• Tidak ada hasil yang ditemukan

ALAM MAHIRA KOTA BENGKULU

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "ALAM MAHIRA KOTA BENGKULU "

Copied!
113
0
0

Teks penuh

PENDAHULUAN

Identifikasi Masalah

Batasan Masalah

Rumusan Masalah

66 Wawancara dengan Ibu Mawarti (orang tua Raka, Speech Delay) TK Alam Mahira Kota Bengkulu. 68 Wawancara dengan Ibu Reno Sari, S.Pd, (asisten guru anak berkebutuhan khusus) TK Alam Mahira Kota Bengkulu. 69 Wawancara Ibu Maisaroh (Orang tua Koko, tuna netra karena disabilitas intelektual) TK Alam Mahira Kota Bengkulu.

73 Wawancara dengan Ibu Reno Sari, S.Pd, (asisten guru anak penyandang disabilitas) TK Alam Mahira Kota Bengkulu. 75 Wawancara Ibu Indah (Orang Tua Fayat, Speech Delay) TK Alam Mahira Kota Bengkulu. 81 Wawancara Ibu Reno Sari, S.Pd (asisten guru anak disabilitas) TK Alam Mahira Kota Bengkulu.

91 Wawancara dengan Ibu Reno Sari, S.Pd, (asisten guru anak berkebutuhan khusus) TK Alam Mahira Kota Bengkulu.

Tujuan Penelitian

Manfaat Penelitian

LANDASAN TEORI

Strategi Guru

Bagi siswa, penggunaan strategi pembelajaran dapat memperlancar proses pembelajaran (pemahaman isi lebih mudah dan cepat. 14 E. Mulyasa, Strategi Pembelajaran PAUD, hal. 65. pembelajaran), karena setiap strategi pembelajaran dirancang untuk memudahkan proses pembelajaran bagi siswa. siswa. Menurut Masitoh, ada beberapa strategi pembelajaran umum yang dapat digunakan pada lembaga pendidikan anak usia dini pada umumnya dan anak TK pada khususnya.

Mulyasa menjelaskan, strategi pembelajaran merupakan hal yang perlu diperhatikan guru dalam proses pembelajaran anak usia dini. Berdasarkan penjelasan di atas, penulis dapat memahami bahwa strategi pembelajaran merupakan hal yang patut diperhatikan dan dijadikan tolak ukur bagi guru dalam proses pembelajaran anak usia dini. Pengajaran langsung adalah strategi pembelajaran yang digunakan untuk membantu anak mengenal istilah, strategi, informasi faktual, dan kebiasaan.

Dari penjelasan tersebut dapat dipahami bahwa salah satu strategi pembelajaran pada anak penyandang disabilitas adalah melalui strategi pembelajaran langsung.

Anak Berkebutuhan Khusus

Handicap diartikan sebagai anak yang mempunyai kelainan fisik dan/atau mental dan/atau kelainan perilaku. 31 Journal of Social Sciences, Model of Educational Services for Children with Special Needs with Physical Disability, (Journal of Social Sciences, Vol. Hallahan dan Kauffman mendefinisikan anak luar biasa sebagai anak yang memerlukan pendidikan khusus karena mempunyai perbedaan yang sangat mencolok dengan anak pada umumnya. atau lebih dari yang berikut ini: keterbelakangan mental, berbakat, ketidakmampuan belajar, gangguan emosi, cacat fisik atau mempunyai gangguan bicara atau bahasa, gangguan pendengaran atau gangguan penglihatan.

Istilah ini dipandang lebih luas cakupannya dibandingkan dengan istilah sebelumnya, karena tidak hanya anak-anak yang terdeprivasi atau cacat, atau anak-anak penyandang disabilitas saja, namun anak-anak yang mampu (berbakat) namun memerlukan pelayanan khusus, pendidikan khusus dapat dikategorikan sebagai anak luar biasa. Anak luar biasa juga dapat diartikan sebagai anak berkebutuhan khusus, karena untuk memenuhi kebutuhannya anak tersebut memerlukan bantuan pelayanan pendidikan, pelayanan sosial, pelayanan bimbingan dan konseling serta berbagai jenis pelayanan khusus lainnya. Dengan kata lain, mereka adalah anak-anak yang berpotensi bermasalah dan jika mendapat layanan bimbingan yang tepat maka potensinya akan berkembang secara maksimal.

33 Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial, Model Pelayanan Pendidikan Bagi Anak Berkebutuhan Khusus Penyandang Disabilitas Fisik, (Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial, Vol. Oleh karena itu, kelompok ini juga mencakup anak penderita epilepsi, lumpuh otak, kelainan tulang belakang, penyakit tulang dan otot, seperti 34 Menurut Santrock, jika tingkat perkembangan bicara berada di bawah tingkat kualitas perkembangan bicara anak seusianya, yang dapat diketahui dari ketepatan kata, maka hubungan sosial anak akan terhambat, bahkan permainannya pun akan terganggu. keterampilannya berada di bawah keterampilan bermain teman-temannya.

38Khoiriyah, Model Pengembangan Kemahiran Berbahasa pada Anak Tunarungu, (Jurnal Ilmiah Siswa Pendidikan Anak Usia Dini Agustus 2016). Pada usianya, anak akan mengalami hambatan dalam berinteraksi sosial. 40 Wiyani, Novan Ardy, Buku Ajar: Mengatasi Anak Usia Dini Berkebutuhan Khusus, (Yogyakarta: Ar-Ruzz Media, 2016), hal. Meskipun maknanya berbeda, kata pertumbuhan dan perkembangan digunakan bersama-sama untuk menggambarkan proses mental, emosional, dan fisik kompleks yang berkaitan dengan perkembangan individu, termasuk anak usia dini.

Sederhananya, anak usia dini berkebutuhan khusus adalah anak usia 0-6 tahun yang mengalami gangguan perkembangan yang sangat berbeda dengan anak normal, sehingga dalam kehidupan sehari-hari dan dalam berbagai aktivitasnya memerlukan perlakuan khusus dari orang lain. Singkatnya, anak luar biasa adalah anak yang perkembangannya berbeda dengan anak normal pada umumnya.

Pandemi Covid-19

Gejala awal infeksi virus Corona atau COVID-19 mungkin menyerupai gejala flu, yaitu demam, pilek, batuk kering, sakit tenggorokan, dan sakit kepala. Penderita dengan gejala berat bisa mengalami demam tinggi, batuk berlendir bahkan mengeluarkan darah, sesak napas, dan nyeri dada. Gejala COVID-19 ini umumnya muncul dalam waktu 2 hari hingga 2 minggu setelah pasien terpapar virus Corona.

Infeksi virus corona atau COVID-19 disebabkan oleh virus corona, yaitu sekelompok virus yang menginfeksi saluran pernapasan. Namun virus ini juga dapat menyebabkan infeksi saluran pernapasan serius seperti pneumonia, Middle-East Respiratory Syndrome (MERS), dan Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS). Memegang mulut atau hidung tanpa mencuci tangan terlebih dahulu setelah menyentuh benda yang terkena percikan air liur pasien COVID-19.

Virus Corona bisa menyerang siapa saja, namun dampaknya akan lebih berbahaya atau bahkan fatal jika terjadi pada lansia, ibu hamil, penderita penyakit tertentu, perokok atau orang dengan daya tahan tubuh lemah, misalnya penderita kanker. Karena mudah menular, virus Corona juga berisiko tinggi menulari tenaga medis yang merawat pasien COVID-19. Oleh karena itu, tenaga medis dan orang yang kontak dengan pasien COVID-19 sebaiknya menggunakan alat pelindung diri (APD).

Untuk mengetahui apakah pasien tertular virus Corona, dokter akan menanyakan gejala yang dialami pasien dan apakah pasien baru saja bepergian atau tinggal di daerah yang terjadi infeksi virus Corona sebelum timbulnya gejala. Dokter juga akan menanyakan apakah pasien pernah melakukan kontak dengan orang yang mengidap atau mencurigai COVID-19.46.

Pembelajaran Daring

Penelitian ini akan membahas tentang strategi guru dalam mendidik anak berkebutuhan khusus pada masa pandemi Covid-19 di PAUD Alam Mahira Bengkulu. Subyek penelitian ini adalah strategi guru dalam mendidik anak berkebutuhan khusus pada masa pandemi Covid-19 di Sekolah PAUD Alam Mahira Bengkulu. Penulis juga menggunakan metode observasi untuk mengetahui pendidikan anak berkebutuhan khusus di PAUD Alam Mahira Kota Bengkulu.

5 Retno Sari, S.Pd guru ABK (penyandang disabilitas) TK Alam Mahira 6 Ismawati, SE ABK (ADHD) guru TK Alam Mahira. 64 Wawancara dengan Ny. Nenvi Hijratul Aini, S.Pd, (Guru Bantuan Speech Delay) TK Alam Mahira Kota Bengkulu. Jadi, banyak faktor yang menyebabkan anak mengalami keterlambatan bicara, karena faktor internal seperti genetika, lahir dari orang tua, serta faktor eksternal yang disebabkan oleh lingkungan sekitar pada masa tumbuh kembang anak, kurangnya stimulus yang diberikan. oleh kedua orang tuanya. , bahkan jarang orang tua yang mengajak AUD berinteraksi merupakan bagian dari salah satu faktor utama (Speech Delay) lainnya di TK Alam Mahira Bengkulu.

72 Wawancara dengan Ny. Nenvi Hijratul Aini, S.Pd, (Asisten Guru Speech Delay) TK Alam Mahira Kota Bengkulu. 78 Wawancara dengan Ibu Reno Sari, S.Pd, (asisten guru anak berkebutuhan khusus) TK Alam Mahira Kota Bengkulu. 88 Wawancara dengan Ny. Nenvi Hijratul Aini, S.Pd, (Asisten Guru Speech Delay) TK Alam Mahira Kota Bengkulu.

Penyelenggaraan pembelajaran bagi anak berkebutuhan khusus juga tidak terlepas dari masih adanya anak berkebutuhan khusus yang bersekolah di Alam Mahira Kota Bengkulu; Strategi guru dalam mendidik anak berkebutuhan khusus pada masa pandemi Covid-19 di PAUD Alam Mahira Kota Bengkulu. Strategi guru dalam memberikan pembelajaran pada anak berkebutuhan khusus di TK Alam Mahira Bengkulu antara lain: jika strateginya untuk semua orang.

Berdasarkan hasil wawancara dengan informan di atas dapat dipahami bahwa strategi guru dalam memberikan pendidikan pada anak berkebutuhan khusus di TK Alam Mahira Bengkulu antara lain sebagai berikut: jika. Penyelenggaraan pembelajaran bagi anak berkebutuhan khusus juga tidak terlepas dari masih adanya anak berkebutuhan khusus yang bersekolah di Alam Mahira Kota Bengkulu.

Gambar 2.1  Kerangka  Berpikir
Gambar 2.1 Kerangka Berpikir

Hasil Penelitian Terdahulu

Kerangka Berfikir

METODE PENELITIAN

Tempat dan Waktu Penelitian

Subjek dan Objek Penelitian

Sumber Data Penelitian

Berdasarkan hasil wawancara dengan informan diatas, tindakan guru dan orang tua dalam mengetahui kondisi anak yang mengalami gangguan tumbuh kembang adalah dengan cara mengamati, memperhatikan kondisi setiap AUD dari aspek fisik, motorik, bahasa, pertumbuhan. . dan perkembangan AUD, sehingga. Berdasarkan hasil wawancara dengan informan, penulis memahami bahwa perlakuan khusus yang diberikan kepada anak berkebutuhan khusus adalah secara teknis memberikan pembelajaran di rumah kepada anak berkebutuhan khusus. Hasil wawancara antara lain dengan guru pendamping tentang keterlambatan bicara dijelaskan sebagai berikut.

Berdasarkan hasil observasi dan wawancara terhadap para informan tersebut di atas, penulis memahami bahwa strategi menghadapi anak dengan keterlambatan bicara antara lain: a) melatih anak berbicara dengan benar, b) perlahan dan berulang-ulang; Hasil wawancara dengan kepala sekolah guru pendamping anak penyandang disabilitas adalah sebagai berikut: ..strategi terhadap anak penyandang disabilitas dapat dilakukan dengan 3 cara, misalnya :. Berdasarkan hasil observasi dan wawancara terhadap para informan di atas maka penulis dapat memahami bahwa strategi dalam menangani anak berkebutuhan khusus antara lain: 1) Pendidikan terpadu (terintegrasi), yaitu dengan mencampurkan anak berkebutuhan khusus dengan anak normal, 2) Pendidikan segregated (terpisah) , yaitu pendidikan atau pengajaran tersendiri yang tidak digabungkan dengan anak biasa; 3) dengan menata lingkungan belajar.

Berdasarkan hasil observasi dan wawancara terhadap informan di atas, penulis memahami bahwa strategi penanganan anak ADHD adalah dengan strategi permainan. Berdasarkan hasil wawancara dengan informan di atas dapat dipahami bahwa strategi guru dalam menjamin pembelajaran anak berkebutuhan khusus di TK Alam Mahira Bengkulu antara lain: jika strateginya memberikan pembelajaran khusus kepada seluruh anak berkebutuhan khusus , namun secara teknis sistem pembelajarannya normal seperti biasanya. Hasil wawancara dengan kepala TK Alam Mahira Kota Bengkulu menjelaskan sebagai berikut: Faktor pendukung pembelajaran anak berkebutuhan khusus antara lain: a) Sekolah tetap berkomitmen dalam melaksanakan dan menunjang pembelajaran anak berkebutuhan khusus; B).

Tabel 4.1  Informan Penelitian
Tabel 4.1 Informan Penelitian

Teknik Pengmpulan Data

Uji Keabsahan Data

Validitas dalam penelitian kualitatif adalah keandalan data yang diperoleh dan analisis yang dilakukan peneliti untuk mewakili dunia sosial di lapangan secara akurat. Pengujian keabsahan data dalam penelitian kualitatif meliputi kredibilitas (validitas internal) melalui triangulasi, transferabilitas (validitas eksternal), reliabilitas (reliabilitas) dan kesesuaian (objektivitas).62. Triangulasi metodologis adalah penggunaan berbagai metode untuk menyelidiki satu masalah atau program, seperti wawancara, observasi, kuesioner terstruktur, dan dokumen.

Reliabilitas berkaitan dengan derajat konsistensi dan stabilitas data atau temuan. Dalam penelitian kualitatif, pengujian reliabilitas dilakukan dengan melakukan audit terhadap keseluruhan proses penelitian.

Teknik Analisis Data

Berdasarkan hasil wawancara dengan beberapa informan tersebut di atas, kita dapat memahami bahwa penyandang disabilitas adalah seseorang yang mempunyai kelainan gerak atau motorik fisik akibat kelainan pada neuromuskular dan struktur tulang.

HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

Gambar

Gambar 2.1  Kerangka  Berpikir
Tabel 4.1  Informan Penelitian

Referensi

Dokumen terkait

Perkembangan psikologis pada anak usia dini adalah bahwa anak usia dini dapat menyalurkan kelebihan energi atau perasaan yang terpendam dalam dirinya dengan