• Tidak ada hasil yang ditemukan

bab 5 kesimpulan dan saran - Perpustakaan Poltekkes Malang

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2024

Membagikan "bab 5 kesimpulan dan saran - Perpustakaan Poltekkes Malang"

Copied!
5
0
0

Teks penuh

(1)

BAB 5

KESIMPULAN DAN SARAN

A. Kesimpulan

Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, dapat disimpulkan bahwa:

1. Analisis kebutuhan media edukasi lembar balik

Kegiatan analisis perencanaan produk meliputi wawancara dengan 2 pakar yaitu ahli media dan ahli materi, ahli media berasal dari tenaga PKRS RSI Unisma Malang dan ahli materi berasal dari tenaga promosi kesehatan di Puskesmas Polowijen Kota Malang. Sedangkan analisis kebutuhan sasaran dilakukan pada salah satu partisipan yaitu ketua kelompok PKK RW 7 Kelurahan Penanggungan Kota Malang. Menurut peneliti bahwa perencanaan pembuatan produk media lembar balik pada tahap analisis kebutuhan dibuat berdasarkan permenkes Nomor 74 Tahun 2015 tentang upaya peningkatan kesehatan dan pencegahan penyakit yaitu agar individu dapat berperan aktif untuk mendukung perubahan perilaku dan lingkungan serta menjaga dan meningkatkan kesehatan untuk menuju derajat kesehatan yang optimal sebagai tujuan dari pendidikan kesehatan.

2. Perancangan media edukasi lembar balik

Perancangan materi menyesuaikan karakteristik responden meliputi kemampuan pengetahuan dan tindakan yang dimasukkan dalam materi,

(2)

meliputi yang disajikan dalam media edukasi lembar balik ini merupakan hal-hal yang spesifik tentang 6 langkah CTPS untuk pencegahan dan penyebaran covid-19, materi tersebut diharapkan dapat dikuasai oleh anggota kelompok PKK. Penggunaan lembar balik mampu menyampaikan pesan yang konsisten untuk dapat meningkatkan pemahaman Menurut Susilana, dkk (dalam Pratiwi 2013) kelebihan atau keuntungan media lembar balik adalah sebagai berikut: (1) Menyajikan pesan pembelajaran secara ringkas dan praktis. (2) Dapat digunakan di dalam maupun di luar ruangan. (3) Bahan pembuatan relatif murah dan mudah. (4) Mudah dibawa kemana-mana (moveable), dan (5) Meningkatkan tindakan melakukan 6 langkah CTPS.

3. Pengembangan media edukasi lembar balik

Proses Pengembangan media edukasi video animasi dirancang sesuai dengan tujuan utama pendidikan kesehatan dengan berpedoman pada Permenkes Nomor 74 Tahun 2015 tentang upaya peningkatan kesehatan dan pencegahan penyakit, Promosi kesehatan merupakan proses untuk memberdayakan masyarakat / individu melalui kegiatan menginformasikan, mempengaruhi serta membantu masyarakat agar berperan aktif untuk mendukung perubahan perilaku dan lingkungan serta menjaga dan meningkatkan kesehatan untuk menuju derajat kesehatan yang optimal.

Proses pengembangan media edukasi lembar balik dirancang menyesuaikan tujuan penelitian yaitu meningkatkan pengetahuan dan

(3)

tindakan 6 langkah CTPS pada kelompok PKK dalam upaya pencegahan penyebaran covid-19 dengan menggunakan media lembar balik.

4. Implementasi media edukasi lembar balik

Hasil validasi ahli dan pengukuran yang diperoleh dari praktisi maupun responden uji coba, bahwa media edukasi lembar balik dinyatakan

“Sangat Layak” digunakan sebagai media promosi kesehatan untuk meningkatkan pengetahuan dan tindakan 6 langkah CTPS pada kelompok PKK RW 07 Kelurahan Penanggungan Kota Malang dalam upaya pencegahan penyebaran covid-19.

5. Efektifitas Media Edukasi Lembar Balik

Hasil uji statistic paired t test didapatkan nilai signifikansi sebesar = 0.000<0.05 maka H0 ditolak dan H1 diterima. Dan perbedaan mean antara pretest dan posttest sebesar -50.80 artinya rata-rata sebelum diberikan edukasi menggunakan media lembar balik lebih rendah daripada setelah diberikan edukasi menggunakan media lembar balik. Berdasarkan hal tersebut dapat disimpilkan bahwa hasik abalisis didapatkan perbedaan yang signifikan antara rata-rata pengetahuan dan tindakan dalam 6 langkah CTPS pada kelompok PKK dalam upaya pencegahan penyebaran covid-19 sebelum intervensi dengan sesudah intervensi dengan menggunakan media edukasi lembar balik.

(4)

B. Saran

Saran yang diberikan berdasarkan penelitian yang telah dilakukan dalam mengembangkan media edukasi lembar balik untuk meningkat pengetahuan dan tindakan 6 langkah CTPS pada kelompok PKK RW 07 adalah:

1. Bagi Kelompok PKK

Diharapkan dapat menggunakan media lembar balik 6 langkah CTPS untuk pembelajaran mandiri maupun bersama sehingga memudahkan dalam meningkatkan pengetahuan dan tindakan 6 langkah CTPS dalam upaya pencegahan penyebaran covid-19.

2. Bagi Keluarga

Diharapkan ibu rumah tangga dapat memberikan pengetahuan dan ketrampilan dalam keluarganya sehingga dapat mencegahan penyebaran covid-19 dimulai dari unit terkecil dimasuarakat.

3. Bagi Tenaga Promosi Kesehatan

Diharapkan media edukasi lembar balik ini dapat digunakan untuk membantu tenaga promosi kesehatan dalam melaksanakan pendidikan kesehatan di kelompok PKK atau masyarakat sehingga dapat mempermudah meningkatkan pengetahuan dan tindakan 6 langkah CTPS dalam upaya pencegahan penyebaran covid-19.

4. Bagi Peneliti Selanjutnya

(5)

Hasil penelitian ini diharapkan dapat dijadikan bahan rujukan bagi penelitian yang berpusat pada pengembangan media promosi kesehatan.

Diharapkan dapat digunakan sebagai bahan rujukan untuk peneliti yang akan melakukan penelitian yang hampir sama.

Referensi

Dokumen terkait

Saran Sebaiknya pada terapi konservatif penanganan gagal ginjal kronik berupa hemodialisis dilakukan dengan mempertimbangkan pemberian asupan diet yang akan diberikan, terutama dari

5.2 Saran Berdasarkan analisa dan kesimpulan dari penelitian studi kasus ini, maka peneliti akan menyampaikan beberapa saran, yaitu: 5.2.1 Bagi Subjek 1 Sebagai orang terdekat

Bagi pengusaha tape untuk membuat tape dengan penambahan ragi 0,5% guna mendapatkan tape yang kadar alkoholnya tidak terlalu tinggi dan rasa yang khas manis

Kesesuaian porsi makanan pokok, lauk hewani, lauk nabati, sayur dan buah dari 6 menu yang diamati sebagian besar tidak sesuai dengan standar porsi yang telah ditetapkan.. Dari 6 menu

Dari penelitian yang dilakukan oleh Sugiatami dan Handayani 2018, Mulyani, dkk 2020 diperoleh hasil bahwa pengetahuan gizi dapat mempengaruhi terjadinya obesitas pada remaja.. Sedangkan

69 subjek anak 2 2A salah satunya adalah ketidakpercayaan dirinya akibat dampak dari pengobatan yang dijalaninya, namun menjadi kuat karena adanya dukungan dari keluarga dan faktor

Bagi Tempat Penelitian Tenaga kesehatan di Puskesmas Pembantu Desa hendaknya sering melakukan penyuluhan serta pendidikan kesehatan pada wanita yang akan dan telah mengalami menopause

M sebagai penderita skizofrenia yaitu baik seperti pada aspek mengenal masalah kesehatan setiap anggotanya, mengenal keputusan untuk melakukan tindakan yang tepat bagi keluarga,