Arif Hidayat
Perancangan antar muka Analisis Shneiderman’s
No The
Principel
Question of consider Mark
Complate 1 Strive for
consistency
Traveloka konsisten menampilkan rekomendasi tempat pada setiap halaman yang kita pilih
☐
2 Enable frequent users to use shortcuts
-
☐ 3 Offer
informative feedback
Pada halaman pesanan pengguna dapat mengetahui status pesanan kita
☐
4 Design dialogue to yield closure
Pengguna dapat mengetahui dengan jelas bahwa halaman yang dia kunjungi adalah halaman yang di tuju
☐
5 Offer simple error handling
-
☐ 6 Permit easy
reversal of actions
- Tidak ada button kembali pada saat kita sudah ada di
halaman tertentu ☐
7 Support internal locus of control
-
☐
8 Support internal locus of
control Pengguna dapat mengetahui dengan jelas lokasi bandara asal hingga bandara yang di tuju
☐
1. Strive for consistency (Upayakan Konsistensi):
Apakah gaya elemen ini dipertahankan di seluruh situs/aplikasi?
Apakah konten ini ditempatkan di lokasi yang tepat sesuai hierarki situs?
Apakah ini mengikuti konvensi untuk platform yang dipilih?
Bagaimana Anda bisa membuat desain Anda lebih konsisten?
2. Enable frequent users to use shortcuts (Mengaktifkan Pemakaian Pintasan untuk Pengguna Berpengalaman):
Apakah ada pintasan yang tersedia untuk pengguna yang lebih berpengalaman?
Untuk siapa produk ini dirancang?
Akankah ada kebutuhan untuk mempertimbangkan pengguna berpengalaman?
Bagaimana Anda bisa membuatnya lebih mudah dan cepat untuk pengguna berpengalaman?
3. Offer informative feedback (Tawarkan Umpan Balik yang Informatif):
Apakah pengguna tahu di mana mereka berada dalam proses?
Apakah pengguna tahu apa yang telah mereka lakukan setelah melakukan tindakan ini?
Bagaimana Anda mengkomunikasikan umpan balik ini kepada pengguna Anda?
4. Design dialogue to yield closure (Desain dialog untuk memberikan penutupan):
Apakah pengguna harus menebak di sini?
Apakah cukup jelas dan jelas untuk audiens yang dituju?
Apakah ada langkah selanjutnya untuk pengguna?
Bagaimana Anda mengkomunikasikan status sistem kepada pengguna?
5. Offer simple error handling (Tawarkan Penanganan Kesalahan yang Sederhana):
Apakah Anda telah melakukan segala sesuatu yang dapat diimajinasikan untuk mencegah kesalahan ini terjadi dari sisi Anda?
Apakah kesalahan ini dapat dihindari pada awalnya?
Jika pengguna membuat kesalahan, seberapa mudah bagi mereka untuk memperbaikinya?
6. Permit easy reversal of actions (Izinkan Pembalikan Tindakan dengan Mudah):
Berapa langkah yang harus diambil pengguna untuk membalikkan tindakan mereka?
Apakah pengguna akan dengan cepat menyadari bahwa mereka perlu membalikkan tindakan pertama?
Bagaimana Anda bisa membuat pengguna mendeteksi kemungkinan pembalikan?
7. Support internal locus of control (Dukung Locus of Control Internal):
Apakah pengguna akan merasa berada dalam kontrol pada titik sentuh khusus ini di aplikasi Anda?
Akankah mereka terkejut dengan cara yang tidak menyenangkan?
Apakah situs terasa mudah dinavigasi?
Apakah pengguna merasa aman dan dalam kontrol?
8. Support internal locus of control (Dukung Locus of Control Internal):
Apakah ada cukup petunjuk visual di sini bagi pengguna untuk menemukan fungsionalitas atau item?
Apakah mereka harus mengingat hal-hal untuk memahami apa yang sedang terjadi?
Bagaimana Anda bisa membantu pengguna mengingat?