• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB 1

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "BAB 1"

Copied!
4
0
0

Teks penuh

(1)

1 BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

Di zaman sekarang ini perkembangan Kecerdasan Buatan sudah menjadi kebutuhan yang mempermudah manusia dalam melakukan berbagai hal kemudian diimplementasikan ke robot, di indonesia sudah banyak orang yang menyukai robot, dan banyak juga yang sudah menyelenggarakan kontes robot dari tingkat Sekolah Dasar sampai ke tingkat Universitas. Salah satu lomba tingkat universitas yang di adakan setiap tahun nya oleh Kemenristek Dikti ialah Kontes Robot Sepak Bola Indonesia (KRSBI) Humanoid, setiap robot diharuskan memiliki kemampuan mandiri untuk bereaksi terhadap lingkungan sekitar (Setiawan, Rosandi, Putra, &

Darmawan, 2017). Seperti mendeteksi lapangan supaya robot bisa tau dimana posisi dirinya berada, proses pengenalan suatu objek merupakan suatu pekerjaan yang sulit sehingga disarankan untuk mengimplementaskan teknologi komputer vision untuk mengenali objek dua dimensi (Putranto, Hapsari, & Wijana, 2010).

Compuer vision diartikan sebagai disiplin ilmu yang mempelajari bagaimana komputer bisa mengenali objek detection dan tracking, objek tracking ialah langkah pertama yang ada di dalam robotic, objek tracking biasa nya mendeteksi benda yang di tangkap dari kamera (Asri & Firmansyah, 2018). Terdapat beberapa metode yang digunakan untu mendeteksi dan mengenali objek pada sebuah gambar citra digital yaitu metode Convolutional Neural Network (CNN), Convolutional Neural Network (CNN) ialah metode yang banyak digunakan untuk deteksi gambar, klasifikasi gambar, dan segmentasi gambar dengan akurasi yang sangat baik (Artyani, 2019). Convolutional Neural Network (CNN) memiliki kelemahan yaitu

(2)

2

pada saat melakukan learning karna memakan waktu pengerjaan yang sangat lama, hal tersebut dapat diatasi menggunakan teknologi Graphical Procesing Unit (GPU) dan PC yang memiliki spesifikasi tinggi supaya mempercepat proses lerarning (Nurhikmat, 2018).

Salah satu masalah penting di dalam Tim KRSBI Humanoid ialah klasifikasi blok lapangan, klasifikasi blok lapangan bertujuan agar robot bisa mengetahui dimana posisi dia berada, beberapa penelitian terkait klasifikasi telah dilakukan sebelumnya dengan teknik yang berbedea-beda. yang pertama implementasi metode convolutional neural network untuk klasifikasi tanaman pada citra resolusi tinggi dengan memanfaatkan hasil data dari lima kelas tanaman yaitu padi, cabai, bawang merah, pisang dan kelapa yang diperoleh dari citra resolusi tinggi menggunakan teknologi UAV. Pengujian menggunakan metode Convolutional Neural Network (CNN) untuk membedakan jenis tanaman, kemudian dilakukan training jaringan, jaringan tersebut diuji dengan data validasi (Arrofiqoh &

Harintaka, 2018). Yang kedua ialah efisiensi dan akurasi klasifikasi per-lapangan untuk pemetaan tanaman operasional, Sistem ini menggunakan satelit yang memang khusus digunakan untuk pemetaan, (WIT & CLEVERS, 2004) .

Berdasarkan penelitian diatas, peneliti mengajukan judul Klasifikasi Blok Lapangan untuk mengetahui posisi Robot pada Tim Krakatau FC menggunakan Convolutional Neural Network supaya dapat menetukan posisi robot berada secara akurat, data yang diperoleh dari objek lapangan berwarna hijau secara penuh, dari objek tersebut yang akan menentukan posisi robot. Hasil dari penelitian tersebut akan diterapkan ke Robot Krakatau fc.

(3)

3 1.2 Rumusan Masalah

Berdasarkan latar belakang masalah di atas, maka masalah pokok dalam penelitian ini adalah :

1. Bagaimana menerapkan metode deep learning untuk mendeteksi Klasifikasi Blok Lapangan menggunakan Convolutional Neural Network?

2. Apakah metode Convolutional Neural Network (CNN) akurat di implementasikan ke Tim Krakatau FC ?

1.3 Batasan Masalah

Adapun batasan masalah dari permasalahan yang di bahas adalah :

1. Pembahasan dalam Robot Sepak Bola berfokus pada proses Klasifikasi blok lapangan.

2. Tidak membahas elektronika dan mekanika robot.

3. Menggunakan kamera dengan kecepatan maksimal 130frame persecond(FPS).

1.4 Tujuan Penelitian

1. Untuk menerapkan metode learning agar bisa mendeteksi Klasifikasi blok Lapangan.

2. Untuk mengetahui seberapa akurat metode Tensorflow Lite untuk diimplementasikan pada robot Krakatau FC

1.5 Manfaat Penelitian

Manfaat yang dapat di ambil dari penelitian ini adalah :

1. Dapat menambah wawasan dalam pengembangan khususnya di bidang Deep Learning.

(4)

4

2. Hasil penelitian ini dapat di lanjutkan pada penelitian selanjut nya.

Dapat menjadi sumber referensi bagi peneliti klasifikasi blok lapangan di bidang vision selanjutnya

Referensi

Dokumen terkait

Media trainer kit mobile robot quadcopter dan jobsheet latihan yang akan dikembangkan ini, nantinya dapat digunakan peserta didik dalam memahami materi mengenai klasifikasi

yang dibangun dari blok-blok training data , dan melakukan klasifikasi dengan cara voting terhadap hasil prediksi yang dibuat oleh masing-masing base classifier ,..

Bagaimana menerapkan algoritma Convolutional Neural Network dalam analisis sentimen pada data yang di dapat dari media sosial twitter tentang pemindahan ibu

Posisi akhir dari ujung lengan robot dapat diketahui dengan melakukan perkalian matriks homogenous dengan vektor posisi seperti yang dijelaskan pada persamaan

Pengaruh dalam penelitian ini adalah daya yang timbul (melakukan shooting) pada Anggota Tim Garuda Muda FC Desa Panjalu Kabupaten Ciamis akibat latihan shooting

Berdasarkan kondisi yang sudah dijelaskan pada alinea-alinea sebelumnya, dalam pelaksanaan tugas akhir ini akan dilaksanakan perancangan dana pembangunan mobile robot

Robot pointer sebagai penunjuk jalan tim SAR dalam pencarian korban bencana salah satu robot yang dapat mengatasi masalah tersebut sehingga pada saat sistem mendeteksi

Penelitian ini diharapkan dapat membagikan nilai dengan hasil yang maksimal, baik pada bidang administrasi pemerintahan ataupun pada bidang pelayanan publik supaya nantinya Sitolaut