• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB I - Perpustakaan Poltekkes Malang

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2024

Membagikan "BAB I - Perpustakaan Poltekkes Malang"

Copied!
3
0
0

Teks penuh

(1)

BAB V

KESIMPULAN DAN SARAN

2.1 Kesimpulan

Berdasarkan hasil studi kasus tentang “Pelaksanaan Pencegahan Penularan Skabies pada Santriawan di Pondok Pesantren Sholahul Huda Al-Mujahidin Kecamatan Tumpang Kabupaten Malang” dapat disimpulkan bahwa :

1. Pelaksanaan pencegahan skabies dalam hal kebersihan badan, Subjek 1, Subjek 2 dan Subjek 4 mampu melakukan dan menerapkan dengan baik, namun Subjek 3 belum mampu melakukan dengan baik dikarenakan selama dua minggu pengambilan data, Subjek 3 tidak pernah menggunakan handuk untuk mengeringkan badan walaupun sudah diberikan edukasi oleh peneliti.

2. Pelaksanaan pencegahan penularan skabies dalam hal kebiasaan mencuci tangan dengan benar, seluruh subjek sudah mampu memperagakan cara cuci tangan enam langkah dengan benar setelah diberikan edukasi, namun Subjek 2, 3 dan 4 dalam keseharian kurang dilakukan cuci tangan 6 langkah apabila tangan tidak benar benar kotor.

3. Pelaksanaan pencegahan penularan skabies dalam hal kebersihan pakaian, Subjek 1 sudah mampu melakukan dengan baik sedangkan Subjek 2, Subjek 3 dan Subjek 4 masih menggantung pakaian bercampur dengan temannya.

4. Pelaksanaan pencegahan penularan skabies dalam hal kebersihan lingkungan masih belum mampu dilakukan oleh seluruh subjek, namun hal ini berangsur membaik setelah peneliti dan pengurus pondok pesantren mengadakan cuci alas tidur bersama serta lomba kebersihan kamar.

76

(2)

5. Pelaksanaan pencegahan penularan skabies dalam hal pengobatan skabies belum mampu dilakukan dengan baik oleh seluruh subjek, walaupun sudah diberikan edukasi penggunaan salep yang benar, seluruh subjek hanya mengoleskan salep pada bagian tubuh yang bruntusan saja.

2.2 Saran

Adapun saran yang dapat diberikan diantaranya : 1. Bagi Subjek

Pelaksanaan pencegahan penularan skabies yang dilakukan oleh Subjek 3 dalam kebersihan diri sebaiknya menerapkan menggunakan handuk saat selesai mandi, seluruh subjek dalam kebiasaan mencuci tangan sebaiknya lebih menerapkan cuci tangan enam langkah dengan menggunakan sabun, seluruh subjek dalam kebersihan pakaian sebaiknya mengurangi kebiasaan menggantung pakaian yang telah digunakan, seluruh subjek dalam kebersihan lingkungan sebaiknya menjemur alas tidur setiap minggu dan mencuci alas tidur rutin satu kali dalam satu bulan, seluruh subjek dalam pengobatan skabies apabila tidak kunjung sembuh sebaiknya berobat ke dokter kulit.

2. Bagi Pengasuh Pondok Pesantren

Pengasuh pondok pesantren sebaiknya membuat program untuk cuci alas tidur bersama setiap bulan dan kegiatan menjemur kasur setiap minggu untuk meminimalkan penularan skabies, serta kegiatan ro’an yang dilakukan setiap minggu lebih dimaksimalkan lagi terutama dalam kebersihan kamar.

77

(3)

3. Bagi Peneliti Selanjutnya

Bagi peneliti selanjutnya sebaiknya dalam melakukan penelitian di pondok pesantren memilih responden yang sama gender untuk mempermudah dalam melakukan observasi penelitian dan juga memberikan dokumentasi berupa photo dalam menunjang observasi yang dilakukan.

78

Referensi

Dokumen terkait

Pencegahan primer penyakit skabies yaitu dengan cara menjaga kebersihan tubuh, menggunakan pakaian yang bersih, tidak berbagi barang pribadi seperti handuk, sprei,

5.1 Simpulan Berdasarkan hasil pembahasan perilaku pencegahan penularan penyakit kulit sebelum dan sesudah diberikan pendidikan kesehatan yang meliputi perilaku pencegahan sebelum

IDF Atlas:2018 Keberhasilan dalam pengobatan DM tergantung pada perilaku penderita DM itu sendiri dalam melaksanakan atau menerapkan 5 pilar pengelolaan Diabetes Mellitus dalam

Mengingat besarnya pengaruh infeksi virus yang bisa menyebabkan infeksi menular lewat transfusi darah IMLTD, peranan skrining pun menjadi sangat penting.Sebagian besar penularan

Wawancara digunakan untuk memperoleh data tentang gambaran dari tingkat kepatuhan klien dan keluarga dalam upaya pengobatan dan pencegahan penularan penyakit kusta dengan berpedoman

Bagi subjek penelitian Bagi subjek 1 dan 2 diharapkan pada kehamilan berikutnya juga menerapkan cara yang sama yaitu teratur mengkonsumsi protein putih telur jika diketahui terjadi

99 BAB V KESIMPULAN DAN SARAN 5.1 Kesimpulan Hasil penelitian pada subjek dari 7 pencegahan fraktur yang diobservasi, 4 pencegahan sudah dilakukan subjek dengan cukup baik

Subjek I Sebelum dilakukan penyuluhan An.F menujukkan sikap tidak setuju dalam pencegahan diare, belum mengerti secara detail mengenai diare, hanya sekedar informasi biasa yang di