• Tidak ada hasil yang ditemukan

ABSTRAK

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "ABSTRAK"

Copied!
1
0
0

Teks penuh

(1)

ix

IDENTIFIKASI KEDALAMAN AKUIFER MENGGUNAKAN METODE GEOLISTRIK RESISTIVITAS KONFIGURASI SCHLUMBERGER DI

DAERAH KAMPUS ITK

Nama Mahasiswa : Ekki Gusti Prasetya

NIM : 01151006

Dosen Pembimbing Utama : Luh Putri Adnyani, S.T., M.T.

Dosen Pembimbing Pendamping : Febrian Dedi Sastrawan, S.Si., M.Sc.

ABSTRAK

Air sangat dibutuhkan bagi kampus ITK. Saat ini distribusi air yang diterima oleh kampus ITK hanya berasal dari PDAM dan sering mengalami gangguan.

Berdasarkan hal tersebut maka diperlukan cara untuk menemukan lapisan akuifer yang dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan air di kampus ITK. Akuifer adalah lapisan bawah tanah yang mengandung air dan mampu mengalirkan air.

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi kedalaman akuifer dan stratigrafi bawah permukaan daerah sekitar kampus ITK menggunakan metode geolistrik resistivitas dengan konfigurasi schlumberger. Metode geolistrik resistivitas digunakan untuk mengetahui struktur bawah permukaan berdasarkan nilai distribusi resistivitasnya. Data yang diperoleh pada proses akusisi adalah arus listrik, beda potensial, faktor geometri, dan nilai resistivitas semu pada setiap titik pengukuran. Hasil pengolahan data tersebut kemudian digunakan untuk mencari nilai resistivitas sebenarnya dan stratigrafi bawah permukaan sehingga kedalaman lapisan akuifer daerah penelitian dapat ditemukan. Hasil analisis menunjukkan stratigrafi bawah permukaan rata-rata terdiri dari jenis lapisan top soil dengan resistivitas 36.9 Ωm – 558 Ωm, lempung pasiran dengan resistivitas 16.1 Ωm – 64.9 Ωm, batu bara dengan resistivitas 637 Ωm, pasir lempungan dengan resistivitas 133 Ωm – 174 Ωm, dan lempung dengan resistivitas 2.32 Ωm – 8.27 Ωm. Jenis lapisan yang termasuk akuiklud adalah batu bara dan lempung, lapisan yang termasuk akuitar adalah lempung pasiran dan top soil, dan lapisan yang termasuk akuifer berupa pasir lempungan. Kedalaman akuifer pada tiap titik pengukuran rata-rata memiliki rentang dari kedalaman 56.5 m – 72.8 m dengan jenis lapisan pasir lempungan dan bersifat medium to productive aquifer.

Kata kunci : akuifer, konfigurasi schlumberger, metode geolistrik, resistivitas.

Referensi

Dokumen terkait

Penelitian geolistrik resistivitas untuk mengetahui struktur bawah permukaan serta kedalaman dari batu gamping di daerah X Kabupaten Rembang Jawa Tengah telah dilakukan

Metode geolistrik resistivitas digunakan juga untuk mengetahui perubahan resistivitas pada lapisan bawah permukaan sehingga dapat memetakan kondisi bawah

Berdasarkan hasil penelitian struktur bawah permukaan dengan mengginakan metode geolistrik konfigurasi schlumberger didapatkan nilai resistivitas, kedalaman lapisan dan

Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk menentukan konduktivitas hidrolika sistim akuifer bawah permukaan bumi dengan menggunakan prinsip dasar

Penelitian ini dibatasi dengan menentukan lapisan litologi berdasarkan nilai resistivitas, kedalaman dan ketebalan lapisan akuifer menggunakan metode geolistrik

Data sekunder tersebut memberikan informasi mengenai estimasi kedalaman dan karakteristik lapisan akuifer berdasarkan model satu dimensi resistivitas bawah permukaan di daerah

Hasil dari penelitian ini, stratigrafi batuan bawah permukaan di daerah penelitian berdasarkan nilai resistivitas di setiap titik pengukuran terdiri dari lapisan top soil dengan

Hasil data yang diperoleh digunakan untuk menghitung nilai resistivitas sehingga akan didapatkan estimasi kedalaman lapisan keras dan stratigrafi bawah permukaan di daerah penelitian..