• Tidak ada hasil yang ditemukan

analisis laba pada usaha meubel suka damai kota

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "analisis laba pada usaha meubel suka damai kota"

Copied!
108
0
0

Teks penuh

PENDAHULUAN

Rumusan Masalah

Tujuan Penelitian

Manfaat Penelitian

Penelitian Terdahulu

Fitrie Arianti dengan judul “Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Permintaan Tenaga Kerja Pada Industri Mebel Kayu Besar Dan Menengah Di Kabupaten Jepara Periode 1994-2000”. Tingkat upah dan tingkat upah setahun yang lalu berpengaruh negatif terhadap permintaan tenaga kerja. Sementara itu, belanja tenaga kerja tidak berbayar dan belanja tenaga kerja tidak berbayar pada tahun lalu berdampak positif terhadap permintaan tenaga kerja.

11Fitrie Arianti, “Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Permintaan Tenaga Kerja Pada Industri Mebel Kayu Skala Besar Dan Menengah Kabupaten Jepara Periode Tahun Skripsi, Universitas Diponegoro Semarang, 2003.

Metode Penelitian

  • Pengertian Laba
  • Jenis-Jenis Laba
  • Kegunaan Laba
  • Pertumbuhan Laba

Laba akuntansi memerlukan kecocokan antara pendapatan dan biaya yang relevan dengan laba tersebut. Laba mempunyai beberapa ciri antara lain sebagai berikut:20. Semakin tinggi pertumbuhan laba di masa lalu, semakin besar ketidakpastian laba di masa depan. Analis fundamental berupaya memprediksi pertumbuhan laba di masa depan dengan menilai faktor-faktor mendasar yang akan mempengaruhi pertumbuhan laba di masa depan, yaitu kondisi ekonomi dan keuangan yang tercermin pada kinerja perusahaan.

Analisis ini berupaya memprediksi pertumbuhan laba masa depan dengan mengamati perubahan laba masa lalu.

Laba Dalam Islam

Ibnu Khaldun menyatakan bahwa “perdagangan adalah suatu usaha untuk mewujudkan pertumbuhan dan peningkatan kekayaan dengan cara membeli barang-barang murah kemudian menjualnya dengan harga tinggi. Mengejar keuntungan adalah dengan cara menyimpan barang-barang dan menunggu perubahan pasar dan harga dari harga murah ke harga mahal. agar keuntungannya lebih banyak atau bisa juga dengan membawa barang tersebut ke daerah lain dimana bisa dijual dengan harga yang lebih tinggi dari harga daerah, maka keuntungannya akan lebih banyak. Ali bin Abi Thalib menganjurkan untuk menerima keuntungan yang wajar. agar aman dan anda tidak menolak keuntungan yang kecil karena dapat menghalangi trader untuk mendapatkan keuntungan yang besar.

Menambah mengenai peningkatan perputaran modal, Ibnu Khaldun mengatakan, “Kenaikan harga akan menurunkan perputaran modal, sebagaimana penurunan harga akan menurunkan biaya hidup masyarakat yang membutuhkan. Ghubun menurut bahasanya berarti al-khada' (menipu), ghubun adalah membeli sesuatu dengan harga lebih tinggi dari harga rata-rata, atau dengan harga lebih rendah dari harga rata-rata. Jadi dia tidak boleh memanipulasi barang untuk mendapatkan keuntungan atau menjualnya dengan harga lebih tinggi.

Penimbun adalah orang yang mengumpulkan barang dengan menunggu harga barang tersebut naik agar dapat dijual dengan harga tinggi sehingga menyulitkan warga sekitar untuk memperolehnya. Termasuk dalam pengertian kata tersebut adalah praktek kesewenang-wenangan dengan menahan barang untuk kemudian dijual dengan harga tinggi. Juga tidak akan ada kesewenang-wenangan barang untuk dijual dengan harga tinggi.

Upaya yang dilakukan para saudagar menunjukkan adanya motivasi ananiyah (kepentingan diri sendiri), apapun musibah dan kerugian yang akan menimpa umat, asalkan ia dapat memperoleh keuntungan yang besar dengan cara tersebut. Jika penjual menawarkan harga pada waktu tertentu dan meminta harga yang lebih tinggi jika pembayaran dilakukan di kemudian hari atau menerima harga yang lebih rendah jika pembayaran dilakukan sebelum barang diserahkan kepada pembeli, maka penjual dianggap memperdagangkan barang tersebut. bentuk riba.

Biaya

Para pengguna ini umumnya mempunyai definisi sendiri mengenai biaya, sehingga sulit bagi kami untuk memberikan pemahaman yang tepat mengenai biaya yang terlibat. Biaya produksi merupakan biaya yang dikeluarkan untuk mengolah bahan mentah menjadi produk jadi yang siap dijual. Biaya administrasi dan umum merupakan biaya yang dikeluarkan untuk mengkoordinasikan kegiatan produksi dan pemasaran produk.

Biaya langsung, yaitu biaya yang timbul yang sebab tunggalnya adalah karena sesuatu yang dibiayai. Biaya tidak langsung (indirect cost), yaitu biaya yang dikeluarkan tidak hanya dikeluarkan oleh sesuatu yang dibiayai. Biaya semi tetap adalah biaya yang tetap pada tingkat volume aktivitas tertentu dan bervariasi dengan jumlah yang konstan pada volume produksi tertentu.

Biaya overhead pabrik yaitu berbagai biaya yang digunakan dalam berbagai proses pengolahan, biaya tersebut tidak termasuk dalam biaya bahan baku dan biaya tenaga kerja langsung. Keberhasilan dalam perencanaan dan pengendalian biaya bergantung pada pemahaman menyeluruh tentang hubungan antara aktivitas bisnis dan biaya sehingga akan menghasilkan klasifikasi biaya. Setiap tahapan proses produksi memerlukan biaya, ada beberapa biaya yang tidak dapat dihindari oleh perusahaan seperti bahan baku, bahan penolong, tenaga kerja dan biaya produksi lainnya.

Namun dalam proses produksinya biaya yang digunakan seringkali lebih tinggi dari standar biaya yang dianggarkan sebelumnya. Dengan melakukan langkah-langkah tersebut, perusahaan dapat berproduksi dengan biaya minimum (relatif tergantung pada produk dan segmen pasar), dan perusahaan dapat menjual produk tersebut dengan harga yang tepat.

GAMBARAN UMUM TEMPAT PENELITIAN

Struktur Organisasi

Berdasarkan hasil penelitian, Furniture Like Peace tidak melakukan trik buruk untuk mengambil keuntungan. Elastisitas penawaran dianjurkan dalam mu'malah Islam untuk melahirkan konsep harga dan keuntungan yang wajar. Hal ini terlihat melalui model bisnis yang dikembangkan Nabi untuk meraih keuntungan dan keberkahan yang sangat berharga.

Untuk memperoleh keuntungan bersih dari unsur riba dan penipuan, Islam meletakkan prinsip-prinsip dasar dalam mekanisme transaksinya. Artinya : “Namun agama mengharamkan mengambil keuntungan yang buruk, yaitu keuntungan yang melebihi batas yang berlaku dalam masyarakat. Ada yang mengatakan bahwa keuntungan yang lumayan atau keuntungan yang bebas dari penipuan dan ketidakadilan adalah keuntungan yang masih dalam batas 1/3 modal.

Syaikh Fauzan bin Shalih al-Fauzan juga berpendapat bahwa tidak ada batasan keuntungan yang bisa diambil dalam penjualan tersebut. Dalam hal ini Syekh Fauzan memberikan keterangan lebih lanjut bahwa boleh mengambil keuntungan apapun jika keuntungan yang direncanakan tersebut masih wajar dan sesuai dengan kaidah syariah. Jika keuntungan yang direncanakan masih wajar (tidak jauh dari harga pasar), atau memang terkena dampak kenaikan harga komoditas, maka tidak ada salahnya.

Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan peneliti, Furniture Like Damai tidak menipu dan menyamar untuk mendapatkan keuntungan yang maksimal. Berdasarkan hasil penelitian bahwa Furniture Suka Damai tidak melakukan trik-trik buruk untuk mengambil keuntungan.

Gambar 2. Struktur Organisasi Mebel Suka Damai Bengkulu
Gambar 2. Struktur Organisasi Mebel Suka Damai Bengkulu

Aktifitas Usaha

Deskripsi Pembuatan Di Produk Mebel Suka Damai

Kombinasi produk furnitur tersebut diketahui belum maksimal karena jumlah produksinya yang belum mendatangkan keuntungan maksimal. Yang pertama adalah kita harus menggunakan prinsip ekonomi dengan biaya serendah mungkin untuk memaksimalkan keuntungan, sehingga semua biaya produksi ditekan, karena jika menaikkan harga untuk mendapat keuntungan, itu tidak bisa. Tentu saja, tinggal menuangkannya dengan terus mengumpulkan penjualan dan keuntungan yang dijadikan modal, semoga bisnis saya kedepannya bisa menjadi industri.

Keuntungan yang mereka peroleh tidak akan terakumulasi dengan sendirinya, namun akan dibagikan secara proporsional kepada masyarakat yang kurang mampu. Keseimbangan antara produsen dan konsumen merupakan nilai sentral, dan diwujudkan dalam bentuk keuntungan dan manfaat yang wajar bagi produsen serta kehidupan sederhana bagi konsumen. Keuntungan yang dihasilkan dari suatu proses jual beli atau transaksi bisnis harus dinilai dari kualitasnya, bukan hanya jumlah yang diperoleh, sehingga keuntungan tersebut dapat dianggap baik dalam Islam.

Jadi, keuntungan apa pun yang dihasilkan melalui sumber-sumber terlarang atau proses transaksi bisnis ilegal tidak diakui oleh Syariah. Asas kemudahan atau ta’aun dalam bertransaksi menunjukkan bahwa keuntungan yang diperoleh tidak hanya untuk kepentingan egois (self-centric) penjual saja. Islam memperbolehkan keuntungan yang besar dengan syarat barang tersebut bukan barang kebutuhan pokok yang dibutuhkan banyak orang, karena jika terlalu banyak mencari keuntungan dari barang kebutuhan pokok maka akan membuat harga kebutuhan pokok tersebut menjadi tinggi dan banyak orang yang kesulitan mendapatkannya. mereka dan ketidakadilan dilakukan terhadap mereka dengan mengambil keuntungan yang begitu besar.

Setelah para ulama sepakat bahwa mencari keuntungan merupakan salah satu tujuan perdagangan, mereka membahas mengenai batas maksimal pengambilan keuntungan yang dibolehkan syariat. Bagi perusahaan, dalam menentukan harga jual, disarankan agar perusahaan terlebih dahulu melihat harga pasar agar dapat menentukan keuntungan yang maksimal, namun tetap berpegang pada konsep keuntungan alamiah Islam, yaitu menjaga diri dari perbuatan tercela, tidak dapat dipercaya, penipuan, kerusakan lingkungan hidup, dan perbuatan tercela lainnya yang dilarang oleh syariah. .

Tabel 3.2 Biaya Tenaga Kerja Langsung Keterangan
Tabel 3.2 Biaya Tenaga Kerja Langsung Keterangan

HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

Pembahasan

Kebebasan mengambil keuntungan, seperti dalam fatwa Syekh Muhammad bin Sholeh al-Utsaimin yang berbunyi: “Keuntungan tidak ada batasan tertentu. Pengambilan untung tidak menentukan batas maksimum pengambilan untung, namun kemenangan tersebut bukan disebabkan oleh upaya penimbunan (ihtikar) yang menjadikan barang tersebut langka dan mahal serta dapat menindas banyak orang. Furnitur damai sejalan dengan ekonomi Islam, karena barang yang dijual bukan merupakan kebutuhan pokok, sehingga tidak ada larangan mengambil keuntungan sebesar-besarnya.

Untuk itu ada yang kadang mendapat untung sedikit dari modalnya, ada yang setengahnya, dan ada pula yang mendapat untung dua kali lipat dari modalnya. Pada dasarnya siapapun yang berdagang diperbolehkan mengambil keuntungan dari barangnya tanpa ada batasan khusus dari syariat. Sebagian peneliti berpendapat bahwa ketentuan keuntungan komoditas tersebut diserahkan pada harga yang berlaku di masyarakat.

Ada pula yang berpendapat jika mengambil keuntungan lebih dari 1/6 modal, maka dianggap menzalimi orang lain. Hadits di atas dengan jelas menyatakan bahwa 'Urwah mengambil keuntungan 100%; dia membeli seekor kambing seharga ½ dinar dan menjualnya seharga 1. Para ulama juga mengatur bahwa seseorang tidak boleh melakukan penipuan, kecurangan dan kezaliman dalam mengambil keuntungan.

Sedangkan menurut Ibnu Arabi, meskipun penjual diperbolehkan mengambil keuntungan tanpa batasan tertentu, namun biasanya tidak terlalu besar. Berdasarkan hasil penelitian, aksi ambil untung pada Peaceful Furniture sejalan dengan ekonomi Islam dimana Peaceful Furniture tidak menyembunyikan harga. Berdasarkan hasil penelitian, pemilik usaha mebel Suka Damai tidak pernah melakukan penimbunan barang sehingga pihak mebel menginginkan produknya cepat terjual.

Persentase keuntungan pada usaha mebel damai Kota Bengkulu Sudut pandang keuntungan dalam Islam, maka keuntungan yang diperoleh mebel.

Gambar

Gambar 2. Struktur Organisasi Mebel Suka Damai Bengkulu
Tabel 3.3 Biaya Bahan Penolong Lemari Hias Medium Nama barang Jumlah barang Harga
Tabel 3.2 Biaya Tenaga Kerja Langsung Keterangan
Tabel 4.1 Data Informan

Referensi

Dokumen terkait

The motion was as follows: “Moved: That the Southern Baptist Convention, meet- ing June 23-24, 2009 in Louisville, Kentucky, authorize the President of the Southern Baptist Convention