• Tidak ada hasil yang ditemukan

ANALISIS DAMPAK GEOMETRIK JALAN TERHADAP KINERJA JALAN PADA RUAS JALAN TRANS SAMARINDA-BONTANG KM 3-KM 8 - Repository ITK

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "ANALISIS DAMPAK GEOMETRIK JALAN TERHADAP KINERJA JALAN PADA RUAS JALAN TRANS SAMARINDA-BONTANG KM 3-KM 8 - Repository ITK"

Copied!
4
0
0

Teks penuh

(1)

ix ANALISIS DAMPAK GEOMETRIK JALAN TERHADAP KINERJA JALAN PADA RUAS JALAN TRANS SAMARINDA-BONTANG KM 3-

KM 8

Nama Mahasiswa : Andhika Fajar Septiawan

NIM : 07151004

Dosen Pembimbing Utama : Muhammad Hadid, S.T., M.T

Dosen Pembimbing Pendamping : Andika Ade Indra Saputra, S.T., M.T.

ABSTRAK

Jalan arteri primer memiliki geometrik jalan yang telah ditentukan oleh beberapa peraturan di Indonesia, salah satunya Manual Kapasitas Jalan Indonesia 1997. Apabila tidak memenuhi kriteria geometrik jalan yang telah ditentukan, tentunya akan membuat jalan tersebut memiliki kinerja dibawah standar. Ruas Jalan Trans Samarinda-Bontang Km 3-Km 8 merupakan jalan arteri primer dan berdasarkan kondisi eksisting tidak memenuhi beberapa kriteria geometrik untuk jalan arteri primer, seperti lebar jalan, radius tikungan, dan kelandaian. Oleh karena itu dibutuhkan analisis dampak geometrik jalan terhadap kinerja jalan pada ruas Jalan Trans Samarinda-Bontang Km 3-Km 8.

Pada penelitian ini menggunakan analisis Manual Kapasitas Jalan Indonesia 1997, program bantu simulasi mikroskopik berupa Vissim, dan analisis Biaya Operasional Kendaraan (BOK). Aplikasi vissim digunakan untuk memodelkan kondisi jalan eksisting, dan mengetahui hasil kinerja jalan. Untuk MKJI 1997 menggunakan kondisi ideal jalan luar kota dengan tanpa mempertimbangkan adanya alinyemen (horizontal dan vertikal), dan mengetahui hasil kinerja jalan tersebut. Perhitungan masing-masing komponen BOK dilakukan dengan menggunakan metode Pacific Consultant International (PCI).

Hasil penelitian ini didapatkan hasil kerugian bagi pengendara pada ruas ini.

Adapun kerugian biaya operasional kendaraan yang dialami oleh pengendara pada ruas jalan ini untuk kendaraan ringan (LV) arah ke Bontang sebesar Rp.

3859.09/kend, sedangkan untuk kendaraan berat (HV) arah ke Bontang sebesar Rp.

7280.24/kend. Kerugian juga dialami untuk arah sebaliknya, untuk kendaraan ringan (LV) arah ke Samarinda sebesar Rp. 1853.75/kend, sedangkan untuk kendaraan berat (HV) arah ke Samarinda sebesar 3220.22/kend.

Kata Kunci :

BOK, MKJI 1997, Vissim.

(2)

x

(Halaman Ini Sengaja Di Kosongkan)

(3)

xi ANALYSIS OF ROAD GEOMETRIC IMPACT ON ROAD

PERFORMANCE IN JALAN TRANS SAMARINDA-BONTANG KM 3- KM 8

By : Andhika Fajar Septiawan

Student Identity Number : 07151004

Supervisior : Muhammad Hadid, S.T., M.T

Co-Supervisior : Andika Ade Indra Saputra, S.T., M.T.

ABSTRACT

The primary arterial road has a road geometric that has been determined by several regulations in Indonesia, one of which is the Indonesian Road Capacity Manual (MKJI) 1997. If it does not meet the specified geometric criteria for the road, it will certainly make the road perform below the standard. The Trans Samarinda-Bontang Km 3-Km 8 section is a primary arterial road and based on existing conditions does not meet several geometric criteria for primary arterial roads, such as road width, bend radius, and slope. Therefore it is necessary to analyze the geometric impact of the road on the performance of the road on the Km 3-Km 8 Trans Samarinda-Bontang Road section.

This research using the Indonesian Road Capacity Manual analysis 1997, microscopic simulation assistance program in the form of Vissim, and analysis of Vehicle Operational Costs (VOC). The visual application is used to model the condition of the existing road, and to know the results of road performance. For MKJI 1997, it uses ideal conditions for out-of-town roads without considering the existence of alignments (horizontal and vertical), and knowing the results of the road performance. The calculation of each BOK component is done using the Pacific Consultant International (PCI) method.

The results of this study obtained results of losses for motorists on this segment. The loss of vehicle operating costs experienced by drivers on this road for light vehicles (LV) directions to Bontang is Rp. 3859.09 / kend, while for heavy vehicles (HV) the direction to Bontang is Rp. 7280.24 / kend. Losses were also experienced in the opposite direction, for light vehicles (LV) the direction to Samarinda was Rp. 1853.75 / vehicle, while for heavy vehicles (HV) the direction to Samarinda is 3220.22 / vehicle.

Keyword :

MKJI 1997, Vissim, VOC,

(4)

xii

(Halaman Ini Sengaja Di Kosongkan)

Referensi

Dokumen terkait

Metode yang di gunakan untuk menghitung geometrik ruas jalan Nioga – Gubume yaitu alinyemen horisontal dan alinyemen vertikal menggunakan Tata Cara Perencanaan

Dalam penulisan Tugas Akhir ini, penulis ingin mengetahui bagaimana perencanaan yang baik dalam merencanakan desain geometrik dan tebal perkerasan pada ruas jalan

Data primer adalah data yang diperoleh dari survey langsung di lokasi ( Ruas Jalan Perintis Kemerdekaan), Data- data primer tersebut berupa data geometrik

Sebagai jalan arteri primer kecepatan rata-rata kendaran yang direncanakan pada ruas Jalan Setia Budi minimal adalah 60 km/jam, sedangkan berdasarkan pengamatan di lapangan kecepatan

Dalam menganalisa kinerja ruas jalan Trans Sulawesi dengan menggunakan MKJI (1997), ditinjau dari kapasitas dan derajat kejenuhan untuk kondisi hambatan samping

perkerasan lentur dengan metode Bina Marga 2013 pada jalan raya Baluran KM 248 – 250 Kabupaten Situbondoc. Mengevaluasi geometrik jalan raya Baluran KM 248 – 250

iv HALAMAN PERSETUJUAN EVALUASI KINERJA LALU LINTAS RUAS JALAN MUHAMMAD SAID KOTA SAMARINDA Evaluation of Traffic Performance on Muhammad Said Road in Samarinda City TUGAS

1 ANALISA KINERJA RUAS JALAN CIPTO MANGUNKUSUMO DI KOTA SAMARINDA Ramayana 13.11.1001.7311.332 Email: [email protected] Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas 17