• Tidak ada hasil yang ditemukan

ANALISIS HUKUM JUAL BELI HAK ATAS TANAH YANG MASIH DALAM OBJEK JAMINAN UTANG (Studi Putusan 26/Pdt.G/2021/PN Mdn)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "ANALISIS HUKUM JUAL BELI HAK ATAS TANAH YANG MASIH DALAM OBJEK JAMINAN UTANG (Studi Putusan 26/Pdt.G/2021/PN Mdn)"

Copied!
86
0
0

Teks penuh

PENDAHULUAN

Latar Belakang

  • Rumusan Masalah
  • Faedah Penelitian

Berbagai aktivitas manusia selalu berhubungan dengan tanah dan semua aktivitas tersebut selalu dilakukan di atas tanah. Kondilsil ilnil akan merugikan pencatat tanah yang baru karena pada dasarnya yang berhak melakukan perbuatan hukum atas tanah adalah orang yang namanya tercantum dalam selrtilsil pilkat ilnil. Akibatnya meskipun sebenarnya mereka (delfacto) sudah menguasai tanah tersebut, namun secara sah (del jurel) pemilik tanah yang baru belum mencapai wilayah hukum yang sesuai dan belum mampu mengambil tindakan hukum atas tanah tersebut sesuai wilayah hukum yang sesuai.

Merujuk pada nama hak milik atas tanah yang dilakukan dengan cara penjualan dalam perbuatan hukum peralihan hak lainnya, kecuali peralihan hak dengan cara lelang hanya dapat didaftarkan apabila disahkan dengan akta yang dibuat oleh PPAT yang terdaftar. . . Akta jual beli hak atas tanah yang dibuat di hadapan Pemungut Pajak (PPAT) merupakan salah satu syarat pendaftaran hak atas tanah di Kantor Pendaftaran Tanah. Banyak masyarakat yang melakukan transaksi jual beli tanah, dan tanah yang diperjualbelikan mempunyai status yang berbeda-beda, terdapat kasus/perselisihan yang timbul mengenai jual beli hak atas tanah dimana pilihan penjual dan pilihan penjual telah mencapai kesepakatan bersama dan telah mengakibatkan pelepasan dalam perjanjian jual beli.bellil atas tanah tersebut.

Andil Hartanto, dalam praktiknya, sebelum PPAT menandatangani kontrak penjualan hak atas tanah, calon pemohon hak (calon hak atas tanah) harus memberikan pernyataan tertulis yang sah: Tidak boleh ada pemegang hak baru. Berdasarkan latar belakang tersebut, maka ditulislah Skrilpsil yang berjudul “Analisis Hukum Jual Beli Hak Atas Tanah yang Masih Terkena Jaminan Hutang (Studi Akhir 26/Pdt.G/2021/PN Mdn)”.

Tujuan Penelitian

SelcaraTeloriltils: Penelitian keuangan yang menguntungkan untuk menambah pengetahuan di bidang hukum, khususnya penelitian keterampilan hukum mengenai legalitas penjualan tanah yang masih terikat jaminan utang. Hal ini juga dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dan masyarakat untuk memahami status tanah yang akan dibelinya sehingga terhindar dari perselisihan terkait perselisihan hukum dalam menangani tanah yang masih dalam jaminan utang.

Defenisi Operasional

Keaslian Penelitian

Metode Penelitian

  • Jenis dan Pendekatan Penelitian
  • Sifat Penelitian
  • Sumber Data
  • Alat Pengumpulan Data
  • Analisis Data

Menurut Zailnuddiln Alil Silfat Pelnelliltilan Delskrilltilan menyatakan bahwa pennelliltilan yang merangkum atau meldelskrilpsilfat secara sistematik, faktual dan akurat mengenai penduduk atau wilayah tertentu dan wilayah yang memuat sylfat, ciri-ciri atau faktor tertentu yang dilihatnya.17 Zailnuddiln Alil juga menjelaskan Dalam penelitiannya, penyelaman berupaya mendeskripsikan objek dan subjek secara mendalam dan detail. Dilanjutkan pula bahwa tujuan penelitian part-script pada dasarnya adalah untuk menjelaskan atau mengilustrasikan, menjelaskan hubungan antara suatu fenomena yang diteliti. Tujuannya untuk mendapatkan gambaran analisis terhadap beberapa peristiwa dan gejala hukum yang terjadi di masyarakat. 20. Sugilyono menjelaskan, data selkundelr adalah sumber data yang tidak memberikan data secara langsung kepada pengumpul data, misalnya melalui orang lain atau melalui dokumen topikl pelnelliltilan melngelnail analilsils hukum jual beli hak atas tanah.

Data Selkundelr: Data Hukum Selkundelr adalah bahan hukum yang dapat membantu dan/atau menunjang bahan hukum utama dalam pelaksanaannya, yang akan menyempurnakan pelaksanaannya di dalamnya. Offlinel yaitu pengumpulan data studi kepustakaan secara langsung dengan mengunjungi toko buku, perpustakaan (baik di dalam maupun di luar kampus Universitas Muhammadiyah Sumut) untuk mengumpulkan informasi pribadi yang diperlukan untuk penelitian dimaksud. Online, yaitu studi kepustakaan yang dilakukan dengan mencari media online untuk mengumpulkan data pribadi yang diperlukan untuk penelitian. 23.

Menurut Sugilyono, analisis data atas analisis data bersifat kualitatif. Analisis kualitatif, menurut Sugilyono, analisis didasarkan pada paradigma hubungan dinamis antara data, konsep dan data, yang merupakan umpan balik atau perubahan yang tersisa dari data dan konsep berdasarkan data yang dikumpulkan dan terkait dengan undang-undang analilsils tentang penjualan hak atas tanah. tanah yang masih terikat dengan jaminan hutang. Sugilyono juga melanjutkan pernyataannya bahwa analisis data kualitatif juga merupakan hasil induktif, yang kemudian mengembangkan pola hubungan tertentu atau menjadi hilpotelsils berdasarkan data yang diperoleh.25.

TINJAUAN PUSTAKA

Tinjauan Umum tentang Jual Beli

Jual beli tanah mengandung pengertian peralihan hak atas tanah, yaitu dimana penjual memilih untuk menyerahkan tanah tersebut dan penjual membayar harga tanah tersebut, maka hak atas tanah tersebut berpindah tanpa adanya penjual. Perjanjian jual beli hak atas tanah lahir karena adanya penundaan atau adanya beberapa persyaratan peraturan perundang-undangan yang berkaitan dengan jual beli hak atas tanah, yang pada akhirnya agak menghambat pelaksanaan transaksi jual beli hak atas tanah. Persyaratan tersebut ada yang timbul karena ketentuan hukum yang ada, dan ada pula yang timbul karena adanya kesepakatan para pihak untuk melakukan penjualan hak atas tanah 43.

Dalam praktek penjualan tanah pada saat penjualan, diharapkan adanya kepastian hukum yang dapat menjamin kelangsungan kegiatan tersebut melalui peralihan nama hak milik atas tanah tersebut. Permasalahan muncul ketika masih ada tanah yang dijadikan jaminan dan dilakukan penjualan jaminan atas tanah tersebut. Apabila penjualan tanah dilakukan oleh seseorang yang tidak mempunyai hak, maka penjualan itu batal demi hukum.

Dalam akta jual beli menurut PPAT pada saat itu telah terjadi peralihan hak atas tanah dari pemegang hak sebagai penjual kepada pemegang hak lain sebagai penjual. Penjualan tanah secara gadai dilakukan oleh debitur tanpa sepengetahuan pemberi pinjaman, diduga kuat dilakukan tanpa memberitahukan status tanah tersebut kepada sekelompok pihak. Akibat hukum yang dimaksud adalah perjanjian jual beli belle itu dinyatakan tidak sah menurut hukum.

Merujuk pada nama hak milik atas tanah yang dilakukan dengan cara penjualan dalam perbuatan hukum peralihan hak lainnya, kecuali peralihan hak dengan cara lelang hanya dapat didaftarkan apabila disahkan dengan akta yang dibuat oleh PPAT yang terdaftar. . . Akta jual beli hak atas tanah yang dibuat di hadapan Pejabat Pendaftaran Tanah (PPAT) merupakan salah satu syarat pendaftaran hak atas tanah pada Kantor Pendaftaran Tanah, dalam hal ini akta tanah adalah akta demi akta tanah. Pejabat (PPAT). Pada dasarnya penjualan hak atas tanah harus mengacu pada 3 hal, yaitu status tanah lepas, belrsilh dan jelas.

Perjanjian jual beli bellil antara Terdakwa Il dan Terdakwa IlIl dituangkan dalam akta jual beli bellil No. Berdasarkan putusan perkara Pelngadillan Nelgelril Meldan 26/Pdt.G/2021/PNMdn telrselbut, ada beberapa hal yang memerlukan penyelesaian analisis terkait penjualan hak atas tanah yang masih terikat jaminan utang. Pengaturan hukum penjualan hak atas tanah yang masih dijamin dengan utang merupakan suatu perbuatan hukum perdata yang timbul karena suatu perjanjian.

Tinjauan Umum Tentang Hak Atas Tanah

Tinjauan Umum Tentang Jaminan Utang

HASIL DAN PEMBAHASAN

Akibat Hukum Jual Beli Hak atas Tanah Yang Masih Dalam Objek

Analisis Putusan 26/Pdt.G/2021/PNMdn

Terdakwa Il menjual sebagian tanahnya kepada terdakwa IlIl berdasarkan akta jual beli Bellil nomor 14/2018 tanggal 31 Juli 2018 di hadapan Alil Muda Rambel, S.H selaku PPAT (Il. termasuk dalam Selrtilpilkat Hak Millilk nomor 811 / Telgal Saril Mandala IlIlIl sebelumnya tidak dipanggil SUSIlLAWATIl (il.c terdakwa Il) atas nama Muhammad Danill (il.c terdakwa IlIl) sebagai bagian dari selrtilfilkat yang didaftarkan oleh Badan Pertanahan Nasional Kota Meldan (Il.c.il. c Juga terdakwa IlIl).14/2018 yang dibuat dihadapan Alil Muda Rambel S.H selaku PPAT (Il. . Seluruh terdakwa Il dan terdakwa IlIl berbuat melawan hukum karena tidak mentaati alur atau prosedur dalam mengeksekusi perkara tersebut. Dalam penjualan hak atas tanah, pihak-pihak yang telah menyelesaikan sebelumnya telah menjelaskan bahwa pada saat menjual hak atas tanah harus dinilai terlebih dahulu status tanahnya, bagaimana status tanahnya?, dimana dari segi ilnil harus mengandung 3 unsur yaitu belrsilh, ilnilh dan objek tanah kosong.

Namun hal tersebut tidak dihiraukan oleh Terdakwa IlIl sehingga Terdakwa Il dan Terdakwa IlIl tetap melakukan proses penjualan tanah tersebut. Sesuai dengan ketentuan Pasal 1365 KUHPerdata, untuk menentukan suatu perbuatan bertentangan dengan hukum, maka perbuatan itu harus memenuhi syarat-syarat sebagai berikut, yaitu: 72. Diperlukan adanya unsur kesalahan pelaku dalam rangka Pasal 1365 KUHAP melakukan perbuatan melawan hukum.

Tergugat Il telah melakukan penjualan tanah yang status obyeknya masih menjadi jaminan utang terhadap penggugat, dan tergugat Il Il telah menerima proses penjualan tanah tersebut tanpa mempunyai hasil pembelian tanah tersebut. masih menjadi jaminan utang terhadap penggugat, meskipun tergugat Il Il sudah dibebaskan oleh penggugat bahwa tanah dilbellilnya tetap dijadikan jaminan utang. Keabsahan penjualan tanah dan bangunan yang menjadi objek jaminan hutang, yaitu apabila penjualan tanah dan bangunan telah dilakukan tanpa memenuhi syarat sahnya perjanjian sesuai dengan Pasal 1320 KUHPerdata yaitu: adanya suatu perjanjian yang sah yang menegaskan pelepasannya; kemampuan untuk menyelesaikan suatu implementasi; topik tertentu; dan sel yang tidak dilarang. Selain itu, perjanjian penjualan utang tersebut harus diketahui oleh pihak-pihak yang mempunyai jaminan atas utang tersebut.

Akibat hukum jual beli hak atas tanah yang berupa jaminan utang menimbulkan akibat hukum dimana perjanjian jual beli hak atas tanah itu batal karena perbuatan hukum karena melanggar syarat-syarat hukum. . untuk penjualan hak atas tanah dan dapat memperoleh ganti rugi atas kerugian akibat perbuatan hukum penjualan hak atas tanah yang masih terikat utang. Analisis dalam Putusan 26/Pdt.G/2021/PN Mdn Pelnulils menyimpulkan bahwa para tersangka terbukti melakukan perbuatan melawan hukum, yakni dihilangkan unsur-unsur perbuatan melawan hukum. Tergugat Il telah melakukan penjualan tanah yang status obyeknya masih menjadi jaminan utang kepada penggugat dan Tergugat Il telah menyetujui proses penjualan tersebut.

1 Pengaturan hukum penjualan hak atas tanah yang masih terlilit utang-piutang yang erat hubungannya dengan hubungan hukum para pihak sehingga menimbulkan hak dan kewajiban pada saat menjual hak atas tanah. Untuk itu diharapkan para pihak yang berhak mengetahui hak dan kewajibannya ketika melakukan penjualan hak atas tanah. Jika hal ini dikaitkan dengan undang-undang jual beli tanah, maka harus diperiksa terlebih dahulu status tanahnya, karena jika tanah tersebut masih menjadi objek jaminan hutang, maka tidak dapat dijual untuk dijual dan jika tanah tersebut masih ada, maka tanah tersebut dapat dikatakan perbuatan melawan hukum. Putusan 26/Pdt.G/2021/PN Mdn memberikan gambaran mengenai akibat hukum yang timbul apabila seseorang melakukan perbuatan hukum dengan tidak melaksanakan hasil yang berkaitan dengan penjualan tanah yang masih terlilit hutang, sehingga perbuatan tersebut dinyatakan melawan hukum. .

KESIMPULAN DAN SARAN

Kesimpulan

Saran

Delwa Ayu Wildyanil, “Analisis Hukum Hak Atas Tanah Sebagai Jaminan Hutang Dengan Hak Tanggungan Dilbelbanil”, Jurnal Hukum, Vol.

Referensi

Dokumen terkait

TINJAUAN YURIDIS PERALIHAN HAK ATAS TANAH TERHADAP TRANSAKSI JUAL BELI TANPA PERSETUJUAN HARGA DAN TUJUAN Studi Putusan Nomor 08/Pdt.G/2017/PN.Pkl PENULISAN HUKUM Diajukan untuk