i ABSTRAK
Yelfiza. 2016. Ideologi dan Kekuasaan pada Wacana Kelas Dosen dalam Mengomunikasikan Tugas Pembelajaran di Perguruan Tinggi. Disertasi.
Program Doktor Universitas Negeri Padang.
Penelitian ini mengkaji wacana dosen dalam menyampaikan tugas pembelajaran kepada mahasiswa asal Minangkabau. Topik ini dilatarbelakangi oleh kenyataan bahwa pada umumnya mahasiswa tidak menganggap tugas pembelajaran sebagai tugas yang bermanfaat bagi peningkatan kemampuan mereka, sehingga mereka kurang serius dalam mengerjakannya. Bahkan sebagian besar dari mereka suka menyontek atau tidak serius mengerjakan tugas.
Permasalah penelitian adalah tentang ideologi dan power dalam wacana dosen ketika menyampaikan tugas kepada mahasiswa asal Minangkabau dan cara mengunakan wacana dengan benar. Peneliti mempertanyakan lima permasalahan, yaitu tentang bagaimana struktur wacana dosen dalam menyampaikan tugas, tipe praktek wacana mereka, model wacana mereka, model wacana yang tepat digunakan untuk menyampaikan tugas, serta alasan secara teoritis dan praktis wacana tersebut diyakini tepat digunakan. Penelitian dilakukan terhadap enam orang dosen sebagai informan, dengan 7 mata kuliah serta dua belas orang mahasiswa pada Jurusan Bahasa Inggris STKIP PGRI Sumatera Barat. Jumlah data semuanya sembilan wacana (satu/mata kuliah dan dua diantaranya memiliki dua data). Data tersebut dikumpulkan dengan teknik rekam dengan video serta wawancara terhadap dosen dan mahasiswa. Selanjutnya, analisis data dilakukan dengan berbagai bentuk, yaitu analisis tekts, konteks, intertekteks, interpretasi secara sosiologi politik, psikologi pendidikan, dan evaluasi kepakaran.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada enam bentuk ideology dosen dalam menyampaikan tugas, yaitu EMPOWERING,TEACHING, MOTIVATING, FACILITATING, TRIED, dan SHARING, yang digunakan bersama struktur dan dalam praktik wacana yang bervariasi. Selanjutnya, struktur wacana dosen sangat tergantung kepada topik wacana, mata kuliah dan penuturnya, yang merupakan konteks dari wacana tersebut, sehingga dari sembilan data ditemukan pula sembilan macam srruktur wacana. Praktek wacana dosen dalam menyampaikan tugas lebih terfokus pada bagaimana dosen menggunakan wacana dalam konteks sosial di dalam kelas, sehingga praktik wacana yang ditemukan berkaitan dengan kegiatan pembelajaran. Juga ditemukan enam macam model wacana dosen dalam mengomunikasikan tugas, yang diambil dari ideologi wacana dosen. Di antara model tersebut, hanya SHARING yang membuat mahasiswa paham dan terlibat aktif dalam menyesaikan tugas. Peneliti menyempurnakan SHARING dengan melibatkan aspek psikologis mahasiswa dalam berkomunikasi, sehingga menjadi SHARINGPLUS yang diyakini sangat cocok digunakan dalam mengomunikasikan tugas kepada mahasiswa asal Minangkabau. Model ini sudah dievaluasi dengan teori sosiologi, psikologi, dan linguistik, serta adat Minangkabau. Juga diuji dengan pendapat pakar dalam disiplin ilmu tersebut, yang bergelut dalam dunia pendidikan tinggi.