratus tujuh puluh enam miliar enam ratus dua miliar sembilan ratus tiga sembilan puluh juta tiga ratus tujuh puluh satu ribu rupiah), terdiri atas:. 1) Dana Transfer Umum sebagaimana dimaksud dalam Pasal 10 huruf a direncanakan pada.

1) Perubahan anggaran Belanja Pemerintah Pusat berupa

Rp seratus lima puluh enam miliar dua ratus dua puluh delapan miliar seratus dua puluh lima juta seratus tujuh ribu rupiah). 2) Anggaran Program Pengelolaan Subsidi sebagaimana dimaksud pada ayat (1) digunakan tepat sasaran. 3) Anggaran Program Pengelolaan Subsidi sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dapat disesuaikan dengan kebutuhan realisasi pada tahun anggaran berjalan berdasarkan perubahan parameter, realisasi harga minyak mentah Indonesia dan/atau nilai tukar rupiah. 4) Ketentuan lebih lanjut mengenai rincian Program Pengelolaan Subsidi Tahun Anggaran 2018 sebagaimana dimaksud pada ayat (1), diatur dalam Peraturan Presiden. Dalam rangka efektivitas dan efisiensi pelaksanaan pemberian bantuan internasional, dana bantuan internasional ditetapkan sebesar Rp satu triliun rupiah) yang penggunaannya diatur sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. 1) Dalam rangka meningkatkan kapasitas usaha khususnya di bidang penelitian, pengembangan dan penyediaan benih perkebunan, Pemerintah melaksanakan PMN kepada PT Perkebunan Nusantara III (Persero) yang bersumber dari Barang Milik Negara Kementerian Pertanian yang dimanfaatkan oleh PT Riset Perkebunan Nusantara. 2) Penambahan PMN sebagaimana dimaksud pada ayat (1) ditetapkan dengan Peraturan Pemerintah. 1) Barang Milik Negara dari Daftar Kegiatan/Daftar Proyek/Daftar Lengkap. Pelaksanaan anggaran kementerian negara/lembaga yang digunakan dan/atau dioperasikan oleh badan usaha negara/perseroan terbatas yang didalamnya terdapat saham milik negara dan dicatat dalam laporan posisi keuangan badan usaha negara/perseroan terbatas. yang didalamnya terdapat saham-saham milik negara sebagai BPYBDS atau rekening yang sejenis, ditetapkan menjadi PMN pada badan usaha milik negara/perseroan terbatas di mana ia berada. Saham pelat merah tersebut menggunakan nilai realisasi anggaran yang dikaji Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan. 2) Barang milik negara hasil belanja modal pada daftar pelaksanaan anggaran kementerian negara/lembaga yang akan digunakan oleh badan usaha milik negara/perseroan terbatas yang didalamnya terdapat saham milik negara sejak perolehan barang milik negara tersebut. yang terlibat ditetapkan sebagai PMN pada badan usaha milik negara/perseroan terbatas yang di dalamnya terdapat saham-saham milik negara yang menggunakan barang milik negara dengan menggunakan nilai realisasi anggaran yang ditetapkan berdasarkan laporan keuangan dan badan pengawas pembangunan telah ditinjau. 3) Pelaksanaan PMN pada badan usaha milik negara/perseroan terbatas yang memuat saham milik negara sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dan ayat (2) ditetapkan dengan peraturan negara. 1) Menteri Keuangan diberi wewenang untuk mengelola anggaran Kewajiban Penjaminan Negara untuk:. amanat Percepatan Pembangunan Infrastruktur Nasional, yang terdiri atas:. mempercepat pembangunan pembangkit listrik yang menggunakan batubara; penjaminan infrastruktur pada proyek kerja sama pemerintah dengan badan usaha yang dilaksanakan oleh badan usaha penjaminan infrastruktur; pembiayaan infrastruktur melalui pinjaman langsung dari lembaga keuangan internasional kepada badan usaha milik negara;. percepatan pembangunan jalan tol di Sumatera. mandat untuk memberikan pembiayaan infrastruktur daerah kepada badan usaha milik negara. (2) Dalam hal Anggaran Kewajiban Penjaminan Negara sebagaimana dimaksud pada ayat (1) telah dicairkan, dihitung sebagai debitur/rekening badan penjaminan atau beban kementerian negara/lembaga. (3) Dalam hal Anggaran Kewajiban Penjaminan Negara yang dialokasikan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) belum habis pada tahun berjalan, Anggaran Kewajiban Penjaminan Negara yang bersangkutan dapat diakumulasikan dengan menggunakan suatu mekanisme. transfer ke Rekening Dana Cadangan Penjaminan Pemerintah dan Rekening Dana Jaminan Penugasan Pembiayaan Infrastruktur Daerah yang dibuka di Bank Indonesia. 4) Dana yang ditransfer ke rekening Dana Cadangan Penjaminan Negara sebagaimana dimaksud pada ayat (3) dapat digunakan untuk membayar kewajiban Penjaminan Negara antar program penjaminan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf a pada tahun anggaran berikutnya. 5) Dana yang ditransfer ke Rekening Dana Jaminan Penugasan Pembiayaan. Infrastruktur daerah sebagaimana dimaksud pada ayat (3) dapat digunakan untuk pembayaran jaminan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf b. 6) Ketentuan lebih lanjut mengenai pelaksanaan Anggaran Kewajiban Penjaminan dan penggunaan Dana Cadangan Jaminan Negara atau Rekening Dana Jaminan Penugasan Pembiayaan Infrastruktur Daerah sebagaimana dimaksud pada ayat (4) dan ayat (5), diatur oleh Menteri. Regulasi keuangan. 1) Pemerintah dapat melakukan pembayaran bunga utang dan melebihi pembayaran pokok utang. pagu yang ditetapkan pada Tahun Anggaran 2018, yang kemudian dilaporkan oleh Pemerintah dalam APBN Perubahan Tahun Anggaran 2018 dan/atau Laporan Keuangan Pemerintah Pusat Tahun 2018. 2) Pemerintah dapat melakukan transaksi Lindung Nilai untuk mengendalikan risiko fluktuasi nilai tukar. beban pembayaran kewajiban utang, dan/atau melindungi kedudukan nilai utang, terhadap risiko-risiko yang timbul atau diperkirakan timbul akibat volatilitas faktor pasar keuangan. 3) Pemenuhan kewajiban yang timbul dari transaksi Lindung Nilai sebagaimana dimaksud pada ayat (2) dibebankan pada anggaran pembayaran bunga utang dan/atau biaya pembayaran pokok utang. 4) Kewajiban yang timbul sebagaimana dimaksud pada ayat (3) bukan merupakan kerugian keuangan negara. 5) Ketentuan lebih lanjut mengenai pelaksanaan Transaksi Lindung Nilai sebagaimana dimaksud pada ayat (2) diatur dengan peraturan Menteri Keuangan. 1) Menteri Keuangan diberi wewenang untuk menagih debitur lembaga negara yang dikelola/dikelola oleh Panitia Debitur Negara/Direktorat Jenderal Kekayaan Negara, khususnya debitur Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah, serta debitur dalam bentuk Kredit. untuk kepemilikan rumah sederhana/rumah sangat sederhana, termasuk dan tidak terbatas pada restrukturisasi dan pemberian keringanan utang pokok sampai dengan 100% (seratus persen). 2) Ketentuan lebih lanjut mengenai tata cara penyelesaian debitur lembaga negara sebagaimana dimaksud pada ayat (1) diatur dengan Peraturan Menteri Keuangan. 1) Pada pertengahan Tahun Anggaran 2018, Pemerintah menyusun laporan pelaksanaan APBN Semester I Tahun Anggaran 2018 mengenai:. 2) Dalam laporan sebagaimana dimaksud pada ayat (1), Pemerintah mencantumkan prognosis untuk 6 (enam) bulan ke depan. 3) Laporan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dan ayat (2) wajib disampaikan kepada Dewan Perwakilan Rakyat paling lambat akhir bulan Juli 2018 untuk pembahasan bersama antara Dewan Perwakilan Rakyat dan Pemerintah. 1) Penyesuaian APBN Tahun Anggaran 2018 dengan perkembangan dan/atau perubahan keadaan dibahas bersama Dewan Perwakilan Rakyat dan Pemerintah dalam rangka penyusunan perkiraan perubahan APBN Tahun Anggaran 2018, jika terjadi:. perkembangan indikator makroekonomi yang tidak sesuai dengan asumsi yang digunakan dalam APBN Tahun Anggaran 2018; perubahan pokok-pokok kebijakan fiskal;. keadaan yang menyebabkan dilakukannya pergeseran anggaran antar unit organisasi dan/atau antar program; dan/atau. keadaan yang menyebabkan SAA tahun sebelumnya digunakan untuk membiayai anggaran tahun berjalan. 2) SAL sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf d merupakan SAL pada rekening Bank Indonesia yang penggunaannya ditetapkan oleh Menteri Keuangan sesuai ketentuan yang berlaku dan dilaporkan dalam pertanggungjawaban pelaksanaan APBN. 3) Pemerintah mengajukan Rancangan Undang-Undang tentang Perubahan Undang-Undang APBN Tahun Anggaran 2018 berdasarkan perubahan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) untuk mendapat persetujuan Dewan Perwakilan Rakyat sebelum Tahun Anggaran 2018 berakhir. 1) Dalam keadaan darurat apabila terjadi hal-hal sebagai berikut :. proyeksi pertumbuhan ekonomi berdasarkan asumsi dan penyimpangan asumsi dasar makroekonomi lainnya yang menyebabkan penurunan pendapatan negara dan/atau peningkatan belanja pemerintah secara signifikan; dan/atau. dengan adanya peningkatan biaya utang khususnya imbal hasil SBN yang cukup signifikan, maka Pemerintah dengan persetujuan Dewan Perwakilan Rakyat dapat mengambil langkah-langkah sebagai berikut:. pengeluaran yang tidak tersedia anggarannya dan/atau pengeluaran yang melebihi pagu yang ditetapkan dalam APBN Tahun Anggaran 2018; pergeseran anggaran belanja antar program dalam satu bagian anggaran dan/atau antar bagian anggaran dengan memperhatikan target program prioritas nasional yang belum tercapai; pengurangan pagu belanja Pemerintah dalam rangka meningkatkan efisiensi, dengan tetap menjaga target program prioritas yang belum tercapai; penggunaan SAL untuk menutup kekurangan pendanaan APBN, pertama dengan mempertimbangkan ketersediaan SAL untuk kebutuhan anggaran sampai dengan akhir tahun anggaran berjalan dan awal tahun anggaran berikutnya; dan/atau. tambahan utang yang timbul akibat penarikan pinjaman dan/atau penerbitan SBN. 2) Persetujuan Dewan Perwakilan Rakyat sebagaimana dimaksud pada ayat (1) merupakan keputusan yang tertuang dalam kesimpulan Rapat Kerja Badan Anggaran Dewan Perwakilan Rakyat dengan Pemerintah, yang diberikan dalam waktu paling lama 1 x 24 (sekali empat dua puluh) jam setelah usulan disampaikan Pemerintah kepada Dewan Perwakilan Rakyat. 3) Dalam hal persetujuan Dewan Perwakilan Rakyat sebagaimana dimaksud pada ayat (1) tidak dapat ditentukan karena satu dan lain hal, Pemerintah dapat mengambil langkah sebagaimana dimaksud pada ayat (1). 4) Pemerintah mentransfer pelaksanaan langkah-langkah kebijakan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dalam APBN Perubahan Tahun Anggaran 2018 dan/atau Laporan Keuangan Pemerintah Pusat Tahun 2018. 1) Dalam hal Lembaga Penjamin Simpanan mengalami kesulitan likuiditas , Pemerintah memberikan pinjaman kepada Lembaga Penjaminan Simpanan. 2) Sumber dana pemberian pinjaman sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut: penggunaan SAA untuk menutup kekurangan pendanaan APBN, pertama-tama dengan memperhatikan ketersediaan SAA untuk kebutuhan anggaran sampai dengan akhir tahun anggaran berjalan dan awal tahun anggaran berikutnya; dan/atau. tambahan utang yang timbul akibat penarikan pinjaman dan/atau penerbitan SBN. 3) Pemberian pinjaman kepada Lembaga Penjamin Simpanan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dan penggunaan sumber pendanaan untuk memberikan pinjaman sebagaimana dimaksud pada ayat (2). dilaksanakan setelah mendapat persetujuan Dewan Perwakilan Rakyat. 4) Persetujuan Dewan Perwakilan Rakyat sebagaimana dimaksud pada ayat (3) merupakan keputusan yang tertuang dalam kesimpulan Rapat Kerja Badan Anggaran Dewan Perwakilan Rakyat dengan Pemerintah, yang diberikan dalam waktu paling lama 1 x. 24 (sekali empat dua puluh) jam setelah usulan disampaikan Pemerintah kepada Dewan Perwakilan Rakyat. 5) Dalam hal persetujuan Dewan Perwakilan Rakyat sebagaimana dimaksud pada ayat (3) karena suatu hal tidak dapat ditentukan, Pemerintah dapat memberikan pinjaman kepada Lembaga Penjamin Simpanan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dan sumbernya. dana untuk memberikan pinjaman sebagaimana dimaksud pada ayat (2). 6) Dalam hal terjadi pinjaman sebagaimana dimaksud pada ayat (1), Pemerintah melaporkannya dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan tahun berjalan dan/atau dalam Laporan Keuangan Pemerintah Pusat tahun yang bersangkutan. 7) Sumber dana pemberian pinjaman sebagaimana dimaksud pada ayat (2) dilaporkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan tahun berjalan dan/atau dilaporkan dalam Laporan Keuangan Pemerintah Pusat tahun yang bersangkutan. 1) Setelah Tahun Anggaran 2018 berakhir, Pemerintah menyusun pertanggungjawaban pelaksanaan APBN Tahun Anggaran 2018 dalam bentuk Laporan Keuangan Pemerintah Pusat. 2) Laporan Keuangan Pemerintah Pusat sebagaimana dimaksud pada ayat (1) disusun berdasarkan Standar Akuntansi Pemerintahan. 3) Pemerintah menyampaikan rancangan undang-undang tentang pertanggungjawaban pelaksanaan APBN Tahun Anggaran 2018, kepada Laporan Keuangan Pemerintah Pusat.

Ketentuan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 27 dan Pasal 28 mulai berlaku pada tanggal diundangkan Undang-undang ini.

Undang-Undang ini mulai berlaku pada tanggal 1 Januari 2018

PASAL DEMI PASAL

Cukup jelas

Cukup jelas

Cukup jelas

Ayat (1)

Ayat (1)

Cukup jelas

Cukup jelas

Cukup jelas

Ayat (1)

Cukup jelas

Ayat (1)

Pendapatan Badan Layanan Umum berjumlah empat puluh tiga triliun tiga ratus empat miliar lima ratus sembilan puluh tujuh juta enam ratus lima puluh tiga ribu rupiah). Dan. Penerimaan pajak ditanggung pemerintah sebesar Rp sepuluh triliun tujuh ratus enam puluh delapan miliar seratus sembilan puluh juta tiga puluh enam ribu rupee).

Ayat (1)

Besaran alokasi Tugas DAK setiap daerah dihitung berdasarkan usulan daerah dan data teknis, dengan mempertimbangkan prioritas nasional dan kemampuan keuangan negara. Besaran alokasi DAK Afirmasi setiap daerah dihitung berdasarkan usulan daerah dan data teknis, dengan memperhatikan karakteristik daerah dan kemampuan keuangan negara.

Ayat (1)

Tugas DAK dialokasikan pada pembiayaan kegiatan tertentu yang ditujukan untuk mencapai tujuan prioritas nasional dengan menu terbatas dan lokasi tertentu. Kabupaten/kota di kawasan perbatasan, kawasan tertinggal, kawasan kepulauan, dan kawasan transmigrasi ditetapkan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Cukup jelas

Ayat (1)

Cukup jelas

Cukup jelas

Ayat (1)

Yang dimaksud dengan “dilaporkan Pemerintah kepada Dewan Perwakilan Rakyat dalam APBN Perubahan TA 2018” adalah pelaporan perubahan rincian/pergerakan Anggaran Belanja Pemerintah Pusat yang dilakukan sebelum APBN Perubahan TA 2018 kepada Dewan Perwakilan Rakyat. Yang dimaksud dengan “dilaporkan Pemerintah kepada Dewan Perwakilan Rakyat dalam Laporan Keuangan Pemerintah Pusat Tahun 2018” adalah pelaporan kepada DPR mengenai perubahan rincian/pergerakan Anggaran Belanja Pemerintah Pusat yang dilakukan sepanjang tahun 2018 menyusul perubahan APBN TA. 2018 ke DPR. perwakilan.

Cukup jelas

Yang dimaksud dengan “tanggal akhir” adalah batas waktu penarikan dana pinjaman/hibah luar negeri melalui penerbitan perintah pencairan dana dari Kantor Perbendaharaan. Yang dimaksud dengan “uang muka kontrak kegiatan yang dibiayai pinjaman luar negeri” adalah alokasi Rupiah murni yang akan diberikan pemerintah dalam daftar pelaksanaan anggaran bagi kementerian/lembaga yang menggunakan pinjaman luar negeri untuk membayar sejumlah tertentu kepada penyedia barang dan/atau jasa sebagai salah satu persyaratan efektifitas kontrak.

Ayat (1)

Perubahan plafon ini digunakan untuk penerbitan perintah akuntansi/konfirmasi dokumen transaksi sebagai bukti penarikan pinjaman dan/atau hibah yang diterbitkan oleh pemberi pinjaman dan/atau hibah (Notice of Disbursement-NOD).

Cukup jelas

Ayat (1)

Cukup jelas

Cukup jelas

Ayat (1)

Ayat (1)

Cukup jelas

Cukup jelas

Cukup jelas

Cukup jelas

Ayat (1)

Ayat (1)

Ayat (1)

Ayat (1)

Dampak Transaksi Lindung Nilai terhadap pembayaran bunga utang dan pembayaran pokok utang; dan/atau. Kewajiban yang timbul dari transaksi Lindung Nilai bukan merupakan kerugian keuangan pemerintah karena dimaksudkan untuk melindungi pembayaran bunga utang dan pembayaran pokok utang terhadap risiko fluktuasi mata uang dan suku bunga.

Ayat (1)

Cukup jelas

Cukup jelas

Ayat (1)

Yang dimaksud dengan “tidak dapat ditentukan karena suatu hal” adalah apabila Badan Anggaran tidak dapat menyelenggarakan rapat kerja dan/atau mengambil keputusan dalam rapat kerja dalam waktu 1 x 24 (dua puluh empat) jam. setelah menyampaikan usulan pemerintah kepada DPR.

Ayat (1)

Cukup jelas

Cukup jelas

Huruf a

Cukup jelas

Cukup jelas

Referensi

Dokumen terkait

(1) Jumlah Anggaran Pendapatan Negara dan Hibah Tahun Anggaran 2007 sebesar Rp723.057.922.783.000,00 (tujuh ratus dua puluh tiga triliun lima puluh tujuh miliar sembilan ratus

(1) Dengan jumlah Anggaran Pendapatan Negara dan Hibah Tahun Anggaran 2005 sebesar Rp380.377.130.928.000,00 (tiga ratus delapan puluh triliun tiga ratus tujuh puluh tujuh

(1) Jumlah Anggaran Pendapatan Negara dan Hibah Tahun Anggaran 2009 sebesar Rp985.725.328.522.000,00 (sembilan ratus delapan puluh lima triliun tujuh ratus dua puluh lima miliar

(1) Jumlah Anggaran Pendapatan Negara dan Hibah Tahun Anggaran 2008 sebesar Rp761.383.335.980.000,00 (tujuh ratus enam puluh satu triliun tiga ratus delapan puluh tiga miliar

(1) Jumlah Anggaran Pendapatan Negara dan Hibah Tahun Anggaran 2007 sebesar Rp723.057.922.783.000,00 (tujuh ratus dua puluh tiga triliun lima puluh tujuh miliar sembilan ratus

(1) Dengan jumlah Anggaran Pendapatan Negara dan Hibah Tahun Anggaran 2004 sebesar Rp349.933.735.800.000,00 (tiga ratus empat puluh sembilan triliun sembilan ratus tiga puluh

(SATU TRILIUN TUJUH RATUS SEMBILAN PULUH ENAM MILIAR TUJUH RATUS DELAPAN PULUH TIGA JUTA DELAPAN RATUS SEMBILAN PULUH LIMA RIBU

(1) Dengan jumlah anggaran Pendapatan Negara Tahun Anggaran 2000 sebesar Rp 152.896.507.000.000,00 (seratus lima puluh dua triliun delapan ratus sembilan puluh enam miliar lima