PENDAHULUAN
Latar Belakang
Sistem Pengendalian Manajemen (SPM) penting dalam sistem pengendalian dan umpan balik formal, yang bertujuan untuk memantau hasil organisasi dan mengoreksi standar deviasi dari kinerja yang telah ditetapkan sebelumnya (Hofstede dalam Lekatompessy, 2012). Sistem pengendalian manajemen pada dasarnya adalah sistem yang digunakan oleh manajemen untuk membangun masa depan suatu organisasi. Visi dan misi organisasi perusahaan diharapkan dapat tercipta dan kemudian dilaksanakan dengan menerapkan struktur sistem pengendalian manajemen.
Rumusan Masalah
Meskipun PERUMDA merupakan perusahaan utilitas publik atau perusahaan yang tidak mengutamakan faktor keuntungan, namun peningkatan pelayanan air bersih kepada masyarakat memerlukan dukungan finansial yang dapat menjamin kelancaran operasional perusahaan (Adziem, 2017).
Tujuan Penelitian
Manfaat Penelitian
Berdasarkan uraian diatas, melihat permasalahan tersebut maka penulis tertarik untuk melakukan penelitian yang berjudul “Analisis Sistem Pengendalian Manajemen Untuk Peningkatan Kinerja Pegawai Pada Perusahaan Daerah Air Minum (PERUMDA) Di Kota Makassar”. Bagi para pembaca, sebagai bahan referensi dalam melakukan penelitian lebih lanjut mengenai subjek pengendalian manajemen.
TINJAUAN PUSTAKA
Tinjauan Teori
- Pengertian Sistem Pengendalian Manajemen
- Struktur Sistem Pengendalian Manajemen
- Proses Sistem Pengendalian Manajemen
Pertumbuhan dan perubahan lingkungan organisasi mempengaruhi struktur organisasi, terutama pembentukan departemen-departemen dalam organisasi. Dalam struktur organisasi fungsional, setiap manajer bertanggung jawab atas salah satu dari beberapa fungsi dalam organisasi. Dalam struktur organisasi divisi, manajer divisi dapat mengembangkan strategi bisnisnya masing-masing; setiap divisi dapat menghadapi persaingan selain divisi tersebut.
Penelitian Terdahulu
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sistem pengendalian manajemen pada CV Socialstyrelsen Baru Ambarukmo sudah baik. Peran sistem pengendalian manajemen dalam pengadaan barang dan jasa publik (studi kasus pada Dinas Kesehatan Kabupaten Jeneponto).
Kerangka Penelitian
METODE PENELITIAN
- Jenis Penelitian
- Lokasi dan Waktu Penelitian
- Instrumen Penelitian
- Sumber Data
- Teknik Pengumpulan Data
- Teknik Analisis Data
Cara kerja teknik ini adalah peneliti akan memperhatikan dan mengamati secara mendalam kondisi lingkungan pada Perusahaan Daerah Air Minum (PERUMDA) Kota Makassar dan berbagai aktivitas yang berkaitan dengan sistem pengendalian manajemennya. Dalam penelitian ini yang menjadi narasumber adalah Kepala Staf Umum dan Kepegawaian, 2 orang pegawai dan 1 orang pelanggan Perusahaan Umum Daerah Air Minum (PERUMDA) Kota Makassar untuk menggali informasi dan mengetahui secara mendalam tentang sistem penyediaan air bersih. . dekat Perusahaan Daerah Air Minum (PERUMDA). ) Kota Makasar. Pada bagian ini penulis akan menjelaskan fokus penelitian yaitu analisis sistem pengendalian manajemen terhadap peningkatan kinerja pegawai pada Perusahaan Daerah Air Minum (PERUMDA) Kota Makassar.
Berdasarkan wawancara mendalam yang dilakukan peneliti dengan informan mengenai sistem pengendalian manajemen untuk meningkatkan kinerja pegawai pada Perusahaan Umum Daerah Air Minum (PERUMDA) Kota Makassar. Berdasarkan wawancara mendalam yang dilakukan peneliti dengan informan mengenai peningkatan kinerja pegawai pada Perusahaan Umum Daerah Air Minum (PERUMDA) Kota Makassar. Peneliti ini menggunakan metode deskriptif kualitatif untuk menganalisis sistem pengendalian manajemen untuk meningkatkan kinerja pegawai pada Perusahaan Umum Daerah Air Minum (PERUMDA) di Kota Makassar.
Dari penjelasan di atas terlihat jelas bahwa sistem pengendalian manajemen yang digunakan oleh Perusahaan Umum Daerah Air Minum (PERUMDA) Kota Makassar adalah sistem pengendalian manajemen kinerja. Peneliti menyarankan untuk memberikan motivasi kepada pegawai Perusahaan Daerah Air Minum (PERUMDA) Kota. 1 Sistem pengendalian manajemen yang efektif untuk meningkatkan kinerja pegawai pada Perusahaan Daerah Air Minum PERUMDA Kota Makassar.
IW Mohon maaf mengganggu waktu bapak, demikianlah judul proposal penelitian saya Analisis Sistem Pengendalian Manajemen Untuk Peningkatan Kinerja Pegawai Pada Perusahaan Umum Daerah Air Minum (PERUMDA) Kota Makassar.
HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
Gambaran Umum Objek Penelitian
Perusahaan Umum Daerah Air Minum (PERUMDA) Kota Makassar, terus mengalami perkembangan melalui tahap demi tahap dalam lintasan sejarah yang cukup panjang, dimulai pada tahun 1924 dengan dibangunnya Instalasi Pengolahan Air (IPA) I Ratulangi oleh Belanda Timur - Pemerintah Kepulauan Hindia menetapkan kapasitas produksi terpasang Waterleidingbedrijf 50 l/d, kemudian pada masa pendudukan Jepang tahun 1937 ditingkatkan menjadi 100 l/d. Air baku diambil dari Sungai Jeneberang yang terletak 7 km sebelah selatan kota, dipompa melalui saluran tertutup. ke instalasi Ratulangi. Pada tahun 1976, status PERUMDA berubah dari Dinas Air Minum menjadi Perusahaan Air Minum Ujung Pandang Kodya sesuai dengan Peraturan Daerah No. Untuk memenuhi kebutuhan air penduduk Kota Makassar yang semakin meningkat, dibangunlah Instalasi Pengolahan Air (IPA) Panaikang II pada tahun 1977 dengan kapasitas tahap pertama sebesar 500 l/d.
Pada tahun 1985, melalui paket pengembangan Perum Perumnas, dibangun Instalasi Pengolahan Air (IPA) Antang III dengan kapasitas awal 20 l/d. Untuk memenuhi kebutuhan air bersih khususnya di wilayah layanan TPA Antang yang jumlah pelanggannya terus meningkat, PDAM Kota Makassar meningkatkan kapasitas produksi IPA Antang dari 40 liter/hari menjadi 90 liter/hari pada tahun 2003. Pada tahun 1993, melalui paket subsidi pemerintah pusat, dibangun Instalasi Pengolahan Air (IPA) Maccini Sombala IV dengan kapasitas terpasang 200 l/, yang merupakan sumber air baku Sungai Jeneberang.
Menjadi perusahaan air minum regional yang sehat, sadar menjadi salah satu perusahaan air minum terbaik, bersih dan profesional serta berwawasan global. Sebelum penulis menjelaskan tentang struktur organisasi PERUMDA Perusahaan Daerah Air Minum khususnya pada bab Umum, ada baiknya penulis menjelaskan pengertian struktur dan organisasi serta format yang digunakan Perusahaan Air Minum Umum Daerah. (PERUMDA) Kota Makassar. Melaksanakan pelatihan bagi anggota KORPRI dan pembinaan mental, spiritual, dan fisik pegawai PERUMDA serta keluarga. i) Melaksanakan tugas lain dari atasan. j) Menyusun laporan hasil pelaksanaan tugas Tabel 2.1.
Badan Umum Daerah Air Minum (PERUMDA) Kota Makassar didirikan dengan tujuan utama mewujudkan dan meningkatkan pelayanan publik terhadap kebutuhan masyarakat akan air bersih di wilayah Kota Makassar.
Hasil Penelitian
Data hasil penelitian pada penelitian ini diperoleh melalui wawancara mendalam yang dilakukan peneliti pada bulan Desember 2021. Dimana informan yang melakukan wawancara mendalam adalah kepala staf, karyawan dan pelanggan PERUMDA Kota Makassar. Hasil wawancara mendalam yang dilakukan dengan Bpk. Muhammad Saleh selaku ketua bagian umum dan pelayanan umum PERUMDA Kota Makassar, adalah sebagai berikut :.
Peneliti kemudian menanyakan lebih lanjut kepada informan bagaimana tanggapan manajemen jika terjadi penurunan kinerja pegawai. Kita ada yang namanya pelatihan pegawai, bahwa penurunan kinerja pegawai itu bukan berupa sistemnya melainkan perorangan seseorang, jika kemudian ada bagian tertentu yang turun dalam prestasi kerjanya, padahal misalnya lebih. pribadi, misalnya pegawai yang dulunya masuk kerja tepat waktu, namun ada istirahat, sering datang terlambat ke kantor. maka orang tersebut adalah orangnya, dan jika hal tersebut terjadi maka pihak manajemen akan memanggil pegawai tersebut untuk melakukan pelatihan selama masih dalam keadaan normal, kecuali permasalahan yang melanggar aturan yang telah ditetapkan, misalnya pelanggaran terhadap standar operasional prosedur perusahaan. SOP, misalnya menaikkan biaya pemasangan sambungan baru melebihi yang tertera. “Perusahaan sudah memutuskan dapat ditindak tegas dan dikenakan sanksi, sanksinya berupa sanksi ringan dan sanksi berat, bahkan sampai dengan pemecatan (wawancara Selasa, 7 Desember 2021). Motivasi diberikan oleh manajemen untuk meningkatkan kualitas dan kemampuan kerja.
Peneliti kemudian menanyakan kepada informan apakah keterampilan kerja yang baik dapat meningkatkan citra perusahaan. Kemudian peneliti juga menanyakan kepada informan apakah dengan adanya faktor internal dapat menyebabkan pengakuan kinerja pegawai yang baik. “Kinerja pegawai dapat diketahui dengan baik berdasarkan beberapa faktor internal, antara lain dengan memberikan penghargaan kepada pegawai yang berprestasi, artinya dengan diberikannya penghargaan tersebut maka perusahaan mengakui kinerja pegawai dengan baik karena dapat membawa manfaat yang besar bagi perusahaan itu sendiri.”
Peneliti selanjutnya mencari informasi apakah keterampilan kerja yang baik dapat meningkatkan citra perusahaan.
Pembahasan
Sistem pengendalian manajemen efektif dalam meningkatkan kinerja pegawai PERUMDA Kota Makassar. Karyawan harus mengikuti SOP standar operasional prosedur sehingga menjadi acuan dalam pelaksanaan proses kerja sesuai tugas dan fungsi masing-masing sumber daya manusia di perusahaan. Kinerja pegawai PERUMDA Kota Makassar berjalan dengan sangat baik, terlihat dalam menciptakan kepuasan kerja dan memenuhi kebutuhan pegawai untuk meningkatkan citra perusahaan. Analisis Penerapan Sistem Pengendalian Manajemen Penyaluran Kredit di Kota Manado Bri, Jurnal Penelitian Ekonomi, Manajemen, Bisnis dan Akuntansi Vol 1, Edisi 3, Halaman 603 – 721.
Sistem Pengendalian Manajemen: Pengertian, Fungsi, Manfaat, Unsur, Fase, Faktor‟‟, https://www.gramedia.com/literasi/sistem-control-manajemen/. “Peranan Sistem Pengendalian Manajemen Dalam Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah (Studi Kasus Pada Dinas Kesehatan Kabupaten Jeneponto)” Jurnal Ekonomi Faktur Vol 1, Nomor 1, Halaman 173-178. Interaksi budaya organisasi dengan sistem pengendalian manajemen terhadap kinerja unit usaha pada industri manufaktur dan jasa”, Jurnal Manajemen dan Kewirausahaan Vol 13, Nomor 2, Halaman 151-161.
IW Metode penelitian yang saya gunakan adalah wawancara mendalam terhadap informan yang berperan penting terhadap kinerja pegawai di (PERUMDA) Kota Makassar. IW Salah satu manajer yang mengatur sistem pengendalian manajemen atas kinerja pegawai dan dua pegawai (PERUMDA) Kota Makassar. MS Kita ada yang namanya pembinaan pegawai, bahwa penurunan kinerja pegawai itu bukan dalam bentuk sistemnya, melainkan secara individu, jika kemudian ada bagian tertentu yang jatuh pada kinerja kerja, maka misalnya lebih pribadi, mis. pegawai yang biasanya datang kerja tepat waktu, namun ada pergantian, sering datang terlambat. pekerjaan, maka itu adalah orang, dan jika hal ini terjadi, manajemen akan memanggil karyawan tersebut untuk melakukan pembinaan selama masih normal, kecuali masalah yang melanggar aturan yang telah ditetapkan, misalnya pelanggaran standar operasional prosedur SOP, misalnya, dengan meningkatkan biaya pemasangan konektor baru di luar. yang diidentifikasi oleh perusahaan dapat ditindak tegas dan dikenakan sanksi, yang meliputi sanksi ringan dan sanksi berat, hingga dan termasuk pemecatan.
H. Motivasi yang diberikan pimpinan kepada pegawai antara lain membuka forum diskusi dimana pegawai menjelaskan program kerja yang dilaksanakannya. Sedangkan cara kepemimpinan untuk meningkatkan kualitas dan kemampuan kerja pegawai adalah dengan memberikan bimbingan dan pelatihan sesuai bidangnya, menambah wawasan seperti seminar, pembekalan bagaimana program dilaksanakan dan memberikan gaji yang sesuai untuk meningkatkan kemampuan kinerja pegawai.
PENUTUP
Kesimpulan
Saran
Makassar semakin maju terutama dalam hal ilmu pengetahuan yang sesuai dengan bidang pegawai PERUMDA Kota Makassar. Peneliti mengusulkan untuk melakukan penelitian tentang bagaimana strategi PERUMDA Perum Daerah Air Minum Kota Makassar mengatasi kelangkaan air pada musim kemarau. “Peranan Sistem Informasi Akuntansi Sebagai Alat Manajemen Dalam Pengambilan Keputusan Penganggaran Biaya Pada Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Makassar” Jurnal Perspektif Vol 2, Edisi 1, Halaman 173-179.
Transkrip wawancara tanggal 7 Desember 2021 antara peneliti (Muhammad Indrawaldi) dengan Bapak Muhammad Saleh sebagai informan kunci, Kepala Staf Umum dan Aparatur Sipil Negara (BUMN) Daerah. Transkrip wawancara tanggal 20 Desember 2021 antara peneliti (Muhammad Indrawaldi) dan Pak Helmi sebagai informan non kunci. IW oke pak, terima kasih sebelumnya, berikut ini pak, motivasi apa yang diberikan pihak manajemen untuk meningkatkan kualitas dan kemampuan kerja.
Transkrip wawancara tanggal 20 Desember 2021 antara peneliti (Muhammad Indrawaldi) dan Bapak. Rio sebagai informan non-kunci.