• Tidak ada hasil yang ditemukan

abstrak

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2024

Membagikan "abstrak"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

vii ABSTRAK

Wahyuni, Alifia Nur Desia. 2020. Gambaran Kemampuan Kader Melakukan Pengukuran Berat Badan dan Panjang Badan di Posyandu Kelurahan Madyopuro Wilayah Kerja Puskesmas Gribig. Skripsi.

Program Studi Sarjana Terapan Kebidanan Malang. Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang. Pembimbing Utama: Herawati Mansur, SST., M. Pd., M. Psi. Pembimbing Pendamping: Ari Kusmiwiyati, SST., M. Keb.

Tumbuh kembang anak dapat dipantau rutin setiap bulan melalui Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu). Pengukuran berat badan dan panjang/tinggi badan yang tidak dilakukan dengan benar dapat berakibat fatal terhadap validitas data anak yang seharusnya normal menjadi tidak normal atau demikian pula sebaliknya.

Oleh karena itu, perlu diadakan evaluasi terhadap kemampuan kader dalam mengukur berat badan dan panjang/tinggi badan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kemampuan kader mengukur berat badan dan panjang badan. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif. Jumlah sampel 36 kader dengan teknik total sampling. Pengambilan data dilakukan menggunakan checklist sebagai instrumen penelitian. Analisis data menggunakan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kader memiliki kemampuan mengukur berat badan dalam kategori tinggi dengan nilai rata-rata (mean) 15,4 dan kader memiliki kemampuan mengukur panjang badan dalam kategori sedang dengan nilai rata-rata (mean) 13,3. Sehingga diharapkan tenaga kesehatan memberikan pendidikan kesehatan kepada kader berupa pelatihan pengukuran berat badan dan panjang badan.

Kata Kunci: Kemampuan Kader, Berat Badan, Panjang Badan

(2)

viii ABSTRACT

Wahyuni, Alifia Nur Desia. 2019. Descriptions of Cadre Ability to Measure Body Weight and Body Length in Integrated Healthcare Center, Madyopuro Village, Gribig Puskesmas Work Area.

Undergraduate Thesis. Applied Undergraduate Midwifery Study Program in Malang. Malang Health Ministry Polytechnic. Main Advisor: Herawati Mansur, SST., M. Pd., M. Psi. Second Advisor:

Ari Kusmiwiyati, SST., M. Keb.

Child growth and development can be monitored regularly every month through the Integrated Service Post (Posyandu). Measurement of body weight and length/height that are not done correctly can have fatal consequences to the validity of children's data that should be normal to be abnormal or vice versa.

Therefore, it is necessary to evaluate the ability of cadres in measuring body weight and length/height. This study aims to determine the ability of cadres to measure body weight and body length. The design used in this study is descriptive. The number of samples was 36 cadres with total sampling technique.

Data is collected using a checklist as a research instrument. Data analysis uses descriptive analysis. The results showed that the cadres had the ability to measure weight in the high category with an average value of 15.4 and the cadre had the ability to measure body length in the medium category with an average value of 13.3. It is hoped that health workers will provide health education to cadres in the form of training to measure body weight and length.

Keywords: Cadre Ability, Weight, Body Length

Referensi

Dokumen terkait

Hasil Penelitian :Pengetahuan ibu tentang gizi sebagian besar responden dengan kategori cukup yaitu 47 orang (51,1%) diantaranya memiliki anak berat badan normal 15 orang

crassicollis Tabel 7 memperlihatkan rata-rata pertumbuhan selama enam pekan baik pertumbuhan reversibel (berat badan dan tebal badan), dan irreversible (panjang dan

Sedangkan rata-rata panjang badan, berat badan, dan lingkar kepala bayi yang tidak mendapat ASI adalah normal dengan posisi plot pada kurva berat badan WHO berada diatas

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ketetapan proses pelaksana mengukur berat badan dan tinggi badan dengan prosedur yang telah ditetapkan, oleh kader posyandu

Pada tahap pelatihan kader, tim pengabdian masyarakat memberikan informasi selama 1 hari kepada 10 kader mengenai informasi tentang stunting, cara untuk mengukur berat badan dan

Status gizi adalah keadaan gizi seseorang, dalam hal ini dapat dideteksi dengan cara antropometri yaitu dengan mengukur ukuran tubuh, misalnya berat badan (BB),

siswa yang memiliki berat badan ideal normal (+) lebih baik dari pada yang memiliki berat badan ideal normal (-), rata-rata peningkatannya masing-masing adalah

Penelitian ini dilakukan dengan cara pemberian madu dengan dosis 20 ml pada petugas kebersihan di Unisba yang berjumlah 26 orang dengan usia 15-35 tahun serta mengukur Berat Badan,