Analisa aktivitas pendanaan
Oleh : Eky Ermal M, SE., M.Si., MA.Fin
Apakah sejumlah dana yang dikeluarkan oleh perusahaan telah benar-benar
menginterpretasikan jumlah harapan laba yang akan/hendak dihasilkan oleh
perusahaan???
Apakah dengan kumulasi cost yang telah
dikeluarkan seimbang dengan manfaat laba yang akan didapat???
Pengantar
Apakah perusahaan pesaing juga telah memanfaatkan peluang-peluang cost benefit yang telah mereka laksanakan ataukah belum sama sekali
melaksanakannya??
Apakah dengan hanya mengandalkan cost yang telah di keluarkan dalam standar
budget tahunan akan menghasilkan laba yang diharapkan atau malah sebaliknya??
Pengantar
Analisa atas kualitas ini dikatakan sebagai pengeluaran biaya yang penting untuk
membantu menilai kualitas laba.
Pengeluaran biaya ini disebut sebagai
pengeluaran yang fleksible (discreationary expenditure) yaitu merupakan pengeluaran yang dapat dipindahkan antar periode
untuk membuat cadangan dan atau mempengaruhi laba.
Analisis kualitas laba pada
laporan laba rugi
Pengeluaran yang fleksible (discreationary expenditure) daapat dilihat pada dua contoh penting misalnya:
Beban iklan
Subramanyam menganalisa bahwa sebagian besar pengeluaran iklan memiliki dampak yang melampaui pada periode saat ini. Hal ini merupakan penyebab
lemahnya hubungan antara pengeluaran iklan dengan kinerja jangka pendek.
Beban riset dan pengembangan
Biaya ini merupakan biaya yang paling sulit untuk diprediksi, dianalisis dan diinterpretasikan. Karena
manfaatnya bukan didapatkan secara langsung. Namun, apabila biaya ini tidak dikeluarkan akan mengancam
kelangsungan inovasi perusahaan dimasa yang akan datang.
Analisis kualitas laba pada
laporan laba rugi
Dalam pengeluaran sejumlah dana oleh
perusahaan, maka terdapat beberapa point yang harus dianalisa oleh pihak internal perusahaan, antara lain;
Pengeluaran dana atas kewajiban
Pengeluaran dana atas sewa
Pengeluaran dana atas manfaat pasca pensiun
Pengeluaran dana atas kontingensi
Pengeluaran dana atas ekuitas pemegang saham
Pengeluaran dana khusus atas kesempatan lelang
Analisa pengeluaran dana oleh
perusahaan
Pembayaran kewajiban merupakan sesuatu
keharusan pada sebuah transaksi antara hak si pemberi dan si penerima kewajiban
Atas dasar kewajiban perusahaan, maka
pembayaran merupakan hal mutlak yang harus ditunaikan dalam sebuah transaksi.
Jika si pemberi mengadopsi adanya potongan ataupun diskon khusus maka tidak salah untuk melaksanakan pengeluaran dana di awal yang mana semestinya bisa dilaksanakan pada jatuh tempo pembayaran.
Analisa pengeluaran dana oleh
perusahaan (kewajiban)
Perhatikan jumlah nominal kas dalam rangka pembayaran kewajiban jangka pendek (margin of safety). Biasanya jumlah tersebut dilihat
dari rasio kecukupan aset dalam menghadapi kewajibannya.
Jika terdapat kelebihan kas menganggur
dalam tempo relatif jangka panjang, sebaiknya dimasukkan kedalam investasi jangka pendek pula atau pelunasan kewajiban jangka pendek perusahaan.
Analisa pengeluaran dana oleh
perusahaan (kewajiban)
Sewa merupakan bentuk pengeluaran dana yang sangat populer khususnya dalam
beberapa industri tertentu.
Sewa dalam hal ini dapat dikategorikan sebagai leasing, dimana ada perjanjian antara lessee (penyewa) dan lessor
(pemilik)
Terdapat dua opsi yang paling populer juga didalam leasing yaitu operating lease dan capital lease
Analisa pengeluaran dana oleh
perusahaan (sewa)
Operating lease mencatat pembayaran sewa minimum sebagai pengeluaran dana atas
kewajiban pembayaran sewa tanpa ada kaitan penyusutan pada aset tersebut
Sedangkan untuk capital lease terdapatnya hak opsi dan pembayaran bunga bulanan atau
tahunan pada kategori transaksi sewa menyewa yang berkaitan.
Pihak manajemen dapat mengambil keputusan dari sudut pandang dua opsi sewa diatas demi kepentingan efisiensi dan efektivitas perusahaan.
Analisa pengeluaran dana oleh
perusahaan (sewa)
Perusahaan bisa mengambil opsi mereka untuk mengkonversi operating lease menjadi capital lease, namum perusahaan harus memilih
konsekuensi bunga dalam pembayarannya.
Akan tetapi jika pembayaran sewa minimum
secara total memberikan dampak gangguan atas arus kas pada perusahaan, maka perusahaan
dapat mempertimbangkan untuk mencari
alternatif lain apakah dengan perolehan cicilan atau pendanaan eksternal atas kepentingan aset tersebut.
Perolehan versus sewa ???
Analisa pengeluaran dana oleh
perusahaan (sewa)
Banyak perusahaan belum memanfaatkan celah dari pembayaran manfaat pasca
pensiun ini.
Undang-undang ketenagakerjaan
mewajibkan perusahaan untuk memberikan ketentuan sejumlah nominal uang dalam
bentuk pesangon kepada para pekerjanya jika masa tugas telah selesai (cari hukum online) UU No. 13 Tahun 2003.
Dalam akuntansi diatur pada Statement of Financial Accounting Standards (SFAS) 158
Analisa pengeluaran dana oleh
perusahaan (manfaat pasca pensiun)
Jika perusahaan memanfaatkan program dana pensiun untuk kemudian mereka investasikan secara lanjut, maka perusahaan akan
mendapatkan pendapatan tambahan dari hasil investasi dana pensiun tersebut.
Program pensiun ini memanfaatkan garis waktu dalam pendanaanya walaupun sebenarnya nilai uang dimasa yang akan datang tidak pasti
nilainya.
Boleh juga menggunakan jasa aktuaria dalam menganalisa overfunded plans atau
underfunded plans.
Analisa pengeluaran dana oleh
perusahaan (manfaat pasca pensiun)
Beberapa komponen dalam biaya atas manfaat pasca pensiun yang diharapkan
◦ Biaya jasa yakni alokasi aktuaria
◦ Biaya bunga asumsi timgkat diskonto
◦ Amortisasi biaya atas manfaat pasca pensiun
◦ Administrasi dan legalitas biaya atas manfaat pasca pensiun
Analisa pengeluaran dana oleh
perusahaan (manfaat pasca pensiun)
Kontingensi merupakan keuntungan ataupun kerugian potensial yang penyelesaiannya
bergantung pada satu atau lebih peristiwa dimasa yang akan datang (timbul ketidak pastian).
Kewajiban kontingensi timbul dari perkara
hukum, ancaman pengambilalihan, penagihan piutang, klaim atas garansi atau kerusakan
produk, garansi kinerja, perhitungan pajak,
resiko asuransi dan berbagai kerugian property akibat bencana alam yang tidak diduga.
Analisa pengeluaran dana oleh
perusahaan (kontingensi)
Kondisi pertama seperti kerugian
kontingensi yang probable atau “besar kemungkinan” dicatat didalam laporan keuangan sebagai kemungkinan atas kewajiban yang akan timbul.
Kondisi kedua menggambarkan “kerugian dapat diestimasi dengan memadai”,
contohnya kerugian piutang tidak tertagih dan kewajiban garansi produk.
Dua kondisi tersebut berkaitan dengan prinsip konservatisme dalam akuntansi
Analisa pengeluaran dana oleh
perusahaan (kontingensi)
Pihak internal harus mengantisipasi klaim atas pemegang ekuitas dibawah kreditor.
Analisa atas pertimbangan standar ekuitas pemegang saham meliputi:
◦ Mengklasifikasi dan memisahkan sumber utama pendanaan ekuitas
◦ Mempelajari hak atas pemegang saham dan prioritas mereka dalam likuidasi
◦ Mengevaluasi pembatasan hukum untuk distribusi ekuitas
◦ Menelaah kontrak atas distribusi saldo laba
◦ Menilai ketentuan lain dan kesepakatan lain atas saham
Analisa pengeluaran dana oleh
perusahaan (ekuitas pemegang
saham)
Perhatikan kriteria saham istimewa dan saham biasa
Perhatikan nilai Saldo laba (retained earning)
Deviden tunai dan deviden saham
Split off dan Spin off (tugas di rumah!!!)
Penyesuaian periode lalu
Saham yang ditarik kembali (tugas di rumah!!!)
Analisa pengeluaran dana oleh
perusahaan (ekuitas pemegang
saham)
Jika lelang memberikan manfaat kepada
perusahaan maka lelang bisa menjadi salah satu opsi penghematan pengeluaran dana perusahaan.
Lelang tidak tertutup kepada pengadaan aset, saat ini dikenal istilah tender untuk pekerjaan proyek yang sifatnya jangka pendek maupun jangka panjang
Analisa pengeluaran dana khusus oleh perusahaan (kesempatan
lelang)
Contoh kasus saat ini yang menerapkan tender di Indonesia seperti perusahaan
minyak swasta melaksanakan pengeboran lepas pantai dengan membuat klasifikasi standar pekerjaan yang akan dikerjakan
melalui mekasnime tender/lelang pekerjaan
Banyak rumah sakit yang melaksanakan lelang pekerjaan kebersihan dengan
menggunakan jasa outsourching melalui mekanisme tender.
Analisa pengeluaran dana khusus oleh perusahaan (kesempatan
lelang)
Apabila lelang/tender tersebut
menghasilkan benefit yang sesuai dan
diharapkan beserta efektivitas dan efisiensi perusahaan, maka pihak manajemen
sebaiknya mengambil keputusan tender agar tercipta kinerja baik dengan
persaingan yang sehat.
Analisa pengeluaran dana khusus oleh perusahaan (kesempatan
lelang)
Berikan contoh kasus aktuaria di Indonesia.
Rangkum SFAS 158
Berikan analisa atas pendanaan capital lease serta contohnya
Split off dan Spin off
Saham yang ditarik kembali