PENDAHULUAN
Latar Belakang Masalah
Sumber daya manusia merupakan salah satu unsur organisasi dan memegang peranan penting dalam kegiatan organisasi. Setiap organisasi pemerintahan diharapkan mampu mengoptimalkan sumber daya manusia dan cara pengelolaan sumber daya manusia.
Rumusan Masalah
Berdasarkan uraian di atas dapat dijelaskan betapa pentingnya peran lingkungan kerja dan motivasi kerja dalam meningkatkan kinerja pegawai negeri sipil. Atas dasar itulah penulis akan melakukan penelitian yang berjudul “Analisis Lingkungan dan Motivasi Kerja Terhadap Kinerja Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Sekretariat DPRD Provinsi Sulawesi Selatan”.
Tujuan Penelitian
Manfaat Penelitian
Lingkungan kerja diduga berpengaruh terhadap kinerja Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Sekretariat DPRD Provinsi Sulawesi Selatan. Motivasi kerja diduga berpengaruh terhadap kinerja pegawai negeri sipil (PNS) di Sekretariat DPRD Provinsi Sulawesi Selatan.
TINJAUAN PUSTAKA
Tinjauan Teori
- Pengertian Manajemen Sumber Daya Manusia
- Lingkungan Kerja
- Motivasi Kerja
- Kinerja Pegawai Negeri Sipil
Hasibuan (2014:10) Manajemen sumber daya manusia merupakan suatu bidang manajemen yang secara khusus mempelajari hubungan manusia dan peranannya dalam organisasi bisnis. Dengan demikian, manajemen sumber daya manusia dapat diartikan sebagai pengelolaan dan pemanfaatan sumber daya yang ada bagi individu (pegawai).
Tinjauan Empiris
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Motivasi kerja, lingkungan kerja dan disiplin kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Provinsi Sulawesi Tengah, (2) Motivasi kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai. kinerja staf, (3) Kinerja di lingkungan kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja staf. (4) Disiplin kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai pada Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Provinsi Sulawesi Tengah. Selanjutnya uji F menunjukkan terdapat pengaruh antara lingkungan kerja, motivasi kerja dan disiplin kerja terhadap kinerja karyawan.
Kerangka Pikir
Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel Kinerja Karyawan (Y), Lingkungan Kerja (X1), Motivasi Kerja (X2), Disiplin Kerja (X3) diuji dengan uji t yang menunjukkan bahwa ketiga variabel independen berpengaruh signifikan terhadap keputusan dependen. variabel. .
Hipotesis
Populasi dalam penelitian ini terdiri dari 120 pegawai negeri sipil pada Sekretariat DPRD Provinsi Sulawesi Selatan. Sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku, Sekretariat Dewan merupakan komponen staf yang bertugas memberikan pelayanan administrasi dan logistik dalam rangka pelaksanaan tugas anggota Dewan dengan baik. Kinerja pegawai dalam survei tercermin dari hasil kerja dalam waktu tertentu yang berkaitan dengan pelaksanaan tugas, baik dari aspek kualitas, kuantitas, waktu dan orientasi pelayanan.
Dengan demikian, indikator pengukuran kinerja pegawai negeri sipil (ShPV) yaitu tujuan kerja pegawai meliputi: (1) kuantitas, (2) kualitas dan (3) jangka waktu. Artinya jika motivasi kerja pegawai negeri sipil (PNS) meningkat maka akan semakin meningkatkan kinerja pegawai negeri sipil (SNP). Peningkatan kinerja Pegawai Negeri Sipil (PNS) dapat dilakukan dengan menetapkan peraturan atau undang-undang yang lebih tegas yang mengatur lingkungan kerja, motivasi kerja dan kinerja Pegawai Negeri Sipil (PNS), serta memberikan sanksi kepada Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang tidak menjalankan tugasnya. tidak mematuhi peraturan. .
METODE PENELITIAN
Jenis Penelitian
Menurut Sugiyon, metode penelitian kuantitatif dapat diartikan sebagai metode penelitian yang berlandaskan filosofi positivisme, digunakan untuk meneliti populasi atau sampel tertentu, teknik pengambilan sampel pada umumnya dilakukan secara acak, pengumpulan data menggunakan instrumen penelitian, analisis data bersifat kuantitatif/statistik. alam. dengan tujuan menguji hipotesis yang telah ditetapkan. Menurut Sugiyon, metode deskriptif adalah metode yang dimaksudkan untuk menggambarkan atau memberi gambaran tentang pokok bahasan yang diteliti dengan data atau sampel yang telah dikumpulkan apa adanya, tanpa melakukan analisis dan menerima kesimpulan yang berlaku umum.
Lokasi dan Waktu Penelitian
Populasi dan Sampel
Teknik Pengumpulan Data
Jenis dan Sumber Data
Data sekunder yaitu data penelitian yang diperoleh secara tidak langsung melalui media perantara (diperoleh dan dicatat oleh pihak lain).
Metode Analisis
Disertai dengan grafik analitis sederhana, statistik deskriptif hanya menggambarkan apa yang ditunjukkan oleh data. Termasuk dalam statistik deskriptif antara lain menyajikan data melalui tabel, grafik, diagram lingkaran, piktogram, ukuran tendensi sentral meliputi perhitungan mean, median, modus, perhitungan kuartil, desil, persentil, perhitungan sebaran data melalui perhitungan rata-rata dan standar. deviasi, perhitungan persentase.
Definisi Operasional Variabel
Responden sebagai objek penelitian memberikan interpretasi karakteristik responden untuk menganalisis lingkungan dan motivasi kerja terhadap kinerja pegawai negeri sipil (PNS) pada Sekretariat DPRD Provinsi Sulawesi Selatan. Analisis deskriptif hasil survei bertujuan untuk memberikan gambaran mengenai variabel lingkungan kerja, motivasi kerja dan kinerja pegawai negeri sipil (PNS) pada Sekretariat DPRD Provinsi Sulawesi Selatan. Hal ini berdasarkan jawaban mayoritas pegawai yang sangat setuju. Lingkungan kerja yang nyaman dapat dikatakan dapat meningkatkan kinerja pegawai negeri sipil (PNS).
Dari jawaban responden terhadap kondisi lingkungan kerja di Sekretariat DPRD Provinsi Sulawesi Selatan dapat disimpulkan bahwa sebagian besar Pegawai Negeri Sipil (PNS) menyatakan sangat menyadari kondisi lingkungan sosial psikologis dan fisik yang mempengaruhi. Pegawai Negeri Sipil (PNS) dalam menjalankan tugasnya. Hal ini terlihat dari jawaban sebagian besar pegawai yang menjawab ya, dapat dikatakan bahwa Aparatur Sipil Negara (PNS) dapat meningkatkan kinerja Pegawai Negeri Sipil (PNS) dengan kemampuannya dalam menjalankan tugas yang diembannya. Hal ini berdasarkan tanggapan sebagian besar pegawai yang memberikan jawaban sangat setuju, maka dapat dikatakan bahwa Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang bertanggung jawab atas amanah dapat meningkatkan kinerja Pegawai Negeri Sipil (PNS).
GAMBARAN UMUM TEMPAT PENELITIAN
Sejarah Singkat Tempat Penelitian
DPRD Provinsi Sulawesi Selatan berdasarkan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1974 tentang Pokok-pokok Pemerintahan Daerah, sebagai bagian dari Pemerintahan Daerah Sulawesi Selatan. Dalam upaya menyukseskan pelaksanaan tugasnya, DPRD Provinsi Sulawesi Selatan mempunyai alat bantu yang disebut Sekretariat. Pada dasarnya sejarah keberadaan Sekretariat tidak lepas dari sejarah keberadaan DPRD di Provinsi Sulawesi Selatan.
Awalnya Sekretariat DPRD Provinsi Sulawesi Selatan berkantor di Jalan Riburnne Makassar, menggunakan bangunan peninggalan kolonial Belanda. Selang beberapa tahun, kantor Sekretariat DPRD Provinsi Sulawesi Selatan di Jalan Riburnanne dinilai sudah tidak lagi sejalan dengan perkembangan yang ada. Misalnya pada tahun 1987, Sekretariat DPRD Provinsi Sulawesi Selatan pindah dari Jalan Riburanne ke kantor baru di Jalan Jenderal Urip Sumoharjo No.
Visi dan Misi Sekretariat DPRD Provinsi Sulawesi Selatan
Hal ini berdasarkan jawaban mayoritas pegawai yang sangat setuju. Udara sejuk di tempat kerja dapat dikatakan dapat meningkatkan kinerja pegawai negeri sipil (PNS). Hal ini berdasarkan jawaban mayoritas pegawai yang memberikan jawaban sangat setuju. Interaksi antar rekan kerja dapat dikatakan dapat meningkatkan kinerja pegawai negeri sipil (PNS). Hal ini berdasarkan jawaban mayoritas pegawai yang sangat setuju. Pegawai Negeri Sipil (PNS) dapat dikatakan dapat menyelesaikan pekerjaannya tepat waktu.
Berdasarkan pembahasan hasil penelitian membuktikan bahwa lingkungan kerja Pegawai Negeri Sipil (ShPN) berpengaruh terhadap kinerja Pegawai Negeri Sipil (ShPN). 2015. Pengaruh Lingkungan Kerja, Disiplin Kerja Dan Motivasi Kerja Terhadap Kinerja PNS Sekretariat DPRD Kabupaten Madiun.
Struktur Organisasi Sekretariat DPRD Provinsi Sulawesi
Job Description
HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
Gambaran Umum Objek Penelitian
Analisis Deskriptif
Hal ini berdasarkan jawaban mayoritas pegawai yang sangat setuju. Dapat dikatakan bahwa dengan terjalinnya kerjasama dan komunikasi yang baik antar pegawai maka kinerja Pegawai Negeri Sipil (PNS) dapat meningkat. Hal ini berdasarkan jawaban mayoritas pegawai yang sangat setuju. Pertukaran informasi yang dilakukan secara berkala oleh atasan mengenai pelaksanaan tugas Pegawai Negeri Sipil (PNS) dapat dikatakan dapat meningkatkan kinerja Pegawai Negeri Sipil (PNS). Hal ini berdasarkan jawaban mayoritas pegawai yang memberikan jawaban afirmatif. Boleh dikatakan, ada rasa bangga di kalangan Pegawai Negeri Sipil (PNS) ketika rekannya melakukan perintahnya. Pegawai Negeri Sipil (PNS) akan termotivasi untuk bekerja dalam keadaan seperti ini.
Hal ini berdasarkan jawaban mayoritas pegawai yang memberikan jawaban afirmatif. Pegawai Negeri Sipil (PNS) dapat dikatakan mempunyai jumlah pekerjaan yang dapat diselesaikan sesuai tujuan yang direncanakan. Hal ini berdasarkan jawaban mayoritas pegawai yang menjawab ya. Pegawai Negeri Sipil (PNS) bisa dikatakan bahagia bila pimpinannya puas dengan pekerjaannya. Hal ini berdasarkan jawaban mayoritas pegawai yang memberikan jawaban afirmatif. Bisa dikatakan Pegawai Negeri Sipil (PNS) selalu berusaha menyelesaikan pekerjaannya tanpa menerima perintah dari atasan.
Pembahasan
Kenyataan yang muncul adalah para pegawai di Sekretariat DPRD Provinsi Sulawesi Selatan menunjukkan mempunyai motivasi kerja yang tinggi, sehingga diharapkan hal ini dapat meningkatkan kinerja para pegawainya. Berdasarkan hasil analisis deskriptif pada Tabel 5.8, kinerja Pegawai Negeri Sipil (PNS) Sekretariat DPRD Provinsi Sulawesi Selatan diketahui baik dengan nilai mean variabel sebesar 4,44 yang dilaporkan oleh 92 responden survei. Lingkungan kerja yang baik terbukti memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan kinerja Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Sekretariat DPRD Provinsi Sulawesi Selatan. Hal ini ditunjukkan dengan nilai rata-rata variabel lingkungan kerja sebesar 4,59 dengan persentase sebesar 61,03%.
Artinya semakin baik kondisi lingkungan kerja baik fisik maupun non fisik maka akan semakin meningkatkan kinerja pegawai negeri sipil (PNS). Dapat dibuktikan bahwa motivasi kerja yang tinggi memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan kinerja pegawai negeri sipil (PNS) di Sekretariat DPRD Provinsi Sulawesi Selatan. Hal ini terlihat dari nilai rata-rata variabel motivasi kerja sebesar 4,48 dengan persentase sebesar 51,45. % responden yang menyatakan: “Sangat setuju”. Kinerja pegawai negeri sipil (PNS) pada Sekretariat DPRD Provinsi Sulawesi Selatan telah terpenuhi dan tergolong baik dengan nilai rata-rata variabel Kinerja Aparatur Sipil Negara sebesar 4,44, dengan persentase responden yang menyatakan “Setuju” sebanyak 51,47 orang.
Pengaruh motivasi kerja, lingkungan kerja dan disiplin kerja terhadap kinerja pegawai di BAPPEDA Provinsi Sulawesi Tengah. Pengaruh disiplin kerja, motivasi kerja dan lingkungan kerja terhadap kinerja pegawai kantor penghubung Buton.
KESIMPULAN DAN SARAN
Kesimpulan
Saran
Selain memberikan motivasi untuk meningkatkan kinerja Pegawai Negeri Sipil (PNS), dengan menyadari motif bekerja, harapan yang diharapkan terhadap pekerjaan saat ini dan pengembangan diri pegawai ke arah yang lebih baik. Kepada Pemerintah Daerah Tingkat I Sulawesi Selatan agar selalu memberikan perhatian kepada seluruh instansi atau lembaga yang berada di bawah naungannya untuk meningkatkan kinerja pegawai khususnya pada Sekretariat DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, baik dari segi lingkungan kerja maupun motivasi kerja demi kemajuan daerah. lembaga atau institusi tersebut. Pengaruh Lingkungan Kerja, Motivasi Kerja dan Disiplin Kerja Terhadap Kinerja Pegawai Bank Syariah Mandiri Surakarta (Mikro).
Pengaruh kepemimpinan, kedisiplinan, motivasi, pengawasan dan lingkungan kerja terhadap kinerja pegawai (studi pada Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten). Dalam rangka penyusunan disertasi dan sebagai prasyarat penyelesaian studi di Jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Makassar, saya meneliti “Analisis lingkungan dan motivasi kerja terhadap kinerja pejabat (PNS) pada Sekretariat DPRD Provinsi Sulawesi Selatan”. Tentu saja di tempat kerja.
Bapak/Ibu/Saudara(i) diharapkan menjawab dengan jujur dan terbuka, karena tidak ada jawaban yang benar dan salah. Silakan memberi tanda (√) pada jawaban yang menurut Anda paling tepat dan silakan diisi dengan keadaan sebenarnya.