KONSEP PENERBITAN DAN KATEGORI PENERBITAN
Inisiasi Tuton Ke 2
Mata Kuliah Manajemen Perpustakaan
Program Studi Perpustakaan dan Science Informasi Fakultas Hukum Ilmu Sosial dan Politik
Penulis : Nisa Adelia, M.Hum
Email : [email protected] Penelaah : Surya Adi Sasmita
Email :
Making Higher Education
Open All
Sub Pokok Bahasan
Publikasi Karya Manusia
Publikasi Bagi Perkembangan Peradaban
Perkembangan Teknologi Dan Medium Publikasi
Terbitan Berkala
Terbitan Non Berkala
Publikasi Karya Manusia
Manusia memang memiliki naluri untuk mengkomunikasikan apa yang terjadi pada dirinya atau apa yang dipikirkan dan dirasakannya kepada orang lain. Manusia sebagai makhluk yang berkomunikasi selalu berkeinginan mengkomunikasikan sesuatu kepada orang lain. Dunia penerbitan merupakan bagian dari naluri kita untuk memublikasikan sesuatu kepada orang lain. Naluri tersebut merupakan saluran yang tepat dan membantu orang lain karena memperoleh informasi yang penting dan berharga untuk kehidupan. Rogers sendiri membagi komunikasi manusia menjadi empat babak utama, yaitu :
Komunikasi tertulis Komunikasi tercetak
Komunikasi telekomunikasi dan Komunikasi interaktif
Publikasi bagi Perkembangan Peradaban
• Penerbitan mengubah wajah peradaban. Ini tak terlepas dari revolusi besar dalam dunia informasi, yakni penemuan mesin cetak oleh Johannes Gttenberg pada 1455 yang digunakan pertama kalinya untuk mencetak kitab injil sebanyak 200 eksemplar. Penemuan mesin cetak, perkembangan ilmu pengetahuan serta pemikiran filsafat dan keagamaan akhirnya bisa diikuti tidak hanya segelintir orang namun bisa diikuti oleh siapa saja yang melek aksara.
• Sejarah mencatat setelah 11 tahun mesin cetak ditemukan, berdirilah penerbitan di Basel, Swiss, Roma, Paris, Piilsen, Venesia, Krakow, Leuven, Vennecia, Buda, Westminster, dan Praha.
• Penerbitan membentuk kesadaran nasional dengan memperlakukan pembacanya sebagai suatu masyarakat atau publik nasional.
Perkembangan Teknologi dan Medium Publikasi
Teknologi mendorong media publikasi makin variatif dan menjangkau publik dengan lebih mudah. Seperti :
Audiobook tunanetra dapat mendengarkan buku melalui audiobook
Berkmebangnya ebook
Kualitas cetak meningkat tatawarna bagus, model font dan kualitas cetak semakin bagus
Perkembangan teknologi percetakan membuat harga cetak lebih terjangkau
Kecepatan proses penerbitan dan percetakan
Khalayak mendapatkan informasi mutakhir lebih cepat
Melahirkan fenomena Cornucopia keberlimpahan informasi
Terbitan Berkala
Penerbitan berkala adalah bagian dari terbitan berseri . Terbitan berkala diberi Batasan sebagai salah satu bentuk penerbitan dengan judulnya sendiri, mengandung beberapa artikel yang ditulis lebih dari satu tahun, tanpa ditetapkan sebelumnya kapan terakhir terbit. Contoh:
penerbitan berkala paling mudah adalah majalah dan surat kabar, kemudian ada jurnal ilmiah
Penerbitan non berkala
Penerbitan non berkala adalah satu karya yang diterbitkan semuanya pada satu waktu yang sama atau berdasarkan volumenya, baik dengan interval waktu yang tak teratur maupaun teratutr, tetapi tetap pada rentang waktu satu tahun atau lebih. Buku Tahunan, baik bernomor maupun tidak, dipandang sebagai penerbitan berkala.
Kategori penerbitan nonberkala ini berdasarkan UNESCO sbb :
1. Buku didefinisikan sebagai publikasi tercetak nonberkala dengan jumlah halaman tidak kurang dari 49 halaman di luar sampul.
2. Pamflet, yaitu penerbitan dengan jumlah halaman tidak kurang dari lima dan tidak lebih dari 48 di luar sampul.