• Tidak ada hasil yang ditemukan

abstrak

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2024

Membagikan "abstrak"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

v ABSTRAK

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Program Studi S-1 Akuntansi 2020 Ardan Pitruwandana

121.2016.009

Analisis Perlakuan Akuntansi Aset Tetap Menurut PSAK No.16 Serta Tinjauannya dari Sudut Pandang Islam (Studi Kasus Pada Laporan Keuangan PT. Gudang Garam Tahun 2015 – 2019).

Uraian Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Perlakuan Akuntansi Aset Tetap Menurut PSAK No.16 Pada PT. Gudang Garam Dari Tahun 2015 – 2019 Serta Tinjauannya Dari Sudut Pandang Islam. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kuantitatif dengan menggunakan data sekunder. Data sekunder diperoleh dari dokumentasi laporan tahunan perusahaan yang berisi laporan posisi keuangan, laporan laba rugi, serta catatan atas laporan keuangan perusahaan dari tahun 2015 - 2019. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa perlakuan akuntansi aset tetap pada perusahaan dalam hal pengakuan yang mencakup penentuan harga perolehan dan penghentian pengakuan aset tetap, perusahaan telah sepenuhnya menerapkan sesuai dengan PSAK No.16. Dalam mengukur aset tetapnya, perusahaan menggunakan model biaya yang dimana aset tetap diukur sebesar biaya perolehan kemudian dikurangi akumulasi penyusutan dan rugi penurunan nilai, model ini adalah salah satu dari 2 model yang diperbolehkan didalam PSAK No.16. Kemudian, dalam membebankan penyusutanya, perusahaan juga menggunakan salah satu dari 3 metode penyusutan yang diperbolehkan didalam PSAK No.16 yaitu metode garis lurus, perusahaan menggunakan metode ini secara konsisten dalam kurun waktu lima tahun terakhir. Perlakuan akuntansi aset tetap dalam hal penyajian dan pengungkapan pada PT. Gudang Garam juga telah sesuai dengan apa yang tertuang didalam PSAK No.16. Serta dalam sudut pandang Islam bahwa Perlakuan Akuntansi Aset Tetap pada PT. Gudang Garam sudah memenuhi syariat Islam secara menyeluruh dalam setiap perspektif yang mendukung sebagaimana yang tertuang dalam Al-Qur’an dan Hadis.

Kata kunci: Akuntansi, Aset Tetap, PSAK No.16, PT. Gudang Garam, Tbk.

(2)

vi ABSTRACT

Economics and Business Faculty Bachelor of Accounting Study Program 2020 Ardan Pitruwandana

121.2016.009

Analysis of Accounting Treatment for Fixed Assets According to PSAK No. 16 and Its Review from the Islamic Perspective (Case Study in the Financial Statements of PT. Gudang Garam in 2015 - 2019).

Abstract Description

This study aims to analyze the accounting treatment of fixed assets according to PSAK No. 16 at PT. Gudang Garam From 2015 - 2019 And Its Review From Islamic Perspective. The research method used is quantitative descriptive method using secondary data. Secondary data was obtained from the company's annual report documentation which contained statements of financial position, income statement, and notes to the company's financial statements from 2015 - 2019. The results of this study showed that the accounting treatment of fixed assets at the company in terms of recognition which included determining the acquisition price and cessation of recognition of fixed assets, the company has fully implemented in accordance with PSAK No. 16. In measuring its fixed assets, the company uses a cost model in which fixed assets are measured at cost then reduced by accumulated depreciation and impairment losses, this model is one of the 2 models allowed in PSAK No. 16. Then, in charging the depreciation, the company also uses one of the 3 methods of depreciation that is permitted in PSAK No.16 which is the straight-line method, the company has used this method consistently in the last five years. The accounting treatment of fixed assets in terms of presentation and disclosure at PT. Gudang Garam also complies with what is stated in PSAK No.16. And in the Islamic perspective that the Fixed Asset Accounting Treatment at PT. Gudang Garam has fulfilled the Islamic Shari'a as a whole in every supportive perspective as stated in the Al-Qur’an and Hadith

Keywords: Accounting, Fix Asset, PSAK No.16, PT. Gudang Garam, Tbk.

Referensi

Dokumen terkait

• Aset tetap dengan biaya perolehan Rp 100 000 dan • Aset tetap dengan biaya perolehan Rp 100.000 dan akumulasi penyusutan Rp 55.000 dilakukan revaluasi dan menghasilkan g nilai Rp

berdasarkan nilai revaluasi yang merupakan nilai wajar pada tanggal revaluasi dikurangi akumulasi penyusutan dan akumulasi rugi penurunan nilai yang terjadi setelah

Perusahaan mengakui aset hak guna pada saat dimulainya sewa. Aset hak guna diukur pada biaya perolehan dikurangi dengan akumulasi depresiasi dan akumulasi kerugian

penganggaran oleh bagian keuangan, PT Lumbung Berkat Indonesia mengukur aset tetapnya sebesar harga perolehan aset tetap pada saat terjadinya (metode biaya historis) yakni

Grup mengakui aset hak guna pada saat dimulainya sewa. Aset hak guna diukur pada biaya perolehan dikurangi dengan akumulasi depresiasi dan akumulasi kerugian

Pengukuran jumlah yang harus dicatat atas aktiva tetap pada biaya perolehan dikurangi akumulasi penyusutan, pihak koperasi tidak pernah melakukan pengukuran/pengujian

penganggaran oleh bagian keuangan, PT Lumbung Berkat Indonesia mengukur aset tetapnya sebesar harga perolehan aset tetap pada saat terjadinya (metode biaya historis) yakni

Pengukuran jumlah yang harus dicatat atas aktiva tetap pada biaya perolehan dikurangi akumulasi penyusutan, pihak koperasi tidak pernah melakukan pengukuran/pengujian