PERAN MAHASISWA KULIAH KERJA NYATA (KKN) MENGABDI DIRI MELALUI PEMBERSIHAN LINGKUNGAN MASJID DI DESA TANGNGA –
TANGNGA KABUPATEN POLEWALI MANDAR
Dr. Muhammad Aqil, S.Kom., M.M [email protected]
Muhammad Riswandi Ramlan, Mustari, Masyita Febrianti Hamzah, Sukirman, Denraunga, Fitrah Wulandari, Ardania, Wulan Purnama Said, Gita Sari, Yani Anggraini, Alim B
Universitas Muhammadiyah Mamuju
ABSTRAK
Kuliah Kerja Nyata (KKN) adalah bentuk pengabdian mahasiswa kepada masyarakat dan merupakan salah satu bagian dari Tri Dharma Perguruan Tinggi. Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) diharapkan mahasiswa semakin matang dalam penerapan ilmu pengetahuan sesuai disiplin keilmuannya.
Terlaksananya Kuliah Kerja Nyata (KKN) mewujudkan pendidikan yang lebih efektif melalui pendidikan yang langsung dialami mahasiswa untuk diterapkan ditengah-tengah masyarakat, jadi tidak hanya sekadar materi, tetapi yang lebih penting aplikasi teori-teori yang diperoleh dibangku kuliah diterapkan di lingkungan masyarakat. Desa Tangnga-Tangnga Kecamatan Tinambung kabupaten Polewali mandar menjadi lokusi terlaksananya program Kuliah Kerja Nyata (KKN). Desa Tangnga-Tangnga salah satu desa yang berada di Kecamatan Tinambung Kabupaten Polewali Mandar, dengan luas wilayah kurang lebih 1,13 M2, berdasarkan data administrasi pemerintah Kecamatan Tinambung tahun 2023, jumlah penduduk Desa Tangnga-Tangnga terdiri dari 794 KK, dengan jumlah total 3220 jiwa, dengan rincian 1568 laki-laki dan 1652 perempuan. Mahasiswa dituntut untuk mencari permasalahan melalui mekanisme sistem kerja interdisipliner keilmuan masing-masing. Melalui kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) ini diharapkan juga dapat dijadikan sebagai Jembatan bagi mahasiswa untuk menuju kehidupan yang sesungguhnya, yaitu setelah mahasiswa tersebut lulus dari perguruan tinggi. Berdasarkan pertimbangan- pertimbangan tersebut maka kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) dianggap penting dan harus diselenggarakan sebagai upaya mengandikan diri kepada masyarakat.
Kata Kunci: Kuliah Kerja Nyata,Pembersihan Lingkungan ABSTRACT
Real Work Lectures (KKN) are a form of student service to the community and are one part of the Tri Dharma of Higher Education. It is hoped that students will become more mature in applying knowledge according to their scientific discipline in Real Work Lecture (KKN) activities. The implementation of Real Work Lectures (KKN) creates more effective education through education that is directly experienced by students to be applied in society, so it is not just material, but more importantly the application of theories obtained in college is applied in the community environment. Tangnga-Tangnga Village, Tinambung District, Polewali Mandar Regency is the locus for implementing the Community Service Program (KKN). Tangnga-Tangnga Village is one of the villages in Tinambung District, Polewali Mandar Regency, with an area of approximately 1.13 M2, based on government administration data from Tinambung District in 2023, the population of Tangnga-Tangnga Village consists of 794 families, with a total of 3220 souls, with details of 1568 men
mechanisms of their respective scientific interdisciplinary work systems.
Through this Real Work Lecture (KKN) activity, it is hoped that it can also be used as a bridge for students to get to real life, namely after the student graduates from college. Based on these considerations, Real Work Lecture (KKN) activities are considered important and must be held as an effort to present oneself to the community.
Keywords: Real Work Lectures, Environmental Cleaup
I. PENDAHULUAN
Pemberdayaan masyarakat bagian dari upaya mahasiswa sebagai gerenasi muda terdidik mendekatkan diri kepada masyarakat, setiap wilayah umumnya memiliki permasalan-permasalahan yang kompleks di tengah-tengah masyarakat, hasil observasi dan pengmpulan data dari pemerintah Kecamatan Tinambung terdapat permasalahan yang paling mendasar seperti pendidikan masyarakat yang masih rendah, kesadaran hidup sehat, kesulitan dalam mendapatkan tambahan penghasilan keluarga dan kurangnya pengetahuan dan pengalaman dalam mengelola sumber daya yang dimiliki, seperti hasil tangkap ikan bagi masyarakat nelayan.Pemberdayaan diharapkan mampu mengubah tatanan hidup masyarakat kearah yang lebih baik, sebagaimana cita- cita bangsa untuk mewujudkan masyarakat yang adil, demokratis, sejahtera dan maju. Pemberdayaan masyarakat merupakan usaha untuk membuat masyarakat menjadi berdaya melalui upaya pembelajaran sehingga mereka mampu untuk mengelola dan bertanggung jawab atas program pembangunan dalam komunitasnya. Upaya dalam mewujudkan pemberdayaan masyarakat di Desa Tangnga-Tangnga dengan cara perbaikan tingkat pendidikan masyarakat, tingkat perekonomian masyarakat, kesadaran masyarakat pola hidup sehat, peran serta masyarakat, optimalisasi sumber daya alam yang tersedia, perbaikan kondisi sosial masyarakat, dan kemandirian masyarakat untuk berubah menjadi masyarakat yang sejahterah.
Tujuan dari pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) disamping sebagai kewajiban mahasiswa dalam mengikuti mata kuliah intrakurikuler juga melibatkan mahasiswa, staf pengajar serta pembangunan daerah untuk menuju tercapainya manusia yang maju, adil dan sejahtera berdasarkan Pancasila. Sedangkan tujuan diadakannya Kuliah Kerja Nyata (KKN) untuk mendewasakan alam pikiran mahasiswa serta memantapkan wawasan keilmuan dan kemasyarakatan sekaligus memperdalam pengetahuan mahasiswa tentang manfaat pendidikan, meningkatkan tanggung jawab mahasiswa terhadap kemajuan dan kesejahteraan masyarakat, selain itu mahasiswa diharapkan dapat memperoleh gambaran yang jelas tentang tata kehidupan masyarakat secara riil, menggali potensi-potensi yang ada dalam masyarakat, meletakkan dasar-dasar pengembangan sumber daya manusia, sehingga proses transformasi keilmuan dari kampus dapat diterapkan didalam masyarakat, sehingga pada saatnya nanti
II. PROFIL SINGKAT KULIAH KERJA NYATA (KKN)
Posko Kuliah Kerja Nyata (KKN) bertempat di Desa Tangnga-Tangnga yang beranggotakan sebanyak sebelas mahasiswa yang telah terbagi dalam beberapa unit kegiatan
Keterangan gambar : Struktur Organisasi Posko Kuliah Kerja Nyata (KKN) Desa Tangnga-Tangnga, 2024
III. PROFIL SINGKAT DESA TANGNGA-TANGNGA KECAMATAN TINAMBUNG KABUPATEN POLEWALI MANDAR
Desa Tangnga-Tangnga merupakan salah satu desa yang berada di Kecamatan Tinambung Kabupaten Polewali mandar, dengan luas wilayah kurang lebih 1,13 M2 dan mempunyai batas batas daerah sebagai berikut:
Sebelah Utara : Desa Batulaya
Sebalah Timur : Desa Karama
Sebelah selatan : Laut
Sebelah Barat : Sungai Mandar
Jumlah penduduk Desa Tangnga-Tangnga terdiri dari 794 KK, dengan jumlah total 3220 jiwa, dengan rincian 1568 laki-laki dan 1652 perempuan. Potensi Desa Tangnga-Tangnga adalah dalam bidang perikanan, melimpahnya ikan dan dekatnya laut di desa ini merupakan salah satu alasannya.
IV. METODE PELAKSANAAN
Metode yang digunakan dalam pengabdian kepada masyarakat Desa Tangnga-Tangnga melalui observasi masalah, perencanaan kegiatan, persiapan dalam melakukan kegiatan, pelaksanaan kegiatan tempat sasaran sesuai temuan permasalahan, evaluasi hasil kegiatan dan pendampingan kepada masyarakat, adapun detail tahapan kegiatan dapat di lihat pada gambar sebagai berikut:
Gambar 1 Tahap Kegiatan Pengabdian
Keterangan gambar 1 pengabdian kepada masyarakat di Desa Tangnga-Tangnga diantaranya:
1. Observasi Masalah
Observasi dilakukan dengan pengamatan secara langsung dan pengumpulan data-data lapangan dari tokoh masyarakat, tokoh pemuda, tokoh agama dan pemerintah Desa Tangnga-Tangnga terkait permasalahan permasalahan kemasyarakatan yang di alami masyarakat.
2. Tahap Perencanaan
Perencanaan dilakukan oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) bersama dengan pembimbing Kuliah Kerja Nyata (KKN) dalam mengkaji setiap temuan yang menjadi permasalahan masyarakat Desa Tangnga-Tangnga, kajian
perumusan masalah yang terukur dan disanggupi mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dalam pelaksanaan kegiatan.
3. Tahan Persiapan
Persiapan dilakukan dalam kegiatan sesuai dengan kesepakatan pada tahapan perencanaan.
4. Tahap pelaksanaan
Pelaksanaan dilakukan sesuai dengan persiapan-persiapan yang telah dirapatkan bersama anggota Kuliah Kerja Nyata (KKN) beserta pembimbing Kuliah Kerja Nyata (KKN), pelaksanaan kegiatan ditentukan sesuai dengan time schedule
Observasi Masalah
Tahap Persiapan Tahap Perencanaan
Tahap Pendampingan Tahap Evaluasi
Tahap Pelaksanaan
5. Tahap Evaluasi
Setelah pelaksanaan dilakukan, tahapan evaluasi menjadi penting guna
mengetahui keberhasilan kegiatan dan menjadi alat ukur bagi mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) untuk pelaksanaan kegiatan-kegiatan pemberdayaan
masyarakat berikutnya.
6. Tahap Pendampingan
Pendampingan dilakukan untuk menjamin keberhaslian dan kebermanfaatan kegiatan, pendampingan akan berlangsung selama mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) berada pada lokasi KKN hingga kegiatan berakhir, dan menjadi bahan pelaporan untuk diketahui oleh pemerintah Desa Tangnga-Tangnga dan
Universitas Muhammadiyah Mamuju sebagai dasar kegiatan yang berkelanjutan dimasa yang akan datang.
V. HASIL DAN PEMBAHASAN
Kegiatan di lakukan pertama kali mempersiapkan mahasiswa Kuliah Keja Nyata (KKN) pada kegiatan observasi dan melakukan pengumpulan data pada kantor Desa Tangnga- Tangnga yang di terima Langsung oleh Bapak Desa Tangnga-Tangnga Bapak Muh Arsyad AR, S.E
Keterangan gambar : Kegiatan persiapan observasi dan pengumpulan data dalam memulai program kerja, 2024
Program Kerja
direalisasikan sesuai kondisi Desa/Kelurahan tempat mahasiswa melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN). Adapun salah satu program kerja yang kami laksanakan, yaitu :
1. Pembersihan Masjid dan Pengadaan Tempat Sampah di setiap Masjid Dari hasil rapat mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dalam penentuan Program Kerja mahasiswa memilih program kerja Pembersihan Masjid dan Pengadaan Tempat Sampah karna dari hasil observasi yang mahasiswa dapatkan yaitu tidak tersedianya tempat sampah di setiap masjid yang ada di Desa Tangnga-Tangnga dan juga kegiatan Pembersihan Masjid dan Pengadaan Tempat Sampah adalah salah satu usulan dari pengurus masjid agar masyarakat dapat lebih nyaman dalam melaksanakan ibadah, kegiatan ini di laksanakan pada pekan ke 2 Kuliah kerja Nyata (KKN) sampai pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) berakhir, kegiatan ini juga di laksanakan 1 kali seminggu terhitung dari tanggal 19 Agustus 2024 sampai 16 September 2024, kegiatan ini di laksanakan sebanyak 4 kali selama kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN), kegiatan Pembersihan Masjid dan Pengadaan Tempat Sampah juga mahasiswa lakukan sebagai bentuk kepedulian mahasiswa terhadap masyrakat Desa Tangnga-Tangnga sekaligus memberikan contoh positif terhadap betapa pentingnya kenyamanan dalam beribadah dan kebersihan lingkungan sekitar masjid, mahasiswa yakin dan percaya bahwa kegiatan ini dapat berkelanjutan pada saat mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) sudah tidak berada di lokasi Kuliah Kerja Nyata (KKN) sekaligus memberikan kenangan terhadap masjid yang ada di Desa Tangnga-Tangnga dengan meberikan Identitas Universitas Muhammadiyah Mamuju di tempat sampah yang di buat oleh mahasiswa Kuliah kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Mamuju.
Keterangan gambar : Kegiatan Pembersihan Masjid dan Pengadaan Tempat Sampah di Desa Tangnga-Tangnga, Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Mamuju,2024
VI. KESIMPULAN
Berdasarkan hasil Kuliah Kerja Nyata (KKN) dapat di berikan kesimpuln bahwa kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) mahasiswa Universitas Muhammadiyah Mamuju di Desa Tangnga-Tangnga Kecamatan Tinambung Kabupaten Polewali Mandar berjalan dengan baik dan lancer, kegiatan-kegiatan yang menjadi program kerja wajib memberikan pemberdayaan kepada masyarakat terlaksana dengan capaian keberhasilan memberikan pelatihan dan pendampingan kepada masyrakat Desa Tangnga- Tangnga.
VII. UCAPAN TERIMA KASIH
Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Mamuju berterima kasih yang sebesar besarnya terhadap kepala desa dan jajaran, tokoh masyrakat, tohoh agama, tokoh pemuda, ibu-ibu dan lain lainnya, yang telah menerima
mahasiswa Kuliah kerja Nyata (KKN) mendampingi, mengajar, memberikan arahan, serta menyayangi dan berbaur di tengah-tengah masyarakat di Desa Tangnga- Tangnga Kecamatan Tinambung Kabupaten Polewali Mandar.