• Tidak ada hasil yang ditemukan

analisis penerapan good corporate - Repository IAIN Bengkulu

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "analisis penerapan good corporate - Repository IAIN Bengkulu"

Copied!
105
0
0

Teks penuh

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana praktik tata kelola perusahaan yang baik di Bank Muamalat KC Bengkulu. Apa saja faktor pendukung dan penghambat penerapan tata kelola perusahaan yang baik di Bank Muamalat KC Bengkulu. Untuk mengetahui apakah tata kelola perusahaan yang baik telah diterapkan di Bank Muamalat KC Bengkulu sesuai dengan prinsip syariah.

Untuk mengetahui apa saja faktor pendorong dan penghambat penerapan good corporate governance di Bank Muamalat KC Bengkulu.

PENDAHULUAN

Latar Belakang

Rumusan Masalah

Tujuan Penelitian

Kegunaan Penelitian

Penelitian Terdahulu

Metode Penelitian

Sistematika Penulisan

KAJIAN TEORI

Good Corporate Governance

  • Pengertian Good Corporate Governance
  • Prinsip- Prinsip Good Corporate Governance
  • Manfaat Good Corporate Governance

22 menerapkan prinsip keterbukaan, akuntabilitas, tanggung jawab, profesionalisme dan keadilan.2. Pengertian tata kelola perusahaan yang baik menurut Bank Dunia adalah peraturan, standar dan organisasi di bidang ekonomi yang mengatur perilaku pemilik usaha, direktur dan manajer serta rincian dan interpretasi tugas dan wewenang serta tanggung jawabnya terhadap investor (pemegang saham dan investor). kreditor). 23 Menurut Forum on Corporate Governance in Indonesia (FCGI), tata kelola perusahaan adalah seperangkat peraturan yang mengatur hubungan antara pemegang saham, pengelola perusahaan, kreditur, pemerintah, karyawan, serta pemangku kepentingan internal dan eksternal lainnya mengenai hak dan kewajiban diri mereka sendiri. atau lainnya. dengan kata lain sistem yang mengatur dan mengendalikan perusahaan.

Tata kelola perusahaan yang baik merupakan suatu sistem dan struktur yang baik dalam mengelola suatu perusahaan guna meningkatkan nilai pemegang saham dan mengakomodasi berbagai pihak yang berkepentingan dengan perusahaan (stakeholder) seperti kreditur, asosiasi pengusaha, konsumen, pekerja, pemerintah dan masyarakat luas. Bank harus mengungkapkan informasi yang tepat waktu, memadai, jelas, akurat dan dapat diperbandingkan serta dapat diakses oleh pihak-pihak yang berkepentingan (stakeholder). Bank sebagai warga korporasi yang baik menjaga lingkungan dan memenuhi tanggung jawab sosialnya dengan baik.

Bank memberikan kesempatan kepada seluruh pihak yang berkepentingan untuk memberikan data dan menyampaikan pendapat demi kepentingan Bank serta membuka akses informasi sesuai dengan prinsip keterbukaan. 4 Lampiran indikator tata kelola perusahaan yang baik, dikutip dari digilib.esaunggul.ac.id/public/UEU-Undergraduate-1080-lampiran.pdf, Senin, 28 Mei. Uraian untuk memberikan kesempatan kepada seluruh pihak yang berkepentingan untuk memberikan data dan mengemukakan pendapat mengenai kepentingan bank.

Tabel 2. 1:   Indikator Good Corporate Governance
Tabel 2. 1: Indikator Good Corporate Governance

Good Corporate Governance Berbasis Syariah

Artinya: “Dan peliharalah keseimbangan itu secara adil dan janganlah mengurangi keseimbangan itu.” (QS. Ar-Rahman ayat 9). Artinya: “(Dialah) yang menjadikan bumi sebagai tempat tidur bagimu dan langit sebagai atap, dan Dialah yang menurunkan air (hujan) dari langit, lalu dengannya menghasilkan buah-buahan (hujan) sebagai makanan bagimu.” . Transparansi informasi mengenai perusahaan dijelaskan secara detail dan penting mengenai visi dan misi, produk, tujuan usaha, strategi perusahaan, kondisi keuangan, laporan keberlanjutan, laporan tahunan, laporan pelaksanaan Tata Kelola Perusahaan yang Baik.6.

Tanggung jawabnya adalah direksi dan pejabat beserta jajarannya, selain bertanggung jawab atas pengelolaan perusahaan kepada pemegang saham, juga bertanggung jawab kepada pemangku kepentingan lainnya, termasuk karyawan dan masyarakat. Dari surat ini Allah SWT mewajibkan hambanya untuk selalu mempertanggungjawabkan apa yang telah dilakukannya, agar tata kelola perusahaan yang baik dapat berjalan dengan efektif, prinsip ini harus ditanamkan pada setiap karyawan. Fathanah (kecerdasan, intelektualitas) sebagaimana dijelaskan dalam sifat-sifat seorang pemimpin merupakan syarat mutlak untuk memperoleh predikat Good Corporate Governance bagi suatu perusahaan.

Artinya: “Kepunyaan-Nya apa yang ada di langit, apa yang ada di bumi, apa yang ada di antara keduanya.” Surat At – Thaha menjelaskan bahwa Allah SWT memerintahkan agar kita meningkatkan kemampuan, pengembangan diri dan keikhlasan, karena segala yang ada di langit dan di bumi adalah milik Allah SWT. Prinsip tanggung jawab ini harus ditanamkan dalam diri setiap karyawan agar penerapan tata kelola perusahaan yang baik di perusahaan dapat terlaksana dengan baik.

Bank Syariah

METODE PENELITIAN

Sejarah Bank Muamalat Indonesia

1 tanggal 1 November 1991 M atau 24 Rabiul Akhir 1412 H, dibuat di hadapan Yudo Paripurno, S.H., Notaris, di Jakarta, PT Bank Muamalat Indonesia Tbk selanjutnya disebut "Bank Muamalat Indonesia" atau "BMI", berdiri atas nama PT Bank Muamalat Indonesia. BMI didirikan atas gagasan Majelis Ulama Indonesia (MUI), Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) dan para pengusaha muslim, yang selanjutnya mendapat dukungan dari Pemerintah Republik Indonesia, sehingga pada tanggal 1 Mei 1992 atau 27 1412 H, Bank Muamalat Indonesia resmi beroperasi sebagai bank yang menjalankan operasionalnya berdasarkan prinsip syariah pertama di Indonesia. Apalagi pada tahun 2003, BMI dengan percaya diri melakukan Penawaran Umum Terbatas (PUT) dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) sebanyak lima (lima) kali, menjadi lembaga perbankan pertama di Indonesia yang menerbitkan Sukuk Mudharabah Subordinasi.

Aksi korporasi ini mengukuhkan posisi Bank Muamalat Indonesia dalam peta industri perbankan Indonesia. Selain itu, produk bank yaitu Shar-e yang diperkenalkan pada tahun 2004 juga merupakan tabungan instan pertama di Indonesia. Diluncurkan pada tahun 2011, produk Shar-e Gold Debit Visa berhasil meraih penghargaan dari Museum Rekor Indonesia (MURI) sebagai kartu debit syariah pertama dengan teknologi chip di Indonesia, serta layanan e-channel seperti Internet banking, mobile.

Seluruh produk tersebut merupakan pionir produk syariah di Indonesia dan tonggak sejarah penting dalam perbankan syariah. Pada tahun 2009, bank ini mendapat izin untuk membuka cabang di Kuala Lumpur, Malaysia, menjadi bank pertama di Indonesia dan satu-satunya yang memperluas operasinya di Malaysia. Husein Sucipto, S.si dalam menjalankan aktivitasnya Bank Muamalat KC Bengkulu terus melakukan inovasi dan memberikan pelayanan prima kepada konsumen dan profesional.

Visi dan Misi Bank Muamalat KC Bengkulu

Produk dan Operasionalisasinya

Bank Muamalat juga memiliki tabungan yang dapat membantu Anda merencanakan keuangan dengan tepat, yaitu tabungan iB Muamalat Plan. Bank Muamalat selalu mendapat kepercayaan dari Kementerian Agama untuk menjadi salah satu BPS BPIH alias bank penerima simpanan biaya penyelenggara haji. Jadi tentunya tidak ada alasan untuk meragukan kinerja Bank Muamalat dalam memberangkatkan nasabahnya menunaikan ibadah haji.

Deposito Muamalat Hijrah iB (pribadi dan bisnis) Deposito Muamalat Hijrah merupakan simpanan berjangka yang memberikan hasil optimal dengan rasa aman. Bagi nasabah pelaku usaha, melengkapi akta pendirian dan segala perubahannya yang telah disetujui oleh Menteri Kehakiman, SIUP/TDP/SITU, Surat Keterangan Domisili. 50 Bank Muamalat juga memiliki fasilitas pembiayaan korporasi untuk mendukung pertumbuhan bisnis nasabah, menjamin kelancaran operasional dan rencana pengembangan bisnis.

Pelanggan perorangan akan dijamin dengan asuransi jiwa, sehingga pembiayaannya akan dilunasi oleh perusahaan jika meninggal dunia. Transfer iB Muamalat (International Banking) Produk ini memberikan kemudahan bagi Anda yang ingin mengirim atau menerima uang dalam mata uang asing dari atau kepada pihak ketiga kepada atau dari pemegang rekening Bank Muamalat Indonesia, baik tunai maupun non tunai dalam mata uang asing. Dengan dukungan jaringan cabang dan kantor Bank Muamalat Indonesia, nasabah penerima kiriman uang melalui Layanan Muamalat Remittance iB dapat leluasa menerima kiriman uangnya.

Struktur Organisasi

Berikut tanggapan Meki Junaidi selaku Branch Sales Support Bank Muamalat KC Bengkulu mengenai pemahaman good Corporate Governance. Tata kelola perusahaan yang baik berdasarkan prinsip syariah yang diterapkan oleh Bank Muamalat KC Bengkulu yang diterapkan oleh Bank Muamalat KC Bengkulu. Faktor Pendukung dan Faktor Penghambat Penerapan Good Corporate Governance Pada Bank Muamalat KC Good Corporate Governance Pada Bank Muamalat KC Bengkulu.

64 Corporate Governance (GCG), Prinsip Syariah serta Faktor Pendukung dan Penghambat pada Bank Muamalat KC Bengkulu. Dalam penerapan Good Corporate Governance (GCG) di Bank Muamalat terlihat dari penerapannya dalam mencapai visi dan misi bank, dan Good Corporate Governance (GCG) telah diterapkan di Bank Muamalat sejak adanya peraturan. dari Bank Indonesia. 65 Dalam penerapan tata kelola perusahaan yang baik (GCG) berdasarkan prinsip syariah di Bank Muamalat, hal ini terlihat dari penerapan shiddiq, amanah, fathanah dan tabligh.

Penerapan tata kelola perusahaan yang baik pada Bank Muamalat Cabang Bengkulu tidak lepas dari beberapa faktor yaitu. Kualitas penerapan tata kelola perusahaan pada bank umum syariah di Indonesia dan pengaruhnya terhadap kinerja keuangan. Analisis Penerapan Good Corporate Governance Pada Bank Umum Syariah Berdasarkan Peraturan Bank Indonesia No. 11/33/PBI/2009.

HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

Hasil Penelitian

  • Penerapan Good Corporate Governance pada Bank
  • Good Corporate Governance Berdasarkan Prinsip
  • Faktor Pendukung dan Faktor Penghambat

Good Corporate Governance (GCG) mulai diterapkan di Bank Muamalat KC Bengkulu yaitu sejak adanya peraturan Bank Indonesia bagi Bank Umum Syariah untuk melindungi pemangku kepentingan dan meningkatkan kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan dan. 59 Muamalat KC Bengkulu biasanya membuat mereka senyaman mungkin bekerja di Bank Muamalat. Terkait aspek independensi, menurut Meki Junaidi, Bank Muamalat KC Bengkulu sebagai pendukung penjualan cabang bebas dari pengaruh dan campur tangan pihak manapun.

Bank Muamalat KC Bengkulu juga tidak menerima hadiah dari siapapun kecuali Bank Indonesia, bisa berupa penghargaan.4. Wahyu Wibowo selaku Relationship Manager menyampaikan bahwa Bank Muamalat KC Bengkulu memperhatikan kepentingan pemangku kepentingan mengenai hubungan bagi hasil. Berdasarkan wawancara dengan Meki Junaidi selaku sales support cabang, Bank Muamalat KC Bengkulu Shiddiq, Amanah, Fathanah dan Tabligh telah diterapkan dengan baik pada setiap kegiatan di departemen kerjanya masing-masing.

Wahyu Wibowo selaku Relationship Manager menyampaikan bahwa tanggung jawab prinsip kepercayaan seluruh pegawai yang melayani Bank Muamalat KC Bengkulu berjalan dengan baik. Wahyu Wibowo selaku Relationship Manager menyampaikan bahwa sistem audit (survei) di Bank Muamalat KC Bengkulu sudah efektif di perusahaan untuk menghindari penyimpangan yang mungkin terjadi. Mengenai Faktor Penghambat Penerapan Good Corporate Governance di Bank Muamalat KC Bengkulu, Customer Service Diah Permata Sari menyampaikan bahwa respon dari kantor pusat tidak cepat tanggap ketika ada rencana pembelian peralatan berukuran besar, hal ini seringkali dihalangi oleh pimpinan. kantor.

Pembahasan

PENUTUP

Kesimpulan

Dari hasil penelitian yang penulis lakukan di Bank Muamalat KC Bengkulu dapat disimpulkan bahwa good Corporate Governance (GCG) merupakan kode etik suatu perusahaan yang memuat aturan-aturan proses pengelolaan, tugas dan tanggung jawab yang baik. Penerapan dan pemahaman Good Corporate Governance atau pengelolaan yang baik diterapkan di lapangan. Namun dalam pelaksanaannya masih terdapat permasalahan yang untungnya masih dapat diatasi secara profesional dan demokratis, demi menjaga dan mengembangkan kemajuan Bank Muamalat serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Bank Muamalat cabang Bengkulu.

Kesesuaian Prinsip Syariah dengan Good Corporate Governance pada Bank Muamalat Cabang Bengkulu sesuai dengan teori dan kenyataan di lapangan. Penerapan Good Corporate Governance pada Bank Muamalat Cabang Bengkulu dari segi kebijakan dalam pengambilan keputusan perekrutan pegawai baru sudah sesuai dengan apa yang disampaikan informan dan kenyataan di lapangan.

Saran

Sehingga penelitian ini dapat menjadi pembelajaran dan sangat bermanfaat dalam segala informasi terkait penerapan Good Corporate Governance (GCG) dan prinsip-prinsip syariah yang mendukung perbankan syariah khususnya yang diterapkan oleh Bank Muamalat KC Bengkulu. Agar pembaca mengetahui penerapan Good Corporate Governance (GCG) dan prinsip-prinsip pendukung syariah yang digunakan oleh lembaga keuangan syariah atau perbankan syariah dalam menjalankan aktivitasnya. Pengaruh Unsur Good Corporate Governance, Leverage, Umur Perusahaan, Ukuran Perusahaan dan Profitabilitas terhadap Manajemen Laba.

Analisis Penerapan Bisnis Syariah Good Corporate Governance dan Kinerja Maqashid Syariah Bank Umum Syariah di Indonesia. Pengaruh Good Corporate Governance dan Leverage terhadap Kinerja Keuangan Bank yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia.

Gambar

Tabel 2. 1:   Indikator Good Corporate Governance
Gambar 3. 1 Struktur Organisasi Bank Muamalat KC  Bengkulu

Referensi

Dokumen terkait

Kesimpulan dari penelitian ini adalah hasil analisis data menunjukkan terdapat pengaruh online customer review terhadap keputusan pembelian sedangkan online customer rating