• Tidak ada hasil yang ditemukan

analisis pengaruh pengembangan jaringan bank syariah

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "analisis pengaruh pengembangan jaringan bank syariah"

Copied!
113
0
0

Teks penuh

PENDAHULUAN

Rumusan Masalah

Berdasarkan uraian pada latar belakang terlihat bahwa perbankan syariah di Kota Makassar mempunyai peluang dan potensi di bidangnya. Miskin).

Tujuan Penelitian

Untuk mengetahui pengaruh variabel Bank Syariah terhadap variabel peningkatan pelayanan pada PT Bank BNI Syariah KCU Makassar.

Manfaat Penelitian

Diduga variabel bank syariah berpengaruh terhadap variabel pengembangan jaringan PT Bank BNI Syariah KCU Makassar. Variabel Bank Syariah berpengaruh terhadap variabel Peningkatan Pelayanan pada PT Bank BNI Syariah KCU Makassar.

TINJAUAN TEORITIS

Pengertian Bank Syariah

Bank syariah adalah bank yang kegiatan usahanya sesuai dengan prinsip syariah, yaitu bank yang tata cara dan kegiatannya mengikuti ketentuan syariah Islam.11. Oleh karena itu, perbankan syariah tidak bisa lepas dari Al-Quran dan Sunnah sebagai sumber hukum Islam.

Prinsip-prinsip Perbankan Syariah

Adalah suatu perjanjian titipan barang/uang dimana pihak yang menerima titipan, dengan atau tanpa persetujuan pemilik barang/jasa, dapat menggunakan barang/uang yang dititipkan dan harus bertanggung jawab atas kehilangan atau kerusakan barang/uang tersebut. dipercayakan. Segala keuntungan dan keuntungan yang diperoleh dari penggunaan barang/uang yang dititipkan menjadi hak penerima titipan.

Fungsi dan Peran Bank Syariah

Penyedia jasa keuangan dan lalu lintas pembayaran, bank syariah dapat menjalankan layanan perbankan seperti biasa. Sumber daya manusia dan teknologi informasi merupakan dua faktor utama yang menentukan keberhasilan pengembangan produk dan layanan perbankan, serta perbankan pada umumnya. Jelas terlihat bahwa kualitas sumber daya manusia dan teknologi informasi pada bank syariah secara umum masih berada di bawah kualitas dan kapasitas sumber daya manusia dan teknologi informasi perbankan konvensional. Selain itu, perbankan syariah menghadapi tantangan tersendiri dalam memenuhi kualitas dan kapasitas sumber daya manusia. sumber daya dan TI yang mampu memahami dan menerapkan prinsip-prinsip syariah. Inovasi produk dan layanan, pemasaran dan pengembangan bisnis yang dimiliki oleh bank syariah masih lemah dan kurangnya sarana atau prasarana teknologi informasi (TI) yang memadai, padahal ini merupakan prasyarat penting bagi keberhasilan lembaga keuangan Permasalahan hukum/struktural, kurang selarasnya visi dan kurangnya koordinasi antar pemerintah dan otoritas dalam pengembangan perbankan syariah, sehingga Market/Common problem yaitu salah satu permasalahan yang termasuk dalam bagian ini adalah masalah persaingan, baik persaingan antar bank syariah itu sendiri maupun dengan lembaga keuangan lain, serta seperti permasalahan pada tingkat kepercayaan yaitu, kurangnya minat masyarakat untuk menyimpan dana di bank syariah karena ketidakpercayaan terhadap bank syariah dibandingkan dengan bank konvensional, kurangnya pengetahuan masyarakat terhadap keberadaan bank syariah, baik dari segi pelayanan, maupun serta pengetahuan tentang kontrak yang relatif lebih “rumit”.20.

Strategi ini merupakan jawaban atas beberapa permasalahan bank syariah yang ada saat ini, yaitu terkait dengan kurangnya permodalan, tingginya biaya produksi bank syariah dan permasalahan terkait lainnya; Sebagaimana diketahui, permasalahan SDM merupakan permasalahan klasik bagi bank syariah yang masih menjadi pekerjaan rumah bagi para pemangku kepentingan di industri keuangan syariah. Penting untuk menerapkan kebijakan ini, termasuk meningkatkan ICT bank syariah secara umum;

Bank syariah dengan struktur pendanaan yang lebih baik diharapkan mampu bersaing dengan bank konvensional.

Pelayanan

Memang dukungan dan keberpihakan pemerintah menjadi salah satu kunci berkembangnya lembaga keuangan syariah di Indonesia. Keempat unsur tersebut merupakan satu kesatuan pelayanan yang terpadu, sehingga apabila tidak terpenuhi maka pelayanan atau pelayanan yang diberikan dianggap kurang baik, sehingga ketika menabung nasabah untuk mendapatkan pelayanan yang baik maka perbankan syariah harus mempunyai konsep tersebut, sehingga dilakukan upaya yang bersifat syariah. pegawai bank untuk memenuhinya beberapa faktor yaitu perilaku sopan, santun, ramah dan dalam menyampaikan informasi kepada nasabah harus jelas dan akurat. Ayat ini menjelaskan bahwa setiap mukmin wajib menepati apa yang dijanjikan dan dijanjikannya, baik lisan maupun perbuatan, terlebih lagi akad merupakan suatu ikatan yang menimbulkan hubungan kuat antara kedua belah pihak, sehingga timbullah iltizem dan lahirnya hak. dan kewajiban 25. Kemudian pelayanan tersebut merupakan bentuk tindakan perbankan syariah dalam memenuhi kebutuhan nasabahnya.26.

Menurut Tjiptono, pelayanan berpusat pada upaya pemenuhan pelanggan dan ketentuan penyampaian agar sesuai dengan harapan pelanggan 27 Kualitas pelayanan merupakan ukuran seberapa baik tingkat pelayanan yang diberikan mampu memenuhi harapan pelanggan 28. Keempat unsur tersebut merupakan satu kesatuan pelayanan yang terintegrasi, sehingga apabila salah satu tidak terpenuhi maka pelayanan atau pelayanan yang diberikan dianggap kurang baik.Upaya pegawai bank syariah harus memenuhi beberapa faktor yaitu perilaku yang baik. 29 Ali Hasan, Pemasaran Bank Syariah, Cara Ampuh Meningkatkan Pertumbuhan Pasar Bank Syariah, (Bogor: Ghalia Indonesia, 2010), hal.

Menurut Mussry, Wirtz dan Lovelock, terdapat dimensi-dimensi kualitas pelayanan yang digunakan konsumen ketika mengevaluasi kualitas pelayanan, diantaranya adalah bukti nyata (penampilan elemen fisik), keandalan (kinerja yang dapat diandalkan dan akurat), daya tanggap (kecepatan dan kegunaan), jaminan (kredibilitas). . , keamanan dan kesopanan yang kompetitif) dan empati (akses yang mudah, komunikasi yang baik dan pemahaman nasabah).33 Layanan yang memanfaatkan fasilitas yang nyaman dan lokasi yang strategis tentunya dapat menjadi pertimbangan nasabah untuk menabung di perbankan syariah.

Kerangka Pikir

Kerangka Konseptual

Hipotesis Penelitian

Bank BNI Syariah Kantor Cabang Makassar.. a) Memberikan kontribusi positif kepada masyarakat dan peduli terhadap kelestarian lingkungan. Hasil pengujian model luar yang dilakukan menunjukkan bahwa hubungan variabel Bank Syariah pada jasa keuangan di kota Makassar khususnya PT Bank BNI Syariah KCU Makassar mempengaruhi variabel pengembangan jaringan. Variabel Pengembangan Jaringan Bank Syariah berpengaruh terhadap Variabel Peningkatan Pelayanan pada PT Bank BNI Syariah KCU Makassar.

Hasil pengujian model eksternal yang telah dilakukan menunjukkan bahwa hubungan pengembangan jaringan berpengaruh terhadap variabel peningkatan pelayanan pada PT Bank BNI Syariah KCU Makassar sebesar 13,549. Variabel Bank Syariah pada jasa keuangan di kota Makassar khususnya pada PT Bank BNI Syariah KCU Makassar mempengaruhi variabel pengembangan jaringan. Variabel pengembangan jaringan bank syariah berpengaruh terhadap variabel peningkatan pelayanan pada PT Bank BNI Syariah KCU Makassar.

Diharapkan kepada perusahaan agar memberikan dan menjaga kualitas pelayanan kepada nasabah pada saat melakukan transaksi di Bank BNI Syariah KCU Makassar. PT Bank BNI Syariah KCU Makassar tidak diragukan lagi dalam hal implementasi dan penerapan manajemen, baik dari segi pengembangan internal organisasi maupun program yang dirancang. PT Bank BNI Syariah KCU Makassar mampu meyakinkan dan mengembangkan tren yang mendorong nasabah untuk meningkatkan layanan.

Peningkatan tingkat pelayanan pada PT Bank BNI Syariah KCU Makassar dapat berdampak langsung pada peningkatan pelayanan. Dokumen, Tugas dan Tanggung Jawab Pegawai BNI Syariah KCU Makassar Tahun 2013.

Table 3.1 Skala  Likert  ALTERNATIF JAWABAN
Table 3.1 Skala Likert ALTERNATIF JAWABAN

METODE PENELITIAN

Lokasi Objek Penelitian

Variabel Penelitian

  • Variabel Bebas (independent Variabel)
  • Variabel Terikat (Dependent Variabel)

Definisi Operasional Variabel

Populasi dan Sampel

  • Populasi
  • Sampel

Suhasimi Arikunto mengatakan “keseluruhan mata pelajaran yang mereka pelajari”. 36 Berdasarkan pendapat tersebut, maka populasi dalam penelitian ini adalah masyarakat yang tinggal di kota Makassar. Dalam penelitian ini populasi sampelnya adalah 100 orang yang merupakan nasabah PT Bank Cabang Utama BNI Syariah Makassar. Sampelnya adalah sebagian dari populasi.37 Oleh karena itu, sampel dari penelitian ini adalah seluruh nasabah cabang utama PT Bank BNI Syariah Makassar yang berjumlah 80 orang.

Instrumen Penelitian

Teknik Pengumpulan Data

  • Observasi
  • Kuesioner (angket)
  • Wawancara
  • Dokumentasi

Instrumen yang digunakan untuk mengukur variabel penelitian ini menggunakan skala likert dengan skor 1-5. Jawaban responden berupa pilihan masing-masing dari 5 (lima) alternatif yang ada. Dalam wawancara peneliti akan mencatat pendapat dan permasalahan lain yang berkaitan dengan penelitian di dalam perusahaan. Metode pengumpulan data yang digunakan peneliti dalam penelitian ini adalah wawancara langsung dengan informan Bank PT BNI Syariah KCU Makassar dan nasabah.

Dokumentasi adalah teknik pengumpulan data melalui metode dokumentasi, peneliti menyelidiki benda-benda tertulis seperti buku, jurnal, dokumen, peraturan, dll.39 Dokumentasi ini digunakan untuk memperoleh informasi dan menjelaskan pengetahuan dan bukti.

Teknik Analisis Data

Rencana ini dilaksanakan pada tanggal 19 Juni 2010 dengan mengoperasikan BNI Syariah sebagai Bank Umum Syariah (BUS). Pada tahun 2003 telah disusun rencana korporasi UUS BNI yang antara lain mencakup rencana independensi BNI Syariah yang diperkuat dengan kebijakan otonomi khusus yang diberikan oleh BNI kepada UUS BNI pada tahun 2005. Pada tanggal 19 Juni 2010, BNI Syariah resmi beroperasi sebagai perusahaan komersial syariah. bank. dengan 27 Cabang dan 31 Cabang 41 Berikut daftar nama Dewan Pengawas Syariah (DPS) dan Dewan Komisaris yaitu.

Hal tersebut disampaikannya pada pemaparan kinerja BNI Syariah triwulan IV tahun 2018 yang berlangsung di Kantor Pusat BNI Syariah Jakarta. 48 Dokumen BNI Syariah KCU Makassar Tahun 2013, Tugas dan Tanggung Jawab Pegawai BNI Syariah KCU Makassar, hal. Diharapkan perusahaan menambah inovasi produk yang lebih baik lagi khususnya bagi nasabah saat bertransaksi di BNI Syariah KCU Makassar.

Bank BNI Syariah memberikan dampak terhadap pengembangan jaringan, hal ini cukup mendasar, termasuk hasil penelitian yang menunjukkan peluang pengembangan jaringan yang signifikan.

Tabel 4.1 Daftar Nama DPS dan Komisaris PT.Bank BNI Syariah
Tabel 4.1 Daftar Nama DPS dan Komisaris PT.Bank BNI Syariah

HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

Pembahasan Hasil Penelitian

Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis yang diperoleh dari pengaruh Pengembangan Jaringan Bank Syariah terhadap peningkatan pelayanan publik pada jasa keuangan di Kota Makassar dan diolah menggunakan model SmartPLS 2.0. Variabel Manifest pada Bank Syariah diukur dari (X1 s/d X4) dan variabel Pengembangan Jaringan diukur dari. Nilai t statistik untuk loading variabel Bank Umum Syariah X1 sampai X4 dan variabel pengembangan jaringan X5 sampai X8 serta variabel peningkatan pelayanan Y1 sampai Y4 adalah valid.

Berdasarkan tabel di atas, terdapat hubungan yang signifikan antara bank syariah dengan pengembangan jaringan (Hipotesis 1). Nilai RSquren untuk pengembangan jaringan sebesar 0,599651. Artinya perbankan syariah dan pengembangan jaringan secara simultan dapat menjelaskan 5% variabilitas. Sedangkan berdasarkan tabel distribusi t menunjukkan t = 13,549 lebih besar dari t tabel = 1,671 dengan tingkat signifikansi 0,05 yang menunjukkan bahwa hipotesis 2 diterima karena terdapat pengaruh yang signifikan antara variabel pengembangan jaringan terhadap layanan. variabel perbaikan.

Hasil pengujian model eksternal yang dilakukan menunjukkan bahwa hubungan variabel perbankan syariah mempunyai pengaruh.

Tabel 4.4 Pengembangan Jaringan
Tabel 4.4 Pengembangan Jaringan

Kesimpulan

Saran

Disarankan bagi perusahaan untuk memperluas jaringannya hingga ke wilayah regional dengan membuka banyak cabang dan dapat membantu masyarakat dalam berbagai transaksi.

Rekomendasi

Hal ini berbanding lurus dengan peningkatan bank syariah dari sisi manajemen, fasilitas, teknologi dan sumber daya manusia. Selain itu, nyatanya penyampaian layanan kepada nasabah kini ditunjukkan dengan kondisi perbankan syariah sehari-hari yang tidak meninggalkan pelayanan publik. 2016. Analisis Permasalahan Perkembangan Perbankan Syariah di Indonesia: Penerapan Metode Proses Analytical Network Jurnal Ekonomi dan Manajemen Vol.

Persepsi Mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Ekonomi Universitas Syah Kuala terhadap Perbankan Syariah sebagai Lembaga Keuangan Syariah. Jurnal Studi dan Penelitian Akuntansi. Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Keputusan Nasabah Dalam Memilih Layanan Perbankan Syariah (Studi Pada Bank Syariah Mandiri Kantor Cabang Malang). Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya, vol. Setelah lulus, pada tahun tersebut penulis melanjutkan pendidikan ke jenjang SMA tepatnya di MA Muhammadiyah Datarang dan tamat pada tahun 2015.

Selama penulis berstatus sebagai mahasiswa Jurusan Hukum Ekonomi Syariah Universitas Muhammadiyah Makassar, selain aktif mengikuti kegiatan akademik, penulis juga aktif dalam kegiatan organisasi kemahasiswaan kampus yaitu pimpinan Himpunan Mahasiswa Jurusan. Hukum Ekonomi Syariah periode 2016 sampai dengan tahun 2017.

Gambar

Gambar 2.1 Kerangka Pikir Studi Teoritik
Gambar 2.2 Kerangka Konseptual  Peningkatan
Table 3.1 Skala  Likert  ALTERNATIF JAWABAN
Tabel 4.1 Daftar Nama DPS dan Komisaris PT.Bank BNI Syariah
+7

Referensi

Dokumen terkait

gvneyei ingvb BwZnvm wefvM, ivRkvnx wek¦we`¨ vjq cÖ‡dmi W.. gybZvmxi gvgyb BwZnvm wefvM, XvKv