• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB I - Universitas Muhammadiyah Makassar

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "BAB I - Universitas Muhammadiyah Makassar"

Copied!
65
0
0

Teks penuh

Mengacu pada dasar pemikiran tersebut, penulis menyusun penelitian dengan judul “Manajemen Konflik Dalam Pelayanan Publik Pada Kantor Kecamatan Tinggimoncong Kabupaten Gowa”. Faktor apa saja yang mendukung dan menghambat pelayanan publik di Kantor Kecamatan Tinggimoncong Kabupaten Gowa?

Faktor-faktor yang Mempengaruhi Manajemen Konflik

Pengelolaan konflik dikatakan konstruktif apabila dalam upaya penyelesaian konflik tetap terjaga kesinambungan hubungan pihak-pihak yang berkonflik dan tetap menjalin kerja sama yang harmonis. Dilanjutkannya, setiap individu yang memiliki nilai-nilai moral kemanusiaan berupa keadilan, kejujuran, integritas, dan berinteraksi dengan Tuhan akan menuntut manusia untuk menggunakan nilai-nilai yang benar.

Konsep Pelayanan Publik 1. Konsep Pelayanan Publik

Pelayanan publik adalah segala kegiatan dalam rangka pemenuhan kebutuhan dasar sesuai dengan hak-hak dasar setiap warga negara dan penduduk, atau barang, jasa atau pelayanan administrasi yang disediakan oleh penyelenggara publik, pelayanan yang berkaitan dengan kepentingan umum. Dapat juga diartikan sebagai pelayanan yang diberikan kepada pelanggan sesuai dengan standar pelayanan yang dijadikan pedoman dalam pemberian pelayanan.

Manajemen Sumber Daya Manusia

Manajemen sumber daya manusia menurut Bambang Wahyudi (2012:1), adalah ilmu dan seni atau proses memperoleh, memajukan atau mengembangkan dan mempertahankan sumber daya manusia yang kompeten sedemikian rupa sehingga tujuan organisasi dapat tercapai secara efisien dan efektif. individu yang terlibat. Ilmu yang mempelajari manajemen sumber daya manusia merupakan ilmu dan seni mengelola hubungan dan peran tenaga kerja agar efektif dan efisien dalam membantu mewujudkan tujuan perusahaan, karyawan, dan masyarakat.

Prilaku Organisasi

Perilaku organisasi adalah studi yang mengkaji pengaruh individu, kelompok, dan struktur terhadap perilaku dalam organisasi dengan tujuan menerapkan jenis pengetahuan ini untuk meningkatkan efektivitas suatu organisasi. Perilaku organisasi merupakan suatu disiplin ilmu, artinya perilaku organisasi merupakan suatu bidang keahlian khusus yang mempunyai pengetahuan ilmiah umum. Perilaku organisasi menggambarkan perilaku orang-orang yang beroperasi pada tingkat individu, kelompok, atau organisasi.

Meskipun kita menyadari keunikan setiap individu, namun perilaku organisasi lebih menekankan pada tuntutan pemimpin untuk mencapai tujuan organisasi secara keseluruhan.

Kerangka Pikir

Fokus Dan Deskripsi Fokus Penelitian

Komunikasi yang lancar dapat menghindari kesalahpahaman sehingga memudahkan penyelesaian konflik yang muncul. Setiap anggota harus terbuka agar konflik tidak berlarut-larut dan dapat diselesaikan dengan baik.

Waktu dan Lokasi Penelitian

Jenis dan Tipe Penelitian

Tujuan penelitian deskriptif ini adalah untuk menciptakan penafsiran fakta yang sistematis, terkini dan akurat. Namun dalam perkembangannya, penelitian deskriptif selain menjelaskan keadaan atau peristiwa yang telah terjadi juga bertujuan untuk membandingkan dan mengetahui hubungan antara variabel yang satu dengan variabel yang lain.

Sumber Data

Teknik Pengumpulan Data

Teknik Analisis data

Pengabsahan Data

Deskripsi Fokus Penelitian

Meskipun upaya peningkatan kualitas pelayanan publik telah banyak dicapai, namun pemerintah juga tercatat belum mampu memberikan pelayanan publik yang berkualitas sesuai dengan tantangan yang dihadapi. Selain itu, sistem pengelolaan pelayanan publik belum banyak memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) untuk memberikan pelayanan publik yang cepat, murah, transparan, dan akuntabel. Kebanyakan masyarakat belum memahami bahwa dalam pelayanan publik terdapat hak bagi masyarakat untuk menyampaikan keluhan atau memberikan kontribusi terhadap pelayanan yang diterimanya.

Hal-hal tersebut memerlukan perhatian serius dalam rangka perbaikan pengelolaan layanan pengaduan guna meningkatkan pelayanan publik.

Manajemen Konflik dalam Pelayanan Publik di Kantor Kecamatan Tinggimoncong Kabupaten Gowa

Masyarakat berharap pelayanan publik dapat melayani dengan jujur ​​dan pengelolaan sumber pendapatan yang baik serta dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat. Etika pelayanan publik diperlukan sebagai pilar dan kepercayaan masyarakat sebagai landasan terwujudnya tata kelola pemerintahan yang baik. Buruknya pelayanan publik yang diberikan kepada masyarakat banyak menimbulkan potensi konflik yang berujung pada tindakan anarkis di masyarakat.

Hal ini disebabkan rendahnya kualitas sumber daya manusia, lemahnya penegakan hukum, dan pelayanan publik yang kurang baik sehingga hilang kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.

Cara Mengatasi Konflik

Berdasarkan hasil wawancara dengan para informan di atas, penulis menyimpulkan bahwa ciri-ciri kepribadian mempengaruhi gaya penanganan konflik individu. Bersikaplah Fleksibel Anggota tim harus fleksibel, sehingga selalu ada cara untuk menyelesaikan konflik yang terjadi. Hasil wawancara di atas menunjukkan bahwa pihak TNI merasa memiliki tanah di areal tempat dibangunnya kantor camat, sehingga kedua belah pihak menerima bahwa kepemilikan tanah tersebut adalah milik mereka. masalah belum ada penyelesaian masalah Perlu ada petugas lain yang dilibatkan untuk menyelesaikan sengketa pertanahan karena hal ini dapat merugikan pihak yang berwajib.

Berdasarkan hasil wawancara di atas menunjukkan bahwa persepsi masyarakat terhadap permasalahan ini perlu diselesaikan secepatnya agar dapat menemukan solusi yang tepat. Jika permasalahan ini berkepanjangan dapat menghambat pelayanan publik di Kantor Kecamatan Tinggimoncong. Kami tahu itu. bahwa pelayanan publik sangat buruk.

Penyelesaian Konflik

Penarikan diri: Penyelesaian kepada masalah, i.e. bahawa satu atau kedua-dua pihak menarik diri daripada perhubungan itu. Kaedah ini berkesan apabila kedua-dua pihak tidak perlu berinteraksi dalam tugasan dan tidak berkesan apabila tugas itu saling bergantung. Dengan cara ini pihak yang satu lagi dipaksa dan ditekan untuk menyerah; akan lebih berkesan apabila satu pihak mempunyai kuasa formal ke atas pihak yang satu lagi.

Cara ini seringkali kurang efektif karena salah satu pihak harus mengalah dan menyerah secara paksa.

Bersikap Proaktif

Kami selaku TNI proaktif terhadap sengketa pertanahan yang terjadi dalam permasalahan ini, kami juga tidak ingin berlarut-larut dalam permasalahan ini karena sangat merugikan banyak pihak. Hasil wawancara di atas menunjukkan bahwa sikap TNI yang proaktif terhadap permasalahan yang terjadi karena diyakini dapat merugikan banyak pihak. Saya sebagai pemerintah proaktif menyikapi permasalahan antara kami dan TNI dengan selalu berusaha berkomunikasi, namun yang kami lakukan tidak mencapai konsensus.

Hasil wawancara di atas menunjukkan bahwa Bupati sebagai pemerintah kanton proaktif dalam menyikapi permasalahan antara partai dengan TNI, namun pemerintah dan TNI belum mencapai konsensus mengenai konflik pertanahan di tingkat pemerintahan. Kantor Kecamatan Tinggimoncong.

Komunikasi

“Soal komunikasi dengan anggota TNI sudah baik karena kami sebagai pemerintah daerah yakin bisa membuat masyarakat nyaman meski terjadi konflik antara TNI dan pemerintah daerah.” (AR 20 November 2016). “Tidak ada perubahan komunikasi antara anggota TNI dengan pemerintah daerah seperti biasanya, padahal peran pemerintah daerah dan anggota TNI sedikit bertentangan dalam pelayanan publik.” (SB, 25 November 2016). “Bentuk komunikasi antara pemerintah daerah dengan anggota TNI kurang baik karena sejak terjadinya konflik antara pemerintah daerah dengan anggota TNI, kualitas interaksi antara pemerintah dan anggota menjadi kurang baik.” (KM 26 November 2016).

Berdasarkan hasil wawancara di atas, masyarakat mengindikasikan bahwa komunikasi antara Pemkab dengan anggota TNI kurang baik, hal ini dikarenakan interaksi kedua pihak kurang baik. Melihat pembahasan di atas, ternyata Masyarakatlah yang bisa menilai dan menyimpulkan apa yang terjadi antara kedua pihak, selain itu para pejabat pemerintah dan anggota TNI juga harus bijak dalam menyikapi permasalahan ini, karena sebagai pemerintah dan TNI mereka harus menjadi contoh bagi masyarakat setempat. .

Keterbukaan

Berdasarkan hasil wawancara diatas terlihat bahwa sikap pemerintah mampu mengatasi dan meningkatkan pelayanan khususnya dalam hal konflik, sikap inilah yang seharusnya dimiliki oleh pihak-pihak pemerintah yang bertikai dalam menghadapi konflik. permasalahan yang terjadi di muka bumi. perselisihan di Kantor Kecamatan Tinggimoncong di Kabupaten Gowa. “Soal keterbukaan yang diberikan anggota TNI kepada masyarakat cukup baik, meskipun adanya konflik antara pemerintah daerah dengan anggota tidak akan melibatkan masyarakat.” (SA, 25 November 2016). Berdasarkan hasil wawancara di atas terlihat bahwa anggota TNI cukup terbuka terhadap masyarakat, walaupun terjadi permasalahan antara pemerintah kecamatan dengan anggota TNI, namun TNI tidak akan melibatkan masyarakat dalam permasalahan tersebut.

Berdasarkan hasil wawancara yang dilakukan di atas, dapat disimpulkan bahwa masyarakat mempunyai penilaian buruk terhadap Pemerintah Kabupaten Tinggimoncong dan anggota TNI akibat konflik.

Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Manajemen Konflik dalam Pelayanan Pablik di Kantor Kecamatan Tinggimoncong Kabupaten Gowa

Faktor Penghambat

Saya sebagai anggota TNI tidak mempunyai tujuan pribadi yang diinginkan, namun kantor camat ini tidak bisa digunakan karena berada di tanah TNI. Hasil wawancara di atas menunjukkan bahwa sebagai anggota TNI, mereka secara pribadi menyatakan tidak mempunyai tujuan pribadi untuk menghalangi pemerintah daerah menduduki kantor kecamatan, alasannya karena kantor tersebut berada di darat. milik TNI. Dari penjelasan di atas dapat disimpulkan bahwa sebaiknya para anggota TNI menjelaskan secara rinci kepada Pemerintah Kabupaten Tinggimoncong alasan sebenarnya mengapa mereka dilarang menduduki kantor bupati agar dapat dicarikan jalan keluarnya. persendian.

“Saya sebagai Pemerintah Kecamatan Tinggimoncong tidak ada maksud dan kepentingan pribadi. Saya kira kantor kecamatan yang baru selesai dibangun ini adalah milik negara dan diperuntukkan bagi masyarakat dalam memberikan pelayanan” (AR, 20 November 2016 ) Dari hasil wawancara diatas terlihat bahwa pemerintah daerah optimis karena tidak mempunyai tujuan dan kepentingan pribadi menginginkan kantor kecamatan karena mereka yakin bahwa kantor tersebut adalah milik pemerintah dan bukan milik pribadi, alangkah baiknya jika disana harus ada peninjauan lebih dalam pada saat proses pembangunan, tentunya akan ada keputusan dan kesepahaman terkait pendirian kantor kecamatan tersebut.

Faktor Pendukung

Adanya permasalahan ini tentu merugikan negara dari segi dana anggaran yang digunakan untuk membangun kantor pusat kabupaten, namun fasilitas tersebut tidak difungsikan kembali yang berarti uang negara terbuang percuma. Terkait permasalahan ini, hubungan dengan pihak lain dalam permasalahan sengketa pertanahan ini, kami sebagai TNI tidak mempunyai pengaruh apa pun terhadap kami dari pihak lain untuk memiliki kantor kecamatan, namun kami mempunyai hak untuk menghalangi kegiatan aparat kecamatan yang bersifat komersil. bangunan karena masih dalam tahap proses.” ” (Hasil wawancara tanggal 23 November 2016). Dari penjelasan di atas terlihat jelas bahwa tidak ada pihak lain dalam permasalahan sengketa pertanahan yang terlibat dalam permasalahan ini. Hal ini sejalan dengan hak anggota TNI yang melarang pemerintah kecamatan menempati bangunan tersebut untuk dijadikan lahan. sengketa.

Namun setidaknya sebagai aparatur negara, kita tidak perlu menunda-nunda permasalahan ini karena sudah seharusnya institusi pemerintah terkait secepatnya membawa berbagai pihak yang menjadi sasaran perselisihan ini ke pengadilan, agar ada solusi yang nyata. ada keputusan bijak ketika menyelesaikan sengketa pertanahan. Kedepannya tidak lagi mempengaruhi kualitas pelayanan pabrik di Kantor Kecamatan Tinggimoncong Kab.

PENUTUP

Kesimpulan

Saran

Referensi

Dokumen terkait

Kết quả thực hiện đạt được như sau: môi trường tạo hạt nhân tạo thích hợp với cỏ ngọt là môi trường MS có bổ sung Na-Alginate 3% sau bốn tuần lưu trữ tỉ lệ hạt nảy mầm là 100% và số