Selain itu, acara ini diharapkan dapat mendekatkan Pelindo III kepada masyarakat. Pada kesempatan khusus, Grup Gerakan Milenial Laut (ME) Pelindo III juga menggelar aksi sosial dan peduli lingkungan.
PETIKEMAS BISNIS
Ya, memang masa itu kini telah tiba dan mungkin saja ada yang melakukannya atau terkena dampaknya. Kita akan terganggu dan akhirnya menjadi penonton masa depan, atau usaha kita untuk memajukan bisnis di masa depan akan sia-sia karena kita terbatas pada strategi bisnis yang ada saat ini. Artikel ini tidak membahas tentang Bisnis 4.0 dan digitalisasi, namun bagaimana perusahaan mengalami disrupsi akibat perubahan pasar dan perubahan segmentasi pasar.
OPPORTUNITY, CHALLENGE AND THREAT
OPINI
Kami senang melihat uji coba ini berhasil dan saya sangat berharap penggunaan biofuel dapat diterapkan di semua kapal kami.
MSC Temukan formula Penurunan Emisi CO2
Potensi pengurangan CO2 dalam komponen
Bud Darr, Wakil Presiden
Eksekutif, Kebijakan Kemaritiman & Urusan
Masa depan negara kita harus didukung oleh
Quay Ley Hoon
MPA Percepat
Persiapan IMO 2020
Gede Narayana dalam sambutannya pada acara penganugerahan tersebut berharap agar seluruh pimpinan instansi pemerintah selaku atasan PPID (Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi) dan pelaksana pelayanan informasi kepada masyarakat dapat menjadikan keterbukaan informasi sebagai budaya. PT Pelindo Husada Citra (PHC) yang mengoperasikan jaringan rumah sakit, klinik umum, dan klinik K3 tetap berkomitmen dan berperan aktif dalam mewujudkan keselamatan dan kesehatan kerja di Kota Semarang. Bekerjasama dengan Satuan Pengawasan Ketenagakerjaan (Satwasker) Wilayah Semarang, PT PHC menyelenggarakan seminar dan sosialisasi keselamatan dan kesehatan kerja (K3) kepada lebih dari 100 perusahaan di Kota Semarang.
Nah, salah satu program penerapan keselamatan dan kesehatan kerja yang baik di perusahaan adalah dengan adanya klinik K3 dan P3K di perusahaan. Klinik K3 dan P3K yang berada di dalam perusahaan mempunyai tugas mulai dari program promosi kesehatan, pencegahan kecelakaan kerja, pengobatan jika terjadi kecelakaan kerja hingga fungsi rehabilitasi agar pekerja siap kembali bekerja setelah mengalami kecelakaan kerja.
SNI AWARDS 2019
GROUP SABET EMPAT PENGHARGAAN
MAKIN APIK DENGAN HADIRNYA KLINIK
PENGANUGERAHAN KETERBUKAAN
INFORMASI PUBLIK PELINDO III MENUJU
Dahulu Banjarmasin merupakan sebuah delta di sepanjang persimpangan sungai yang dihuni oleh orang Melayu atau masih sampai sekarang. Desa-desa di delta ini disebut Banjarmasih atau Desa Rakyat Melayu, dari situlah nama Banjarmasin berasal. Di sekitar desa terdapat suku Dayak antara lain Dayak Plaju, Dayak Meratus, Dayak Kayaan dan lain-lain.
Banyaknya aliran sungai menjadikan Banjarmasin kaya akan destinasi wisata yang berhubungan dengan sungai, seperti penyeberangan sungai, pasar tepi sungai, rumah adat di tengah dan tepian sungai, dan lain-lain. Setidaknya ada tiga pasar terapung di Banjarmasin, Pasar Terapung Lok Baintan, Muara Kuin dan Siring. Pasar Terapung Lok Baintan terletak di muara Sungai Martapura, tepat di Jalan Sungai Martapura, Desa Sungai Tandipah.
Untuk menuju ke sini, Anda bisa naik angkutan umum melalui Jalan Sungai Martapura atau menyewa kelotok.
JALAN-JALAN KE
Di Banjarmasin pernah berdiri Kerajaan Banjar dengan raja pertamanya, seorang buronan Kerajaan Daha, Pangeran Samudra.
KOTA SERIBU SUNGAI
Terdapat dua masjid yang menjadi ikon kota ini, yaitu Masjid Agung Sabilal Muhtadin di Jalan Sudirman dan masjid tertua Sultan Suriansyah. Mimbar masjid terbuat dari kayu ulin dengan ukiran motif tumbuhan. Masjid ini terletak di tepi Sungai Kuin. Di tepian Sungai Martapura, di Jalan Piere Tendean, terdapat sebuah bangunan berlantai empat yang lantai atasnya merupakan bangunan terbuka, di mana Anda dapat menikmati keindahan kota Banjarmasin dari atas.
Pasar ini sudah ada selama 5 abad, sayangnya para penjual mulai meninggalkannya karena banyak pelanggan yang lebih memilih berbelanja di pasar darat. Belakangan ini pemerintah kota kembali menggalakkan pasar terapung, dengan didirikannya Pasar Terapung Siring di jantung kota, di tepian Sungai Martapura. Banyak pedagang yang berjualan di sini, termasuk pedagang dari pasar terapung Lok Baintan dan Muara Kuin.
Para pecinta sejarah bisa mengunjungi museum yang terletak di tepian Sungai Martapura, Gang Ha Andir, Desa Kenanga Ulu ini.
Belakangan pemerintah kota
Penggemar wisata religi bisa mengunjungi masjid-masjid di Banjarmasin.Ada dua masjid yang menjadi ikon kota ini, yaitu Masjid Raya Sabilal Muhtadin yang terletak di Jalan Sudirman dan masjid tertua Sultan Suriansyah. Masjid Agung Sabilal terletak di sisi barat Sungai Martapura, dibangun pada tahun 1981 untuk menghormati pendeta besar Banjar, mendiang Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari. Pasar ini buka mulai subuh hingga matahari terbit, para pedagang perempuan -jukuh- menjual barang dagangannya di jukung, sedangkan pembelinya disebut panyambangan.
Terapung Siring yang berada di tengah
Martapura.”
Saking banyaknya pelajar, tidak heran jika melihat anak-anak muda berpakaian putih di jalanan kota.
BERTANDANG KE
KOTA INTAN
MARTAPURA
Dalam sejarah, nama Martapura diturunkan
Datu Badung yang merupakan keturunan Syekh Muhammad Al Arsyad Al Banjari, pewaris ajaran
BUDAYA
PERAYAAAN NATAL
ALA NUSANTARA
Rabo-rabo adalah tradisi mengunjungi kerabat saat Natal yang biasa dilakukan
Di Sikka, untuk menghadiri Misa Natal, akan terjadi antrian panjang masyarakat yang berasal dari desa dan dusun setempat, berjalan kaki. Dimana, kegiatan bakti sosial seperti pengobatan gratis, pasar gratis dan pembagian sembako diadakan beberapa hari menjelang Natal untuk membantu masyarakat kurang mampu merayakan Natal dengan gembira. Pada minggu pertama bulan Januari, umat Kristiani akan menampilkan tradisi utama tahun ini, yaitu parade, berjalan melalui desa-desa dengan mengenakan berbagai kostum yang lucu dan unik. Umat Kristen Batak Toba menyambut Natal dan Tahun Baru dengan menyembelih hewan - termasuk kambing, sapi, dan babi - kemudian membagikan dagingnya kepada warga.
Tradisi ini langgeng karena dapat menjaga solidaritas, mempererat persatuan, menebarkan rasa suka cita dan menumbuhkembangkan semangat sosial antar umat Kristiani dan antar umat Kristiani dengan umat beragama lainnya. Sementara di beberapa tempat seperti Ruteng, warga merayakan Natal dengan membuat kandang tempat kelahiran Yesus berbentuk rumah panggung. Umat Kristiani di Papua seperti di Nduga, Baliem, Merauke dan lainnya merayakan Natal dengan melakukan tradisi bakar batu atau barapes.
Di malam Natal, Anda akan mendengar gemuruh meriam bambu dan berbagai kembang api yang menghiasi langit Flores.
SEMARAK HUT PELINDO III
ESAI FOTO
Meski merupakan pengidap virus HIV, Eva berhasil menghilangkan opini masyarakat luas dengan segudang prestasinya. Ia pun ikut berlari dan berhasil mencapai garis finis Jakarta Marathon 2018. Selain itu, ia menjadi satu-satunya pemain putri di timnas Indonesia pada Homeless World Cup (HWC) di Meksiko. pada tahun 2018.
Pria ini merupakan salah satu orang yang paling bersemangat melawan stigma negatif seputar ODHA. Untuk membantu orang-orang yang bernasib sama dengannya, ia mendirikan Komunitas Rumah Cemara untuk memberikan kesempatan kepada ODHA lainnya untuk berprestasi. Ia bersama keempat temannya mendirikan Rumah Cemara dengan harapan komunitas ini bisa menjadi wadah bagi ODHA yang ingin meningkatkan kualitas hidupnya.
INFLUENCERS
Para Pejuang ODHA yang Menginspirasi Kasih Ibu Kepada
Beta
VLOG
NETIZEN
Dalam kesehariannya, ia kerap berlatih tinju, olahraga yang tentu saja membutuhkan tenaga yang cukup besar. Saya berharap Pelindo III dapat menjadi perusahaan dengan sumber daya manusia yang unggul, berwawasan global untuk Indonesia maju, menjadi perusahaan teladan, meningkatkan kesejahteraan karyawan, dan lebih berekspansi ke industri internasional. Semangat inovasi untuk memajukan perekonomian Indonesia, selalu siap menghadapi tantangan baru, menjadi pelabuhan berkelas internasional dan memberi manfaat bagi semua.
Saya berharap Pelindo III mampu mewujudkan aspirasi seluruh pemangku kepentingan dan berkontribusi dalam pembangunan negara, menjadi yang terdepan dan menjadi pemimpin bisnis pelabuhan Indonesia. Selamat ulang tahun Pelindo III yang ke 27, semoga Pelindo III dapat selalu memberikan kontribusi positif bagi bangsa dan negara di masa depan, baik dari segi perekonomian, lingkungan hidup, dan halaman depan. Saya berharap seluruh pegawai dapat memahami visi dan misi Pelinda III, agar dapat senantiasa berperan sebagai -Visi dan misi untuk kemajuan negara2.
Harapannya bagi Pelindo III kedepannya adalah terus berkembang dan berkembang menjadi perusahaan yang tidak hanya menghasilkan keuntungan saja, namun juga mampu mengembangkan keterampilan dan pengetahuan sumber daya manusia yang ada di dalam perusahaan tersebut.
Harapan Portizen Untuk Pelindo III Kedepan
Selama tahun ini Perispindo III telah banyak melaksanakan kegiatan dan program kerja di bidang ekonomi, sosial, pendidikan, dan organisasi. Hal ini diharapkan dapat menciptakan dan menjadi wadah bagi para istri yang hebat untuk mendukung dan mendorong kinerja suami dalam bekerja serta memberikan kontribusi nyata. Salah satu agenda yang pernah dilakukan Perispindo III sebelumnya adalah seminar kewirausahaan bertajuk “Perispindo III Sukses.
Acara ini dihadiri oleh Direksi Pelindo III, CEO Doso Agung, Direktur Operasi dan Komersial Putut Sri Muljanto, Direktur Teknik Joko Noerhudha, Direktur Sumber Daya Manusia Toto Heli Yanto, Direktur Transformasi dan Pengembangan Bisnis Toto Nugroho Pranatyasto, General Manager Pelindo III Direksi Utama (BPP) Perispindo III Ny. Lina. Di sisi lain, di hari ulang tahun Perispinda III, Direktur Utama Pelinda III Doso Agung mengingatkan pentingnya peran seorang istri dalam menunjang kinerja suaminya. “Para ibu hendaknya lebih mengetahui (tentang bisnis perusahaan suami) sehingga dapat mendorong suami untuk bekerja lebih baik dan giat lagi untuk perusahaan ini,” ujarnya saat membuka acara.
Ia juga menegaskan, kesuksesan Pelindo III tidak lepas dari suami yang bekerja, dan kesuksesan suami juga tidak lepas dari besarnya dukungan istri.
Peringati HUT, Perispindo III
“Kalau matahari hanya terbit dari pagi hingga sore, ibu-ibu melayani ayah dari pagi hingga mata laki-laki tertidur,” jelas Doso yang mengundang gelak tawa para hadirin.
Gelar Peragaan Busana
Lakukan riset terlebih dahulu untuk mengetahui pakaian apa yang cocok untuk Anda bawa ke tempat yang akan Anda tuju. Kostum yang salah, seperti membawa pakaian dingin ke suatu tempat yang ternyata sedang musim panas, hanya akan membuat usaha Anda untuk memakainya menjadi sia-sia dan menambah berat barang bawaan Anda. Yakni, tiga tema pakaian yang wajib selalu ada di dalam tas adalah; pakaian formal, pakaian santai dan pakaian tidur.
Kemasi lebih banyak pakaian kasual karena biasanya itulah yang paling Anda butuhkan untuk perjalanan sehari-hari.
Berkemas Secara Efisien untuk
Travel Light”
Banyak orang kini mulai beralih pada travel light
Travel light adalah konsep bepergian yang hanya
Yuk, ketahui apa saja yang dapat kamu lakukan untuk
TIPS
Pedoman Penting
Sebagai pelari pemula, kita mudah tergesa ataupun
Jangan bingung lagi. 5 Tips dasar ini dapat menjadi
Mitigasi
Penculikan Anak
Akhir-akhir ini ada isu yang patut diperhatikan
Aplikasi Parenting
Tumbuh Kembang
Dengan kemajuan teknologi saat ini para
Berikut ini adalah beberapa aplikasi parenting yang
GEAR
TOP LIST
Tempat Traveling
Tahun Baru
Liburan tahun baru bisa jadi merupakan salah
Sekarang ini, pergantian tahun baru sudah berada di
Korupsi
Korupsi merupakan salah satu kejahatan yang merugikan
Misalnya saja ada pemberian hukuman dengan dikucilkan,
Walaupun begitu, ada beberapa negara yang ternyata memiliki
Stigma bahwa HIV/AIDS penyakit yang menular dan mematikan, berkaitan dengan dosa, begitu kuat dalam
Hidup Damai dengan
Penderita
HIV/AIDS
Komunitas
Parenting
Mungkin sudah banyak kita ketahui bahwa proses belajar
Meditasi cinta kasih atau metta meditasi biasa dipraktekkan
Namun meditasi ini bersifat universal, dapat dipraktekkan
Tisane, Minuman-
Herbal Kaya ManfaatMenghalau
Amarah dan Kebencian
Biasa disebut teh palsu, teh herbal, tisane adalah
Sedu Sedan
Campursari oleh
Didi Kempot
Pada tanggal 6 Desember 2019, sekumpulan Sobat Ambyar berkumpul di area SCBD,
Jakarta untuk menyaksikan panggung tunggal dari Dionisius Prasetyo atau akrab disapa
MUSIK
Mengenal sedikit Na Willa adalah dengan mengenal gang-gang kecil di Surabaya dan debu kapas yang berhembus dari tikar yang dijemur di pinggir jalan. Buku ini berisi catatan Na Willa tentang dunia dilihat dari sudut pandangnya, saat lagu-lagu Lili Suryan terdengar di radio dan tikar kapuk dijemur lalu dipukul oleh kipas rotan. Na Willa tinggal di sebuah gang di Surabaya, di sebuah rumah yang di depannya terdapat pohon pinus, pada tahun 60an.
Selain ilustrasi Cecilia Hidayat, Na Willa menjadi salah satu buku anak terbaik asal Indonesia. Buku yang tidak perlu menjadi beban berat bagi Anda, namun cukup ringan dan bermakna untuk mengisi waktu Anda.
Buku Wajib Selama
Sebagai kalimat penutup, aku punya
FILM
Berdua,
Bersama Ibu
KULARI KE PANTAI
SUSAH SINYAL
ELIANA, ELIANA