PENDAHULUAN
Fokus Penelitian
Tujuan dan manfaat penelitian
Ruang lingkup dan setting penelitian
- Ruang Lingkup Penelitians
- Setting Penelitian
Telaah Pustaka
Penelitian ini menyebutkan: “Pengaruh Tingkat Pendapatan Penambang Emas terhadap Pendidikan Anak di Desa Poto Kecamatan Moyo Hilir Kabupaten Sumbawa. Data nama orang yang menjadi buruh tambang emas di Desa Poto Kecamatan Moyo Hilir Kabupaten Sumbawa dalam tahun. Tingkat Pengaruh pekerja tambang emas terhadap pendidikan anak di desa Poto Pendidikan anak di desa Poto.
Dampak Tingkat Pendapatan Penambang Emas terhadap Pendidikan Anak di Desa Porto Kecamatan Moyo Hilir.
Kerangka Teoritik
- Sumber data
- Prosedur Pengumpulan Data
- Analisis Data
- Keabsahan Data dan Temuan
Sistematika Skripsi
Secara keseluruhan, tinjauan skripsi ini dibagi menjadi tiga bagian, yaitu pendahuluan, isi dan penutup disertai dengan lampiran. Bab pertama diawali dengan pendahuluan yang terdiri dari subbab seperti konteks penelitian, fokus penelitian, tujuan dan hasil penelitian, ruang lingkup dan lingkungan penelitian, tinjauan pustaka, kerangka teori, metode penelitian dan sistematika.
PAPARAN DATA DAN TEMUAN
Letak geografis Desa Poto
Kondisi umum desa Poto baik dari segi luas maupun fokusnya adalah masalah tingkat pendapatan penambang emas dan dampaknya terhadap pendidikan anak. Dalam hal ini penulis akan mewawancarai warga desa Poto yang merupakan penambang emas, Kepala Desa Poto, Kepala Desa Poto dan Kepala Desa Dusun Bekat. Dalam hal ini, penulis akan mewawancarai orang tua penambang emas, suami istri, dan anak dari penambang emas itu sendiri.
Dalam hal ini penyidik mewawancarai Kepala Desa Poto, Kepala Dusun Poto, Kepala Dusun Bekat, orang tua yang berprofesi sebagai penambang emas. 46 Suharsimi Arikunto, Prosedur penyidikan …, 2006), h. Dengan demikian, data yang terkumpul didiskusikan, ditafsirkan dan dikumpulkan secara deduktif, sehingga dapat diberikan gambaran yang akurat tentang apa yang sebenarnya terjadi. Metode induktif yang dimaksud adalah cara berpikir dengan menarik kesimpulan dari data tertentu.
Reliabilitas atau validitas data bertujuan untuk membuktikan bahwa apa yang peneliti amati sesuai dengan apa yang sebenarnya ada di dunia nyata. Berdasarkan pembahasan di atas, maka tujuan peneliti menggunakan metode diskusi ini yaitu untuk menerima kritik atau pertanyaan tajam yang dapat menguji dan menantang tingkat kepercayaan terhadap kebenaran penelitian sehingga data yang diperoleh dapat diperoleh. benar-benar teruji keabsahannya. . . Menurut Moleong, triangulasi adalah teknik pemeriksaan keabsahan data yang menggunakan sesuatu selain data itu.
Luas wilayah menurut penggunaan
Keadaan penduduk
Dalam hal menunjang pendidikan anak, terdapat berbagai jenis lembaga pendidikan di Desa Poto, Kecamatan Moyo Hilir, Sumbawa. Tabel di atas menunjukkan bahwa khusus di Desa Poto Kecamatan Moyo Hilir terdapat tiga SD, satu MI, tiga TK, satu MTs, namun sebagian masyarakat Desa Poto memilih pendidikan SMP di Desa Sebewe Kecamatan Moyo Utara dan sebuah SMP di Desa Moyo, pusat kota Kabupaten Moyo Hilir. Untuk sekolah menengah, masyarakat Desa Poto bersekolah di berbagai tempat di kabupaten (Sumbawa).
Menurut hasil observasi pada hari Senin tanggal 20 Juni 2011 tentang mata pencaharian masyarakat Desa Poto sudah menjadi warisan bersama yang diwariskan secara turun-temurun dan sudah menjadi tradisi bahwa sebagian besar masyarakat Desa Poto adalah petani. . Berdasarkan data Profil Desa Poto tahun 2010, mata pencaharian penduduk desa adalah petani, buruh tani, PNS, peternak, perawat swasta, pensiunan PNS, dukun desa terlatih. Hal yang sama juga diungkapkan oleh Bapak Kamaludin selaku Kepala Desa Poto bahwa: “Menjadi petani merupakan bidang usaha utama yang dilakukan oleh masyarakat Desa Poto.
Selain usaha tersebut, masyarakat Desa Poto juga banyak yang bekerja di bidang usaha lain seperti perawat, pegawai kantor tentara, tentara, guru, supir, pedagang, penjahit, TKW (Tenaga Kerja Wanita), peternak, dan penambang emas salah satunya. .”59 . Dari tabel di atas terlihat bahwa sektor pertanian merupakan sumber pendapatan utama masyarakat Desa Poto, mengingat banyaknya jumlah penduduk yang menggeluti usaha tersebut, diikuti oleh PNS yang berjumlah 79 orang. Untuk percepatan dan peningkatan tata pemerintahan di Desa Poto Kecamatan Moyo Hilir, telah disusun struktur pemerintahan desa.
Usaha Kecil Tambang Emas (Pekerja Penambang Emas) di Desa
Tidak harus setiap hari menjadi penggali emas, tetapi pada waktu-waktu tertentu, mengingat selain menjadi penggali emas, kami juga melakukan hal lain, seperti pertanian dan peternakan. Rusli, seorang pencari dari Dusun Poto mengatakan, “Begitulah cara saya menjadi seorang pencari. Menurut Kaharudin, 35 tahun, “Kamu tidak harus menjadi penggali emas setiap hari, tetapi hanya pada waktu-waktu tertentu.
Untuk lebih jelasnya berdasarkan hasil wawancara dengan informan mengenai pendapatan penambang emas dapat dilihat pada tabel di bawah ini. Dalam menjalankan suatu usaha atau kegiatan manusia tidak pernah ada kendala atau masalah, begitu pula para penambang emas. Saat melakukan penambangan di tambang emas, masyarakat yang berprofesi sebagai penambang emas juga menemui beberapa kendala dalam bisnis ini.
Berdasarkan hasil wawancara dengan Bapak. Kamal selaku Kepala Desa Poto Kecamatan Moyo Hilir mengatakan bahwa “Sebagian besar masyarakat kami berprofesi sebagai penambang emas sejak tahun 2010, sebagai mata pencaharian tambahan untuk menambah penghasilan.”. Untuk lebih jelasnya mengenai jumlah dan nama masyarakat yang bekerja sebagai penambang emas Desa Poto Kecamatan Moyo Hilir dapat dilihat pada tabel berikut. Dari tabel di atas terlihat bahwa menjadi penambang emas merupakan salah satu mata pencaharian yang dilakukan oleh masyarakat Desa Poto.
Perkembangan Pendidikan Anak di Desa Poto kecamatan Moyo
Perkembangan Pendidikan Anak di Desa Poto Kecamatan Moyo Hilir Berdasarkan hasil observasi tanggal 22 Juni 2011 di lapangan. Faktor-faktor tersebut menurut Kamaludin adalah: “Tingkat pendapatan keluarga, kesadaran orang tua akan pentingnya pendidikan sangat dipengaruhi oleh keberhasilan para pendahulu yang mengenyam pendidikan”. Sedangkan jika pendapatan orang tua tinggi, besar kemungkinan seorang anak dapat mengenyam pendidikan yang baik.82 2.
Terkait kesadaran orang tua akan pentingnya pendidikan, Bpk. Kamaludin menyatakan: “Kesadaran orang tua akan pentingnya pendidikan adalah pemahaman orang tua terhadap segala sesuatu yang berhubungan dengan pendidikan anaknya, untuk mendorong dan memotivasi anak untuk mengembangkan potensi dan bakatnya”. Menurut hasil observasi peneliti pada tanggal 30 Juni 2011, salah satu faktor penghambat perkembangan dan pertumbuhan pendidikan anak adalah kurangnya kesadaran orang tua akan pentingnya pendidikan, yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan pendidikan anaknya. . Dapat kita pahami bahwa salah satu faktor yang mempengaruhi pola pikir orang tua di Desa Poto dalam mendidik anaknya adalah lingkungan sekitar.
Seperti yang disampaikan oleh Pak Kamaludin “Perkembangan dan pertumbuhan pendidikan anak di desa kami sangat dipengaruhi oleh lingkungan seperti keberhasilan para pendahulu kami yang sukses dalam pendidikannya. Hal ini terlihat dari banyaknya warga Desa Poto yang karyawan menjadi". Siti Aminah (seorang pendidik terkemuka) juga mengungkapkan bahwa “Selain faktor lingkungan yang dapat mempengaruhi kesadaran orang tua akan pentingnya pendidikan bagi anaknya, faktor yang berasal dari orang tua juga sangat mempengaruhi pendidikan tumbuh kembang anak di kota kita”87. Berbicara mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi perkembangan pendidikan anak, Abdul Rahim juga mengungkapkan bahwa: “Selain tingkat pendapatan keluarga dan kesadaran orang tua yang dapat mempengaruhi perkembangan dan pertumbuhan pendidikan anak, motivasi/keinginan yang kuat yang berasal dari anak itu sendiri juga sangat mempengaruhi keberhasilan pendidikan anak”. 89 Walaupun kita memiliki keinginan yang kuat untuk menyekolahkan anak kita, namun kesadaran yang muncul dari anak kurang, sehingga perkembangan dan pertumbuhan pendidikan anak tidak akan optimal. 90.
Dampak Tingkat Pendapatan Pekerja Penambang Emas Terhadap
Seperti yang dikatakan Zaenudin bahwa “Hal yang mendorong saya untuk berusaha memberikan pendidikan yang terbaik bagi anak-anak saya adalah karena saya tidak ingin anak-anak saya mengikuti jejak saya yang tidak mendapatkan pendidikan yang baik. Berdasarkan hasil wawancara dengan Hermanto (seorang penambang emas dari desa Poto) bahwa : “Menjadi penambang emas adalah salah satu usaha yang dapat kita lakukan untuk menambah pendapatan keluarga dan menjadi jalan keluar untuk pendidikan anak dengan mengesampingkan pendapatan. berasal dari penjualan emas.” 91. Sejak suami saya menjadi penambang emas, alhamdulillah kebutuhan keluarga telah terpenuhi secara bertahap, mulai dari kebutuhan makan sehari-hari dan dari penghasilan tersebut kami juga dapat memenuhi kebutuhan pendidikan anak-anak kami, seperti biaya seragam untuk putra saya. hanya untuk pergi ke TK/PAUD dan membayar biaya sekolah SMA putri saya.” 93.
Samsudin juga mengatakan “Anak saya ingin SMA di kota kabupaten karena fasilitas yang diberikan lebih lengkap. Awalnya saya ragu untuk menyekolahkan anak saya ke SMA di kota kabupaten mengingat biaya sekolah yang tinggi. seorang penambang emas, seperti mencari jalan keluar untuk saya dan keluarga saya.
Semenjak ayah saya menjadi penambang emas, perlahan kebutuhan sekolah saya dapat terpenuhi dengan maksimal, sebelum ayah saya bekerja di tambang emas, saya tidak bisa terlalu aktif dalam kegiatan sekolah karena sering terkendala biaya seperti biaya transportasi, namun sekarang terima kasih Masya Allah, saya lebih aktif di kegiatan sekolah.” Siti Rohani juga menuturkan, sebelum suaminya menjadi penambang emas, terkadang sulit untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, terutama kebutuhan lauk pauk. Dulu kami sering berjualan beras atau padi untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. kebutuhan ini. , agar kami bisa bertahan hidup. Karena keberadaan tambang emas yang baru-baru ini ditemukan di beberapa lokasi di wilayah Sumbawa, telah membawa manfaat yang sangat besar, terutama dalam hal peningkatan pendapatan, yang secara tidak langsung mempengaruhi pendidikan anak-anak mereka.
PEMBAHASAN
Jika kita berbicara tentang pendapatan yang diperoleh masyarakat desa Poto dari hasil operasi di tambang emas tersebut, bisa dikatakan sangat bagus, pendapatan yang diperoleh mulai dari Rp. Berdasarkan data yang ditemukan peneliti di lapangan, perkembangan dan pertumbuhan pendidikan anak di Desa Poto Kecamatan Moyo Hilir dipengaruhi oleh tiga faktor yaitu. Bagi masyarakat Desa Poto (khususnya yang berprofesi sebagai penambang emas), menjadi pencari emas merupakan pekerjaan yang tergolong cukup besar dari segi pendapatan dan mereka juga cukup puas dengan usaha yang digelutinya, hal ini dikarenakan dari hasil bisnis ini mereka mampu memenuhi kebutuhan, keluarga mereka setiap hari.
Faktor lingkungan masyarakat desa Poto yang rata-rata mengenyam pendidikan sangat berpengaruh terhadap kesadaran (mindset) orang tua, hal ini terlihat dari banyaknya anak-anak yang melanjutkan sekolah dan memberikan pendidikan yang terbaik bagi anaknya. anak-anak. Artinya perkembangan pendidikan di Desa Poto mengalami pertumbuhan dan perkembangan yang cukup berarti. Perkembangan dan pertumbuhan pendidikan anak di Desa Poto sangat dipengaruhi oleh tingkat pendapatan atau pendapatan keluarga.
Pendapatan yang diperoleh masyarakat desa Poto sudah dapat dikatakan mampu memenuhi kebutuhan akan keberlanjutan. Seperti diuraikan di atas, situasi ini juga terjadi di Desa Poto, Kecamatan Moyo Hilir, Sumbawa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa anak-anak yang orang tuanya bekerja sebagai penambang emas memiliki kesempatan untuk mendapatkan pendidikan yang sebaik-baiknya, khususnya masyarakat yang berada di desa Poto, kecamatan Moyo Hilir, Sumbawa.