ANALISIS KONTRIBUSI INDUSTRI RUMAH TANGGA
(HOME INDUSTRY) PENGASAPAN IKAN TERHADAP PENDAPATAN TOTAL KELUARGA PETANI DI KELURAHAN NGULAK 1 KECAMATAN
SANGA DESA KABUPATEN MUSI BANYUASIN PROVINSI SUMATERA SELATAN
Oleh Krismayuni 1703320006
PROGRAM STUDI AGRIBISNIS FAKULTAS PERTANIAN
UNIVERSITAS TRIDINANTI PALEMBANG PALEMBANG
2022
ANALISIS KONTRIBUSI INDUSTRI RUMAH TANGGA
(HOME INDUSTRY) PENGASAPAN IKAN TERHADAP PENDAPATAN TOTAL KELUARGA PETANI DI KELURAHAN NGULAK 1 KECAMATAN
SANGA DESA KABUPATEN MUSI BANYUASIN PROVINSI SUMATERA SELATAN
Oleh:
KRISMAYUNI
Skripsi
Sebagai Salah Satu Syarat Untuk Memperoleh Gelar Sarjana Pertanian
Pada
PROGRAM STUDI AGRIBISNIS FAKULTAS PERTANIAN
UNIVERSITAS TRIDINANTI PALEMBANG PALEMBANG
2022
DAFTAR ISI
Halaman
HALAMAN JUDUL ... i
LEMBAR PENGESAHAN ... ii
KATA PENGANTAR ... iii
DAFTAR ISI... iv
DAFTAR TABEL ... vi
DAFTAR GAMBAR ... vii
DAFTAR LAMPIRAN ... viii
I. PENDAHULUAN ... 1
A. Latar Belakang ... 1
B. Rumusan Masalah ... 5
C. Tujuan Penelitian ... 5
D. Kegunaan Penelitian ... 6
II. TINJAUAN PUSTAKA ... 7
A. Tinjauan Teoritis ... 7
1. Konsepsi Industri Rumah Tangga ... 7
2. Konsepsi Pengasapan Ikan ... 8
3. Konsepsi Biaya Produksi ... 9
4. Konsepsi Harga... 10
5. Konsepsi Penerimaan ... 11
6. Konsepsi Pendapatan………... 12
7. Konsepsi Pendapatan Total Keluarga……… 13
8. Konsepsi Kontribusi Pendapatan Total Keluarga………. 14
B. Penelitian Terdahulu……….. 15
C. Kerangka Pemikiran……….. 17
III. METODOLOGI PENELITIAN ... .. 19
A. Tempat dan Waktu ... .. 19
B. Metode Penelitian ... .. 19
C. Metode Penarikan Sampel... .. 19
D. Metode Pengumpulan Data ... 20
E. Variabel dan Operasional Variabel ... 20
F. Metode Pengolahan Data ... 22
IV. HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN... 24
A. Keadaan Umum Daerah Penelitian ... 24
1. Letak Geografi dan Tofografi ... 24
2. Keadaan Penduduk dan Mata Pencaharian ... 25
3. Sarana dan Prasarana ... 27
B. Identitas Responden ... 28
1. Umur ... 28
2. Pendidikan ... 29
3. Jumlah Anggota Keluarga ... 30
4. Pengalaman Berusahatani ... 31
C. Keadaan Umum Usaha Pengasapan Ikan di Kelurahan Ngulak 1 ... 32
D. Hasil dan Pembahasan Home Industry Pengasapan Ikan Asap ... 34
1. Hasil ... 34
2. Pembahasan ... 37
E. Kontribusi Pendapatan Home Industry Pengasan Ikan Terhadap Pendapatan Keluarga Petani Karet ... 39
1. Hasil ... 39
2. Pembahasan ... 45
V. KESIMPULAN DAN SARAN ... 48
A. Kesimpulan ... 48
B. Saran ... 48
DAFTAR PUSTAKA... 49
LAMPIRAN... 52
KRISMAYUNI. Analisis Kontribusi Industri Rumh Tangga (Home Industry) Pengasapan Ikan Terhadap Pendapatan Total Keluarga Petani Di Kelurahan Ngulak 1 Kecamatan Sanga Desa Kabupaten Musi Banyuasin Provinsi Sumtera Selatan. Dibimbing oleh Sri Rahayu Endang Lestari, SP, M.Si dan Gusti Fitriyana, SP, M.Si.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui berapa besar pendapatan yang diperoleh dari home industry pengasapan ikan terhadap pendapatan keluarga
ABSTRAK
KRISMAYUNI. Analisis Kontribusi Industri Rumh Tangga (Home Industry) Pengasapan Ikan Terhadap Pendapatan Total Keluarga Petani Di Kelurahan Ngulak 1 Kecamatan Sanga Desa Kabupaten Musi Banyuasin Provinsi Sumtera Selatan. Dibimbing oleh Sri Rahayu Endang Lestari, SP, M.Si dan Gusti Fitriyana, SP, M.Si.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui berapa besar pendapatan yang diperoleh dari home industry pengasapan ikan terhadap pendapatan keluarga petani karet di Kelurahan Ngulak 1 Kecamatan Sanga Desa Kabupaten Musi Banyuasin. Penelitian ini dilaksanakan di Kelurahan Ngulak 1 Kecamatan Sanga Desa Kabupaten Musi Banyuasin pada bulan Agustus 2021. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survey, untuk metode penarikan sampel digunakan metode sampling jenuh. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi data primer dan data sekunder. Data primer di dapat berdasarkan wawancara langsung dengan petani sebagai responden, dengan panduan daftar pertanyaan (kuesioner). Data sekunder bersumber dari lembaga atau instansi terkait yang ada hubungannya dengan penelitian ini. Metode pengolahan dan analisis data dilakukan dengan menggunakan metode kuantitatif. Rata-rata besarnya nilai pendapatan Home Industry ikan asap adalah Rp. 2.640.721,-/bln. Kontribusi pendapatan ikan asap terhadap total pendapatan keluarga adalah 24,22% disumbangkan oleh kegiatan pengasapan ikan.
I. PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Ikan merupakan bahan makanan yang mengandung protein yang berkualitas tinggi. Protein dalam kandungan ikan tersusun asam amino essensial yang diperlukan oleh tubuh sebagai sumber energi, membantu pertumbuhan dan pemeliharaan tubuh, memperkuat daya tahan tubuh, dan memperlancar proses fisiologi dalam tubuh. Dibanding dengan produk hewani lainnya, ikan memiliki beberapa kelebihan seperti memiliki kandungan protein yang cukup tinggi yaitu 20%, daging ikan mudah dicerna oleh tubuh, daging ikan mengandung asam – asam lemak tak jenuh dengan kadar kolestor yang rendah, dan daging ikan juga mengandung sejumlah mineral seperti K, CL, P, S, Mg, Ca, Fe, Ma, Zn, Cu, vitamin A dan D.
Selain memiliki banyak kelebihan, ikan juga memiliki beberapa kekurangan.
Ikan merupakan salah satu bahan makanan yang mudah membusuk, bila tidak langsung diberi perlakuan dan penanganan yang tepat setelah di tangkap mutunya akan cepat menurun (Warsidi 2009 dalam Okta Apriani, 2018). Hal ini disebabkan karena ikan mengandung air yang cukup tinggi sehingga cepat rusak dan mengalami pembusukan. Hanya dalam 8 jam sejak ditangkap dan didaratkan sudah akan timbul perubahan yan g mengarah pada kerusakan (Adawyah 2008 dalam Okta Apriani, 2018).
1
2
Alfrianto dan Liviawati (1989) dalam Muhammad Kilad (2009) menjelaskan bahwa proses pengolahan dan pengawetan ikan merupakan salah satu bagian penting dari mata rantai industry perikanan. Ikan hasil pengolahan dan pengawetan umumnya sangat disukai oleh masyarakat karena produk akhirnya mempunyai ciri – ciri khusus yakni berupa sifat daging seperti bau (odour), rasa (flavour), bentuk (appearance) dan tekstur.
Perikanan adalah semua kegiatan berhubungan dengan pengelolaan dan pemanfaatan sumber daya ikan dan lingkungannya mulai dari pra–produksi, pengelolaan sampai dengan pemasaran yang dilaksanakan dalam satu sistem bisnis perikanan. Sumber daya perikanan dapat dimanfaatkan melalui sistem beli atau penangkapan ikan (perikanan tangkap) dan budidaya.
Pengolahan hasil perikanan yang banyak digeluti oleh petani adalah pengasapan ikan. Dilihat dari prosesnya, pengasapan merupakan suatu cara pengawetan dengan memanfaatkan kombinasi perlakuan pengeringan dan pemberian senyawa kimia alami dari hasil pembakaran bahan bakar alami sehingga memberikan rasa/aroma yang khas (Wibowo 1995 dalam Heriansah, 2011).
Salah satu wilayah di Provinsi Sumatera Selatan yang dimiliki produksi perikanan di perairan umum yang cukup besar adalah di Kabupaten Musi Banyuasin. Perairan sungai musi bagian tengah, hampir semuanya masuk wilayah Kabupaten Musi Banyuasin, sehingga produksi perikanan tangkap yang ada di Kabupaten Musi Banyuasin merupakan produksi perikanan tangkap perairan sungai musi bagian tengah. Produksi perikanan tangkap di perairan umum sangat di tentukan oleh musim yang berlangsung pada tahun berjalan, pada umumnya
3
produksi meningkat oleh diikuti pada musim kemarau yang lebih panjang dari musim hujan, demikian juga sebaliknya Prasetyo (1993) dalam Dadiek Prasetyo (2018). Pengaruh musim ini dapat ditentukan oleh fluktuasi air setiap tahunnya berubah rubah mengikuti musim, sehingga produksi perikanan tangkap setiap tahun sangat bervariasi.
Kecamatan Sanga Desa merupakan salah satu kecamatan yang ada di Musi Banyuasin yang besar bermata pencaharian sebagai petani karet, dan nelayan.
Namun karena turunnya harga karet membuat sebagian penduduk mencari alternative tambahan pendapatan untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarganya.
Salah satu usaha yang dilakukan adalah pengolahan ikan asap yang bahan bakunya berasal dari perairan di daerah tersebut. Adapun data produksi perikanan tangkap dan jumlah rumah tangga perikanan tangkap menurut subsektor dan Kecamatan pada tahun 2018 dan 2019.
Tabel.1. Produksi perikanan Tangkap dan Jumlah Rumah Tangga Perikanan Tangkap Menurut Kecamatan dan Subsektor, 2018
Kecamatan
Produksi Perikanan Tangkap di Perairan
Umum (Ton)
Jumlah Rumah Tangga Perikanan Tangkap di
Perairan Umum
2018 2018
Sanga desa 2.451,04 1.985
Babat toman 1.399,83 650
Lawang wetan 1.067,08 630
Sungai keruh 1.242,87 200
Sekayu 4.516,25 3.600
Lais 2.947,98 1.650
Sungai lilin 2.175,57 300
Keluang 681,62 20
Babat supat 1.296,47 30
Bayung lencir 1.105,22 25
Tungkal jaya 775,82 25
Musi Banyuasin 23.607,16 1.094
Sumber : Dinas kelautan dan perikanan 2019
4
Dari Tabel 1 di atas dapat dilihat bahwa hasil produksi perikanan tangkap di Kabupaten Musi Banyuasin terbilang sangatlah besar dengan produksi terbesar di Kecamatan Sekayu yang sudah mencapai 4.516,25 ton, kedua Kecamatan Lais yaitu sebesar 2.947,98 ton, dan ketiga Kecamatan Sanga Desa yaitu sebesar 2.451,04 ton, sehingga Sanga Desa termasuk Kecamatan yang ada di Musi Banyuasin yang sangat berpotensi besar untuk dianalisa.
Kecamatan Sanga Desa merupakan salah satu Kecamatan yang ada di Musi Banyuasin. Sedangkan Kelurahan Ngulak 1 terletak di pinggiran musi merupakan kelurahan yang komuditas utama yang dibudidayakan oleh petani di kelurahan ini yaitu petani padi, perkebunan karet, dan perkebunan sawit. Pertanian adalah mata pencaharian utama di Kelurahan Ngulak 1. Dalam penelitian ini diketahui bahwa jumlah masyarakat di Kelurahan ini memiliki pekerjaan sampingan di sektor industri rumah tangga (home industry) ikan asap yang sangat menunjang kesehjateraan pendapatan keluarga. Pekerjaan di sektor ini terbukti menambah pendapatan serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat di Kelurahan Ngulak 1.
Dengan adanya sektor usaha ikan asap membuka pandangan baru terhadap mengkombinasi kerja untuk lebih efisien menggunakan jam kerja rumah tangga petani yang mempunyai waktu senggang sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan pendapatan rumah tangga petani.
Secara umum rumah tangga petani yang berada di kelurahan memiliki pendapatan kecil sehingga petani sangat berkaitan erat dengan keadaan kurang mampu atau dikatakan miskin jika tidak bisa memenuhi kebutuhan hidupnya.
Masalah petani dalam usahatani bisa diatasi dengan mencari kegiatan pekerjaan
5
selain di bidang perkebunan, tanpa mengganggu jam kerja dan memiliki keuntungan untuk meningkatkan kesejahteraan pendapatan rumah tangga petani.
Pada konteks dan perspektif ini pula penulis merasa tertarik untuk melakukan penelitian yang berkaitan dengan analisis kontribusi industri rumah tangga (home industry) pengasapan ikan terhadap pendapatan keluarga petani di Kelurahan Ngulak I Kecamatan Sanga Desa Kabupaten Musi Banyuasin Provinsi Sumatera Selatan.
B. Rumusan Masalah
Berdasarkan uraian dari latar belakang diatas, maka rumusan masalah dalam penelitian ini adalah:
1. Berapa besar pendapatan industri rumah tangga (home industry) pengasapan ikan di Kelurahan Ngulak I Kecamatan Sanga Desa?
2. Berapa besar kontribusi pendapatan industri rumah tangga (home industry) pengasapan ikan terhadap pendapatan total keluarga petani?
C. Tujuan Penelitian
Adapun tujuan dari penelitian ini adalah sebagai berikut :
1. Untuk mengetahui pendapatan industri rumah tangga (home industry) pengasapan ikan di Kelurahan Ngulak I Kecamatan Sanga Desa.
2. Untuk mengetahui kontribusi pendapatan industri rumah tangga (home industry) pengasapan ikan terhadap pendapatan total keluarga petani.
D. Kegunaan Penelitian
1. Penelitian ini dapat menjadi bahan pertimbangan bagi instansi maupun masyarakat dalam pengembangan maupun kebijakan yang terkait dengan industri rumah tangga (home industry) pengasapan ikan.
2. Penelitian ini dapat menjadi sumber pengetahuan dan informasi bagi penelitian agar mengetahui kontribusi pendapatan industri rumah tangga (home industry) pengasapan ikan.
DAFTAR PUSTAKA
Abubakar, R dan K. Sobri. 2014. Buku Ajar: Usahatani Agribisnis. Universitas Muhammadiyah Palembang, Indonesia.
Al Muksit. 2017. Analisis Pendapatan dan Kesejahteraan Petani Karet Di Kecamatan BatinXXIVKabupatenBatanghari.Diaksesdihttps://id.scribd.com/document/4978153 00/Skripsi-Al-Muksit-D1B012020 pada tanggal 06 Januari 2021.
Andre Dwi Trisnawan. 2014. Pengaruh Kualitas Produk, Harga, Promosi, Dan Distribusi Terhadap Loyalitas Konsumen Handphone Samsunng Di Semarang. Di akses di https://docplayer.info/30616911-Pengaruh-kualitas-produk-harga-promosi-dan-distribusi- terhadap-loyalitas-konsumen-handphone-samsung-di-semarang-andre-dwi-trisnawan- amron.html pada tanggal 06 Juni 2021.
Ariyani Masruroh, 2015. Kontribusi Usahatani Tembakau Terhadap Pendapatan Rumah Tangga Di Desa Salamrejo Kecamatan Selopampang Kabupaten Temanggung. Di akses di https://eprints.uny.ac.id/26170/1/SKRIPSI.pdf di akses pada tanggal 27 Mei 2021.
Dadiek Prasetyo, 2008. Status Perikanan Tangkap Di Perairan Sungai Musi Bagian TengahKabupatenMusiBanyuasin.Diaksesdihttps://docplayer.info/strorage/89/9921 3683/1622986042/moazQTcgeKwGPEXpBhNe5g/99213683.pdf di akses pada tanggal 24 Mei 2021.
Dinas Kelautan Dan Perikanan, 2019. Kecamatan Sanga Desa dalam angka. Dinas Kelautan Dan Perikanan, Musi Banyuasin.
Faperta, 2014. Struktur Dan Tingkat Pendapatan Rumah Tangga Petani Karet Di Desa Sungai Jalau Kecamatan Kampar Utara Kabupaten Kampar.
Heriansah, 2011. Buku Penelitian Studi Kasus Sekolah Tinggi Teknologi Kelautan Balik Diwa Makassar.
Ilma B, Abdul Muis, 2015. Kontribusi Wanita Tani Terhadap Pendapatan Rumah Tangga Petani Kelapa Sawit Di Desa Kasoloang Kecamatan Bambaira Kabupaten MamujuUtara.Diaksesdihttps://www.neliti.com/id/publications/249835/kontribusi- wanita-tani-terhadap-pendapatan-rumah-tangga-petani-kelapa-sawit di akses pada tanggal 11 Januari 2022.
Jumiati, 2012. Analisis Pemasaran Dan Tingkat Pendapatan Nelayan Pada Agribisnis Pengasapan Ikan Cakalang (Katsuwonus Pelamis) Studi Kasus Di Kecamatan BontotiroKabupatenBulukumba.Diaksesdihttps://www.researchgate.net/publication/
323143444_ANALISIS_PEMASARAN_DAN_TINGKAT_PENDAPATAN_NEL AYAN_PADA_AGRIBISNIS_PENGASAPAN_IKAN_CAKALANG_KATSUW ONUS_PELAMIS_Studi_Kasus_Di_Kecamatan_Bontotiro_Kabupaten_Bulukumba di akses pada tanggal 2 Desember 2021.
Linda Mariani, 2013. Analisis Pendapatan Industri Rumah Tangga Usaha Pembuatan Tahu Di Gampong Purworejo Kecamatan Kuala Kabupaten Nagan Raya. Di akses di http://repository.utu.ac.id/549/1/BAB%20I_V.pdf di akses pada tanggal 1 Juni 2021.
Lukman Hidayat, 2013. Analisis Biaya Produksi Dalam Meningkatkan Profitabilitas Perusahaan. Di akses di file:///C:/Users/ACER%20DATA/Downloads/263- Article%20Text-710-1-10-20200224.pdf. Di akses pada tanggal 03 Juni 2021.
Moy E, Fallo YM, Falom. 2017. Faktor – Faktor yang Mempengaruhi Produksi Usahatani Kacang Hijau di Desa Tunabesi Kecamatan Lo Kufue Kabupaten Malaka. Jurnal Agrimor 2` (4): 50 – 51.
Muhammad Kilad, 2009. https://digilib.unhas.ac.id/uploaded_files/temporary.pdf di akses pada tanggal 19 Januari 2021.
Muliawan, J.U. 2008. Manajemen Home Industri: Peluang Usaha di Tengah Krisis.
Yogyakarta: Banyu Media.
Monografi Kelurahan Ngulak 1, 2020.
Nurmanaf. 2006. Peranan Sektor Pertanian Terhadap Pendapatan Rumah Tangga Petani Di Kabupaten Halmahera Utara. Jurnal Agroforesti. 2 (3): 212-220.
Okti Apriani, 2018. Skripsi Analisis Pendapatan Dan Tingkat Kesejahteraan Usaha Pengolahan Ikan Asin Di Kelurahan Sumber Jaya Kecamatan Kampung Melayu Kota Bengkulu. Di akses di https://repository.unsri.ac.id/13848/pdf di akses pada tanggal 02 Februari 2021.
Pitma Pertiwi, 2015. Analisis Faktor – Faktor Yang Mempengaruhi Pendapatan Tenaga KerjaDiDaerahIstimewaYogyakarta.Diaksesdihttps://eprints.uny.ac.id/21513/1/SKRIPS I_PITMA%20PERTIWI_11404241038.pdf di akses pada tanggal 02 Juni 2021.
Ria Harmonis, 2021. Efektivitas Home Industry Dalam Meningkatkan Pendapatan KeluargaDitinjauDariProduksiIslam.Diakseshttp://repository.iainbengkulu.ac.id/582 0/1/RIA_EKIS.pdf di akses pada tanggal 02 Februari 2022.
Suratiyah. K. 2011. Ilmu Usahatani. Penebar Swadaya. Jakarta
Selvi Tebaiy, 2017. Kontribusi Pendapatan Kelompok Usaha Perempuan Pasir Dalam Pengolahan Hasil Perikanan di Manokwari, Jurnal.
Sugiyono, 2019. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R & D. Bandung : Alfabeta.
Sugiyono, 2016. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R & D. Bandung : Alfabeta.
Sulistyowati, 2010. Analisis Financial Dan Pendapatan Usaha Pengasapan Ikan Mina Asri Rumah Tangga Di Kelurahan Tanjung Emas Kecamatan Semarang Utara Kota Semarang, Jurnal.
Umi Barokah, 2014. Analisis Biaya Dan Pendapatan Usahatani Padi Di Kabupaten Karanganyar.
Zen, 2008. Kontribusi Pendapatan Kelompok Usaha Perempuan Pesisir Dalam Pengolahan
Hasil Perikanan Di Manokwari. Di akses di
https://ejournalfpikunipa.ac.id/index.php/JSAI/article/download/29/18 di akses pada tanggal 22 Mei 2021