1
BAB 1
PENDAHULUAN
1.1 LATAR BELAKANG
Kecamatan Cerme berada di kawasan Gresik Selatan yang memiliki luas wilayah sebesar 71,73 km2 terdiri dari 25 desa, dengan jumlah dusun 60 dusun, 132 RW dan 375 RT.
Wilayah ini berada pada ketinggian 4m di atas permukaan laut. Sedangkan kelerengan wilayah Kecamatan Cerme berada pada kisaran 0-2
% dengan kemiringan ke arah utara. Dengan penggunaan lahan tanah sawah 2.386 Ha, pekarangan/halaman 683,5 Ha, tegal/kebun 47,3 Ha, tambak 3.584,3 Ha, dan lainnya 471,5 Ha.
Peta tata guna lahan rencana kecamatan cerme yang seharusnya diperuntukan menjadi kawasan industri dan kawasan pemukiman masih terdapat genangan di beberapa titik. Salah satu genangan tersebut terdapat pada sistem drainase cerme kidul terutama pada sub catchement sekunder cerme kidul. Ketinggian genangan antara 20-30cm dengan lama genangan 2-4 jam.
Permasalahan genangan ini muncul akibat saluran drainase yang terlalu sempit dan dampak luapan dari kali Lamong saat curah hujan tinggi serta diperparah dengan budaya masyarakat dalam membuang sampah pada saluran drainase.
Kriteria desain drainase perkotaan memiliki kekhususan, sebab untuk perkotaan ada tambahan variabel design seperti : keterkaitan dengan tata guna lahan, keterkaitan dengan master plan drainase kota, keterkaitan dengan masalah sosial budaya (kurangnya kesadaran masyarakat dalam ikut memelihara fungsi drainase kota) dan lain-lain. (ISBN:979-8382-49-8, 1997, hal.3)
Mengacu pada permasalahan diatas maka tugas akhir ini mengangkat judul “Pengendalian Banjir Sub Cachtment Sekunder Cerme Kidul Pada Sistem Drainase Cerme Kidul Kecamatan Cerme Kabupaten Gresik”. Yang
2
Kambingan
Karangan
Cerme Lor wedani
Cerme Kidul Amburan
KE SAWAH
KE SAWAH KE SAWAH
Jl. Khatulis tiwa
Jl. Raya Cerme Lor Jl. Pasar Cerme Lor Jl. Perum.
Cerme Indah Jl. babat Pasar Cereme Lor
SMA 1 CERME
Jl. Raya Morowudi Jl. Raya Morowud
i
Kantor Desa Iker-iker Geger
Jl. Raya Dadap Kuning Jl. Raya Leker Rejo
Jl. Raya Daelan
Jl. R aya CermKideul Jl. Jam
b u-Semam
pir
Jl. Jam
bu
-Semampir
Gedangkulud
Ngabetan
Betiting
Cerme Kidul
Iker-iker Geger
Cagak Agung
DESA PADEG
DESA GEDANG KULUT
DESA SEMAMPIR
DESA TAMBAK BERAS
DESA JONO
DESA WEDANI
DESA KAMBINGAN
DESA CAGAK AGUNG
DESA CERME LORDESA PANDU PANDA
DESA NGABETAN
DESA BANJARSARI
DESA KANDANGAN
DESA DUNGUS
DESA BETITING
DESA CERME KIDUL
DESA IKER-IKER GEGER DESA DOORO
DESA LENGKONG DESA DAMPAKAN
DESA GURANG ANYAR
DESA MOROWUDI
DESA NGEMBUNG DESA DADAP KUNING
DESA SUKO ANYAR
sekiranya dapat menjadi salah satu solusi mengurangi genangan/ banjir di daerah tersebut.
Gambar 1.1 Peta Genangan Kec. Cerme Kab. Gresik
Sumber : Survey Lapangan (Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Gresik)
20 - <30Cm 30 - 50Cm
>50Cm
< 1 Jam 1 - 2 Jam 2 - 4 Jam
>8 Jam Tinggi Genangan
Lama Genangan
20 - <30Cm 30 - 50Cm
>50Cm
< 1 Jam 1 - 2 Jam 2 - 4 Jam
>8 Jam Tinggi Genangan
Lama Genangan
20 - <30Cm 30 - 50Cm
>50Cm
< 1 Jam 1 - 2 Jam 2 - 4 Jam
>8 Jam Tinggi Genangan
Lama Genangan
20 - <30Cm 30 - 50Cm
>50Cm
< 1 Jam 1 - 2 Jam 2 - 4 Jam
>8 Jam Tinggi Genangan
Lama Genangan
20 - <30Cm 30 - 50Cm
>50Cm
< 1 Jam 1 - 2 Jam 2 - 4 Jam
>8 Jam Tinggi Genangan
Lama Genangan
20 - <30Cm 30 - 50Cm
>50Cm
< 1 Jam 1 - 2 Jam 2 - 4 Jam
>8 Jam Tinggi Genangan
Lama Genangan
3
Tabel 1.1 Daftar Genangan di Kecamatan Cerme
No. Nama Sistem Luas Genangan
(Ha)
1 Sistem Drainase Banjarsari 1 2,348 2 Sistem Drainase Banjarsari 2 0,000
3 Sistem Kali Semampir 1 176,257
4 Sistem Kali Tambak Beras 76,487
5 Sistem Drainase Jono 79,736
6 Sistem Drainase Padeg 2,649
7 Sistem Drainase Gedangkulut 3,928 8 Sistem Drainase Cerme Lor 17,700 9 Sistem Drainase Cerme Kidul 36,772 10 Sistem Drainase Kambingan 1,984
11 Sistem Drainase Wedani 1,966
12 Sistem Drainase Kandangan 11,797 13 Sistem Drainase Dadap Kuning 1 15,669 14 Sistem Drainase Dadap Kuning 2 11,501 15 Sistem Drainase Dampakan 0,000
16 Sistem Drainase Dungus 6,124
17 Sistem Drainase Sukoanyar 12,127 18 Sistem Drainase Morowudi 14,838 19 Sistem Sungai Medangan/ Morowudi 77,719
20 Sistem Sungai Lamong 9,799
21 Sistem Drainase Lain 5,729
Sumber : Survey Lapangan (Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Gresik)
1.2 PERUMUSAN MASALAH Permasalahan :
1. Bagaimana menghitung debit rencana yang sesuai dengan curah hujan di sistem drainase cerme kidul terutama pada sub cachtment sekunder cerme kidul ?
2. Bagaimana menghitung kapasitas eksisting saluran yang dibutuhkan berdasarkan debit rencana di sistem drainase cerme kidul terutama pada sub cachtment sekunder cerme kidul ?
3. Bagaimana menghitung kapasitas rencana saluran yang dibutuhkan berdasarkan debit rencana di sistem drainase cerme kidul terutama pada sub cachtment sekunder cerme kidul ?
4
4. Perbandingan kapasitas existing saluran yang menggunakan “C existing”
dengan kapasitas rencana saluran yang menggunakan “C rencana”.
5. Langkah pengendalian yang perlu dilakukan jika kapasitas saluran kurang dari debit rencana.
1.3 BATASAN MASALAH
Batasan masalah dalam penulisan tugas akhir ini adalah sebagai berikut:
1. Lokasi perencanaan pada sistem drainase cerme kidul terutama di “sub cachtment sekunder cerme kidul” kecamatan cerme kabupaten gresik.
2. Perhitungan mencakup analisis hidrologi dengan metode Distribusi Log Pearson III dan Metode Rasional.
3. Penelitian tidak mencakup perhitungan dimensi saluran rencana.
4. Genangan yang diteliti adalah genangan rata-rata tanpa pengaruh luapan kali Lamong.
1.4 TUJUAN PENELITIAN
Tujuan penelitian tugas akhir ini adalah sebagai berikut:
1. Mengetahui perhitungan debit rencana sesuai dengan curah hujan di sistem drainase cerme kidul terutama pada sub cachtment sekunder cerme kidul.
2. Mengetahui perhitungan debit dan kapasitas saluran existing sub cachtment sekunder cerme kidul pada sistem drainase cerme kidul.
3. Menghitung perhitungan debit dan kapasitas saluran rencana sub cachtment sekunder cerme kidul pada sistem drainase cerme kidul
1.5 MANFAAT PENELITIAN
1. Adapun manfaat teoritis dari penelitian tugas akhir ini adalah berikut:
Bagi peneliti, diharapkan dapat memunculkan engineer yang mampu merencanakan bangunan air sesuai dengan kebutuhan dilapangan. Penulisan tugas akhir ini dapat juga membantu menggali dan menambah pengetahuan (khususnya dalam perancangan bangunan air) bagi penulis yang nantinya sangat berguna dalam dunia kerja.
5
2. Adapun manfaat praktis dari penulisan tugas akhir ini adalah berikut:
Bagi masyarakat umum, dapat menjadi suatu kajian dalam membangun sistem drainase di lokasi sistem drainase cerme kidul.
1.6 LOKASI PENELITIAN
Lokasi penelitian pada sistem drainase cerme kidul terutama di “sub cachtment sekunder cerme kidul” kecamatan cerme kabupaten gresik.
SAL. CERME LOR 5
SAL. Iker-iker 1
SAL. Iker-iker Bambu
SAL. Iker-iker 4
SAL. GURANG ANYAR 6
BAN. SUNGAI LAMONG 6 SAL. CERME LOR 1a
SAL. SEK. C.L.R7
Cerme Kidul
Betiting
SAL. CERME LOR 1b SAL. CERME LOR 2
SAL. CERME LOR 5
SAL. CERME KIDUL 1
SAL. CERME KIDUL 2
SAL. CERME KIDUL 4
SAL. CERME KIDUL 3
SAL. SEK. C.K.R1 SAL. SEK. C.K.R2
SAL. SEK. C.K.R3
SAL. SEK. C.K.R4 SAL. CERME KIDUL 5
SAL. CERME KIDUL 6
SAL. BETITING 1
SAL. SEK. BETITING 1 R1 SAL. BETITING 2
SAL. BETITING 3
SAL. BETITING 4
SAL. SEK. BETITING 1 R2 SAL. BETITING 5
SAL. BETITING 6
SAL. SEK. BETITING 1 R3
SAL. SEK. BETITING 1 R5
SAL. SEK. BETITING 1 R6 SAL. BETITING 7
SAL. BETITING 8 SAL. BETITING SAWAH
SAL. Iker-iker 1
SAL. Iker-iker Bambu
SAL. Iker-iker 2 SAL. Iker-iker 3
SAL. SEK. BETITING 1 R7
SAL. Iker-iker Tepi Jalan
SAL. Iker-iker Tepi Pabrik SAL. Sek. Iker-iker 2
SAL. Pri. Cerme Kidul R1
SAL. Pri. Cerme Kidul R2
SAL. Pri. Cerme Kidul R3
SAL. Iker-iker 5
BAN. KALI MOROWUDI 4
BAN. KALI MOROWUDI 5
BAN. KALI MOROWUDI 6
BAN. SUNGAI LAMONG 6
SAL. SEK. C.L.R7
SAL. SEK. BETITING 1 R4
SAL. Sek. Iker-iker 1
Cerme Kidul
SAL. Iker-iker 4
SAL/AF. IKER-IKER R2
Betiting
PA
Gambar 1.2 Sistem Drainase Cerme Kidul Kec. Cerme Kab. Gresik
Sumber : Survey Lapangan (Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Gresik)