• Tidak ada hasil yang ditemukan

analisis pengelolaan pada pendistribusian

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "analisis pengelolaan pada pendistribusian"

Copied!
120
0
0

Teks penuh

PENDAHULUAN

Latar Belakang Masalah

BAZNAS Kota Bengkulu mempunyai program beasiswa pendidikan yang berjalan mulai tahun 2019 hingga saat ini. Beasiswa ini dimaksudkan untuk membantu masyarakat kurang mampu untuk terus belajar guna meningkatkan kemampuannya. Sistem penyaluran dana zakat berarti pembahasan berbagai usaha atau kegiatan yang saling berkaitan dalam menciptakan tujuan tertentu dari penggunaan hasil zakat secara baik, tepat dan terarah sesuai dengan tujuan zakat.

Batasan Masalah

Ketika dana yang dikelola BAZNAS Provinsi Bengkulu disalurkan, sudah digunakan untuk fisabilillah dan dana zakatnya belum diterima, sehingga ketika zakat disalurkan mungkin kurang atau tidak cukup untuk memenuhi semua kebutuhan pendidikan yang diperlukan. .

Rumusan Masalah

Tujuan Penelitian

Manfaat Penelitian

9 Agar masyarakat dapat lebih memahami pola penyaluran dana zakat yang dilaksanakan BAZNAS Provinsi Bengkulu melalui program beasiswa pendidikan. Informan dalam penelitian ini berjumlah 8 orang, 3 orang dari lembaga BAZNAS Provinsi Bengkulu dan 5 orang dari mahasiswa UINFAS penerima beasiswa pendidikan.

Penelitian Terdaulu

Metode Penelitian

  • Jenis Dan Pendekatan Penelitian
  • Waktu Dan Lokasi Penelitian
  • Informan Penelitian
  • Sumber Data Dan Pengumpulan Data
  • Teknik Analisis Data

Melaksanakan pengajian bagi para mustahiq dalam setiap penyaluran dana BAZ yang berlangsung di kantor BAZNAS Provinsi Bengkulu. Model penyaluran yang digunakan BAZNAS Provinsi Bengkulu adalah dalam bentuk uang dan jumlah yang diberikan sama untuk setiap siswa yaitu Rp.

Sistematika Penuisan

KAJIAN TEORI

Konsep Zakat

  • Pengertian Zakat
  • Macam-Macam Zakat
  • Hikma Berzakat
  • Landasan Hukum Zakat

Dalam rangka pemberdayaan perekonomian masyarakat, mengatasi kerawanan sosial dan pengentasan kemiskinan, BAZNAS Provinsi Bengkulu telah membentuk kecamatan binaan BAZNAS. Dalam upaya meningkatkan profesionalisme pengelolaan zakat, BAZNAS Provinsi Bengkulu telah menunjuk 2 (dua) orang staf yang bekerja penuh waktu, yaitu: Bunafi, S.P. Untuk mengetahui bagaimana penyaluran dana zakat pada program beasiswa pendidikan BAZNAS yang dilakukan di Provinsi Bengkulu, dan apa saja kendala dalam penyaluran tersebut, penulis melakukan penelitian dengan mengajukan beberapa pertanyaan kepada informan.

Ari Candra, “Program beasiswa di BAZNAS Provinsi Bengkulu terbagi menjadi lima, yaitu program Bengkulu Peduli, Bengkulu Sejahtera, Bengkulu Sehat, Imtaq Bengkulu dan Bengkulu Cerdas. beasiswa dari lembaga zakat BAZNAS Provinsi Bengkulu dari kakak dan sahabatnya yang sebelumnya telah menerima bantuan tersebut. Bimbingan BAZNAS Provinsi Bengkulu bagi santri penerima bantuan adalah diberikan celengan yang digunakan untuk infak atau zakat.

Berdasarkan hasil penelitian dengan melakukan wawancara kepada staf BAZNAS Provinsi Begkulu, terdapat beberapa kendala yang dialami dalam penyaluran dana zakat beasiswa ini, diantaranya adalah kurangnya dana zakat yang tersedia di BAZNAS untuk disalurkan kepada pelamar tentang dana hibah pendidikan. Kendala dalam pelaksanaan penyaluran Program Beasiswa Pendidikan BAZNAS Provinsi Bengkulu adalah masih sedikitnya dana zakat yang masuk ke Lembaga BAZNAS Provinsi Bengkulu dengan jumlah peminat yang banyak, sehingga dana zakat yang diberikan untuk pendidikan, masih terbatas. Bagi lembaga BAZNAS Provinsi Bengkulu agar lebih meningkatkan sosialisasinya tentang zakat dan peran lembaga BAZNAS itu sendiri kepada masyarakat luas.

Tabel 2.2 Nisab dan zakat sapi
Tabel 2.2 Nisab dan zakat sapi

Konsep Pendistribusian

  • Pengertian Pendistribusian
  • Model Pendistribusian
  • Strategi Pendistribusian Zakat
  • Pendekatan Pendistriibusian Zakat
  • Kendala Distribusi Zakat

Konsep Tentang Penyaluran Zakat Untuk

  • Zakat Sebagai Beasiswa Pendidikan
  • Landasan Hukum Zakat Untuk Beasiswa
  • Pendapat Para Ulama Zakat Untuk Beasiswa

Bazan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi

  • Sejarah Baznas Provinsi Bengkulu
  • Tujuan Baznas Provinsi Bengkulu
  • Visi Dan Misi Baznas Provinsi Bengkulu
  • Struktur Baznas Provinsi Bengkulu
  • Program Kerja Baznas Provinsi Bengkulu
  • Program Bantuan Baznass Provinsi Bengkulu

Mengingat pengelolaan ZIS tidak sederhana dan tidak bisa dilakukan secara 'sampingan', maka demi kelancarannya, BAZNAS Provinsi Bengkulu menunjuk dua orang staf/staf sekretariat yang bekerja penuh waktu di Kompleks Masjid Raya Baitul Izzah Padang. Harapan berhasil. Bengkulu. 3. Pada tahun 2005 sebanyak 5 orang hafiz dan hafizah mendapatkan beasiswa dari BAZNAS Provinsi Bengkulu masing-masing sebesar Rp. Menurut Pak. Bunafi, “Program bantuan beasiswa pendidikan ini sudah ada atau berjalan sejak awal berdirinya Yayasan BAZNAS Provinsi dan hingga saat ini program bantuan beasiswa ini masih terus berjalan setiap tahunnya, dan jumlah pendaftarnya pun semakin meningkat setiap tahunnya.

Tujuan dari program bantuan ini adalah untuk membantu masyarakat kota Bengkulu untuk meringankan beban biaya sekolah. Tujuan yang ingin dicapai oleh lembaga BAZNAS Provinsi Bengkulu dengan program bantuan beasiswa pendidikan ini adalah untuk mengurangi jumlah anak-anak di Bengkulu yang dapat 'T. mengejar pendidikan. Jenjang pendidikan yang diterima oleh batu ini adalah sekolah dasar, sekolah menengah pertama, sekolah menengah atas, hingga universitas. Proses pelaksanaan program bantuan beasiswa pendidikan di BAZNAS Provinsi Bengkulu dengan tahap awal menyerahkan berkas permohonan ke bagian administrasi untuk diperiksa kelengkapannya, BAZNAS akan melakukan survey ke alamat lokasi pemohon untuk mengetahui langsung kondisi pemohon untuk melihat apakah hasil survey menurut pegawai sesuai dengan berkas pelamar maka pelamar akan. Dana bantuan yang diberikan BAZNAS Provinsi Bengkulu digunakan untuk kebutuhan kuliah seperti pembelian buku, pembelian mesin cetak, pembelian sepatu, pembelian tas, dan sebagian besar digunakan untuk membayar biaya kuliah (SPP).

Dari hasil wawancara yang telah dilakukan selama pelaksanaan, penulis dapat melihat bahwa masih terdapat kekurangan dalam pelaksanaan program beasiswa pendidikan yang dilaksanakan oleh lembaga BAZNAS Provinsi Bengkulu, dimana masih terdapat kekurangan tenaga kerja di BAZNAS. Provinsi Bengkulu merupakan daerah penyaluran beasiswa ini, sehingga pada saat pelamar menyerahkan jumlah berkas yang masuk tidak sedikit dan harus diseleksi satu per satu, hal ini dapat menimbulkan kesalahan pada saat seleksi. Dan bagi masyarakat untuk menunaikan kewajiban zakatnya pada lembaga zakat yaitu BAZNAS Provinsi Bengkulu agar dana zakat dapat dikelola secara maksimal pada lembaga tersebut dan disalurkan kepada kelompok masyarakat yang berhak menerima zakat.

HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

Hasil Penelitian

Program bantuan beasiswa ini telah dilaksanakan sejak BAZNAS Provinsi Bengkulu pertama kali didirikan. 67 Program ini bertujuan untuk membantu masyarakat atau keluarga yang mempunyai latar belakang ekonomi lemah dengan memberikan bantuan biaya pendidikan bagi putra-putrinya yang bersekolah di tingkat SD hingga Perguruan Tinggi. tingkat. Ada 2 sistem. Kriteria untuk memperoleh dana hibah pendidikan ini adalah mereka benar-benar membutuhkan dan termasuk dalam 8 asnaf yang dijelaskan dalam Al-Quran, sehingga dana yang diberikan tepat sasaran. 2 Bunafi, Sekretaris BAZNAS Provinsi Bengkulu, wawancara di universitas tersebut pada 17 Februari. Oleh karena itu, bagi yang ingin menerima beasiswa ini harus melengkapi dan melengkapi persyaratan BAZNAS. “Dalam menentukan siapa yang berhak menerima hibah ini, BAZNAS juga melakukan tahap seleksi dan mengkaji siapa yang berhak menerima bantuan dan siapa yang tidak. Tujuannya untuk memastikan penyaluran dana yang ada terlaksana dengan baik.”

Model penyaluran yang dilakukan BAZNAS Provinsi Bengkulu menggunakan model penyaluran konsumsi kreatif berupa beasiswa, dana yang diberikan BAZNAS bersifat langsung misalnya untuk membayar biaya UKT mahasiswa semester 3 sampai dengan akhir, namun dengan pengawasan dari BAZNAS Bengkulu Provinsi sendiri, dimana mahasiswa wajib melaporkan hasil mata kuliahnya dengan menyetorkan KHS semester dan menitipkan surat hafalan Al-Quran di kantor BAZNAS Provinsi Bengkulu. Penyaluran bantuan dilakukan setiap akhir bulan dengan mengumpulkan seluruh penerima bantuan, baik bantuan pendidikan, bantuan beasiswa, bantuan modal usaha, dan lain-lain. yang merupakan penerima bantuan program BAZNAS dari provinsi Bengkulu, dan pada saat itu juga lembaga BAZNAS Provinsi Bengkulu melakukan sosialisasi tentang zakat dan tujuannya serta fungsi dan peran lembaga BAZNAS itu sendiri kepada penerima bantuan sehingga dapat membuka wawasannya. tentang zakat dan dari awal mustahik bisa menjadi muzakki7. Program bantuan beasiswa pendidikan ini dilaksanakan setiap tahun dengan harapan dapat membantu meningkatkan taraf pendidikan masyarakat provinsi Bengkulu”8 2.

Bantuan beasiswa pendidikan ini sangat membantu dan membantu keadaan ekonomi keluarga yang lemah dan juga mereka merasa bahagia karena bantuan yang diberikan karena membantu meringankan beban orang tuanya. 12. Menurut Bapak Bunafi, Sekretaris BAZNAS Provinsi Bengkulu, kendala dalam pelaksanaan Program Bantuan Pendidikan adalah kurangnya sumber dana, sehingga tidak semua orang yang mengajukan akan menerima bantuan tersebut karena sumber pendanaan yang ada sangat terbatas. terbatas, kemudian jumlah pendaftar semakin bertambah, namun cakupan dana masih dibatasi oleh jumlah tenaga yang sedikit dan minim di bidang penyaluran. Menurut dia, solusi dari kendala tersebut adalah dengan melakukan sosialisasi yang lebih gencar, baik melalui media, ceramah, ceramah, dan sebagainya, namun tetap memperhatikan kondisi yang ada, karena BAZNAS tidak akan mengalokasikan sumber daya secara berlebihan. Bunafi selaku Kepala Badan Tata Usaha BAZNAS Provinsi Bengkulu, Kendala dalam pelaksanaan program bantuan pendidikan adalah kurangnya sumber dana, sehingga tidak semua yang melamar akan menerima bantuan karena sumber dana yang ada sangat terbatas, kemudian jumlah pendaftar meningkat, namun volume dana masih sedikit, kurangnya tenaga di bidang penyaluran.

Pembahasan

80 ini hendaknya disalurkan kepada kelompok masyarakat yang benar-benar membutuhkan (fisabililah) dan juga agar dana Zakat yang diberikan dapat tersalurkan dengan baik dan tepat sasaran. Semakin banyaknya permohonan bantuan pendidikan yang masuk namun tidak diikuti dengan besarnya dana yang tersedia. Akibatnya, dalam melaksanakan program bantuan ini, BAZNAS semakin kesulitan dalam mengelola dan menyalurkan dana yang terkumpul serta harus lebih cermat dalam menentukan bantuan pendidikan mana yang diajukan pemohon yang harus diprioritaskan.

Minimnya kesadaran masyarakat terhadap pembayaran zakat menjadi pekerjaan rumah bagi lembaga BAZNAS untuk meningkatkan kesadarannya. 78 kasus diselesaikan satu per satu sehingga berpotensi terjadi kesalahan sehingga dana yang disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan tidak tepat sasaran. Sebaiknya lembaga BAZNAS konsisten dan lebih hati-hati dalam menyeleksi berkas yang masuk dan melakukan survei langsung ke lokasi pencari bantuan, sehingga ketika dana disalurkan tersalurkan kepada kelompok masyarakat yang memang membutuhkan.

80 Fuad Deki S., Sistem Penyaluran Dana Zakat pada Badan Amil Zakat Kabupaten Seluma, (Skripsi, Ekonomi Islam, Institut Agama Islam Negeri Bengkulu, Bengkulu, 2013). Rahman Habibur “Review Hukum Islam Tentang Penyelenggaraan Penyaluran Zakat Beasiswa Pendidikan Oleh Laznas Baitul Maal Hidayatullah (Bmh) Surabaya” (Skripsi IAIN Sunan Ampel, program studi muamalah, 2009). Tim Lembaga Pengelola Zakat, Profil 7 Badan Amil Zakat Nasional Daerah di Provinsi Bengkulu dan Kabupaten Potensial di Indonesia, (Ciputat: Lembaga Pengelola Zakat, 2006).

PENUTUP

Kesimpulan

Saran

Abdul Aziz Dahlan., (dkk.), Ensiklopedia Zakat Hukum Islam, (Jakarta: PT. Ichtiar Baru Van Hoeve 1996),. Didin Hafidhuddin, Zakat dan Peningkatan Kesejahteraan (Upaya Memahami Kembali Makna dan Hakikat Zakat) dalam Platform Agama dan Kebudayaan, (Jakarta: Penerbit UIN Syarif Hidayatullah, 2002). Nasrun Haroen, MA Fikh Zakat, Direktorat Pemberdayaan Zakat dan Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama RI, 2019.

Nasrun Haroen, MA Fiqh Zakat, Direktorat Pemberdayaan Zakat dan Direktorat Umum Bimbingan Masyarakat Islam, Departemen Agama RI 2019. 81 Ridwan Mas'ud & Muhammad, Zakat dan Kemiskinan, Instrumen Pemberdayaan Ekonomi Umat, ( Yogyakarta : UII Pers, 2005).

Gambar

Tabel 2.2 Nisab dan zakat sapi

Referensi

Dokumen terkait

Тайбурыл мен Қҧртқаның арасында ана мен баланың арасындағы қарым-қатынас орнағанын Қҧртқаның оның қалай мәпелеп кҥткенін де, Тайбурылдың да Қҧртқаны «Анамыз ауызға алғанда» деп