• Tidak ada hasil yang ditemukan

Analisis RLL Flyover Kalibanteng

N/A
N/A
Aqila Esy Fauziyah

Academic year: 2023

Membagikan "Analisis RLL Flyover Kalibanteng"

Copied!
12
0
0

Teks penuh

(1)

LAPORAN REKAYASA LALULINTAS

ANALISIS PEMBANGUNAN FLYOVER KALIBANTENG DAN DAMPAKNYA TERHADAP LINGKUNGAN SEKITAR

Disusun oleh:

Luthfi Hakim 21010120120040

Ardhia Kenshy Diah Pramesti Putri 21010122120040

Debora Sihombing 21010122120042

Agfa Audinata 21010122120047

Talitha Shafiqah Rahmadhanny 21010122130061

Aqila Esy Fauziyah 21010122130065

PROGRAM STUDI S1 TEKNIK SIPIL FAKULTAS TEKNIK

UNIVERSITAS DIPONEGORO SEMARANG

2022

(2)

KATA PENGANTAR

Puji syukur kami panjatkan ke hadirat Allah SWT, yang telah melimpahkan rahmat dan hidayah-Nya sehingga kami dapat menyelesaikan makalah ini dengan baik. Shalawat dan salam senantiasa tercurahkan kepada Nabi Muhammad SAW, yang telah membawa petunjuk dan cahaya bagi umat manusia.

Makalah ini kami susun sebagai bagian dari tugas akademis dalam rangka memenuhi salah satu persyaratan mata kuliah Rekayasa Lalu Lintas di Teknik Sipil Universitas Diponegoro. Dalam makalah ini, kami akan membahas Pembangunan flyover Kalibanteng dan Dampaknya Terhadap Lingkungan Sekitar.

Penulisan makalah ini bertujuan untuk menggali lebih dalam pemahaman kami terhadap Pembangunan flyover Kalibanteng dan Dampaknya Terhadap Lingkungan Sekitar serta memberikan kontribusi kecil bagi pengetahuan dalam bidang ini. Kami telah melakukan penelitian, analisis, dan evaluasi yang teliti untuk menyajikan informasi yang akurat dan bermanfaat.

Kami ingin mengucapkan terima kasih kepada dosen pengampu mata kuliah Ibu Amelia Kusuma Indriastuti S.T., M.T. yang telah memberikan bimbingan dan panduan dalam proses penulisan makalah ini. Terima kasih juga kepada teman-teman sekelas yang telah memberikan dukungan dan diskusi yang membangun.

Kami menyadari bahwa makalah ini masih jauh dari sempurna, dan kami terbuka untuk saran dan kritik konstruktif dari pembaca. Semoga makalah ini dapat memberikan manfaat dan wawasan baru bagi pembaca yang terhormat.

Akhir kata, kami berharap makalah ini dapat memberikan kontribusi positif dalam pemahaman terhadap Pembangunan flyover Kalibanteng dan Dampaknya Terhadap Lingkungan Sekitar dan membantu pembaca untuk lebih memahami isu-isu yang terkait. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan rahmat-Nya kepada kita semua.

(3)

DAFTAR ISI

COVER...i

KATA PENGANTAR...ii

DAFTAR ISI...iii

BAB I PENDAHULUAN...1

1.1. Latar Belakang...1

1.2. Rumusan Masalah...2

1.3. Tujuan...2

BAB II PEMBAHASAN...3

2.1 Tujuan Pembangunan Flyover Kalibanteng Semarang...3

2.2 Data-Data yang Dibutuhkan...3

2.3 Langkah yang Dilakukan...5

2.4 Hasil Rekayasa Lalu Lintas...5

2.5 Dampak Sebelum dan Sesudah Rekayasa Lalu Lintas...6

BAB III PENUTUP...8

3.1 Kesimpulan...8

3.2 Saran...8

(4)

BAB I PENDAHULUAN

1.1.

Latar Belakang

Gambar 1.1 Flyover Kalibanteng Semarang

Kota Semarang, sebagai salah satu pusat ekonomi di Jawa Tengah, menghadapi pertumbuhan lalu lintas yang pesat dalam beberapa tahun terakhir. Kalibanteng adalah salah satu simpul lalu lintas utama yang

menghubungkan wilayah perkotaan Semarang dengan daerah sekitarnya dan menjadi pusat kegiatan perdagangan dan komersial. Persimpangan

Kalibanteng ini menghubungkan beberapa jalan yaitu Jalan Siliwangi, Jalan Abdulrahman Saleh, Jalan Pamularsih, Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Yos Sudarso, dan Jalan Bandara Ahmad Yani.

Peningkatan volume kendaraan dan pertumbuhan ekonomi yang signifikan di daerah ini telah menyebabkan kemacetan lalu lintas yang parah.

Lalu lintas yang padat di Kalibanteng memberikan dampak negatif pada mobilitas penduduk, tingkat laka lantas, dan lingkungan. Maka dari itu, pembangunan jalan layang/flyover di Kalibanteng Semarang merupakan upaya

(5)

untuk mengurangi kepadatan volume kendaraan yang menumpuk dan mengurangi dampak negatif yang ada.

1.2. Rumusan Masalah

1.

Apa tujuan serta manfaat pembangunan flyover Kalibanteng?

2. Apa saja data yang dibutuhkan untuk mendukung pembangunan flyover Kalibanteng?

3. Bagaimana proses pembangunan flyover Kalibanteng?

4. Bagaimana hasil dan dampak dari pembangunan flyover?

1.3. Tujuan

1. Memahami dan menganalisis tujuan serta manfaat pembangunan flyover Kalibanteng

2. Menganalisis data yang dibutuhkan untuk mendukung pembangunan flyover Kalibanteng

3. Memahami dan menganalisis langkah-langkah dalam proses pembangunan flyover Kalibanteng

4. Mengidentifikasi hasil dan dampak dari pembangunan flyover

(6)

BAB II PEMBAHASAN

2.1 Tujuan Pembangunan Flyover Kalibanteng Semarang

Pembangunan flyover di Kalibanteng bertujuan untuk mengatasi masalah kemacetan lalu lintas serta meningkatkan efisiensi dan keamanan transportasi di daerah tersebut. Flyover adalah jalan layang yang

memungkinkan kendaraan melewati persimpangan jalan tanpa harus berinteraksi langsung dengan lalu lintas di bawahnya. Beberapa tujuan dan manfaat pembangunan flyover Kalibanteng antara lain:

1. Meningkatkan efisiensi aliran lalu lintas: Flyover akan memungkinkan lalu lintas yang melintasi Kalibanteng untuk bergerak lebih lancar dan cepat, mengurangi kemacetan, dan waktu perjalanan. Hal tersebut terjadi karena flyover memberikan jalur yang terpisah untuk kendaraan yang ingin melintasi persimpangan.

2. Meningkatkan keselamatan lalu lintas: Pembangunan flyover akan

mengurangi potensi terjadinya kecelakaan lalu lintas yang sering terjadi di simpul Kalibanteng, dengan menghindari interaksi langsung antara

kendaraan yang bergerak dalam arah berbeda sehingga dapat mengurangi resiko kecelakaan terjadi.

3. Mendorong pertumbuhan ekonomi: Dengan lalu lintas yang lebih lancar, aktivitas ekonomi di sekitar Kalibanteng diharapkan akan berkembang, menguntungkan para pengusaha dan pedagang lokal.

2.2 Data-Data yang Dibutuhkan

Untuk mendukung pembangunan Flyover Kalibanteng, data-data berikut diperlukan:

1. Volume Lalu Lintas

Mengacu pada jumlah kendaraan yang melewati suatu jalan atau persimpangan pada periode waktu tertentu. Biasanya diukur dalam satuan kendaraan per jam (KPH atau Vehicles per Hour, VPH). Volume lalu

(7)

lintas merupakan salah satu faktor penting dalam perencanaan transportasi dan desain jalan, karena dapat mempengaruhi kecepatan lalu lintas,

efisiensi jalan, dan tingkat kepadatan lalu lintas.

2. Data Kepadatan Lalu Lintas

Data kepadatan lalu lintas adalah informasi tentang tingkat kepadatan atau jumlah kendaraan yang melewati suatu jalan,

persimpangan, atau jalur lalu lintas pada suatu waktu tertentu. Data ini memberikan gambaran tentang seberapa ramai atau padatnya lalu lintas di suatu lokasi pada suatu periode waktu.

Data kepadatan lalu lintas umumnya diukur dalam satuan kendaraan per waktu tertentu, seperti kendaraan per jam (kendaraan per jam, kendaraan per jam per jalur, dll.). Informasi mengenai kepadatan lalu lintas dapat meliputi jumlah total kendaraan yang lewat, kecepatan rata- rata kendaraan, dan tingkat konsentrasi lalu lintas pada suatu wilayah.

Data kepadatan lalu lintas sangat penting dalam perencanaan transportasi dan manajemen lalu lintas. Data ini digunakan untuk memahami pola lalu lintas, mengidentifikasi titik-titik kemacetan,

mengoptimalkan pengaturan lalu lintas, dan merencanakan pembangunan infrastruktur transportasi yang lebih baik. Data kepadatan lalu lintas juga dapat digunakan untuk memperkirakan waktu perjalanan, mengidentifikasi kebutuhan kapasitas jalan yang ditingkatkan, dan menginformasikan pengambilan keputusan terkait pengembangan wilayah.

3. Data kecelakaan

Mengacu pada informasi yang dikumpulkan dan dicatat tentang kejadian kecelakaan, baik itu kecelakaan lalu lintas, kecelakaan industri, atau kecelakaan lainnya. Data ini mencakup berbagai elemen yang terkait dengan kecelakaan, seperti tanggal, waktu, lokasi, jenis kecelakaan, jenis kendaraan yang terlibat, jumlah korban, jenis cedera, penyebab

kecelakaan, dan faktor-faktor lain yang relevan. Data kecelakaan ini sangat penting dalam perencanaan keamanan, pencegahan kecelakaan, dan peningkatan keselamatan. Data tersebut digunakan untuk menganalisis

(8)

tren kecelakaan, mengidentifikasi pola dan faktor risiko, mengevaluasi kesuksesan program pencegahan kecelakaan, dan menetapkan kebijakan dan praktik yang lebih aman.

4. Perkiraan Pertumbuhan Ekonomi

Proyeksi pertumbuhan ekonomi dan perkembangan wilayah sekitar Kalibanteng, serta stimulasi pertumbuhan ekonomi akibat kemudahan akses melewati flyover Kalibanteng.

5. Data Lingkungan

Studi mengenai dampak lingkungan dari proyek pembangunan flyover, termasuk evaluasi dampaknya terhadap kualitas udara dan aspek lingkungan lainnya.

2.3 Langkah yang Dilakukan

Proses pembangunan Flyover Kalibanteng melibatkan serangkaian langkah, seperti:

1. Studi Kelayakan, melakukan studi kelayakan teknis, ekonomis, dan lingkungan untuk menilai apakah pembangunan flyover layak dilakukan.

2. Perencanaan Desain, merancang desain flyover yang sesuai dengan kondisi topografi dan kebutuhan lalu lintas Kalibanteng.

3. Pekerjaan Awal, mengurus segala perizinan setempat untuk melaksanakan proyek dan mengamankan lahan yang dibutuhkan untuk pembangunan flyover.

4. Konstruksi, melakukan pembangunan fisik flyover, termasuk struktur jalan, landasan, dan sistem pengamanan.

2.4 Hasil Rekayasa Lalu Lintas

Setelah pembangunan Flyover Kalibanteng, berikut adalah beberapa hasil dan dampak yang dapat diamati:

1. Meningkatnya Aliran Lalu Lintas, aliran lalu lintas menjadi lebih lancar dan cepat di sekitar Kalibanteng.

2. Pengurangan Kemacetan, waktu perjalanan melintasi Kalibanteng menjadi lebih efisien.

(9)

3. Pengurangan Kecelakaan, terjadi penurunan signifikan dalam jumlah kecelakaan lalu lintas di daerah tersebut.

4. Peningkatan Mobilitas Ekonomi, flyover membantu memfasilitasi perdagangan dan mobilitas ekonomi di wilayah Kalibanteng.

5. Peningkatan Lingkungan, dampak lingkungan yang diharapkan adalah peningkatan kualitas udara karena mengurangi kemacetan lalu lintas.

2.5 Dampak Sebelum dan Sesudah Rekayasa Lalu Lintas 2.5.1 Kondisi Sebelum Dibangun Flyover

Gambar 2.1 Bundaran Kalibanteng Sebelum Dibangun Flyover Dari gambar 2.1 dapat dilihat berbagai kondisi lalulintas yang terjadi seperti:

1. Kemacetan lalu lintas parah

2. Kecepatan rata-rata kendaraan rendah sehingga waktu tempuh lama 3. Terhambatnya pertumbuhan ekonomi di sekitar jalan Kalibanteng 4. polusi udara saat macet

(10)

2.5.2 Kondisi Setelah Dibangun Flyover

Gambar 2.2 Bundaran Kalibanteng Sesudah Dibangun Flyover Dari gambar 2.2 dapat dilihat kondisi lalulintas setelah dibangunya flyover seperti:

1. Penurunan kemacetan lalu lintas dan waktu perjalanan yang lebih singkat

2. Jalan yang lebih baik dan aman untuk pengguna jalan

3. Potensi pertumbuhan ekonomi yang lebih baik karena akses yang lebih baik ke bisnis dan komunitas lokal

4. sirkulasi udara lancar dan lebih bersih

Pembangunan Flyover Kalibanteng di Semarang adalah sebuah contoh konkret yang mengilustrasikan bagaimana investasi dalam infrastruktur dapat memberikan solusi yang efektif terhadap masalah kemacetan lalu lintas, dengan menghasilkan peningkatan signifikan dalam mobilitas kota dan menciptakan dampak positif terhadap lingkungan sekitarnya. Proyek ini menggambarkan betapa pentingnya pengembangan infrastruktur yang berkelanjutan untuk memajukan perkotaan dan menjaga keberlanjutan lingkungan.

(11)

BAB III PENUTUP 3.1

Kesimpulan

Kalibanteng adalah salah satu simpul lalu lintas utama yang

menghubungkan wilayah perkotaan Semarang dengan daerah sekitarnya dan menjadi pusat kegiatan perdagangan dan komersial. Lalu lintas yang padat di Kalibanteng telah mengakibatkan dampak negatif pada mobilitas penduduk, tingkat laka lantas, pertumbuhan ekonomi, dan lingkungan. Pembangunan flyover di Kalibanteng, Semarang, merupakan langkah penting dalam mengatasi masalah kemacetan lalu lintas yang telah lama menjadi permasalahan serius di kawasan ini. Banyak manfaat yang didapat dari pembangunan flyover Kalibanteng, yaitu meningkatkan efisiensi aliran lalu lintas, meningkatkan keselamatan lalu lintas, dan mendorong pertumbuhan ekonomi di sekitar wilayah Kalibanteng.

Proses pembangunan flyover melibatkan serangkaian langkah,

termasuk studi kelayakan, perencanaan desain, pekerjaan awal, dan konstruksi fisik. Semua langkah ini harus dilakukan dengan cermat untuk memastikan proyek berjalan lancar. Hasil dan dampak yang diperoleh setelah

pembangunan flyover adalah peningkatan aliran lalu lintas, pengurangan kemacetan, peningkatan keamanan, dan pertumbuhan ekonomi ke arah yang lebih baik.

Melalui proyek ini, kita dapat melihat betapa pentingnya investasi dalam infrastruktur yang efisien dan aman untuk meningkatkan kualitas hidup penduduk dan mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

3.2 Saran

Berdasarkan dari pengkajian mengenai dampak dari pembangunan flyover Kalibanteng, adapun saran yang kelompok kami ingin sampaikan agar

(12)

pembangunan flyover ini memberi manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat dan lingkungan sekitar adalah:

1. Pemantauan secara berkala

Seiring berjalannya waktu, penting untuk melakukan pemantauan terus-menerus terhadap kinerja flyover Kalibanteng. Hal ini akan

membantu dalam menjaga efisiensi lalu lintas dan keselamatan jalan yang sudah ditingkatkan.

2. Pemanfaatan Data

Data yang telah dikumpulkan selama penelitian ini dapat terus dimanfaatkan untuk mengoptimalkan pengaturan lalu lintas, perencanaan transportasi, dan evaluasi dampak lingkungan.

3. Pemeliharaan Rutin

Memastikan bahwa pemeliharaan rutin dan perbaikan flyover Kalibanteng dilakukan secara berkala untuk memastikan keamanan dan menjaga fungsionalitasnya.

4. Evaluasi Dampak Lingkungan

Melakukan evaluasi dampak lingkungan dari flyover Kalibanteng dan mempertimbangkan langkah-langkah untuk meminimalkan dampak negatif dari pembangunan tersebut.

Referensi

Dokumen terkait