• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB I PENDAHULUAN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "BAB I PENDAHULUAN"

Copied!
7
0
0

Teks penuh

(1)

1 1.1 Latar Belakang

Media informasi memberikan kita wawasan serta pengetahuan baru, informasi tersebut bisa digunakan untuk mendukung berbagai aktivitas yang kita lakukan, seperti memberikan info lowongan kerja, info diskon barang, info cuaca, info kasus keriminal dan lain-lain. Media informasi juga bisa memjadi media pembelajaran, dikarnakan dengan adanya informasi, seseorang bisa lebih memiliki wawasan akan dunia sekitarnya (Primasari, Zulfiani, & Herlanti, 2014).

Menurut Raymond Mc.leod (2015), Informasi adalah data yang telah diolah menjadi bentuk yang memiliki arti bagi si penerima dan bermanfaat bagi pengambilan keputusan saat ini atau mendatang. Dengan berkembangnya jaman media informasi menjadi lebih beragam dari mulai media cetak, media film dan media gambar serta pula media online. Saatini tidak hanya bisa menjadi konsumen dari informasi akan tetapi bisa pula menjadi produsen atau pembuat informasi. Mengingat saat ini penyebaran informasi sangatlah cepat, dengan membuat informasi tersebut akan sangat menguntungkan, tentunya membuat suatu konten multimedia tidaklah mudah, di perlukan pengetahuan lebih akan, pembuatan perangkat informasi multimedia.

Jurusan multimedia adalah jawaban untuk memberikan pengetahuan lebih akan multimedia itu sendiri, dengan jurusan atau mata pelajaran yang di dapat. Pelajaran tersebut memberikan ilmu tentang bagaimana pembuatan sebuah karya yang memiliki

(2)

informasi tertentu, contohnya. Pembuatan brosur, brosur adalah salah satu media yang digunakan untuk menyampaikan suatu promosi. Brosur berfungsi memberikan suatu informasi produk yang di tawarkan kepada calon konsumen (Khoerudin, 2018), sebagai konten creator sebuah media informasi tersebut, sudah sewajarnya kita harus mengetahui cara membuat dan apa saja yang ada di dalam sebuah media informasi tersebut, untuk mendapatkan sebuah pembelajaran tersebut, bisa didapatkan melalui pembelajaran multimedia. Pembelajaran bisa encangkup dasar-dasar multimedia hingga cara pembuatan informasi multimedia tersebut (Primasari, Zulfiani, & Herlanti, 2014).

Pembelajaran multimedia ini didapatkan melalui pembelajaran di kelas dan melalui internet, sayangnya pembelajaran tersebut memiliki kekurangan bagi beberapa orang, jika pembelajaran di lakukan di kelas, kekurangannya hanya bisa di lakukan oleh pelajar yang ada dikelas saja. Untuk pembelajaran melalui internet hanya bisa di peroleh oleh pengguna yang memiliki kuota dan sumber informasi pembelajaran yang terpencar, untuk meningkatkan pembelajaran, diperlukan media pembelajaran yang memiliki informasi yang teratur, tidak harus tersambung ke internet, dan bisa di buka dimana saja.

Untuk membantu permasalahan tersebut, dibutuhkan sebuah media untik membantu peningkatan pembelajaran dan memberikan pengetahuan lebih kepada orang awam yang ingin mempelajari tentang multimedia dan cara membuat perangkat penyebaran informasi tersebut, untuk itu di buatlah sebuah aplikasi pembantu peningkatan pemebelajaran yang di beri judul Pembuatan Aplikasi Pembelajaran

(3)

Berbasis Android Dengan Menggunakan Metode Computer Assisted Instruction (Cai)”.

1.2 Perumusan masalah

Adapun rumusan masalah yang dihadapi dalam peningkatan pengajaran menggunakan aplikasi, diantaranya :

1. Bagaimana caranya murid dan orang awam bisa lebih mengetahui tentang multimedia.?.

2. Bagaimana caranya membuat sistem pembelajaran yang kapan dan dimana saja bisa digunakan?

3. Bagaimana media aplikasi yang bisa digunakan tanpa harus menggunakan internet.?

4. Bagaimana cara membuat pusat informasi Multimedia, yang mudah dipahami.?

1.3 Maksud dan Tujuan

Berdasarkan masalah yang telah diuraikan dilatar belakang masalah, maka maksud dari penulisan skripsi ini adalah :

1. Membantu pelajar yang ingin mengetahui lebih lanjut tentang pembelajaran multimedia.

2. Memberikan pelajaran lebih pada murid atau masyarakat, tentang bangai mana cara pembuatan prangkat informasi multimedia.

3. Membuat aplikasi android yang bisa digunakan tanpa harus tersambung ke internet.

(4)

4. Membuat aplikasi tersebut bisa digunakan oleh siapapun secara gratis.

Tujuan dari perancangan aplikasi ini untuk memenuhi syarat kelulusan Program Strata Satu (S1) Jurusan Teknik Informatika Fakultas Teknik Universitas BSI.

1.4 Metode Penelitian

Untuk membangun aplikasi pembelajaran multimedia berbasis android yang dapat mendukung penerapan ilmu jurusan atau mata pelajaran multimedia, maka diperlukan beberapa metode, antara lain :

1.4.1 Teknik Pengumpulan Data

1. Observasi

Pada tahapan ini, dibutuhkan beberapa data yang di gunakan, data tersebut didapat mengunakan jejaring internet, melalui web dan blogspot yang ada.

2. Wawancara

Wawan cara dibutuhkan untuk mencari informasi lebih alnjut akan materi yang digunakan untuk membuat aplikasi tersebut.

3. Studi Pustaka

Untuk mendukung pembuatan skripsi ini, dilakukan studi pustaka dengan mengumpulkan bahan dari beberapa sumber, sepeti media internet, jurnal, dan beberapa buku referensi.

(5)

1.4.2. Metode Pengembangan Sistem

Metode pengembangan sistem yang diterapkan pada penelitian ini adalah dengan pengembangan metode waterfall. Metode waterfall merupakan model pengembangan sistem informasi yang sistematik dan sekuensial. Metode waterfall memiliki tahapan- tahapan sebagai berikut (Tabrani & Pujriati, METODE WATERFALL, 2017) :

1. Requirements analysis and definition

Layanan sistem, kendala, dan tujuan ditetapkan oleh hasil konsultasi dengan pengguna yang kemudian didefenisikan secara rinci dan befungsi sebagai spesifikasi sistem.

2. System dan software design

Tahapan perancangan sistem mengalokasikan kebutuhan-kebutuhan sistem baik perangkat keras maupun perangkat lunak dengan membentuk arsitektur sistem secara keseluruhan. Perancangan perangkat lunak melibatkan identifikasi dan penggambaran abstraksi sistem dasar perangkat lunak dan hubungannya.

3. Implementation and unit testing

Pada tahap ini, perancangan perangkat lunak direalisasikan sebagai serangkaian program atau unit program. Pengujian melibatkan verifikasi bahwa setiap unit memenuhi spesifikasinya.

(6)

4. Integration and system testing

Unit-unit individu program atau program digabung dan duiji sebagai sebuah sistem lengkap untuk memastikan apakah sesuai dengan kebutuhan perangkat lunak atau tidak. Setelah pengujian, perangkat lunak dapat dikirimkan ke customer.

5. Operation and maintenance

Biasanya, tahapan ini merupakan tahapan paling Panjang. Sistem dipasang dan digunakan secara nyata. Maintenance melibatkan pembenaran kesalahan yang tidak ditemukan pada tahapan-tahapan sebelumnya, meningkatkan implementasi dari unit sistem, dan meningkatkan layanan sistem sebagai kebutuhan baru.

1.5 Ruang Lingkup

Ruang lingkup digunakan agar pembahasan tidak meluas, maka diperlukan ruang lingkup sebagai berikut :

1. Materi yang digunakan di ambil dari buku paket untuk jurusan multimedia dan tatacara pembuatan perangkat informasi diambil dari beberapa website terkait.

2. Aplikasi ini hanya akan memberikan informasi yang berkaitan dengan jurusan multimedia dan cara pembuatan media informasi.

3. Aplikasi hanya bisa digunakan melalui handphone android.

4. Aplikasi yang digunakan untuk membuat aplikasi adalah, android studio

(7)

7

Referensi

Dokumen terkait

Amin, “Etika Tauhidik Sebagai Dasar Kesatuan Epistemologi Keilmuan Umum dan Agama: Dari Paradigma Positivistik-Sekularistik ke Arah Teoantroposentrik-Integralistik”