• Tidak ada hasil yang ditemukan

abstrak - Universitas Muhammadiyah Makassar

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "abstrak - Universitas Muhammadiyah Makassar"

Copied!
1
0
0

Teks penuh

(1)

ABSTRAK

Sitti Rukmana, 2016. Gaya Bahasa dan Paduan Bunyi Empat Lirik Lagu Ciptaan Iwan Fals (Suatu Tinjauan Stilistika). Skripsi. Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pemdidikan Universitas Muhammadiyah Makassar. Dibimbing oleh St. Aidah Azis dan Haslinda.

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan gaya bahasa dan paduan bunyi pada empat lirik lagu Iwan Fals. Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan metode kajian pustaka. Data dalam penelitian ini diperoleh dari empat lirik lagu ciptaan Iwan Fals.

Berdasarkan hasil analisis data, dapat disimpulkan bahwa dari empat kelompok gaya bahasa hanya tiga kelompok gaya bahasa yang dipergunakan dalam empat lirik lagu ciptaan Iwan Fals didominasi oleh gaya bahasa repetisi dalam jenis gaya bahasa perulangan. Sedangkan gaya bahasa apostrof dan gaya bahasa antiklimaks hanya ditemukan sekali saja. Jumlah gaya bahasa secara berturut-turut yaitu gaya bahasa aportof ditemukan hanya satu kali, gaya bahasa personifikasi ditemukan sebanyak lima kali, gaya bahasa gaya repetisi ditemukan sebanyak 14 kali, gaya bahasa simile dan asonansi ditemukan sebanyak dua kali, serta gaya bahasa antiklimaks hanya ditemukan sekali saja.Lagu-lagu ciptaan Iwan Fals mempunyai suatu ciri khusus dalam segi pencitraan dan segi pemanfaatan bunyi, berupa nada-nada atau tambahan efek musik. Lagu-lagunya mempunyai kandungan makna yang spontan akan tetapi mempunyai arti khusus dari segi pengungkapan terhadap gejolak lingkungannya.

Lagu-lagu ciptaan Iwan Fals mempunyai karakter atau style spontan, tajam dan menyentuh, membuat pendengar tersentuh dalam pelantunan setiap lirik-lirik lagunya. Iwan Fals dalam melantunkan lagu-lagunya terkesan spontan dan sedikit memaksakan penggabungan antara bunyi dengan pemilihan kata atau diksi sebagai liriknya. Akan tetapi dari segi pemanfatan bunyi, Iwan Fals sanggup memanipulasi bunyi pada lagu-lagunya untuk menjadikan penekanan-penekanan di setiap lirik lagu tersebut untuk lebih memperjelas gagasan yang akan disampaikannya.

Kata kunci: Gaya Bahasa, Paduan Bunyi, Stilistika.

Referensi

Dokumen terkait

Hasil penelitian ini adalah 26 gaya bahasa yang terdiri dari: 2 gaya metafora, 1 gaya bahasa hiperbola, 8 gaya bahasa personifikasi, 2 gaya bahasa repetisi, 6 gaya

Telekomunikasi Indonesia, Tbk merupakan perusahaan yang mampu memberikan nilai Economic Value Added (EVA) yang positif lima tahun berturut-turut dan memberikan

Dari banyaknya penduduk didesa ujung mattajang kecamatan mappedeceng kabupaten luwu utara hanya ada sekitar 40 % jiwa yang masih menggunakan bahasa bugis sedangkan yang tidak

Gaya bahasa tersebut meliputi 23 Gaya Bahasa Hiperbola 夸 张 Kuāzhāng; 22 Gaya Bahasa Retoris 设问 Shè wèn; 14 Gaya Bahasa Repetisi 反复 Fǎnfù; 2 Gaya Bahasa Personifikasi 拟人 Nǐrén; 2 Gaya

2 Penerapan metode Talking Stick dalam meningkatkan minat belajar siswa terdiri dari satu siklus yaitu pada siklus II jumlah siswa yang mencapai ketuntasan sebanyak 28 siswa dan siswa

Jenis tindak tutur yang ditemukan pada hasil penelitian kesantunan berbahasa lisan dalam tuturan bahasa Indonesia anak usia 7-10 tahun di Kompleks Perumahan Dosen UNM, Mallengkeri,

Gaya bahasa perbandingan yang dominan digunakan dalam novel Break Out karya Bella Putri Maharani adalah personifikasi dan simile, gaya bahasa jenis ini ditemukan sebanyak 14 data.. Gaya

193 SIMPULAN Dari hasil penelitian lirik lagu-lagu Ungu dapat disimpulkan bahwa lirik lagu Ungu tidak hanya didominasi oleh gaya bahasa personifikasi, hiperbola, repetisi, dan