• Tidak ada hasil yang ditemukan

ANALISIS PERBANDINGAN DAN IMPLEMENTASI BUCK CONVERTER SYNCHRONOUS DAN ASYNCHRONOUS

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "ANALISIS PERBANDINGAN DAN IMPLEMENTASI BUCK CONVERTER SYNCHRONOUS DAN ASYNCHRONOUS "

Copied!
1
0
0

Teks penuh

(1)

xi

ANALISIS PERBANDINGAN DAN IMPLEMENTASI BUCK CONVERTER SYNCHRONOUS DAN ASYNCHRONOUS

MENGGUNAKAN ARDUINO MEGA 2560

Nama Mahasiswa : Josh Septian Pradana

NIM : 04151020

Dosen Pembimbing Utama : Yun Tonce Kusuma Priyanto, S.T., M.T.

Dosen Pembimbing Pendamping : Andhika Giyantara, S.T., M.T.

ABSTRAK

Setiap peralatan elektronik membutuhkan sumber tegangan yang sesuai untuk dapat beroperasi. DC-DC converter berfungsi untuk mengkonversi tegangan keluaran sesuai yang dibutuhkan. Perancangan dan implementasi dari buck converter synchronous dan asynchronous sebagai regulasi tegangan bertujuan untuk menurunkan tegangan DC masukan yang bervariasi ke bentuk tegangan DC keluaran yang sesuai spesifikasi. Pada Tugas Akhir ini membahas tentang, buck converter synchronous dan asynchronous yang dirancang dengan tegangan masukan 13 hingga 24 Volt dan menghasilkan tegangan keluaran sebesar 12 Volt.

Hasil dari simulasi buck converter synchronous diperoleh nilai rata-rata tegangan keluaran sebesar 12 Volt sedangkan pada buck converter asynchronous sebesar 11,91 Volt. Nilai rata-rata tegangan keluaran pada perangkat keras buck converter synchronous sebesar 13,55 Volt, sedangkan pada buck converter asynchronous sebesar 14,56 Volt. Nilai rata-rata ripple tegangan keluaran buck converter synchronous yang dihasilkan saat simulasi sebesar 2,05% serta pada perangkat keras sebesar 17% sedangkan pada buck converter asynchronous saat simulasi 2,10% serta pada perangkat keras sebesar 15%. Hasil dari nilai rata-rata ripple arus buck converter synchronous yang dihasilkan secara matematis sebesar 3,27% serta pada saat simulasi sebesar 3,19%, sedangkan pada buck conveter asynchronous secara matematis sebesar 3,27% serta pada saat simulasi sebesar 3,27%. Sistem buck converter synchronous yang telah dirancang diperoleh nilai rata-rata efisiensi dalam simulasi sebesar 67,29 % dan pada perangkat keras sebesar 72,73%, sedangkan pada buck converter asynchronous secara simulasi sebesar 66,79% dan pada perangkat keras sebesar 78,04%.

Kata kunci :

Buck Converter, Synchronous dan Asynchronous

Referensi

Dokumen terkait

Di dalam Gambar 2.17 dapat dilihat cara kerja dari rangkaian Multiple Input Buck Converter saat saklar MOSFET 1 dalam keadaan nonkonduksi dan MOSFET 2 masih dalam

Dengan menggunakan Interleaved Boost Converter , sumber energi terbarukan akan dapat menghasilkan tegangan yang lebih tinggi dan juga di hasilkan ripple yang kecil pada

 Ripple arus input Interleaved Boost Converter lebih kecil dibandingkan Boost Converter konvensional. ΔIin IBC = 1.80A,

Sensor arus mengirim sinyal ke mikrokontroler untuk menunjukkan arus yang mengalir pada sumber dan luaran buck boost converter .Tegangan luaran yang telah stabil sebesar

Pada gambar diagram blok diatas buck-boost converter menerima tegangan masukan dan arus dari panel surya,kemudian mengubahnya ketegangan lebih besar atau lebih kecil dan hasilnya

Dari hasil simulasi dan implementasi, berdasarkan gambar gelombang tegangan keluaran bahwa kombinasi KY converter dan Buck-Boost converter didapatkan rasio konversi

Sedangkan untuk buck converter yang menggunakan IGBT tipe N, hasilnya dapat dilihat pada Gambar 15 dimana nilai arus juga sudah dapat mencapai di atas 60 ampere dan tegangan

Berdasarkan hasil pengujian, rangkaian konverter arus searah tipe ZVS buck converter dapat menghasilkan daya keluaran sebesar 103,77 watt dengan nilai efisiensi sebesar 94,83%.. Nilai