• Tidak ada hasil yang ditemukan

ASAS KERAHASIAAN

N/A
N/A
Selvia Rezqi

Academic year: 2024

Membagikan " ASAS KERAHASIAAN "

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

ASAS KERAHASIAAN

Asas kerahasiaan adalah asas bimbingan dan konseling yang menuntut dirahasiakannya sejumlah data dan keterangan peserta didik yang menjadi sasaran layanan yaitu data atau keterangannya yang tidak boleh dan tidak layak diketahui orang lain. Dengan demikian peserta didik tersebut bisa terbuka akan masalah-masalah yang dihadapinya. Di dalam buku Hartono dan Boy Soedarmadji menjelaskan Asas Kerahasiaan atau disebut dengan confidential merupakan perilaku konselor untuk menjaga rahasian segala data atau informasi tentang diri konseli berkenaan dengan pelayanan konseling.

Asas ini merupakan asas kunci dalam usaha pelayanan konseling. Jika konselor benar- benar melaksanakan, maka penyelenggaraan konseling akan mendapatkan kepercayaan dari semua pihak, terutama konseli sebagai individu yang mendapatkan pelayanan konseling. Namun sebaliknya bila konselor tidak menjalankan asas ini, maka pelayanan konseling tidak akan mendapatkan kepercayaan dari konseli atau pihak- pihak yang memanfaatkan layanan konseling.

Maka dari itu dapat dikatakan bahwa tujuan dari menjaga asas kerahasiaan bagi seorang guru pembimbing ialah mempermudah dalam mendapatkan kepercayaan dari peserta didik.

PENERAPAN

1. Semua informasi yang dibagikan oleh klien selama sesi konseling harus dianggap sebagai informasi yang bersifat rahasia. Konselor bertanggung jawab untuk tidak mengungkapkan informasi tersebut kepada siapapun kecuali dengan izin klien atau dalam situasi yang dikecualikan oleh hukum, seperti ancaman terhadap keselamatan diri sendiri atau orang lain.

2. Konselor harus menyediakan ruang konseling yang privasi untuk memastikan bahwa percakapan antara konselor dan klien tetap rahasia dan terlindungi dari pendengar luar.

3. Konselor harus menjaga catatan konseling secara rahasia dan hanya boleh diakses oleh konselor yang bersangkutan. Catatan tersebut tidak boleh dibagikan kepada pihak lain tanpa izin tertulis dari klien.

4. Jika konselor merasa perlu berkonsultasi dengan profesional lain untuk memberikan pelayanan yang lebih baik kepada klien, mereka harus memastikan bahwa kerahasiaan klien tetap terjaga. Informasi yang dibagikan kepada profesional lain harus dibatasi hanya pada hal-hal yang relevan dan perlu diketahui untuk memberikan bantuan yang tepat kepada klien.

(2)

Referensi

Dokumen terkait

Asas alih tangan, yaitu asas bimbingan dan konseling yang menghendaki agar pihak-pihak yang tidak mampu menyelenggarakan layanan bimbingan dan konseling secara tepat dan tuntas

a. Prinsip-prinsip konseling berkenaan dengan sasaran layanan, permasalahan yang dialami peserta didik, program pelayanan, serta tujuan dan pelaksanaan pelayanan. Asas-asas

a. Prinsip-prinsip konseling berkenaan dengan sasaran layanan, permasalahan yang dialami peserta didik, program pelayanan, serta tujuan dan pelaksanaan pelayanan. Asas-asas

Asas keterbukaan , yaitu asas bimbingan dan konseling yang menghendaki agar konseli (konseli) yang menjadi sasaran pelayanan/kegiatan bersifat terbuka dan tidak berpura-pura, baik

a. Prinsip-prinsip konseling berkenaan dengan sasaran layanan, permasalahan yang dialami peserta didik, program pelayanan, serta tujuan dan pelaksanaan pelayanan. Asas-asas

a. Prinsip-prinsip konseling berkenaan dengan sasaran layanan, permasalahan yang dialami peserta didik, program pelayanan, serta tujuan dan pelaksanaan pelayanan. Asas-asas

a. Prinsip-prinsip konseling berkenaan dengan sasaran layanan, permasalahan yang dialami peserta didik, program pelayanan, serta tujuan dan pelaksanaan pelayanan. Asas-asas

a. Prinsip-prinsip konseling berkenaan dengan sasaran layanan, permasalahan yang dialami peserta didik, program pelayanan, serta tujuan dan pelaksanaan pelayanan. Asas-asas