PENDAHULUAN
Rumusan Masalah
Bagaimana pemerintah dan swasta bekerja sama mengelola objek wisata Pantai Baloiya di Kecamatan Bontosikuyu Kabupaten Kepulauan Selayar. Apa faktor pemungkin dan penghambat kerjasama pemerintah-swasta dalam pengelolaan objek wisata Pantai Baloiya di Kecamatan Bontosikuyu Kabupaten Kepulauan Selayar.
Tujuan Penelitian
Kegunaan Penelitian
Penelitian ini diharapkan bermanfaat bagi masyarakat yang membutuhkan informasi pariwisata secara umum dan bermanfaat bagi peneliti dalam menambah ilmu pengetahuan untuk memahami pengelolaan pariwisata yang baik, dalam hal ini pengembangan objek wisata pantai Baloiya di Kecamatan Bontosikuyu Selayar. Kabupaten Kepulauan.
TINJAUAN PUSTAKA
Konsep Kerjasama
Berhasil atau tidaknya kerjasama tersebut ditentukan oleh peran kedua orang atau pihak yang melakukan kerjasama tersebut. Jangka waktu tertentu menunjukkan bahwa kerjasama tersebut mempunyai batas waktu yang berarti adanya kesepakatan antara kedua belah pihak kapan kerjasama tersebut berakhir. Berdasarkan uraian di atas dapat disimpulkan bahwa kerjasama harus menciptakan kesadaran dan saling menguntungkan kedua belah pihak.
Prinsip-Prinsip Kerjasama
Namun kedua belah pihak memberikan kontribusi atau peran yang sesuai dengan kekuatan dan potensi masing-masing pihak, sehingga keuntungan atau kerugian yang dicapai atau diderita kedua belah pihak sebanding. Proses dan lembaga pemerintah memberikan hasil yang sesuai dengan kebutuhan warga negara dan dengan memanfaatkan sumber daya yang ada dengan sebaik-baiknya. Pengambil keputusan di pemerintahan, sektor swasta dan organisasi masyarakat bertanggung jawab kepada masyarakat dan lembaga yang berkepentingan.
Peraturan Daerah Kabupaten Kepulauan Selayar Nomor 7 Tahun
Tahapan usaha pengembangan fasilitas wisata sebagaimana dimaksud pada ayat Usaha penawaran setiap jenis akomodasi sebagaimana dimaksud pada ayat 1 dibedakan berdasarkan jenis dan tingkat fasilitas. Usaha penyediaan makanan dan minuman sebagaimana dimaksud pada ayat 1 dapat dilakukan sebagai bagian dari penyediaan akomodasi atau sebagai usaha mandiri.
Usaha penyediaan angkutan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dapat dilakukan oleh perusahaan angkutan wisata khusus, atau perusahaan angkutan umum yang juga menyediakan angkutan wisata khusus, atau perusahaan angkutan umum yang dapat digunakan sebagai angkutan wisata. Upaya penyediaan sarana wisata air sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dapat dilakukan di laut, sungai, danau, rawa, dan waduk. Kemudahan akses dan pemerataan kunjungan wisata sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dicapai melalui pembukaan jalur wisata baru.
Pengendalian sebagaimana dimaksud dalam Pasal 40 dilakukan dalam bentuk pengenaan sanksi sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Penyelenggaraan dan pengendalian sebagaimana dimaksud dalam Pasal 39 dan Pasal 40 dilaksanakan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata serta instansi terkait. Peningkatan profesionalisme sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dicapai melalui pendidikan, pelatihan, magang, dan studi banding yang diselenggarakan oleh pemerintah atau swasta.
Pengembangan produk pariwisata dan pasar pariwisata sebagaimana dimaksud dalam Pasal 36 dapat dilakukan oleh perseorangan, koperasi, dan badan hukum.
Jenis Kerjasama Pemerintah dan Swasta Dalam Pengelolaan
Jenis kerjasama pemerintah dan swasta dalam pengelolaan pariwisata Kerjasama pemerintah dan swasta dalam pengelolaan pariwisata berjalan beriringan. Pengelola wisata harus memberikan perhatian khusus terhadap kedua aspek tersebut agar wisatawan yang berkunjung mempunyai kesan yang baik terhadap produk wisata yang dinikmatinya, sehingga pemerintah dan pihak manajemen/swasta harus dapat memberikan jaminan keamanan tersebut kepada masyarakat dan wisatawan yang datang.
Pola Hubungan Kerjasama Pemerintah Dan Swasta
Dalam hal ini pemerintah mempunyai peranan yang sangat penting, misalnya dalam membuat peraturan mengenai tata cara pendidikan yang harus dilaksanakan oleh lembaga pendidikan khusus pariwisata. Dalam pelaksanaannya, ada lima hal utama yang harus dilakukan demi keberhasilan pembuatan rencana pengelolaan, yaitu: konsultasi, kerjasama, koordinasi dan komitmen dari semua pihak yang terlibat dalam pengelolaan pariwisata. Sebagai pihak yang mempunyai peranan strategis dalam pengelolaan pariwisata yaitu sebagai pengemban kewenangan daerah dan politik khususnya dalam pengambilan kebijakan perencanaan fisik dan sosial.
Pengembangan pariwisata walaupun dapat dilakukan dengan dana yang terbatas, namun untuk beberapa hal, misalnya. membangun sarana dan prasarana pendukung memerlukan modal yang besar, misalnya. membangun: rumah makan/restoran, hotel/penginapan lainnya, jalan dan fasilitas penunjang pariwisata lainnya. . Pihak swasta harus mengetahui apa saja kebijakan pemerintah dalam pengelolaan pariwisata, sehingga ketika mereka menjalankan dan mengembangkan perusahaannya tidak bertentangan dengan kebijakan pemerintah. Selain itu, mereka juga perlu mengetahui apa saja kebutuhan dan harapan masyarakat agar tidak terjadi konflik kepentingan dengan masyarakat.
Dampak Pengelolaan Pariwisata
Kerjasama Pemerintah-Swasta Dalam Pengelolaan Objek Wisata Pantai Baloiya di Kecamatan Bontosikuyu Kabupaten Kepulauan Selayar. Penelitian ini berfokus pada kerjasama pemerintah-swasta dalam pengelolaan objek wisata Pantai Baloiya di Kecamatan Bontosikuyu Kabupaten Kepulauan Selayar. Oleh karena itu, penelitian ini akan mengkaji bagaimana kemitraan pemerintah-swasta dalam pengelolaan objek wisata Pantai Baloiya sudah terlaksana secara maksimal atau belum di Kabupaten Kepulauan Selayar.
Dimana dalam hal ini merupakan kerjasama pemerintah-swasta dalam pengelolaan fasilitas wisata Pantai Baloiya Kabupaten Kepulauan Selayar. Kami berharap Wisata Pantai Baloiya (SIR) selalu diberikan perhatian penuh dalam pengelolaan Objek Wisata Pantai Baloiya. Berdasarkan hasil wawancara dan observasi yang dilakukan, terlihat bahwa pemerintah daerah dalam hal ini Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kepulauan Selayar berharap agar objek wisata Pantai Baloiya bisa kembali ramai dikunjungi wisatawan seperti biasanya.
Staf memegang peranan yang sangat penting dalam pengelolaan tempat wisata khususnya objek wisata Pantai Baloiya. Bagi pihak swasta juga ada yang bergerak untuk berinvestasi pada pengelolaan objek wisata Pantai Baloiya. Berdasarkan hasil penelitian kerjasama pemerintah-swasta dalam pengelolaan objek wisata Pantai Baloiya Kabupaten Kepulauan Selayar dapat disimpulkan sebagai berikut.
Kerja sama antara pemerintah daerah (Dinas Pariwisata dan Kebudayaan) dengan pihak swasta dalam pengelolaan objek wisata Pantai Baloiya sudah berjalan dengan baik atau sesuai dengan yang diharapkan.
Karangka Pikir
- Fokus Penelitian
Definisi Fokus Penelitian
Kerjasama dalam hal ini merupakan suatu kesepakatan antara dua orang atau lebih yang saling menguntungkan. Dalam hal ini, pemerintah dan swasta mempunyai kekuasaan untuk mengambil kebijakan politik yang bertujuan untuk memberikan perlindungan terhadap benda cagar alam dan budaya, misalnya melalui berbagai undang-undang, peraturan daerah, dan peraturan lainnya yang terkait langsung maupun tidak langsung dengan pengelolaan pariwisata. . Pemerintah dan swasta bertanggung jawab menyediakan infrastruktur pariwisata, misalnya infrastruktur nasional dan regional yang biasanya terfokus pada bandar udara, pelabuhan laut, fasilitas yang berkaitan dengan infrastruktur umum dan layanan pendukung bagi wisatawan seperti air, listrik, komunikasi dan keamanan.
Dalam hal ini pemerintah mempunyai peranan yang sangat penting, misalnya membuat peraturan mengenai tata cara pendidikan yang akan dilaksanakan. Promosi dan pemasaran pariwisata merupakan upaya pemerintah maupun swasta untuk mempromosikan suatu daya tarik wisata, baik melalui brosur, file/CD, internet, dan lain-lain. dengan tujuan menarik wisatawan untuk mengunjungi objek wisata tersebut.
METODE PENELITIAN
Jenis dan Tipe Penelitian
Sumber Data
Informan penelitian
Fokus Penelitian
Teknik Pengumpulan Data
Dengan menggunakan teknik acak, yaitu siapa saja yang ditemui pada saat penelitian dijadikan sampel. Dalam wawancara tersebut, penulis melakukan dialog langsung dengan para informan yang dianggap mampu memberikan informasi yang akurat dan tepat mengenai hal-hal terkait kerjasama pemerintah-swasta dalam pengelolaan objek wisata di Pantai Baloiya Kecamatan Bontosikuyu Kabupaten Kepulauan Selayar. . Penulis mengajukan pertanyaan secara lisan dan terstruktur, sehingga fokus pembahasannya adalah kerjasama pemerintah-swasta dan klasifikasi data sekunder.
Observasi: Penulis melakukan penelitian secara langsung pada subjek penelitian untuk melihat aktivitas sebenarnya yang dilakukan oleh pemerintah dan swasta serta masyarakat sampel. Kajian dokumentasi, penulis mengkaji naskah, buku, literatur, dan peraturan terkait kemitraan pemerintah-swasta. Kajian ini menambah kejelasan pembahasan secara detail permasalahan yang dihadapi pemerintah dan swasta dalam pengelolaan objek wisata Pantai Baloiya di Kecamatan Bontosikuyu Kabupaten Selayar.
Teknik Analisis Data
Analisis data merupakan bagian yang sangat penting dalam metode penelitian, karena dengan analisis data dapat memberikan makna dan pengertian yang berguna dalam memecahkan masalah penelitian. Mengedit berarti mengkaji kembali catatan setelah kembali dari lapangan, data diperoleh, dikumpulkan, direduksi, diseleksi, kemudian data yang relevan dirangkum dalam permasalahan peneliti. Interpretasi, penafsiran yaitu pencarian data yang lebih luas dari data yang sudah ada, diolah bersama-sama dengan data yang diperoleh dari wawancara dan dikaitkan dengan teori-teori ilmiah yang berkaitan dengan permasalahan yang dihadapi.
Keabsahan Data
Dari sisi pengelolaan, Selayar Island Resort and Dive Center memiliki beberapa petugas yang terdiri dari tenaga honorer Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kepulauan Selayar dan masyarakat sekitar objek wisata Pantai Baloiya sebagai upaya pemberdayaan. Astana Kunti Bali selaku perwakilan pengelola Objek Wisata Pantai Baloiya Kecamatan Bontosikuyu Kabupaten Kepulauan Selayar memfasilitasi segala kebutuhan wisatawan selama berkunjung ke Objek Wisata Pantai Baloiya. Hal ini memberikan dampak yang besar terhadap pengelolaan objek wisata Pantai Baloiya, terlihat dari selisih jumlahnya yang tidak terlalu besar yaitu sekitar.
Ada beberapa hal yang harus diperhatikan pemerintah dalam perannya dalam mengelola tempat wisata, khususnya objek wisata Pantai Baloiya. Dari hasil wawancara diatas dapat disimpulkan bahwa pemerintah dan swasta dalam perlindungan alam, budaya atau benda-benda di objek wisata Pantai Baloiya memberdayakan masyarakat sebagai petugas kebersihan di objek wisata Pantai Baloiya. Sebaliknya kenyamanan wisatawan akan tercapai jika rasa aman terpenuhi seperti pada objek wisata Pantai Baloiya.
Bicara soal keamanan di Pantai Baloiya dulunya kurang aman karena adanya pengunjung dan masyarakat sekitar. Sumber daya manusia dalam pengelolaan objek wisata sangatlah penting, terutama aparat pemerintah daerah yang akan terlibat langsung dalam pengelolaan objek wisata Pantai Baloiya. Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar diharapkan dapat menjaga kerjasama yang baik dengan pengelola objek wisata Pantai Baloiya yaitu Selayar Islan Resort and Diving Center atau pihak swasta PT Astana Kunti (Bali).
Dengan adanya kegiatan perjalanan wisata serta sarana dan prasarana yang memadai maka daya tarik wisata Pantai Baloiya dapat dikembangkan secara maksimal. Walaupun sarana dan prasarana yang ada di objek wisata Pantai Baloiya masih dikatakan belum lengkap, namun hal tersebut tidak menyurutkan semangat pemerintah dan swasta, serta peran serta masyarakat setempat dalam pengelolaan wisatawan Pantai Baloiya. . daya tarik Oleh karena itu, pemerintah dan swasta harus terus berupaya mengembangkan atau mengelola daya tarik wisata Pantai Baloiya untuk meningkatkannya.
HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
Jenis Kerjasama Pemerintah dan Swasta Dalam