• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB I PENDAHULUAN - Repository Institut Teknologi Indonesia

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "BAB I PENDAHULUAN - Repository Institut Teknologi Indonesia"

Copied!
4
0
0

Teks penuh

(1)

INSTITUT TEKNOLOGI INDONESIA 1

BAB I

PENDAHULUAN

I.1 LATAR BELAKANG

Transportasi atau pengangkutan mempunyai peranan yang sangat penting di Indonesia untuk menunjang kegiatan atau aktivitas yang terjadi disuatu daerah terutama transportasi darat. Transportasi darat merupakan moda yang paling dominan digunakan dibandingkan transportasi lainnya. Dengan meningkatnya perkembangan wilayah Tangerang Selatan Khusunya Bintaro menyebabkan meningkatnya permintaan akan pelayanan angkutan umum sehingga diperlukan moda yang tepat untuk pelayanan tersebut.

Pembangunan Bintaro Jaya ( Kecamatan Pondok Aren ), Kota Bumi Serpong Damai/BSD ( Kecamatan Serpong ), Alam Sutera ( Kecamatan Serpong Utara), Serta Pamulang dan Ciputat merupakan beberapa kota baru sebagai alternatif pusat-pusat pertumbuhan untuk bagian sebelah barat jakarta. Pusat-pusat pertumbuhan tersebut pada akhirnya menjadi pilar utama terbentuk Kota Baru Tangerang Selatan sebagai Daerah Otonom Baru ( DOB ) pada tahun 2008.

Bintaro Jaya adalah salah satu pusat pertumbuhan baru di Tangerang Selatan, dibangun perumahan-perumahan, perkantoran dan pusat perbelanjaan membuat banyaknya bangkitan perjalanan yang menimbulkan kemacetan di ruas- ruas jalan utama. Salah satu upaya dalam mengatasi permasalahan kemacetan didaerah perkotaan adalah sebuah penyelesaian untuk memenuhi kebutuhan masyarakat untuk hidup nyaman, istirahat yang cukup, bekerja yang produktif dan optimal.

Dengan bertambahnya populasi di daerah Bintaro, Pemerintah setempat harus menyiapkan Moda transportasi Publik untuk melayani kebutuhan mobilitas penduduk. Kota Tangerang Selatan dengan populasi 1.644.899 jiwa (BPS Kota Tangerang Selatan, 2017), Karena Tangerang Selatan berdekatan langsung dengan daerah Jakarta, maka Banyak warga Tangerang Selatan yang bekerja ataupun berkuliah di Jakarta, maka dari itu banyak mobilitas masyarakat Tangerang Selatan

(2)

INSTITUT TEKNOLOGI INDONESIA 2

untuk berpergian ke daerah Jakarta. Untuk menjawab masalah itu, pemerintah daerah membangun Royal Trans Bintaro ini untuk mencukupi permintaan akan moda transportasi umum yang melayani Rute Tangerang Selatan ke Jakarta.

Permintaan akan Moda Transportasi untuk menunjang mobilitas sangat dibutuhkan, maka dari itu PT. Transjakarta Membuat bus Pengumpan baru untuk melayani trayek Bintaro Exchange ke Stasiun MRT Fatmawati guna memenuhi kebutuhan warga bintaro dan sekitarnya untuk berpergian menggunakan MRT menuju ke daerah Jakarta.

Berdasarkan hal tersebut maka akan dilakukan studi terhadap probabilitas pemilihan pada transportasi online dan angkutan konvensional. Dengan mengetahui perilaku perjalanan yang mempengaruhi probabilitas pemilihan moda, maka para pembuat kebijakkan dan penyedia jasa transportasi dapat menjadikan hasil penelitian ini sebagai dasar pertimbangan dalam pengambilan keputusan.

I.2 RUMUSAN MASALAH

Kajian ini dilakukan pada masalah transportasi di kawasan Bintaro Jaya dan Sekitarnya. Untuk lebih menyesuaikan maksud dan tujuan, maka rumusan masalah sebagai berikut :

a. Bagaimana karakteristik penumpang dan karakteristik Bus Royaltrans Bintaro S31?

b. Bagaimana pola sebaran pengguna moda Royaltrans Bintaro S31?

c. Bagaimana probabilitas pemilihan moda bila dibandingkan antara transportasi online dan transportasi umum Bus Royaltrans Bintaro S31?

d. Apa saja yang menjadi pertimbangan dari seseorang dalam memilih sebuah moda transportasi umum?

I.3 MAKSUD DAN TUJUAN

Maksud dan tujuan dari pelaksanaan studi ini adalah :

a. Menganalisis karakterisitik penumpang dan karakteristik Bus Royaltrans Bintaro S31, untuk memberikan penilaian terhadap pelayanan angkutan tersebut.

(3)

INSTITUT TEKNOLOGI INDONESIA 3

b. Untuk mengetahui probabilitas pemilihan moda antara transportasi online dan transportasi umum Bus Royaltrans Bintaro S31

c. Untuk mengetahui sebaran dari pengguna Bus Royaltrans Bintaro S31 d. Untuk mengetahui alasan pengguna dalam memilih moda transportasi Bus

Royaltrans Bintaro S31 dan Transportasi Online I.4 SASARAN STUDI

Sasaran yang ingin dicapai dalam kajian Pemilihan Moda Transportasi antara Transportasi Online dan Bus Royal Trans Bintaro adalah :

1. Teridentifikasinya probabilitas pemilihan penumpang dari Transportasi Online ke bus Royal Trans Bintaro.

2. Mengetahui sebaran pengguna moda Royaltrans Bintaro S31 menuju stasiun MRT Fatmawati

3. Mengetahui alasan seorang pengguna dalam memilih moda transportasi yaitu Transportasi Online dan Bus Royaltrans Bintaro S31

4. Memberikan informasi kepada pemerintah setempat dan instansi terkait sehingga dapat menjadi bahan masukan perbaikan dan pengambilan keputusan tentang Royal Trans Bintaro.

I.5 BATASAN MASALAH

Dalam rangka mencapai tujuan dan sasaran studi “Analisis Pemilihan Moda Transportasi Antara Transportasi Online dan Bus Royal Trans Bintaro Menuju Stasiun MRT Fatmawati” batasan masalah dari studi ini meliputi tentang :

1. Penelitian ini dilakukan di halte Royaltrans S31 penumpang yang menuju ke stasiun MRT Fatmawati.

2. Dalam penelitian ini moda angkutan yang dijadikan pembanding adalah transportasi berbasis online dan angkutan umum yakni bus royal trans bintaro.

3. Sebaran pengguna moda Royaltrans Bintaro S31 hanya dari rute Bintaro – Fatmawati

(4)

INSTITUT TEKNOLOGI INDONESIA 4

I.6 SISTEMATIKA PENULISAN

Laporan studi ini merupakan salah satu bagian dan Kajian Rute Royal Trans Bintaro. Adapun sistematika laporan studi ini adalah :

BAB I: PENDAHULUAN

Bab ini antara lain memuat latar belakang, maksud dan tujuan. Rumusanmasalah, Ruang Lingkup dan sistematika penulisan pada Tugas Akhir ini.

BAB II: TINJAUAN PUSTAKA

Bab ini berisi tentang tinjauan pustaka, berisikan tentang penjelasan umum seputar sistem transportasi, angkutan umum, dan teori yang berkaitan dengan studi.

BAB III: METODOLOGI STUDI

Bab ini berisikan uraian metodologi yang digunakan dalarn penyusunan tugas akhir, termasuk cara pengumpulan data, lokasi pengambilan data.

BAB IV: ANALISIS DATA

Berisi tentang hasil analisa perhitungan tentang karakterisitik penumpang dan karakteristik Bus Royaltrans Bintaro S31, Sebaran Penumpang, alasan seseorang dalam memilih moda transportasi, dan probabilitas seseorang dalam memilih moda transportasi.

BAB V: KESIMPULAN DAN SARAN

Menguraikan beberapa kesimpulan yang didapat dari penulisan karakterisitik penumpang dan karakteristik Bus Royaltrans Bintaro S31 serta saran – saran yang dapat di kemukakan.

Referensi

Dokumen terkait

Kereta api sebagai salah satu moda transportasi publik, merupakan sarana transportasi yang belakangan ini menjadi alternatif pemilihan moda yang sangat efektif dalam

Untuk penumpang bus AKDP, 78% selalu menggunakan moda tersebut, sedangkan 22% lainnya kadang kala naik taksi atau kendaraan pribadi.. Berdasarkan alasan dalam memilih moda,

Manfaat penelitian ini adalah untuk mengetahui alasan – alasan apa saja yang paling penting yang memepengaruhi penumpang dalam memilih moda transportasi untuk perjalanan dari

Berdasarkan survey pra-penelitian, Kota Payakumbuh merupakan salah satu daerah di Provinsi Sumatera Barat dengan pengguna moda transportasi sepeda motor dan juga

mempengaruhi sifat – sifat yang berkaitan dengan pekerjaan, perilaku dan hasil termasuk tingkat ketidakhadiran absen karyawan.[1] Salah satu yang menjadi fokus dalam penelitian ini

Maka dari itu bahwa orientasi layanan perpustakaan harus didasarkan kepada keinginan dan kebutuhan pengguna, seperti fasilitas internet, kelengkapan buku, dan pelayanan yang ramah atau

Merancang Bangunan Konvensi yang dapat menjadi landmark untuk meningkatkan industri pariwisata Indonesia I.4.2 Sasaran Adapun sasaran perancangan Bangunan Konvensi ini diperuntukkan

Hasil yang didapatkan dari analisis data yaitu didapat proporsi untuk pemilihan moda transportasi adalah 64% memilih kendaraan Bus dan 36% memilih kendaraan Kereta Api dan moda yang